KEGIATAN PENANAMAN BIBIT MANGROVE CSSMoRA UIN WALISONGO SEMARANG

Pada hari Minggu, 31 Mei 2026, Departemen Pengembangan Pesantren dan Pengabdian Masyarakat (P3M) CSSMoRA UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan penanaman bibit mangrove yang bertempat di Pantai Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 50 peserta yang terdiri dari anggota CSSMoRA UIN Walisongo Semarang serta mahasiswa umum.

Kegiatan ini terselenggara atas dukungan berbagai pihak, di antaranya Kelompok Tani Mangrove Lestari, Soto Sawah Mbak Tutik, Warmindo Pitulimo, dan Ulil selaku Alumni WSC. Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan dari awal hingga akhir.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari para narasumber. Sambutan pertama disampaikan oleh Awalul Farhan Yestra selaku penanggung jawab kegiatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa program penanaman mangrove ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus wujud kepedulian terhadap lingkungan pesisir. Ia menjelaskan bahwa Pantai Mangunharjo merupakan salah satu kawasan yang rentan terhadap ancaman abrasi, sehingga diperlukan upaya nyata untuk membantu menjaga kelestarian lingkungan di wilayah tersebut. Selain itu, ia juga berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian lingkungan di kalangan mahasiswa, khususnya para peserta yang hadir.

Sambutan kedua disampaikan oleh Khafid selaku Ketua Kelompok Tani Mangrove Lestari. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Kelompok Tani Mangrove Lestari telah berdiri sejak tahun 1998. Pembentukan kelompok tersebut dilatarbelakangi oleh kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi wilayah pesisir yang saat itu mengalami ancaman abrasi cukup serius. Berangkat dari kondisi tersebut, kelompok ini berupaya melakukan penanaman dan pelestarian mangrove secara berkelanjutan guna mengurangi dampak abrasi yang semakin meluas.

Beliau juga menyampaikan bahwa hingga saat ini kawasan mangrove yang telah berhasil ditanami dan dikelola mencapai kurang lebih 30 hektar. Sebagian besar pengembangan kawasan tersebut didukung oleh berbagai pihak, termasuk mahasiswa dan organisasi yang secara rutin melaksanakan kegiatan penanaman mangrove sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan pesisir.

Setelah sesi sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman mangrove secara langsung di area pesisir Pantai Mangunharjo. Pada kegiatan ini, peserta bersama-sama menanam sebanyak 300 bibit mangrove yang telah disiapkan sebelumnya. Sebelum proses penanaman dimulai, peserta mendapatkan arahan singkat mengenai teknik penanaman yang benar agar bibit yang ditanam memiliki peluang tumbuh yang baik.

Proses penanaman berlangsung selama kurang lebih satu jam. Meskipun kondisi pantai pada saat itu sedang mengalami pasang, hal tersebut tidak mengurangi semangat para peserta untuk tetap mengikuti kegiatan hingga selesai. Dengan saling bekerja sama, seluruh bibit mangrove berhasil ditanam sesuai target yang telah ditentukan.

Secara keseluruhan, kegiatan penanaman mangrove ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Kegiatan ini tidak hanya memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian lingkungan pesisir, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi peserta untuk memahami pentingnya menjaga ekosistem mangrove sebagai benteng alami dalam mengurangi dampak abrasi dan menjaga keseimbangan lingkungan.

Loading

Mengamati Semesta dari Dekat: Keseruan Astro Observatory CSSMoRA UIN Walisongo

Di bawah hamparan langit malam yang menyimpan keindahan dan misteri, pada hari Sabtu hingga Minggu, 16–17 Mei 2026, Divisi P3M CSSMoRA UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan Kawakib Institute menyelenggarakan kegiatan Astro Observatory. Kegiatan ini diikuti oleh 19 peserta dari kalangan mahasiswa UIN Walisongo Semarang dan bertempat di Lembah Nirwana. Mengusung tema “Menyikapi Tabir Langit Melalui Observasi Astronomi”, kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung sekaligus memperkenalkan cara memahami fenomena langit melalui pendekatan ilmiah.

Rangkaian acara resmi dimulai pada pukul 16.00 WIB yang dipandu oleh Nur Ilhani selaku MC. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Arinal Haqqa. Selanjutnya, sambutan pertama disampaikan oleh Ketua CSSMoRA UIN Walisongo Semarang, Asyraf Zofir Wafa, yang menyampaikan apresiasi kepada Kawakib Institute atas kolaborasi yang terjalin. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari program astronomi sebelumnya, yaitu Astro Hiking dan Astro Camp.

Sambutan kedua disampaikan oleh Pembina Kawakib Institute, Dr. KH. M. Basthoni, S.H.I., M.H.I., yang mengapresiasi CSSMoRA atas kepercayaan yang kembali diberikan dalam kolaborasi ini. Ia juga berbagi pengalaman pada kegiatan sebelumnya serta berharap pelaksanaan kali ini dapat didukung oleh kondisi cuaca yang baik. Sambutan berikutnya disampaikan oleh alumni CSSMoRA, Unggul Suryo Ardi, M.H., yang menyampaikan bahwa materi astronomi seperti ini tidak selalu didapatkan di bangku kuliah, sehingga kegiatan ini menjadi kesempatan belajar yang berharga. Rangkaian pembukaan ditutup dengan doa.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian ibadah, istirahat, serta persiapan menuju sesi inti pada malam hari. Memasuki malam hari, setelah pelaksanaan sholat Isya berjamaah, kegiatan inti dimulai dengan penyampaian materi.

Materi pertama disampaikan oleh Fiya Faridatul Afidah, S.H. mengenai pemasangan SQM (Sky Quality Meter) dan teknik pengambilan data langit. Peserta dikenalkan pada fungsi alat, cara pemasangan, serta bagaimana membaca data kualitas langit yang dihasilkan.

Materi kedua disampaikan oleh Malik Alfaqih, S.H. yang membahas astrofotografi dan teknik light painting. Dalam sesi ini, peserta mempelajari dasar pengambilan foto langit malam serta teknik kreatif untuk menghasilkan visual yang menarik.

Materi selanjutnya disampaikan oleh pembina Kawakib Institute mengenai pengoperasian Seestar dan teknik pengambilan objek-objek langit. Peserta diajak memahami cara menentukan objek yang akan diamati serta penggunaan alat observasi modern untuk mendukung proses tersebut.

Setelah seluruh materi disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan. Peserta mencoba mengoperasikan alat, melakukan pengamatan, serta mengambil data dan foto objek langit sesuai dengan materi yang telah dipelajari. Kegiatan malam berlangsung dengan suasana antusias dan penuh rasa ingin tahu.

Pada pagi hari, setelah sholat Subuh berjamaah dan sarapan bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pengolahan data hasil observasi yang kembali dipandu oleh Fiya Faridatul Afidah, S.H. Dalam sesi ini, peserta belajar memahami dan mengolah data yang telah dikumpulkan pada malam sebelumnya.

Menjelang akhir kegiatan, peserta melakukan persiapan untuk kembali. Acara kemudian ditutup dengan penutupan resmi dan kepulangan bersama.

Secara keseluruhan, kegiatan Astro Observatory berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman baru bagi peserta, baik dalam memahami teori maupun praktik observasi langit secara langsung

Loading

Satu Langkah Luar Biasa, Jurnalistik CSSMoRA UIN Walisongo Sukses Rilis Buku & Majalah Baru

Pada hari Sabtu, 16 Mei 2026, bertempat di Pendopo Kwarcab Kota Semarang, telah dilaksanakan kegiatan launching Majalah Zenith dan buku yang diselenggarakan oleh Divisi Jurnalistik CSSMoRA UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini menjadi momen penting sebagai hasil dari proses panjang penyusunan dan produksi karya jurnalistik oleh kru Majalah Zenith.

Acara diawali dengan pembukaan yang di dalamnya terdapat rangkaian sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Departemen Jurnalistik, Muhamad Mahmud Sidik. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh kru Majalah Zenith yang telah berkontribusi dari awal hingga akhirnya majalah dapat diterbitkan dan diluncurkan tepat waktu.

Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua Umum CSSMoRA UIN Walisongo Semarang, Asyraf Zofir Wafa. Ia memberikan apresiasi kepada kru Majalah Zenith dan Divisi Jurnalistik yang telah mengupayakan terbitnya majalah ini, serta berharap karya yang dihasilkan dapat terus berkembang dan memberi manfaat.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi launching yang ditandai secara simbolis melalui pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum CSSMoRA UIN Walisongo Semarang. Momen ini menjadi tanda resmi diluncurkannya Majalah Zenith dan buku kepada publik.

Selanjutnya, diumumkan penghargaan Best Writer of the Year yang diberikan kepada dua penulis terbaik, yaitu Arifin Faturohman (anggota CSSMoRA angkatan 2025) dan Zahwa Kamila (anggota angkatan 2024). Penilaian didasarkan pada kontribusi mereka dalam pengiriman tulisan ke web CSSMoRA serta konsistensi sebagai peraih Best Writer bulanan.

Setelah rangkaian acara formal selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni dari kru Majalah Zenith. Penampilan dimulai dengan pembacaan puisi oleh Irfan dan Arifin, kemudian dilanjutkan dengan story telling oleh Saja. Selanjutnya, puisi berantai dibawakan oleh Zainudin, Surur, Alam, Tamam, dan Laode. Rangkaian pentas seni ditutup dengan penampilan menyanyi oleh Farida dan Tamam.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah berupa makan siang bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, didukung oleh antusiasme seluruh pihak yang terlibat.

Loading

Hujan Bukan Halangan: Kemeriahan Kolaborasi Cookies x Happynest CSSMoRA yang Berakhir Syahdu di Panggung Wapres

Semarang, 9 Mei 2026 – Semangat kreativitas dan kebersamaan membuncah di kawasan bersejarah Kota Lama Semarang. Dua departemen CSSMoRA UIN Walisongo, yakni Departemen Kominfo dan Departemen PSDM, sukses menggelar kolaborasi program kerja bertajuk Cookies dan Happynest. Meski cuaca sempat berubah tak menentu, agenda ini justru meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

 

​Program Cookies (CSSMoRA Open Opportunities for Knowledge in Editing Skill) yang digawangi oleh Departemen Kominfo hadir sebagai puncak dari rangkaian pelatihan desain grafis dan videografi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Jika pada pertemuan lalu para anggota berfokus pada teori dan teknis di dalam ruangan, pada edisi “Cookies 4” ini mereka terjun langsung ke lapangan. Dibagi menjadi beberapa kelompok, para peserta ditantang untuk berburu footage video terbaik dengan latar arsitektur eksotis Kota Lama. Hasil karya kreatif mereka nantinya akan dikurasi, dan video terbaik berhak mendapatkan reward sebagai apresiasi atas ketajaman lensa dan kreativitas penyuntingan mereka.

​Sembari mengejar momen melalui lensa kamera, Departemen PSDM turut menghadirkan warna melalui program Happynest. Sesuai namanya, kegiatan ini dirancang sederhana namun bermakna: bersenang-senang demi mempererat ikatan emosional antaranggota. Mengingat jati diri CSSMoRA sebagai organisasi yang berlandaskan kekeluargaan, Happynest menjadi ruang bagi setiap anggota untuk melepas penat dan tertawa bersama di tengah rutinitas akademik.

​Rangkaian acara dimulai sejak sore hari saat cahaya matahari mulai melunak, memberikan pencahayaan alami yang sempurna bagi peserta Cookies untuk mengumpulkan bahan editing. Menjelang malam, suasana berpindah ke titik kumpul di sebuah angkringan hangat, tepat di samping bangunan bersejarah Rumah Pompa Kota Lama. Di sana, tawa mulai pecah saat sesi Happynest dimulai dengan berbagai permainan yang seru.

​Namun, di tengah keriuhan tersebut, alam punya rencana lain. Hujan turun membasahi bumi Kota Lama, memaksa aktivitas di lapangan terbuka terhenti sejenak. Namun, benarlah pepatah bahwa hujan membawa berkah. Di tengah rintik tersebut, Panggung Wapres (Warung Apresiasi) hadir sebagai “penyelamat” keadaan.

​Suasana yang awalnya riuh karena permainan fisik, seketika bertransformasi menjadi momen yang syahdu dan puitis. Dari lapangan terbuka, kebersamaan berpindah ke bawah naungan Panggung Wapres. Di bawah lampu panggung dan iringan melodi, seluruh anggota CSSMoRA menyatu dalam nyanyian. Mikrofon beralih dari satu tangan ke tangan lain, menyuarakan lagu-lagu yang membangkitkan nostalgia dan keakraban.

​Hujan tidak membubarkan kami; ia justru menggiring kami untuk duduk lebih rapat dan bernyanyi lebih keras. Kolaborasi Cookies dan Happynest kali ini membuktikan bahwa kreativitas tidak hanya lahir dari layar monitor, dan kebahagiaan tidak melulu soal rencana yang sempurna. Terkadang, ia lahir dari nada-nada yang kita nyanyikan bersama di bawah rintik hujan.

Loading

Kegiatan Edukasi Desain Canva dalam Roadshow TI CSSMoRA di MA Al Asror Gunungpati

P3M CSSMoRA UIN Walisongo kembali melaksanakan program kerja berupa roadshow yang terbagi menjadi dua kegiatan, yaitu Roadshow Falak dan Roadshow Teknologi Informasi (TI). Roadshow Falak sebelumnya telah diselenggarakan pada 1 November 2025 di MA Nurussalam Ngaliyan dengan tema “Eksplorasi Ilmu Falak Astronomi untuk Kebutuhan Ibadah”. Selanjutnya, Roadshow kedua, yaitu Roadshow TI, dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026, di MA Al Asror Gunungpati. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa agar mengenal dan memahami dasar penggunaan Canva. Dalam pelaksanaannya, P3M membuka open recruitment internal bagi anggota CSSMoRA UIN Walisongo agar dapat merasakan pengalaman pengabdian masyarakat melalui kegiatan berbagi ilmu. Peserta kegiatan ini adalah siswa dan siswi kelas XI MA Al Asror Gunungpati.

Kegiatan dibuka pada pukul 09.30 WIB oleh Zahra Fathinah selaku MC, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Salwa Inas Roidah, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars CSSMoRA yang dipandu oleh Faidlul Kamaliah. Sambutan kemudian disampaikan oleh Ketua P3M, M. Ais Nur Rizqi, yang memberikan motivasi kepada siswa untuk terus semangat belajar keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan sosial, salah satunya kemampuan editing. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala MA Al Asror Gunungpati, Bapak M. Busrol Karim, S.Pd.I., S.Kom., M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran CSSMoRA sebagai wadah berbagi ilmu, pengalaman, dan diskusi bersama siswa, serta berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat di masa depan.

Kegiatan inti berupa penyampaian materi dibagi menjadi dua sesi, yaitu materi teori Canva yang disampaikan oleh Zalwa Zalirah Ghazali dan materi praktik desain menggunakan Canva oleh Zahwa Kamila. Setelah sesi materi, siswa mengikuti praktik langsung agar lebih mudah memahami materi yang telah diberikan. Selama praktik, siswa terlihat antusias menuangkan imajinasi mereka dalam membuat desain, sementara tim CSSMoRA turut mendampingi ketika peserta mengalami kesulitan. Pemateri kemudian memberikan tantangan desain selama kurang lebih 20 menit, yang dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dalam beberapa kategori, yaitu desain yang sesuai dengan materi, penempatan elemen terbaik, desain terbaik, serta siswa yang mampu menjawab pertanyaan dari pemateri.

Secara keseluruhan, kegiatan Roadshow TI berjalan dengan lancar, tertib, dan mendapat antusiasme dari para peserta. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kemampuan dasar desain siswa sehingga bisa menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat di masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi ilmu bagi teman-teman CSSMoRA. Semoga ke depannya P3M dapat terus mengajak lebih banyak anggota CSSMoRA untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat berikutnya.

Loading

KEGIATAN COOKIES (CSSMoRA Open Opportunities for Knowledge in Editing Skills)

Pada hari Sabtu, 18 April 2026, bertempat di YPMI Al-Firdaus, Semarang, telah dilaksanakan kegiatan COOKIES (CSSMoRA Open Opportunities for Knowledge in Editing Skills) yang diselenggarakan oleh Divisi Kominfo CSSMoRA UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dasar dalam bidang editing, khususnya bagi anggota CSSMoRA.

Acara dibuka oleh Ketua Divisi Kominfo, Kms. Abizar Al Ghifari. Dalam pembukaannya, ia menyampaikan bahwa COOKIES menjadi ruang belajar bersama agar anggota bisa mengembangkan kemampuan editing yang dibutuhkan dalam kegiatan organisasi maupun pengembangan diri.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Varas Aula Zakan Tazalla, anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo Semarang angkatan 2022 yang memiliki keahlian di bidang editing video dan desain grafis. Pada sesi ini, pemateri membahas penggunaan aplikasi CapCut, mulai dari pengenalan fitur, cara mengedit video, hingga teknik dasar yang bisa langsung diterapkan oleh peserta.

Penyampaian materi berlangsung dengan alur yang jelas dan mudah diikuti. Peserta juga diajak untuk memahami fungsi dari setiap fitur yang ada, sehingga tidak hanya mengetahui cara pakai, tetapi juga memahami kegunaannya dalam proses editing.

Di akhir kegiatan, sesi dilanjutkan dengan tanya jawab. Peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait kendala saat editing maupun penggunaan fitur tertentu di CapCut. Diskusi berjalan dua arah dan membantu peserta memahami materi dengan lebih baik. Kegiatan COOKIES berjalan lancar dan memberikan pengalaman baru bagi anggota CSSMoRA, khususnya dalam meningkatkan keterampilan editing.

Loading

Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan: CSSMoRA Mengadakan Sahur On The Road bagi Pemulung dan Tunawisma

SEMARANG- Ramadhan menjadi bulan yang dinanti-nanti, dimana manusia akan berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan. Tepat 11 Ramadhan 1447 H/1 Maret 2026 CSSMoRA melaksanakan sahur on the road. Acara ini berkoolaborasi dengan beberapa organisasi juga seperti HMJ Falak, IKSI, dan Warmindo 75. Di awali dengan open donasi dibuka sejak awal bulan Ramadhan hingga 9 Ramadhan. Dan terkumpul dana sebenar 2,5 yang nantinya akan dibelanjakan untuk konsumsi sahur on the road.

Sebelum berjalannya sahur on the road, semua panitia dan anggota yang terlibat membantu persiapan konsumsi. Mulai dari mengupas, memotong bumbu-bumbu, menyiapkan kotak untuk nasi, dan survei lokasi mana saja yang nantinya akan menjadi target pembagian sahur on the road agar tidak salah sasaran.

setelah persiapan selesai, dilanjutkan dengan breafing untuk bagaimana tata cara pembagian sahur on the road saat di jalan nanti. Di pimpin oleh bapak budi selaku owner dari warmindo 75 yang memberikan pesan “pada saat dijalan jaga perilaku kita, jangan sampai mengganggu pengguna jalan yang lain, dan hati-hati saat di jalan”. Dan pembagian sahur on the road siap dilaksanakan, mulai dari pasar karang ayu menuju ke arah lawing sewu, dilanjut kearah poncol, kemudian tugu muda dan berakhir di simpang lima.

Dari 170 nasi kotak, alhamdulillah habis dan dapat disalurkan dengan baik kepada tunawisma, pemulung, dan tukang becak yang berada di jalan-jalan.

Acara dilanjut dengan sahur bersama di depan kantor gubernur jateng sambil menikmati jalan dini hari yang masih sepi dan syahdu. Sebelum berakhirya sahur on the road dilanjut dengan penyampaikan kesan dan pesan dari setiap organisasi.

Nayla selaku ketua organisasi IKSI menyampaikan “alhamdulillah acara berjalan dengan lancer dan bisa mengikuti sotr dua kali berturut-turut dan senangnya sotr kali ini banyak organisasi yang ikut sehingga lebih rame, dan seru”.

Dilanjutkan dengan pipit selaku ketua dari HMJ Ilmu Falak “sebelumnya terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mau bekerja sama dalam menyiapkan sotr ini sehingga mampu berjalan dengan baik. Terimakasih juga kepada ibu dan bapak yang mau mengawal kita selama dijalan dan membimbing kita, dan mohon maaf jika saya tidak bisa membantu dari awal hingg akhir.”

Dan yang terakhir Ais selaku ketua P3M CSSMoRA UIN Walisongo “sebelumnya terimakasih karena acara sotr pertama yang dilakukan oleh CSSMoRA ini sangat berkesan mengingat ada 3 organisasi yang ikut sehingga bisa saling mengenal dan semoga sahur yang kita bagikan bisa menjadi amal bagi kita semua.”

Dengan berakhirnya penyampaian Kesan pesan berahir pula acara sahur on the road 2026 dan ditutup dengan foto Bersama.

Loading

Dari Kompetisi hingga Talkshow: Semarak Puncak Dies Natalis ke-18 CSSMoRA UIN Walisongo Bedah Tradisi Pesantren di Era Digital

​SEMARANG – Setelah sukses menggelar rangkaian kompetisi internal maupun eksternal, Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) UIN Walisongo resmi mencapai puncak perayaan Dies Natalis ke-18 pada Rabu (25/2). Acara yang menghadirkan Gus Rifqil Muslim sebagai pembicara utama ini berlangsung khidmat di Auditorium 2, Kampus 3 UIN Walisongo Semarang.

​Mengusung tema “Narasi Santri di Era Digital: Membaca Ulang Tradisi Pesantren dalam Arus Disrupsi”, Gus Rifqil membedah tantangan santri dalam menjaga nilai luhur pesantren di tengah gempuran teknologi. Ia menekankan pentingnya menjaga hati kita tetap teduh di dunia digital yang gaduh.

​”Setiap story adalah catatan, setiap komentar adalah saksi, dan setiap unggahan akan berdiri di hadapan Allah SWT karena adanya hukum eternity (keabadian digital). Santri bukanlah generasi yang takut teknologi, bukan pula yang mendewakannya. Santri adalah generasi yang memuliakan ilmu dengan menggunakan teknologi sebagai alat kebaikan,” ujar Gus Rifqil di hadapan ratusan peserta.

​Sebelumnya, kemeriahan Dies Natalis telah diawali dengan Festival Dies Natalis CSSMoRA (FDC) pada 4–15 Desember 2025. Agenda rutin tahunan ini berhasil menyedot antusiasme 618 peserta dari seluruh penjuru Nusantara yang berkompetisi dalam empat cabang lomba: Musabaqoh Qiraatil Kutub (MQK), Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqoh Dai Muda (MDM), dan Solo Song.

​Selain skala nasional, aspek kekeluargaan juga diperkuat melalui CSS Competition bagi anggota internal pada 6–7 Desember 2025. Berbagai cabang olahraga seperti badminton, futsal, gobak sodor hingga e-sport digelar di beberapa lokasi, termasuk GOR Prima Mijen dan Pondok Pesantren YPMI Al-Firdaus.

Rangkaian panjang perayaan ini sebenarnya telah dimulai sejak Oktober 2025 melalui sayembara desain logo yang diperuntukkan bagi anggota aktif. Kompetisi identitas visual tersebut menjadi pemantik semangat sebelum berlanjut ke ajang nasional, yakni Festival Dies Natalis CSSMoRA (FDC) pada 4–15 Desember 2025.

​Ketua Panitia, Aufal Wafa, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian acara. Ia menjelaskan bahwa perpaduan lomba dan talkshow ini adalah upaya menyeimbangkan kreativitas dan pengayaan intelektual.
“Kami ingin Dies Natalis ini menjadi paket lengkap. Kompetisinya mengasah bakat, sementara talkshow bersama Gus Rifqil memberikan arah serta bekal pemikiran bagi kami sebagai santri di era disrupsi,” ungkapnya.

​Puncak acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng bersama pengelola Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) UIN Walisongo, serta penampilan syahdu Tari Turi Putih oleh anggota CSSMoRA yang memukau audiens.

Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama anggota aktif. Dengan berakhirnya perayaan ke-18 ini, CSSMoRA UIN Walisongo berharap dapat terus menjadi wadah transformatif bagi santri untuk tetap relevan dengan zaman tanpa kehilangan jati diri kepesantrenannya.

Loading

Adakan Rukyatul Hilal Mandiri, CSSMoRA UIN Walisongo Berani Tampil Berbeda

Pada hari Rabu, 18 Februari 2026, CSSMoRA UIN Walisongo Semarang telah melaksanakan kegiatan Rukyatul hilal bulan ramadhan, yaitu diskusi hangat dalam forum yang diperuntukkan bagi seluruh anggota CSSMoRA. Pelatihan ini berlangsung di Pantai Mangunharjo dan Observatorium UIN Walisongo Semarang, Pelatihan ini kemudian dimulai pada pukul 16.00 WIB hingga selesai. Kegiatan terselenggara dengan lancar dan mendapat partisipasi yang antusias dari para anggota yang hadir.

Rukyatul hilal merupakan salah satu kegiatan mengamati hilal dalam upaya menentukan awal bulan serta menambah wawasan anggota CSSMoRA, khususnya dalam masalah menentukan awal bulan hijriyah. Program ini menunjukkan komitmen Divisi P3M dalam memberikan ruang pengembangan diri bagi anggota serta menjawab kebutuhan mahasiswa terhadap wawasan anggota CSSMoRA.

Pada rukyatul hilal kali ini, CSSMoRA menghadirkan A. Munawir Baidhowi sebagai narasumber rukyatul hilal di planetarium observatorium uin walisongo dan Bapak Bastoni sebagai narasumber di pantai mangunharjo mangkang. Beliau-beliau dikenal sebagai praktisi rukyatul hilal. Dalam sesi materi, narasumber memberikan penjelasan mendalam mengenai sejarah rukyat, dasar hukum rukyat, bagaimana cara rukyat dengan benar dan apa saja hal-hal yang memengaruhi proses rukyat. Selain pemaparan materi, peserta juga diajak untuk berdiskusi langsung tentang pembahasan rukyatul hilal. Hal ini bertujuan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu untuk .

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Peserta diberi kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, serta melakukan konsultasi secara langsung dengan narasumber. Banyak peserta yang merasa terbuka dan bertambah wawasannya, karena dapat memahami apa itu rukyatul hilal.

Selain itu, rukyatul hilal  ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan relasi antar anggota CSSMoRA. Suasana diskusi yang hangat dan bersahabat membuat peserta merasa nyaman untuk belajar bersama, bertukar ide, dan saling memberikan masukan.

Loading

Aksi Peduli CSSMoRA UIN Walisongo: Berbagi Kasih Bersama Panti Asuhan dan Pesantren Yatim Tahfidhul Qur’an Al-Yasiroh

Departemen Pengembangan Pesantren dan Pengabdian Masyarakat (P3M) CSSMoRA UIN Walisongo melaksanakan Aksi Peduli di Panti Asuhan dan Pesantren Yatim Tahfidhul Qur’an Al-Yasiroh, Gunungpati, Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan ini merupakan kegiatan sosial yang betujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian dan solidaritas generasi muda terhadap masyarakat yang membutuhkan, baik dari segi finansial maupun lainnya. Pada kesempatan kali ini, 14 orang anggota CSSMoRA UIN Walisongo hadir untuk membersamai anak-anak di Panti Asuhan dan Pesantren Yatim Al-Yasiroh, serta dihadiri oleh Bapak dan Ibu pengasuh panti.

Kegiatan dibuka dengan pembacaan al-Fatihah, kemudian dilanjut dengan sambutan dari pengasuh, H. Sutrisno dan koordinator departemen P3M, Muhammad Ais Nur Rizqi. Selanjutnya acara dilanjut dengan pembacaan Yasin dan Tahlil, serta doa bersama. Kemudian ditutup dengan pemberian sembako dan makan bersama.

Anggota yang hadir duduk melingkar bersama anak-anak panti. Membagikan sekotak makanan dan segelas minuman secara bergilir, berdoa, dan dilanjut dengan menyantap makanan yang telah tersaji. Tak hanya itu, mereka juga mengobrol dengan anak-anak dan menanyakan keseharian anak-anak, baik ketika di panti maupun di sekolah.

Selanjutnya, H. Sutrisno, selaku pengasuh panti menyampaikan terimakasih serta harapannya sebelum anggota CSSMoRA UIN Walisongo pamit undur diri.

“Terimakasih kepada CSSMoRA UIN Walisongo yang telah datang ke tempat kami. Kami terima semua pemberian untuk anak-anak kami. Semoga silaturahmi ini tidak berheti disini saja, tetapi juga untuk seterusnya. Semoga CSSMoRA UIN Walisongo terus bermanfaat untuk masyarakat dan semoga diperlancar semua urusannya,” ujarnya.

“Terimakasih juga pak, telah mengizinkan dan menerima kami disini. Saya harap, sedikit dari apa yang kami berikan dapat bermanfaatuntuk anak-anak yang ada disini,” balas Ais Nur Rizqi, koordinator P3M CSSMoRA UIN Walisongo.

Dengan senyuman yang indah, anak-anak juga turut mengucapkan terimakasih.

“Anak-anak senang kalian datang kesini. Adanya kalian disini dapat memotivasi mereka untuk terus belajar dan mencari ilmu,” tambah Hj. Rofi’atun, ibu pengasuh.

Satu per satu anggota berpamitan kepada bapak dan ibu pengasuh, serta anak-anak panti.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan agar generasi muda dapat terus menebar kebermanfaatan untuk sesama dan masyarakat sekitar.

Loading