Kegiatan Pengamatan Rukyatul Hilal 1 Ramadhan 2024: Kolaborasi CSSMoRA UIN Walisongo Semarang dan Kemenag Kabupaten Kendal dalam Penentuan Awal Puasa

kendal2
kendal1
kendal3
kendal4
kendal5
previous arrow
next arrow


Pada hari Ahad, tanggal 10 Maret 2024 CSSMoRA UIN Walisongo Semarang dan Kemenag Kabupaten Kendal mengadakan kegiatan pengamatan Rukyatul Hilal untuk penentuan 1 Ramadhan (awal puasa ) yang berada di pelabuhan Kendal, Berdasarkan pengamatan anggota rukyah CSSMoRA UIN Walisongo Semarang dan beberapa pelaksana rukyat hilal tidak mengidentifikasi keterlihatan hilal, dikarenakan cuaca sangat mendung. Hal tersebut juga didukung oleh data hisab dari tim hisab CSSMoRA yang mengatakan bahwa tinggi hilal masih di bawah standar kriteria visibilitas hilal MABIMS, yang mana hilal masih berada di ketinggian 1 derajat serta lamanya hilal diatas ufuk hanya berkisar 3 menit 22 detik, kemungkinan juga hilal sangat susah dilihat oleh pengamat.

CSSMoRA UIN Walisongo Semarang mendelegasikan anggotanya ke beberapa titik rukyah. Salah satunya berlokasi di Kendal yang berjumlah 22 mahasiswa dari Prodi Ilmu Falak, Prodi Teknologi Informasi. HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) prodi Ilmu Falak juga turut hadir dalam kegiatan ini. Perlu di ketahui bahwasanya seluruh anggota CSSMoRA UIN Walisongo telah dibagi dan di sebarkan untuk melaksanakan rukyatul hilal di berbagai daerah jawa tengah yang telah ditetapkan menjadi objek titik pelaksanaan Rukyatul hilal penentuan 1 Ramadhan 2024 diantaranya yaitu Pantai Kartini Jepara , Observatorium UIN Walisongo Semarang, Pantai Mangunharjo Mangkang dan Pelabuhan Kendal.

Pengamatan hilal di Pelabuhan Kendal sangat ramai pengunjungnya (peminatnya), hal ini dapat dilihat dari banyaknya pengamat yang hadir. kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Ir Sugiono, M.T., Kepala Kantor Kendal, Dr. Mahrus, Pengurus MUI Kendal, Ketua PCNU Kendal, Dr. h.Mukh. Mustakim, S.Ag., M.S.I., Ketua LDII Kabupaten Kendal HM Santoso Abdul Manan, S.E, dan Para pemimpin organisasi keagamaan lainnya, tim LFNU ( Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama’), Tim Badan Rukyah Kabupaten Kendal, Ulil Abshor, S.H.,Sy., M.h., Dosen UIN Walisongo Semarang , dan para pemimpin pondok pesantren Kendal .

Esensi dari kegiatan ini selain untuk melaksanakan hisab rukyah bulan Ramadhan sesuai dengan rencana kerja tahunan CSSMoRA UIN Walisongo, juga mengajak anggota CSSMoRA untuk aktif terlibat dalam melaksanakan rukyatul hilal di lapangan. Muhaimin Thohri, sebagai ketua pelaksana kegiatan rukyah di Pelabuhan Kendal, mengungkapkan bahwa

“kegiatan ini bukan hanya bagian dari agenda pengurus, tetapi juga melibatkan pembentukan beberapa tim rukyah yang akan bergerak ke lapangan untuk melakukan rukyat dan mengajak anggota untuk berpartisipasi langsung.”

Selain itu, ia berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan pemahaman yang lebih mendalam kepada para peserta, sebagai kesempatan untuk belajar, mengamati, dan melakukan penelitian tentang hilal bersama CSSMoRA UIN Walisongo. Dalam wawancara setelah pelaksanaan rukyat, Muhaimin Thohri menambahkan bahwa harapannya adalah agar kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi semua peserta.

Oleh: Muhammad Ais Nur Rizqi

Loading

Bersama AMURT dan Dompet Duafa, CSSMoRA UIN Walisongo gelar PFA (Psychological First Aid) bagi anak-anak Korban Banjir

fsa4
fsa1
fsa2
fsa3
fsa5
fsa7
PlayPause
previous arrow
next arrow

CSSMoRA UIN Walisongo Semarang mengadakan kegiatan PFA (Psychological First Aid) kepada anak-anak korban banjir di Demak, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di posko pengungsian SD Undaan Kidul 1 pada Senin, (12/02/2024)

PFA (Psychological First Aid) merupakan salah satu wujud kolaborasi antara komunitas CSSMoRA UIN Walisongo Semarang, AMURT dan Dompet Duafa. PFA bertujuan sebagai langkah pertolongan pertama terhadap anak-anak korban banjir, sehingga tidak lagi mengalami trauma pasca bencana. PFA terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan seperti berkumpul bersama di lapangan, pembentukan kelompok, membaca buku bergambar, benyanyi bersama-sama dan bermain. Kemudian, di setiap kelompok terdapat satu PJ untuk menemani anak-anak bermain.

Ayubi, salah satu anak korban banjir mengaku begitu senang sebab ia bisa bermain dengan banyak relawan serta dapat memainkan berbagai macam mainan.

“Seneng sih kak, soalnya kakak-kakaknya banyak dari macam-macam tempat jadi bisa melakukan banyak permainan,” ujarnya.

Di sisi lain, Indra, ketua komunitas Dompet Duafa Jateng mengungkapkan bahwa seharusnya dalam melakukan kegiatan kemanusiaan kita harus melakukan kolaborasi. Hal ini bertujuan supaya cakupan bantuan dan kegiatan yang akan dilakukan dapat mencakup masyarakat lebih banyak. “Memang seharusnya dalam melakukan aksi kemanusiaan kita melakukan kolaborasi. Karena dengan kolaborasi kita lebih bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas,” terangnya saat memberikan closing statement.

Menanggapi hal tersebut, Zaki, Ketua Panitia bakti sosial CSSMoRA UIN Walisongo mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasamanya dalam memeriahkan kegiatan PFA.

“Dari kami mengucapkan banyak terima kasih atas sambutannya dan kerjasamanya dalam kolaborasi kali ini,” pungkasnya.

Loading

Wujud Peduli Banjir, CSSMoRA UIN Walisongo Gelar Aksi Galang Dana Bagi Warga Terdampak

galang7
galang4
galang3
galang1
galang2
galang5
galang6
previous arrow
next arrow

CSSMoRA UIN Walisongo menggelar aksi galang dana di perempatan Kalibanteng, Semarang Barat pada Ahad, (11/02/2024). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka program bakti sosial CSSMoRA terhadap warga terdampak banjir di Demak. Kegiatan berlangsung mulai dari pukul 15.00 WIB dan berakhir pukul 17.30 WIB. Pada saat aksi galang dana, kelompok dibagi menjadi beberapa tim untuk menempati titik lampu merah yang berbeda. Hal ini bertujuan supaya dapat menjangkau lebih banyak pengendara yang berhenti di lampu merah.

Nominal pemberian dari pengendara bervariasi jumlahnya, mulai dari pecahan ribuan hingga puluhan ribu. Mengenai alokasi dana akan diberikan secara langsung kepada warga terdampak di kecamatan karanganyar kabupaten Demak. Ketua panitia, M. Zaki Al- Aziz memaparkan bahwa uang tersebut nantinya akan dialokasikan untuk membeli sejumlah keperluan khususnya bagi anak-anak terdampak yang sedang mengalami trauma pasca banjir.

 

“Hasil dari kegiatan ini akan kami alokasikan kepada korban banjir khususnya anak-anak yang mengalami trauma, juga bekerjasama dengan komunitas terkait untuk menyelenggarakan PFA,”

ujarnya.

PFA (Psychological First Aid) merupakan salah satu wujud kolaborasi antara komunitas CSSMoRA UIN Walisongo Semarang, AMURT dan Dompet Duafa. PFA bertujuan sebagai langkah pertolongan pertama terhadap anak-anak korban banjir, sehingga tidak lagi mengalami trauma pasca bencana. PFA terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan seperti berkumpul bersama di lapangan, pembentukan kelompok, membaca buku bergambar, benyanyi bersama-sama dan bermain. Kemudian, di setiap kelompok terdapat satu PJ untuk menemani anak-anak bermain.

Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para terdampak khususnya anak-anak korban banjir.

“Harapannya, kegiatan ini akan membantu meringankan beban korban terdampak khususnya anak-anak,” pungkasnya mengakhiri berita.

 

Loading

PERAN GENERASI MUDA DALAM PEMILU 2024

PERAN GENERASI MUDA DALAM PEMILU 2024

Pemilihan Umum (Pemilu) bukan hanya sekedar proses demokratis saja untuk menentukan seorang pemimpin, akan tetapi pemilu adalah sebuah momentum krusial yang menunjukkan betapa vitalnya peran generasi muda dalam menentukan arah masa depan suatu bangsa dan negara dimasa yang akan datang.Seiring dengan perkembangan zaman yang ada, pada bulan Juni 2023 lalu, August Mellaz, salah satu anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), beliau menyoroti potensi besar generasi milenial dan generasi Z. Yang mana jumlah generasi milenial dan generasi Z mencapai 116 juta pemilih atau 60% dari total pemilih nantinya, hal ini mencerminkan harapan akan kontribusi aktif generasi muda dalam mengukir sebuah sejarah dan membentuk peta politik ke depannya.

Yang menjadi tantangan utamanya sekarang adalah bagaimana mendorong generasi muda untuk turut andil dan menggunakan hak suaranya dalam pemilu nantinya. Keberhasilan demokrasi suatu negara tidak terlepas dari keterlibatan dan pemahaman politik yang baik dari seluruh elemen masyarakat yang ada, khususnya dari generasi muda. Edukasi politik menjadi fondasi utama dan yang paling penting yang perlu mendapat perhatian utama dan harus diperkuat guna mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi Pemilu 2024.

Aars dan Christesen dalam sebuah penelitiannya, “Education and Political Participation: The Impact of Educational Environments,” mereka berdua menegaskan bahwasanya pendidikan formal memiliki peran yang sangat krusial dalam menentukan tingkat partisipasi politik. Disamping Aars dan Christesen, Rico dan Jennings dalam studinya, “The Formation of Left-Right Identification: Pathways and Correlates of Parental Influence,” mereka berdua menyoroti peran orang tua sebagai penentu utama dalam membentuk identifikasi politik anak.

Selain dari pendidikan formal dan keluarga, juga terdapat pengaruh dari faktor luar seperti lingkungan sosial, dan juga eksposur terhadap informasi dari media massa dan internet yang juga turut membentuk pandangan politik generasi muda.Melalui partisipasi aktif dalam Pemilu, generasi muda tidak hanya memberikan hak suara mereka untuk memilih seorang pemimpin yang nantinya akan mewakili nilai-nilai mereka, tetapi disamping itu juga dapat menjadi agen pengubah dalam pembuatan suatu kebijakan, mempengaruhi agenda politik, dan nantinya akan memperjuangkan isu-isu yang dianggap penting bagi mereka dan juga masyarakat. Oleh karena itu mari bergandeng tangan bersama-sama untuk membangun bangsa yang demokratis dan juga berkeadilan melalui pengetahuan dan partisipasi aktif generasi muda.
Muhammad Muhaimin Thohri

Loading

MEMBANGUN JARINGAN DAN MENIGKATKAN KINERJA ORGANISASI MELALUI STUDI BANDING KOLABORATIF

MEMBANGUN JARINGAN DAN MENIGKATKAN KINERJA ORGANISASI MELALUI STUDI BANDING KOLABORATIF

WhatsApp Image 2024-01-19 at 23.27.59_34a8107e
WhatsApp Image 2024-01-19 at 20.19.26_7a29e23e
WhatsApp Image 2024-01-19 at 20.06.00_c2f69194
WhatsApp Image 2024-01-19 at 19.54.34_61dedae5
PlayPause
previous arrow
next arrow

Cssmorauinws – Pada hari Jumat, tanggal 19 Januari 2024, CSSMoRA UIN Walisongo Semarang telah melaksanakan suatu program kerja yang diinisiasi oleh Departemen BPH (Badan Pengurus Harian) berupa kegiatan studi banding. Tujuan utama dari studi banding ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada anggota CSSMoRA UIN Walisongo untuk bertukar pikiran dan belajar dari pengalaman, program kerja, dan kegiatan yang telah berhasil dilaksanakan oleh perguruan tinggi CSSMoRA lain.

Pada kesempatan ini, CSSMoRA UIN Walisongo berkolaborasi dengan dua perguruan tinggi, yaitu CSSMoRA Universitas Pendidikan Indonesia Bandung (UPI) dan CSSMoRA Universitas Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Kegiatan studi banding ini dihadiri oleh pengurus dari ketiga perguruan tinggi secara online melalui Zoom , kegiatan ini mengutamakan sharing pengalaman program kerja antara pengurus yang menjabat dalam periode tersebut.

Tema dari kegiatan studi banding ini adalah “Bertukar wawasan, berbagi pengalaman, dan menjalin silaturahmi melalui studi banding kolaboratif”. Acara dimulai dengan pembukaan, disertai sambutan dari ketua CSSMoRA ketiga perguruan tinggi. Pemaparan program kerja masing-masing perguruan tinggi menjadi fokus utama, dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab mengenai program kerja tersebut.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama. Menariknya, studi banding tahun ini direncanakan akan dilaksanakan dua kali dalam satu periode, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja organisasi CSSMoRA UIN Walisongo.

Dalam waktu yang dekat, CSSMoRA UIN Walisongo berencana mengajak program beasiswa dari UIN Walisongo Semarang untuk turut serta dalam studi banding, dengan tujuan memperkuat relasi, meningkatkan komunikasi, dan mendapatkan wawasan dari organisasi beasiswa lain. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menemukan inspirasi dan mengembangkan wawasan, tetapi yang paling penting adalah membangun jaringan melalui kolaborasi studi banding.

Secara keseluruhan, acara studi banding ini dianggap sebagai momen yang sangat berharga untuk berbagi wawasan dan pengalaman mengenai program kerja. Antusiasme yang luar biasa dari pengurus kedua perguruan tinggi yang dikunjungi, bersama dengan hasil diskusi yang memberikan pengetahuan mendalam tentang program kerja yang menarik, membuat kegiatan ini memberikan dampak positif yang dirasakan oleh semua pihak yang terlibat. Alhamdulillah, keberhasilan acara ini menjadi pencapaian yang membanggakan bagi CSSMoRA UIN Walisongo Semarang.

 

Red Muhammad Wahyudi Arafah

Loading

PUNCAK EVENT DIES NATALIS, CSSMORA GELAR SARASEHAN ANGGOTA DAN ALUMNI

sarasehan1
sarasehan2
sarasehan3
sarasehan4
sarasehan5
sarasehan6
previous arrow
next arrow

 

Dalam rangka puncak event dies natalis ke-16, CSSMoRA UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan acara sarasehan anggota dan alumni. Acara tersebut mengusung tema “Restorasi Visi, Galakkan Misi Menuju CSSMoRA Berprestasi.” Tak hanya itu, puncak dies natalis tersebut juga bertempat di masjid Kampus 2 UIN Walisongo Semarang pada Sabtu, (16/12/2023).
Acara puncak yang diselenggarakan dihadiri oleh anggota CSSMoRA, alumni, moragister dan pengelola PBSB. Sebelum acara dimulai, terlebih dahulu diadakan khataman serta pembacaan doa oleh Ketua CSSMoRA Wahyudi Arafah. Kemudian memasuki acara terdapat pembukaan oleh MC, Pembacaan ayat-ayat Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars CSSMoRA, sambutan-sambutan, pemotongan tumpeng dan doa. Baru kemudian sarasehan serta penutup.
Tamu undangan yang hadir dari alumni terdapat ketua alumni Nur Hidayatullah, S.HI., M.H beserta empat lainnya dan dari pengelola terdapat wakil dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Dr. Moh Khasan, M.Ag. Tujuan utama diselenggarakannya acara ini sebagai accara puncak adalah untuk membahas bersama bagaimana CSSMoRA kedepannya nanti.
Hal tersebut disampaikan Ketua CSSMoRA UIN Walisongo, Wahyudi Arafah dalam sambutannya. “diadakannya sarasehan ini bermaksud untuk kita diskusi bersama membahas tentang bagaimana CSSMoRA nanti kedepannya,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga berharap bahwa dengan terselenggaranya acara ini, CSSMoRA akan menjadi lebih baik lagi kedepannya. “ya semoga dengan kita adakan sarasehan ini CSSMoRA akan menjadi lebih baik lagi kedepannya,” imbuhnya dalam sesi sambutan-sambutan saat pembukaan acara.
-Red Muhammad Daviq Nuruzzuhal

Loading

ANTUSIASNYA SELURUH PESERTA NASIONAL BERPARTISIPASI DALAM RANGKA DIES NATALIS CSSMoRA UIN WALISONGO YANG KE-16

Setelah terlaksananya Lomba Sayembara Logo yang merupakan lomba internal pada tanggal 3 November 2023 lalu, kini lanjut dengan acara FESTIVAL DIESNATALIS CSSMoRA (FDC) yang merupakan lomba tingkat nasional. Festival ini terdiri dari dua cabang lomba, yaitu MQK dan MTQ yang diikuti oleh seluruh warga indonesia dengan memenuhi beberapa syarat tertentu. Kedua cabang lomba tersebut memang sengaja dipilih untuk melestarikan budaya baca kitab di Indonesia dan seni tilawah yang lebih memberikan kriteria seorang santri. Yang mana, pihak penyelenggara merupakan mahasiswa penerima beasiswa PBSB (penerimaan beasiswa santri berprestasi) dan dinaungi oleh Organisasi bernama CSSMoRA (Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs).

Festival ini dilaksanakan denga tiga tahapan, yaitu pertama pendaftaran dan pengumpulan karya pada tanggal 10-30 November 2023, lalu sesi penjurian pada tanggal 1-7 Desember 2023, dan yang terakhir pengumuman pemenang pada tanggal 12 Desember 2023. Disini pemenang mendapatkan uang pembinaan dan sertifikat. Peserta Festival memiliki latar belakang domisili yang bermacam – macam dari seluruh Indonesia yang terdirii dari 65 cabang MQK dan 16 cabang MTQ. Padahal dari pihak panitia hanya menduga 25 persennya, namun keantusiasan ini melampui hingga berkali lipat, ucap syukur kami semua para panitia pada hari itu.

Bukan hanya atas dasar CSSMoRA yang berlatar belakang santri, namun juga membawa nama baik kampus UIN WALISONGO dengan bukti aktif nya para mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan, antusiasnya para panitia dan peserta nasional. Karakter seperti inilah yang tidak boleh hilang dalam diri kita dalam upaya melestarikan budaya santri pada generasi masa kini.

Banyak harapan kami pada acara Festival ini dan khususnya untuk CSSMoRA kedepannya, semoga menjadi organisasi yang lebih banyak memberikan nama kepada UIN WALISONGO SEMARANG, PT teraktif di ganca nasional, dan para pengurus ataupun anggota CSSMoRA UIN WALISONGO yang lebih semangat, produktif, dan berkeluarga.
-Red Saylul Hidayah Salsabiyla

Loading

BENTUK PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, CSSMoRA UIN WALISONGO ADAKAN FALAK ROADSHOW

Roadshow falak
roadshowfalak2
Roadshowfalak3
previous arrow
next arrow

Cssmorawalisongo – Departemen Pemberdayaan Pesantren dan Pengabdian Masyarakat (P3M) CSSMoRA UIN Walisongo periode 2023-2024, melaksanakan Falak Roadshow di Pondok Pesantren Assalam Kudus pada Sabtu (11/11/2023). Acara tersebut bertemakan “Langitkan Ilmu, Wujudkan Karya, Menuju Generasi Emas Indonesia” bertujuan untuk mengenalkan keilmuan Falak kepada masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari santriwan dan santriwati kelas XII Pondok Pesantren Assalam, dengan tujuan pembekalan dan pemantapan perihal keilmuan Falak sebelum mereka lulus. Acara tersebut dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars CSSMoRA dan sambutan-sambutan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh beberapa narasumber.
Materi pertama membahas mengenai pengenalan Ilmu Falak berkenaan dengan pengertian falak dan astronomi, agar peserta dapat memahami dasar-dasar Ilmu Falak. yang dismpaikan langsung oleh koordinator P3M, yaitu Zaki Al-aziz.
Materi kedua disampaikan oleh Ilham Awaludin, anggota CSSMoRA UIN Walisongo, dengan pembahasan perhitungan waktu salat. Menurutnya, perhitungan waktu salat sangat penting untuk diketahui, karena hal tersebut berkaitan langsung dengan ibadah.
Selanjutnya, pada materi ketiga membahas praktek pengukuran arah kiblat yang dijelaskan oleh Daviq Nuruzzuhal, anggota CSSMoRA UIN Walisongo. Pada praktek tersebut, dijelaskan tata cara mengukur kiblat dengan empat alat, yaitu Teodolit, Istiwaa’in, Mizwala dan kiblat Tracker.
Acara tersebut diakhiri dengan kegiatan pengamatan benda langit sekaligus pemasangan teropong yang disampaikan oleh Munawir, anggota CSSMoRA UIN Walisongo. Namun, dikarenakan kondisi cuaca yang kurang mendukung membuat pengamatan langit menjadi kurang kondusif.
“Sangat disayangkan, pada malam ini cuacanya tidak begitu mendukung, sehingga kita kurang maksimal saat mengamati benda-benda langit” ujar Munawir.
Namun, kondisi tersebut tidak menurunkan semangat mereka untuk tetap melaksanakan pengamatan langit. “Tujuan inti Falak Roadshow yaitu agar Ilmu Falak lebih dikenal oleh khalayak umum, mengingat banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang Ilmu Falak, apapun kondisinya kita harus tetap semangat” ujar Wahyudi Arafah, ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo.
Di setiap kesempatan, tentunya ada kebaikan. Teman-teman UIN Walisongo berharap semoga dengan adanya Falak Roadshow ini dapat meningkatkan pengetahuan mengenai Ilmu Falak tidak hanya dikalangan pelajar, tetapi juga masyarakat luas. Dengan demikian, terbentuklah kesadaran bahwa pentingnya pemahaman tentang Ilmu Falak dan pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari.

Loading

HASIL PENILAIAN SAYEMBARA LOGO TINGKAT INTERNAL DALAM RANGKA MEMPERINGATI DIES NATALIS KE-16 CSSMORA UIN WALISONGO SEMARANG

Dalam rangka memperingati Dies Natalis Ke-16, CSSMoRA UIN Walisongo menggelar lomba Sayembara Logo tingkat internal bagi anggotanya. Tujuan dari kegiatan ini adalah menciptakan identitas yang khas dan unik sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis ke-16 ini. Tepat pada hari Jumat, tanggal 3 November 2023 di Kota Semarang, acara penilaian Sayembara Logo tingkat internal dilaksanakan. Penilaian ini dilakukan oleh Fajrullah, M.H., seorang juri yang berkompeten dalam bidangnya, dan juga merupakan alumni CSSMoRA UIN Walisongo Angk 2016.
Setelah melalui proses penilaian dari setiap logo yang ada, berikut adalah hasil yang telah ditetapkan oleh juri:

1. Alfin Khomsah Sabilal Hayat angkatan 2023, meraih total nilai sebesar 25,5
2. Muhammad Ais Nur Rizqi angkatan 2023 meraih total nilai sebesar 23,9
3. Zidni Ilmatun Nafi’ah angkatan 2023 meraih total nilai sebesar 21,5

Berdasarkan hasil penilaian tersebut, pemenang dari Sayembara Logo secara resmi diberikan kepada Alfin Khomsah Sabilal Hayat, mahasiswa angkatan 2023, yang meraih total nilai sebesar 25,5. Keputusan juri tentunya bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Acara Sayembara Logo ini juga telah mencerminkan prestasi dan kualitas karya yang dihasilkan oleh para peserta. Semua peserta telah menunjukkan dedikasi dan kreativitas yang luar biasa dalam menyumbangkan ide-ide dalam rangka memeriahkan Dies Natalis Ke-16 CSSMoRA UIN Walisongo.Harapannya acara ini dapat menjadi motivasi bagi semua anggota untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam peringatan Dies Natalis Ke-16 CSSMoRA UIN Walisongo.
-Red Masnunah Nurul Faizah

Loading

Tentukan Masa Depan, CSSMoRA UIN Walisongo Gelar Musyawarah Kerja Tahunan

cssmorawalisongo.org – Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs UIN Walisongo (CSSMoRA UINWS) gelar musyawarah kerja tahunan periode 2023-2024 pada Ahad, (03/09). Acara tersebut digelar guna membahas rancangan program kerja masing-masing divisi selama setahun ke depan. Tak hanya itu, anggota baru CSSMoRA juga dilibatkan sebagai petugas acara pada Musyawarah kerja tahun ini.

Acara dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta mars CSSMoRA  dan sambutan-sambutan. Kemudian dilanjut dengan sidang pleno, sidang komisi dan sidang paripurna.

Total yang mengajukan rancangan program kerja pada periode kali ini berjumlah lima divisi. yaitu badan pengurus harian (BPH), pengembangan sumber daya manusia (PSDM), pemberdayaan pesantren dan pengabdian masyarakat (P3M), pengembangan sumber daya ekonomi (PSDE) dan komunikasi dan informasi (KOMINFO). Pada muyawarah kerja kali ini, divisi PSDE diadakan kembali setelah sebelumnya ditiadakan.

Menurut Wahyu, ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo, hal ini dilakukan bertujuan sebab pada tahun ini jumlah sumberdaya manusianya mencukupi sehingga periode ini kembali diadakan setelah tahun kemarin dilebur ke divisi lain.

“PSDE ini dulunya ada, tapi tahun kemarin dilebur pada divisi P3M sehingga pada tahun ini karena kuota kita mencukupi jadi kita adakan lagi,” ujarnya.

Tak hanya itu, beberapa proker baru juga diusung pada Musyawarah kerja periode ini, seperti Astrohiking, CSSMoRA Design Club (CDC), Study Club, dan Mora Jurnalism. Setiap program memiliki tujuan masing-masing.

Salah satunya, menurut lampiran program kerja divisi PSDM, Tujuan dari pengadaan Study Club adalah menjadikan anggota CSSMoRA lebih mendalami materi dalam jurusannya masing-masing.

Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh Azzam, koordinator CSSMoRA UIN Walisongo. Ia mengatakan, study club ia fokuskan agar anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo supaya lebih mendalami jurusan mereka.

“tujuan study club initinya supaya para anggota CSSMoRA bisa mendalami prodi mereka sehingga bisa mendominasi di perkuliahan,” Terangnya.

Loading