Wujudkan Pemimpin Kompeten, CSSMoRA UIN Walisongo & Unsiq Gelar KTPT

Dalam rangka mewujudkan pemimpin masa depan yang unggul dan kompeten, CSSMoRa UIN Walisongo Semarang dan CSSMoRa Universitas Sains dan Al-Quran (UNSIQ) Wonosobo meyelenggarakan Kaderisasi Tingkat Perguruan Tinggi(KTPT) 2024 yang bertempat di Yayasan Hidayatul Mubtadi-ien, Semarang (9-10 November 2024).

Kegiatan KTPT ini merupakan sebuah kegiatan wajib bagi seluruh mahasantri baru penerima Beasiswa Santri Berprestasi tahun 2024, yang tujannya adalah untuk memperkenalkan Oraganisasi CSSMoRa serta membangun sebuah solidarity untuk mencapai seuah prestasi, sesuai dengan tema yang diusung pada kegiatan kali ini yaitu “Menanam Visi Misi, Membangun Solidarity, untuk Mencapai Sebuah Prestasi”.

KTPT pada tahun ini, diikuti oleh 46 mahasantri dan merupakan kali keduan bagi CSSMoRa  UIN Walisongo Semarang kolaborasi dengan CSSMoRa Universitas Sains dan Al-Quran(UNSIQ) Wonosobo. Kegiatan ini berfokus pada pemaparan materi oleh beberapa narasumber yang berfokus pada Ke-CSSMoRa-an, Keorganisasian, Kebangsaan, Persidangan, dan Kepesantrenan.

Ketua Umum CSSMoRa Nasional Khidrian Afriansyah dan Kepala Dapartement PSDM Nasional Indana Zulfa turut hadir untuk memberikan sambutann sekaligus materi pada kegiatan kali ini. Dalam sambutannya Khidrian Afriansyah menyampaikan ucapan terimakasih kepada CSSMoRa UIN Walisongo Semarang yang besedia untuk berkolaborasi dengan CSSMoRa UNSIQ Wonosobo sekaligus menjadi tuan rumah penyelenggara KTPT 2024. Ia juga memaparkan bahwa kegiatan KTPT ini sangatlah penting bagi mahasantri penerima Beasiswa Santri Berprestasi(PBSB).

“Kegiatan KTPT ini merupakan langkah awal kalian untuk dapat meneruskan estafet kepemimpinan  yang ada di dalam organisasi CSSMoRa,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ketumnas CSSMoRa ini juga berharap, agar nantinya seluruh anggota baru CSSMoRa UIN Walisongo Semarang dan UNSIQ Wonosobo turut aktif dalam kegiatan CSSMoRa baik tingkat perguruan tinggi maupun tingkat nasional.

“Saya berharap kepada seluruh anggota baru CSSMoRa Perguruan Tinggi(PT) ikut berpartisipasi aktif dalam seluruh kegiatan CSSMoRa PT dan Nasional,” imbuhnya.

Menyambut hal tersebut, perwakilan peserta dari  UNSIQ  menyampaikan rasa bangganya dapat bergabung dalam organisasi CSSMoRa. “ Menurut saya, CSSMoRa bukanlah sebuah organisasi semata, namun CSSMoRa merupakan sebuah keluarga. Walaupun kami berbeda kampus dan belum mengenal sebelumnya, tapi kami merasakan kehangatan dalam organisasi ini,” sambutnya.

Setelah KTPT 2024 berakhir, seluruh peserta kini resmi menjadi bagian dari CSSMoRA dan siap berperan aktif dalam organisasi. Mereka berkomitmen untuk mengemban nilai-nilai loyalitas tanpa batas, menjunjung tinggi integritas, dan terus berupaya menjadi kader berprestasi demi kemajuan CSSMoRa

Loading

KTPT 2024: Menanam Visi dan Misi, Membangun Solidaritas, Menuju Prestasi

Semarang, 9-10 November 2024 – Kaderisasi Tingkat Perguruan Tinggi (KTPT) 2024 yang diadakan oleh CSSMoRA UIN Walisongo dan CSSMoRA Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) sukses diselenggarakan di Yayasan Hidayatul Mubtadi-ien, Semarang. Acara ini merupakan tahap kaderisasi formal yang bertujuan untuk memperkenalkan CSSMoRA kepada mahasantri baru serta membentuk karakter kuat dalam menjalani perkuliahan dan tugas organisasi di kampus masing-masing.

KTPT tahun ini mengusung tema “Menanam Visi Misi, Membangun Solidarity, untuk Mencapai Sebuah Prestasi.” Melalui tema ini, kegiatan KTPT menitikberatkan pada pentingnya intelektualitas, karakter, dan integritas sebagai pondasi bagi para kader. Peserta diberikan berbagai pembekalan untuk memahami visi dan misi organisasi serta memperkuat solidaritas antaranggota, dengan harapan dapat membangun calon pemimpin masa depan yang berkualitas.

Dalam KTPT 2024, peserta dari UIN Walisongo dan UNSIQ mengikuti berbagai sesi materi wajib, seperti Keorganisasian, Ke-CSSMoRA-an, Kepesantrenan, Kebangsaan, dan Persidangan. Materi-materi ini disusun secara terencana untuk memperkaya pemahaman para peserta terkait peran mereka di dalam organisasi, serta membekali mereka dengan keterampilan yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.

Marwan Aldi Pratama, anggota Divisi Jurnalistik CSSMoRA UIN Walisongo, yang juga menjadi panitia acara, mengungkapkan kesannya, “Acara ini sangat meriah dan penuh manfaat. Selain memperluas jaringan, kami bisa bertemu dengan teman-teman dari perguruan tinggi lain, seperti UNSIQ. Melalui KTPT, kami belajar tentang keorganisasian dan kepemimpinan, sekaligus diarahkan menjadi pribadi yang tangguh dan berintegritas, tanpa melupakan nilai-nilai spiritual yang telah ditanamkan di pesantren.”

Marwan juga menyoroti bahwa KTPT menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antar anggota CSSMoRA dari berbagai kampus. “Saya berharap acara ini memberikan kesan positif bagi peserta. Semoga mereka bisa menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari dan berkomitmen mengembangkan CSSMoRA ke depannya,” ujarnya.

Perwakilan dari UNSIQ juga menyampaikan rasa bangganya bisa bergabung dalam KTPT 2024. “Saya merasa menemukan kekeluargaan dan kebersamaan di CSSMoRA. Walaupun berasal dari kampus berbeda, di sini kami merasa seperti keluarga besar. Semoga KTPT berikutnya lebih berkesan dan silaturahmi tetap terjaga,” ujar salah satu peserta dari UNSIQ.

Dengan berakhirnya KTPT 2024, seluruh peserta resmi menjadi bagian dari CSSMoRA dan siap berkontribusi aktif dalam organisasi. Mereka berkomitmen mengemban nilai-nilai loyalitas tanpa batas, menjunjung integritas, dan terus berusaha menjadi kader berprestasi demi kemajuan CSSMoRA dan masyarakat luas.

 

 

Loading

PUNCAK EVENT DIES NATALIS, CSSMORA GELAR SARASEHAN ANGGOTA DAN ALUMNI

sarasehan1
sarasehan2
sarasehan3
sarasehan4
sarasehan5
sarasehan6
previous arrow
next arrow

 

Dalam rangka puncak event dies natalis ke-16, CSSMoRA UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan acara sarasehan anggota dan alumni. Acara tersebut mengusung tema “Restorasi Visi, Galakkan Misi Menuju CSSMoRA Berprestasi.” Tak hanya itu, puncak dies natalis tersebut juga bertempat di masjid Kampus 2 UIN Walisongo Semarang pada Sabtu, (16/12/2023).
Acara puncak yang diselenggarakan dihadiri oleh anggota CSSMoRA, alumni, moragister dan pengelola PBSB. Sebelum acara dimulai, terlebih dahulu diadakan khataman serta pembacaan doa oleh Ketua CSSMoRA Wahyudi Arafah. Kemudian memasuki acara terdapat pembukaan oleh MC, Pembacaan ayat-ayat Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars CSSMoRA, sambutan-sambutan, pemotongan tumpeng dan doa. Baru kemudian sarasehan serta penutup.
Tamu undangan yang hadir dari alumni terdapat ketua alumni Nur Hidayatullah, S.HI., M.H beserta empat lainnya dan dari pengelola terdapat wakil dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Dr. Moh Khasan, M.Ag. Tujuan utama diselenggarakannya acara ini sebagai accara puncak adalah untuk membahas bersama bagaimana CSSMoRA kedepannya nanti.
Hal tersebut disampaikan Ketua CSSMoRA UIN Walisongo, Wahyudi Arafah dalam sambutannya. “diadakannya sarasehan ini bermaksud untuk kita diskusi bersama membahas tentang bagaimana CSSMoRA nanti kedepannya,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga berharap bahwa dengan terselenggaranya acara ini, CSSMoRA akan menjadi lebih baik lagi kedepannya. “ya semoga dengan kita adakan sarasehan ini CSSMoRA akan menjadi lebih baik lagi kedepannya,” imbuhnya dalam sesi sambutan-sambutan saat pembukaan acara.
-Red Muhammad Daviq Nuruzzuhal

Loading

KEBERSAMAAN DAN SEMANGAT JUANG DALAM CSSMORA COMPETITION: MERIAHNYA DIES NATALIS KE-16 CSSMORA UIN WALISONGO

CSScomp2
csscomp3
csscomp4
csscomp1
PlayPause
previous arrow
next arrow

Pada Rabu, 13 Desember 2023 dalam rangka memperingati Dies Natalis Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) yang ke 16 tahun. CSSMoRA UIN Walisongo mengadakan CSSMoRA COMPETITION sebagai salah satu dari rangkaian acara Dies Natalisnya, yang mana sebelumnya juga telah diadakan perlombaan MTQ dan MQK. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota CSSMoRA UIN Walisongo baik itu dari prodi Ilmu Falak maupun Teknologi Informasi dan diadakan di Trisobo Park, kec. Boja, kabupaten Kendal.
Selain menjadi salah satu rangkaian acara Dies Natalis, kegiatan ini juga bertujuan untuk kembali menguatkan rasa solidaritas antar sesama anggota CSSMoRA yang memiliki jargon “Loyalitas Tanpa Batas”. Dan menjadi acara pelepas penat dan juga stres setelah UAS di bangku perkuliahan.
Keberangkatan menuju lokasi acara dibagi menjadi dua, pertama pukul 08.00 mahasiswa prodi Ilmu Falak 23 berangkat menuju lokasi difasilitasi dengan dua unit angkot dan diikuti oleh para panitia dengan menggunakan sepeda motor. Tampak antusias dan semangat dari wajah teman-teman Ilmu Falak angkatan 23. Selanjutnya disusul oleh mahasiswa prodi Teknologi Informasi 23, sedikit terlambat dikarenakan harus mengikuti UAS terlebih dahulu pada hari itu. Meskipun sedikit terlambat mereka juga tampak bersemangat mengikuti acara.
Perlombaan ini dibagi menjadi tiga kategori, perlombaan rangking satu, futsal, dan voli air. Acara dibuka oleh panitia salah satunya Asraf dengan penuh semangat dan tampak para peserta ikut bersemangat juga serta dilanjutkan dengan perlombaan rangking satu yang dimenangkan oleh Siska dari kelompok Fascho, dan setelah itu para peserta dipersilahkan untuk beristirahat sejenak, mereka mengisi istirahat di antaranya dengan membeli jajanan, bermain voli, serta bermain bola kucing-kucingan.
Lalu acara berlanjut dengan perlombaan futsal yang diadakan di Gor Imam Bonjol dalam kawasan Trisobo Park tersebut yang diwakili 5 orang tiap kelompoknya. Setiap kelompok berusaha mengeluarkan skill futsal yang dimiliki demi meraih kemenangan. Dan anggota yang lainnya menyemangati temannya yang bertanding, hingga juara pertama diraih oleh tim Fascho, juara dua dari tim Cemungut Ea, dan juara tiganya diperoleh tim Salep 88. Perlombaan terus berlanjut dengan lomba voli air di kolam renang yang dimenangi kelompok Kukuluyuk. Dalam acara CSSMoRA COMPETITION ini juga turut hadir Kakak-kakak dari MoRAGISTER yang ikut memeriahkan acara ini.
Setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai, dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi para peraih juara tiap kategori lomba, lalu setelahnya peserta berkemas dan juga balik ke pondoknya baik yang di YPMI Al-Firdaus maupun di Madinatul Amin.
Tentunya Kompetisi ini bukan tentang meraih juara lagi tetapi tentang loyalitas yang sedang para anggota CSSMoRA jalani.
-Red Muhammad Irfan

Loading

ANTUSIASNYA SELURUH PESERTA NASIONAL BERPARTISIPASI DALAM RANGKA DIES NATALIS CSSMoRA UIN WALISONGO YANG KE-16

Setelah terlaksananya Lomba Sayembara Logo yang merupakan lomba internal pada tanggal 3 November 2023 lalu, kini lanjut dengan acara FESTIVAL DIESNATALIS CSSMoRA (FDC) yang merupakan lomba tingkat nasional. Festival ini terdiri dari dua cabang lomba, yaitu MQK dan MTQ yang diikuti oleh seluruh warga indonesia dengan memenuhi beberapa syarat tertentu. Kedua cabang lomba tersebut memang sengaja dipilih untuk melestarikan budaya baca kitab di Indonesia dan seni tilawah yang lebih memberikan kriteria seorang santri. Yang mana, pihak penyelenggara merupakan mahasiswa penerima beasiswa PBSB (penerimaan beasiswa santri berprestasi) dan dinaungi oleh Organisasi bernama CSSMoRA (Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs).

Festival ini dilaksanakan denga tiga tahapan, yaitu pertama pendaftaran dan pengumpulan karya pada tanggal 10-30 November 2023, lalu sesi penjurian pada tanggal 1-7 Desember 2023, dan yang terakhir pengumuman pemenang pada tanggal 12 Desember 2023. Disini pemenang mendapatkan uang pembinaan dan sertifikat. Peserta Festival memiliki latar belakang domisili yang bermacam – macam dari seluruh Indonesia yang terdirii dari 65 cabang MQK dan 16 cabang MTQ. Padahal dari pihak panitia hanya menduga 25 persennya, namun keantusiasan ini melampui hingga berkali lipat, ucap syukur kami semua para panitia pada hari itu.

Bukan hanya atas dasar CSSMoRA yang berlatar belakang santri, namun juga membawa nama baik kampus UIN WALISONGO dengan bukti aktif nya para mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan, antusiasnya para panitia dan peserta nasional. Karakter seperti inilah yang tidak boleh hilang dalam diri kita dalam upaya melestarikan budaya santri pada generasi masa kini.

Banyak harapan kami pada acara Festival ini dan khususnya untuk CSSMoRA kedepannya, semoga menjadi organisasi yang lebih banyak memberikan nama kepada UIN WALISONGO SEMARANG, PT teraktif di ganca nasional, dan para pengurus ataupun anggota CSSMoRA UIN WALISONGO yang lebih semangat, produktif, dan berkeluarga.
-Red Saylul Hidayah Salsabiyla

Loading

Tentukan Masa Depan, CSSMoRA UIN Walisongo Gelar Musyawarah Kerja Tahunan

cssmorawalisongo.org – Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs UIN Walisongo (CSSMoRA UINWS) gelar musyawarah kerja tahunan periode 2023-2024 pada Ahad, (03/09). Acara tersebut digelar guna membahas rancangan program kerja masing-masing divisi selama setahun ke depan. Tak hanya itu, anggota baru CSSMoRA juga dilibatkan sebagai petugas acara pada Musyawarah kerja tahun ini.

Acara dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta mars CSSMoRA  dan sambutan-sambutan. Kemudian dilanjut dengan sidang pleno, sidang komisi dan sidang paripurna.

Total yang mengajukan rancangan program kerja pada periode kali ini berjumlah lima divisi. yaitu badan pengurus harian (BPH), pengembangan sumber daya manusia (PSDM), pemberdayaan pesantren dan pengabdian masyarakat (P3M), pengembangan sumber daya ekonomi (PSDE) dan komunikasi dan informasi (KOMINFO). Pada muyawarah kerja kali ini, divisi PSDE diadakan kembali setelah sebelumnya ditiadakan.

Menurut Wahyu, ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo, hal ini dilakukan bertujuan sebab pada tahun ini jumlah sumberdaya manusianya mencukupi sehingga periode ini kembali diadakan setelah tahun kemarin dilebur ke divisi lain.

“PSDE ini dulunya ada, tapi tahun kemarin dilebur pada divisi P3M sehingga pada tahun ini karena kuota kita mencukupi jadi kita adakan lagi,” ujarnya.

Tak hanya itu, beberapa proker baru juga diusung pada Musyawarah kerja periode ini, seperti Astrohiking, CSSMoRA Design Club (CDC), Study Club, dan Mora Jurnalism. Setiap program memiliki tujuan masing-masing.

Salah satunya, menurut lampiran program kerja divisi PSDM, Tujuan dari pengadaan Study Club adalah menjadikan anggota CSSMoRA lebih mendalami materi dalam jurusannya masing-masing.

Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh Azzam, koordinator CSSMoRA UIN Walisongo. Ia mengatakan, study club ia fokuskan agar anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo supaya lebih mendalami jurusan mereka.

“tujuan study club initinya supaya para anggota CSSMoRA bisa mendalami prodi mereka sehingga bisa mendominasi di perkuliahan,” Terangnya.

Loading

PELANTIKAN PENGURUS BARU CSSMORA UIN WALISONGO PERIODE 2023-2024

CSSMoRA UIN Walisongo Semarang kembali mengadakan pelantikan pengurus baru pada Sabtu, (19/08). Pada acara tersebut secara resmi telah dilantik 26 pengurus baru periode 2023-2024 yang terdiri dari angkatan Najma dan El-Fathi.

Acara tersebut dihadiri dari pihak alumni, angkatan CSSMoRA 2023, Wakil ketua I CSSMoRA Nasional serta pengelola PBSB UIN Walisongo Semarang. Prosesi pelantikan dipimpin oleh Faisal Sangaji, Wakil ketua I CSSMoRA Nasional. Prosesi dilaksanakan secara hybrid, sebab pengelola PBSB UIN Walisongo dan petugas yang melantik terhalang untuk hadir secara offline.

Acara dimulai dengan pembukaan yang terdiri dari beberapa rangkaian kemudian diteruskan dengan pelantikan sebagai Inti acara. Lalu dilanjutkan dengan sambutan-sambutan serta doa sebagai penutup acara.

berikut nama-nama pengurus secara resmi telah dilantik:

BADAN PENGURUS HARIAN

Ketua            : Muhammad Wahyudi Arafah

Sekertaris I   : Julia Natasya

Sekertaris II  : Lu’lu’il Mahbubah

Bendahara I  : Siti Qurrotul A’yuni

Bendahara II : Sherly Nurmala

 

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

Kordinator : M. Abdul Azzam

Sekertaris  : Fathiyah Zahrah Arifin

Bendahara : Zakiatul ‘Ulya Kamal

Anggota    : Muhammad Daviq Nuruzzuhal

Anggota    : Muhammad Muhaimin Thohri

Anggota    : Aldian Chindra Aji

 

PEMBERDAYAAN PESANTREN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (P3M)

Kordinator : M. Zaki Al-Aziz

Sekertaris  :Shofi Putri Lathifah

Bendahara :Siska Anggita

Anggota     :M. Ilham Awaludin

Anggota     :Ahmad Munawir Baidhowi

 

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA EKONOMI

Kordinator : Muhammad Husain As Sajjad

Sekertaris  : Ezlyn Ziyadatur Rohmah

Bendahara : Umi Kalzum

Anggota     : Farijil Humam

Anggota     : lutfi najib

 

KOMUNIKASI DAN INFORMASI

Kordinator : Ahmad Farhan Makmur

Sekertaris  : Silvi Nurmaulia

Bendahara : Mohammad Harits A.M

Anggota     : Varas Awla Zakan Tajalla

Anggota     : Danial Alexa Syauqy

 

 

Loading

Pengukuran Arah Kiblat di Gedung Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Walisongo Semarang

Semarang 9/12/2021-Telah diaksankan kegiatan pengukuran arah kiblat, yang diselenggarakan oleh Puskala Falak bekerjasama dengan CSSMoRA UIN Walisongo Semarang. Kegiatan yang dilaksankan pada bangunan-bangunan baru tersebut bertujuan untuk mengetahui posisi arah kiblat yang tepat dan akurat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 9 Desember 2021 pada pukul 09.00 WIB yang dibuka langsung oleh Kepala Jurusan Ilmu Falak yaitu Bapak Moh. Khasan. Beliau mengatakan kegiatan pengukuran arah kibat tersebut didampingi oleh beberapa dosen Ilmu Falak guna untuk mengarahkan mahasiswa dalam mengukur dan menentukan arah kiblat yang tepat.

Pelaksanaan pengukuran arah kiblat difokuskan pada delapan gedung baru, salah satunya di gedung ISH (Ilmu Sosial dan Humaniora). Pengukuran pada gedung ini dilakukan oleh kelompok lima yang beanggotakan, Nuril Fathoni Hamas, Hamjan A. Ranselengo, Abdul Wahid, Husain As-Sajad, Ridhayana dan Septriani Anggari Kasih dengan dosen pendamping Bapak M. Ihtirozun Ni’am. Gedung yang memiliki tiga lantai ini, memiliki satu mushala di setiap lantainya.

Pengukuran ini menggunakan alat falak multifungsi yakni al-Muroba’ karya M. Ihtirozun Ni’am selaku dosen Ilmu Falak UIN Walisongo Semarang. Uniknya, pengukuran menggunakan alat Al-Murobba’ ini berbeda dengan alat lain, biasanya pada alat lain satuan yang digunakan satuan derajat namun alat ini menggunakan satuan centi karena bentuknya yang berupa persegi.

Pada gedung  ini nilai Lintang Tempat sebesar -06°59’00.97” dan nilai Bujur Tempat 110°23’30.38” yang dihitung menggunakan program Excel karya Nuril Fathoni Hamas kemudian dihasilkan data Azimuth Kibat = 294°30’24” (posisi angka arah kiblat 4.56 cm titik Barat) dan Azimuth matahari = 132°57’56” (posisi angka bayangan 9.31 cm titik Barat).

Teknis pengukuran arah kiblat dimulai dari lantai satu menggunakan bantuan sinar Matahari, dengan memposisikan angka bayangan Matahari pada alat al-Muroba’ kemudian ditarik benang sesuai angka arah kiblat. Perhitungan yang dilakukan disetiap lantai menghasikan hasil yang berbeda, dengan hasil pada lantai satu memiliki kemiringan dengan garis lantai sebesar 3°26’23.53” lantai 2 sebesar 9°36’3.39” dan lantai 3 sebesar 11°26’42.23”. Menurut Pak Ihtirozun  Ni’am perbedaan tersebut disebabkan oleh posisi lantai yang tidak sepenuhnya sejajar.

“kalau kita lihat hasilnya dari pengukuran setiap lantainya menghasilkan kemelencengan dengan garis lantai yang berbeda-beda. Perbedaan hasil tersebut kemungkinan disebabkan oleh posisi lantai yang kurang presisi. Jadi perlu diukur disetiap lantainya untuk mendapatkan hasil yang tepat dan akurat”, ujar Pak Ni’am.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Puskala Falak berakhir pada pukul 12.00 WIB dengan seluruh peserta yang riang gembira.

Loading

Mengukur Arah Kiblat Mushola Sebagai Bentuk Pengabdian Masyarakat

Pusat Kajian Lapangan Falak Universitas Islam Negeri Walisongo (Puskala Falak) melaksanakan pengukuran arah kiblat di beberapa gedung yang baru selesai dibangun. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh Universitas Islam Negeri Walisongo.

“Kami melaksanakan pengukuran arah kiblat di gedung baru UIN Walisongo ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat secara umum, dan kampus secara khusus.” Ujar Zulfian Wanandi selaku ketua kelompok empat yang melakukan pengukuran.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (12/9), pukul 09.00-12.00 WIB. Puskala Falak UIN Walisongo bekerjasama dengan Community of Santri Scholar of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) UIN Walisongo Semarang dalam melakukan pengukuran arah kiblat mushola yang terdapat di gedung-gedung tersebut.

Pengukuran dilakukan pada delapan belas ruang musholla di delapan gedung yang baru dibangun, yaitu: Gedung Perpustaakaan dan PTIPD, Planetarium, Gedung Fakultas Syari’ah dan Hukum, Gedung Rektorat, Gedung Fakutas Sains dan Teknologi, Gedung Laboratorium Terpadu, Gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, dan Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora.

Ada 54 orang yang melakukan pengukuran yang terbagi ke dalam 8 kelompok yang rata-rata terdiri dari 6 mahasiswa dan 1 dosen ilmu falak. Kiblat tiga Mushola di gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan diukur oleh kelompok empat yang terdiri dari 1 dosen falak, Dr. Ahmad Adib Rofiuddin, M.Si. sebagai Dosen Pendamping Lapangan dan 6 mahasiswa: Zulfian Wanandi sebagai ketua, Andi Evan Nisastra, Rustika Bakti, Imroatur Rosyidah, Siti Qurrotul A’yun, dan Abdul Azzam sebagai anggota.

Loading