CSSMoRA Gelar Upgrading, Tingkatkan Pemahaman Mengenai Kepengurusan GRANADA

SEMARANG — Seluruh pengurus CSSMoRA Kabinet GRANADA mengadakan kegiatan upgrading pada Sabtu (19/9/2026). Sebagai upaya memperkuat pemahaman pengurus mengenai sistem kepengurusan GRANADA, kegiatan ini membahas berbagai aspek penting dalam pengelolaan organisasi.

Kegiatan yang berlokasi di YPMI Al-Firdaus tersebut diikuti oleh 29 pengurus CSSMoRA Kabinet GRANADA. Dalam kegiatan ini, para pengurus mengikuti rangkaian materi dan pembekalan yang disampaikan oleh sejumlah pemateri.

Materi pertama membahas mengenai kesekretariatan yang disampaikan oleh Nailul Muna selaku Sekretaris Umum Kabinet GRANADA. Materi tersebut membahas berbagai hal yang berkaitan dengan administrasi organisasi, seperti pembuatan surat, proposal kegiatan, notulensi rapat, dan berbagai kebutuhan administrasi lainnya.

Materi selanjutnya membahas mengenai kebendaharaan yang disampaikan oleh Faridhtul Khasanah selaku Bendahara Umum. Materi ini mencakup pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB), pengajuan dana insidental, serta inventarisasi.

Materi ketiga mengenai kepanitiaan disampaikan oleh Muh. Ari Bahrul Alam selaku Ketua II. Dalam materi tersebut, ia membahas sistem pembentukan panitia serta pembuatan Lembar Pertanggungjawaban (LPJ) untuk seluruh program kerja yang menggunakan sistem kepanitiaan. LPJ menjadi bagian penting sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegiatan yang telah diselenggarakan.

Materi kemudian ditutup oleh Dhimas Ricchie Pramono selaku Ketua III. Ia menyampaikan materi mengenai laporan bulanan sebagai bentuk evaluasi dan pertanggungjawaban terhadap program kerja yang tidak menggunakan sistem kepanitiaan. Dhimas menjelaskan bahwa setiap program kerja yang bersifat nonkepanitiaan tetap perlu memiliki laporan sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggung jawaban kegiatan. Laporan bulanan tersebut akan dilaksanakan pada setiap akhir bulan dan mencakup perkembangan maupun pelaksanaan program kerja selama satu bulan.

Kegiatan upgrading ini juga mendapatkan respons positif dari para pengurus. Salah satunya oleh Dwi Okta Rahmadani selaku sekretaris menyampaikan bahwa materi-materi yang disampaikan sangat membantu dirinya dalam menjalankan tugas kepengurusan kedepannya.“Menurut saya pribadi sebagai sekretaris, ini sangat membantu mengenai surat-menyurat, kepanitiaan, dan kepemimpinan,” ujar Dwi Okta Rahmadani.

Hal serupa juga disampaikan oleh Ziana selaku delegasi dari Angkatan 2025.“Kesan saya selama mengikuti kegiatan upgrading ini, saya mendapatkan banyak pemahaman baru mengenai kepengurusan,” ujar Ziana Ayu.

Dengan adanya kegiatan upgrading ini, diharapkan para pengurus dapat menerapkan materi-materi yang telah disampaikan serta dapat menjalankan tugas dan program kerja Kabinet GRANADA secara lebih terarah, tertib, dan bertanggung jawab.

Loading

Rancang Arah Gerak Organisasi, CSSMoRA UIN Walisongo Tuntaskan Musyawarah Kerja Periode 2026 di YPMI Al-Firdaus

SEMARANG – Suasana keakraban dan semangat berorganisasi menyeruak di YPMI Al-Firdaus, Kota Semarang, selama dua hari beruntun pada Sabtu hingga Ahad (12–13/9/2026). Community of Santri Scholars Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) UIN Walisongo Semarang berkumpul untuk menggelar Musyawarah Kerja (Musker) tahunan. Perhelatan ini menjadi momentum krusial bagi pengurus dan anggota dalam merumuskan, mematangkan, serta menetapkan garis-garis besar program kerja yang akan menjadi kompas pergerakan organisasi selama satu periode ke depan.

Tak hanya dihadiri oleh anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo, kegiatan ini juga terasa istimewa dengan hadirnya delegasi perwakilan dari CSSMoRA Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) dan CSSMoRA Universitas Negeri Semarang (UNNES). Kehadiran saudara seperjuangan antar-kampus ini menambah hangat atmosfer musyawarah, sekaligus memperkuat jalinan silaturahmi dan sinergi kolektif antar-instansi CSSMoRA di wilayah Semarang.

Rangkaian kegiatan diawali secara khidmat melalui prosesi pembukaan pada Sabtu pagi. Usai serangkaian pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars CSSMoRA, serta penyampaian sambutan-sambutan, dinamika organisasi mulai bergelora saat forum melangkah ke agenda Sidang Pleno 1.

Dalam ruang sidang yang penuh dialektika, para peserta dengan antusias membahas dan menguji rumusan agenda kegiatan serta Tata Tertib (Tatib) sidang. Diskusi hangat namun tetap beretika mewarnai proses pemilihan Presidium Sidang Tetap yang bertugas memandu jalannya persidangan, hingga akhirnya ditutup dengan penetapan urutan pemaparan program kerja bagi tiap-tiap departemen.

Memasuki Sidang Pleno 2, atmosfer persidangan menjadi kian hidup dan substansial. Satu per satu departemen maju ke hadapan forum untuk memaparkan rancangan program kerja unggulan yang telah dirancang. Berbagai gagasan inovatif, mulai dari penguatan kapasitas akademik, pemberdayaan sosial masyarakat, hingga optimalisasi media diuji secara kritis oleh para peserta. Pertanyaan, tanggapan, serta masukan konstruktif berseliweran di dalam ruang sidang, mencerminkan tingginya kepedulian para kader terhadap kemajuan organisasi.

Setelah melalui pembahasan maraton yang menyita energi dan pikiran, seluruh rangkaian sidang bermuara pada Sidang Paripurna. Diiringi ketukan palu presidium sidang yang mantap, forum secara resmi menetapkan dan mengesahkan seluruh rancangan program kerja dari tiap departemen menjadi ketetapan organisasi yang sah dan mengikat pada hari Ahad, 13 September 2026. Gemuruh tepuk tangan dan rasa lega memenuhi ruangan saat dokumen hasil musyawarah disahkan secara bersama.

Penutupan Musker 2026 di YPMI Al-Firdaus ini tak sekadar menjadi penanda berakhirnya proses persidangan, melainkan awal dari langkah nyata pergerakan CSSMoRA UIN Walisongo Semarang. Dengan program kerja yang kini telah disahkan, seluruh anggota berkomitmen untuk menjaga soliditas dan membawa nama baik mahasantri dalam berkontribusi nyata bagi kampus, masyarakat, dan bangsa.

 

Loading

Kembali Turun ke Jalan, CSSMoRA UIN Walisongo Galang Dana untuk Korban Gempa NTT dan Restorasi Hutan

SEMARANG – Menanggapi peristiwa bencana gempa di NTT dan dampak Karhutla terhadap hutan di Indonesia, Departemen P3M CSSMoRA UIN Walisongo kembali menggelar rangkaian aksi open donasi yang dimulai pada 16 September hingga 23 September 2026.

Open donasi yang bertajuk CSSMoRA Peduli ini menggalang dana melalui media sosial dengan penyebaran pamflet dan QRIS oleh anggota aktif maupun simpatisan sejak 16 September lalu. Pada puncaknya, para anggota kembali turun ke jalan. Aksi tersebut dilaksanakan di sekitar Bundaran Kalibanteng pada Ahad (20/9/2026).

Sebanyak 28 anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo berkumpul di Pondok YPMI Al-Firdaus untuk melanjutkan perjalanan menuju lampu merah Kalibanteng. Rombongan kemudian tiba di parkiran Museum Ronggowarsito dan membentuk kelompok yang masing-masing beranggotakan tujuh orang. Setiap kelompok tersebar di empat titik lampu merah Kalibanteng, yakni Jalan Siliwangi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MGR Sugiyopranoto, dan Jalan Walisongo.

NTT 2
NTT 2
NTT 1
NTT 4
previous arrow
next arrow

 

Selain itu, Koordinator Departemen P3M Nur Ilhani menyampaikan beberapa pengarahan kepada para relawan aksi open donasi. Ia menekankan agar setiap relawan bersikap sopan dan santun, tidak memaksa, serta senantiasa tersenyum ketika menggalang dana.

Setiap kelompok membawa dua kotak donasi, poster open donasi, dan lembaran kode QRIS untuk memfasilitasi warga yang ingin berdonasi secara non-tunai. Gelaran aksi berlangsung dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB dan mengumpulkan dana sebanyak Rp1.862.000, belum termasuk penggalangan dana yang terkumpul melalui QRIS.

“Jika digabungkan dengan yang terkumpul melalui pembayaran non-tunai, saat ini sudah berjumlah Rp2.500.000,” ujar Nur Ilhani ketika diwawancarai.

Uang yang terkumpul akan disalurkan kepada korban terdampak gempa di NTT bekerja sama dengan lembaga filantropi Islam Dompet Dhuafa. Sebagian dana juga akan digunakan untuk membantu restorasi hutan yang diinisiasi Ferry Irwandi melalui gerakan “Patungan untuk Hutan”.

“Uang tersebut insyaallah akan disalurkan pada tanggal 24 September 2026,” ujar Nur Ilhani.

Adapun respons masyarakat terhadap aksi para relawan cukup baik. Mulai dari pengendara roda empat hingga rombongan pengendara roda dua, banyak yang memberikan bantuan. Bahkan, tidak sedikit anak-anak kecil yang dibonceng orang tuanya turut menyodorkan lembaran uang.

Kegiatan seperti ini bukanlah hal yang baru bagi Departemen P3M CSSMoRA UIN Walisongo. Aksi galang dana menjadi salah satu bentuk kegiatan CSSMoRA Peduli dalam mengajak anggota untuk turut serta membantu masyarakat terdampak bencana.

“Aksi galang dana ini merupakan bentuk ikhtiar dari P3M lewat proker CSSMoRA Peduli. Jadi, tidak hanya menyuarakan lewat media online, tapi juga dibarengi dengan aksi turun ke jalan,” kata Nur Ilhani.

 

Loading

BMT Assalam Bersinergi dengan Mahasiswa KKN MIT Ke-22 Salurkan Bantuan Sarung untuk Dewan Guru Madin Hidayatul Mubtadi’in Kuncir 01

Merawat Marwah Keilmuan Pesantren BMT Assalam Bersinergi dengan Mahasiswa KKN MIT Ke-22 Salurkan Bantuan Sarung untuk Dewan Guru Madin Hidayatul Mubtadi’in Kuncir 01

Kuncir, 28 Juli 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN MIT) Ke-22 UIN Walisongo mendampingi prosesi penyerahan bantuan sarana ibadah dan mengajar berupa sarung bagi tenaga pendidik di Madrasah Diniyah (Madin) Hidayatul Mubtadi’in Kuncir 01, Desa Kuncir. Agenda penyerahan bantuan yang berlangsung secara tertib dan khidmat ini merupakan implementasi program tanggung jawab sosial dan pendistribusian dana zakat tahunan dari lembaga keuangan syariah BMT Assalam menyambut bulan Muharam.

MDT Desa Kuncir

Acara resmi dibuka pada pukul 09.00 WIB di aula serbaguna Madin Hidayatul Mubtadi’in Kuncir 01, dihadiri oleh jajaran perwakilan manajemen BMT Assalam, kepala madrasah beserta dewan guru, serta tim mahasiswa KKN MIT Ke-22 yang bertindak sebagai fasilitator teknis pelaksanaan di lapangan.

Perwakilan BMT Assalam, Nimas Arum Sari, S.Ak., menegaskan bahwa kegiatan serah terima ini merupakan wujud komitmen lembaganya dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat perniagaan untuk sektor-sektor strategis kemasyarakatan, khususnya pendidikan Islam di tingkat desa.

“Setiap bulan Muharam, BMT Assalam mengalokasikan zakat ke dalam beberapa klaster sasaran, meliputi santunan tunai anak yatim, bantuan logistik beras bagi janda dan lansia prasejahtera, serta pemberian perlengkapan sarung untuk para guru madrasah diniyah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membina akhlak santri,” papar Nimas dalam sesi sambutan.

Kepala Madin Hidayatul Mubtadi’in Kuncir 01, Bapak Ustadz Dardiri, menyambut langsung penyerahan bantuan secara simbolis. Dalam kesempatan tersebut, pihak madrasah menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang diberikan kepada para dewan asatidz yang selama ini mengabdi secara sukarela demi keberlanjutan pendidikan generasi muda.

“Kami mengapresiasi dukungan nyata dari BMT Assalam dan rekan-rekan mahasiswa KKN MIT Ke-22 yang telah memfasilitasi jalannya agenda ini. Sarung yang diserahkan tidak hanya bermanfaat sebagai penunjang ibadah harian, melainkan juga menjadi suntikan moril bagi para guru dalam menjalankan amanah mengajar di madrasah,” tutur Ustadz Dardiri.

Rangkaian kegiatan ditutup pada pukul 10.30 WIB dengan doa bersama serta penandatanganan berkas dokumentasi penyerahan oleh para pihak terkait. Sinergi trilateral antara lembaga filantropi Islam, institusi pendidikan keagamaan nonformal, dan sivitas akademika perguruan tinggi ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial dan mutu pendidikan keagamaan masyarakat Desa Kuncir secara berkelanjutan.

Loading

KEGIATAN PENANAMAN BIBIT MANGROVE CSSMoRA UIN WALISONGO SEMARANG

Pada hari Minggu, 31 Mei 2026, Departemen Pengembangan Pesantren dan Pengabdian Masyarakat (P3M) CSSMoRA UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan penanaman bibit mangrove yang bertempat di Pantai Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 50 peserta yang terdiri dari anggota CSSMoRA UIN Walisongo Semarang serta mahasiswa umum.

Kegiatan ini terselenggara atas dukungan berbagai pihak, di antaranya Kelompok Tani Mangrove Lestari, Soto Sawah Mbak Tutik, Warmindo Pitulimo, dan Ulil selaku Alumni WSC. Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan dari awal hingga akhir.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari para narasumber. Sambutan pertama disampaikan oleh Awalul Farhan Yestra selaku penanggung jawab kegiatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa program penanaman mangrove ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus wujud kepedulian terhadap lingkungan pesisir. Ia menjelaskan bahwa Pantai Mangunharjo merupakan salah satu kawasan yang rentan terhadap ancaman abrasi, sehingga diperlukan upaya nyata untuk membantu menjaga kelestarian lingkungan di wilayah tersebut. Selain itu, ia juga berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian lingkungan di kalangan mahasiswa, khususnya para peserta yang hadir.

Sambutan kedua disampaikan oleh Khafid selaku Ketua Kelompok Tani Mangrove Lestari. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Kelompok Tani Mangrove Lestari telah berdiri sejak tahun 1998. Pembentukan kelompok tersebut dilatarbelakangi oleh kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi wilayah pesisir yang saat itu mengalami ancaman abrasi cukup serius. Berangkat dari kondisi tersebut, kelompok ini berupaya melakukan penanaman dan pelestarian mangrove secara berkelanjutan guna mengurangi dampak abrasi yang semakin meluas.

Beliau juga menyampaikan bahwa hingga saat ini kawasan mangrove yang telah berhasil ditanami dan dikelola mencapai kurang lebih 30 hektar. Sebagian besar pengembangan kawasan tersebut didukung oleh berbagai pihak, termasuk mahasiswa dan organisasi yang secara rutin melaksanakan kegiatan penanaman mangrove sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan pesisir.

Setelah sesi sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman mangrove secara langsung di area pesisir Pantai Mangunharjo. Pada kegiatan ini, peserta bersama-sama menanam sebanyak 300 bibit mangrove yang telah disiapkan sebelumnya. Sebelum proses penanaman dimulai, peserta mendapatkan arahan singkat mengenai teknik penanaman yang benar agar bibit yang ditanam memiliki peluang tumbuh yang baik.

Proses penanaman berlangsung selama kurang lebih satu jam. Meskipun kondisi pantai pada saat itu sedang mengalami pasang, hal tersebut tidak mengurangi semangat para peserta untuk tetap mengikuti kegiatan hingga selesai. Dengan saling bekerja sama, seluruh bibit mangrove berhasil ditanam sesuai target yang telah ditentukan.

Secara keseluruhan, kegiatan penanaman mangrove ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Kegiatan ini tidak hanya memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian lingkungan pesisir, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi peserta untuk memahami pentingnya menjaga ekosistem mangrove sebagai benteng alami dalam mengurangi dampak abrasi dan menjaga keseimbangan lingkungan.

Loading

Mengamati Semesta dari Dekat: Keseruan Astro Observatory CSSMoRA UIN Walisongo

Di bawah hamparan langit malam yang menyimpan keindahan dan misteri, pada hari Sabtu hingga Minggu, 16–17 Mei 2026, Divisi P3M CSSMoRA UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan Kawakib Institute menyelenggarakan kegiatan Astro Observatory. Kegiatan ini diikuti oleh 19 peserta dari kalangan mahasiswa UIN Walisongo Semarang dan bertempat di Lembah Nirwana. Mengusung tema “Menyikapi Tabir Langit Melalui Observasi Astronomi”, kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung sekaligus memperkenalkan cara memahami fenomena langit melalui pendekatan ilmiah.

Rangkaian acara resmi dimulai pada pukul 16.00 WIB yang dipandu oleh Nur Ilhani selaku MC. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Arinal Haqqa. Selanjutnya, sambutan pertama disampaikan oleh Ketua CSSMoRA UIN Walisongo Semarang, Asyraf Zofir Wafa, yang menyampaikan apresiasi kepada Kawakib Institute atas kolaborasi yang terjalin. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari program astronomi sebelumnya, yaitu Astro Hiking dan Astro Camp.

Sambutan kedua disampaikan oleh Pembina Kawakib Institute, Dr. KH. M. Basthoni, S.H.I., M.H.I., yang mengapresiasi CSSMoRA atas kepercayaan yang kembali diberikan dalam kolaborasi ini. Ia juga berbagi pengalaman pada kegiatan sebelumnya serta berharap pelaksanaan kali ini dapat didukung oleh kondisi cuaca yang baik. Sambutan berikutnya disampaikan oleh alumni CSSMoRA, Unggul Suryo Ardi, M.H., yang menyampaikan bahwa materi astronomi seperti ini tidak selalu didapatkan di bangku kuliah, sehingga kegiatan ini menjadi kesempatan belajar yang berharga. Rangkaian pembukaan ditutup dengan doa.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian ibadah, istirahat, serta persiapan menuju sesi inti pada malam hari. Memasuki malam hari, setelah pelaksanaan sholat Isya berjamaah, kegiatan inti dimulai dengan penyampaian materi.

Materi pertama disampaikan oleh Fiya Faridatul Afidah, S.H. mengenai pemasangan SQM (Sky Quality Meter) dan teknik pengambilan data langit. Peserta dikenalkan pada fungsi alat, cara pemasangan, serta bagaimana membaca data kualitas langit yang dihasilkan.

Materi kedua disampaikan oleh Malik Alfaqih, S.H. yang membahas astrofotografi dan teknik light painting. Dalam sesi ini, peserta mempelajari dasar pengambilan foto langit malam serta teknik kreatif untuk menghasilkan visual yang menarik.

Materi selanjutnya disampaikan oleh pembina Kawakib Institute mengenai pengoperasian Seestar dan teknik pengambilan objek-objek langit. Peserta diajak memahami cara menentukan objek yang akan diamati serta penggunaan alat observasi modern untuk mendukung proses tersebut.

Setelah seluruh materi disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan. Peserta mencoba mengoperasikan alat, melakukan pengamatan, serta mengambil data dan foto objek langit sesuai dengan materi yang telah dipelajari. Kegiatan malam berlangsung dengan suasana antusias dan penuh rasa ingin tahu.

Pada pagi hari, setelah sholat Subuh berjamaah dan sarapan bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pengolahan data hasil observasi yang kembali dipandu oleh Fiya Faridatul Afidah, S.H. Dalam sesi ini, peserta belajar memahami dan mengolah data yang telah dikumpulkan pada malam sebelumnya.

Menjelang akhir kegiatan, peserta melakukan persiapan untuk kembali. Acara kemudian ditutup dengan penutupan resmi dan kepulangan bersama.

Secara keseluruhan, kegiatan Astro Observatory berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman baru bagi peserta, baik dalam memahami teori maupun praktik observasi langit secara langsung

Loading

Satu Langkah Luar Biasa, Jurnalistik CSSMoRA UIN Walisongo Sukses Rilis Buku & Majalah Baru

Pada hari Sabtu, 16 Mei 2026, bertempat di Pendopo Kwarcab Kota Semarang, telah dilaksanakan kegiatan launching Majalah Zenith dan buku yang diselenggarakan oleh Divisi Jurnalistik CSSMoRA UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini menjadi momen penting sebagai hasil dari proses panjang penyusunan dan produksi karya jurnalistik oleh kru Majalah Zenith.

Acara diawali dengan pembukaan yang di dalamnya terdapat rangkaian sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Departemen Jurnalistik, Muhamad Mahmud Sidik. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh kru Majalah Zenith yang telah berkontribusi dari awal hingga akhirnya majalah dapat diterbitkan dan diluncurkan tepat waktu.

Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua Umum CSSMoRA UIN Walisongo Semarang, Asyraf Zofir Wafa. Ia memberikan apresiasi kepada kru Majalah Zenith dan Divisi Jurnalistik yang telah mengupayakan terbitnya majalah ini, serta berharap karya yang dihasilkan dapat terus berkembang dan memberi manfaat.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi launching yang ditandai secara simbolis melalui pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum CSSMoRA UIN Walisongo Semarang. Momen ini menjadi tanda resmi diluncurkannya Majalah Zenith dan buku kepada publik.

Selanjutnya, diumumkan penghargaan Best Writer of the Year yang diberikan kepada dua penulis terbaik, yaitu Arifin Faturohman (anggota CSSMoRA angkatan 2025) dan Zahwa Kamila (anggota angkatan 2024). Penilaian didasarkan pada kontribusi mereka dalam pengiriman tulisan ke web CSSMoRA serta konsistensi sebagai peraih Best Writer bulanan.

Setelah rangkaian acara formal selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni dari kru Majalah Zenith. Penampilan dimulai dengan pembacaan puisi oleh Irfan dan Arifin, kemudian dilanjutkan dengan story telling oleh Saja. Selanjutnya, puisi berantai dibawakan oleh Zainudin, Surur, Alam, Tamam, dan Laode. Rangkaian pentas seni ditutup dengan penampilan menyanyi oleh Farida dan Tamam.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah berupa makan siang bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, didukung oleh antusiasme seluruh pihak yang terlibat.

Loading

Hujan Bukan Halangan: Kemeriahan Kolaborasi Cookies x Happynest CSSMoRA yang Berakhir Syahdu di Panggung Wapres

Semarang, 9 Mei 2026 – Semangat kreativitas dan kebersamaan membuncah di kawasan bersejarah Kota Lama Semarang. Dua departemen CSSMoRA UIN Walisongo, yakni Departemen Kominfo dan Departemen PSDM, sukses menggelar kolaborasi program kerja bertajuk Cookies dan Happynest. Meski cuaca sempat berubah tak menentu, agenda ini justru meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

 

​Program Cookies (CSSMoRA Open Opportunities for Knowledge in Editing Skill) yang digawangi oleh Departemen Kominfo hadir sebagai puncak dari rangkaian pelatihan desain grafis dan videografi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Jika pada pertemuan lalu para anggota berfokus pada teori dan teknis di dalam ruangan, pada edisi “Cookies 4” ini mereka terjun langsung ke lapangan. Dibagi menjadi beberapa kelompok, para peserta ditantang untuk berburu footage video terbaik dengan latar arsitektur eksotis Kota Lama. Hasil karya kreatif mereka nantinya akan dikurasi, dan video terbaik berhak mendapatkan reward sebagai apresiasi atas ketajaman lensa dan kreativitas penyuntingan mereka.

​Sembari mengejar momen melalui lensa kamera, Departemen PSDM turut menghadirkan warna melalui program Happynest. Sesuai namanya, kegiatan ini dirancang sederhana namun bermakna: bersenang-senang demi mempererat ikatan emosional antaranggota. Mengingat jati diri CSSMoRA sebagai organisasi yang berlandaskan kekeluargaan, Happynest menjadi ruang bagi setiap anggota untuk melepas penat dan tertawa bersama di tengah rutinitas akademik.

​Rangkaian acara dimulai sejak sore hari saat cahaya matahari mulai melunak, memberikan pencahayaan alami yang sempurna bagi peserta Cookies untuk mengumpulkan bahan editing. Menjelang malam, suasana berpindah ke titik kumpul di sebuah angkringan hangat, tepat di samping bangunan bersejarah Rumah Pompa Kota Lama. Di sana, tawa mulai pecah saat sesi Happynest dimulai dengan berbagai permainan yang seru.

​Namun, di tengah keriuhan tersebut, alam punya rencana lain. Hujan turun membasahi bumi Kota Lama, memaksa aktivitas di lapangan terbuka terhenti sejenak. Namun, benarlah pepatah bahwa hujan membawa berkah. Di tengah rintik tersebut, Panggung Wapres (Warung Apresiasi) hadir sebagai “penyelamat” keadaan.

​Suasana yang awalnya riuh karena permainan fisik, seketika bertransformasi menjadi momen yang syahdu dan puitis. Dari lapangan terbuka, kebersamaan berpindah ke bawah naungan Panggung Wapres. Di bawah lampu panggung dan iringan melodi, seluruh anggota CSSMoRA menyatu dalam nyanyian. Mikrofon beralih dari satu tangan ke tangan lain, menyuarakan lagu-lagu yang membangkitkan nostalgia dan keakraban.

​Hujan tidak membubarkan kami; ia justru menggiring kami untuk duduk lebih rapat dan bernyanyi lebih keras. Kolaborasi Cookies dan Happynest kali ini membuktikan bahwa kreativitas tidak hanya lahir dari layar monitor, dan kebahagiaan tidak melulu soal rencana yang sempurna. Terkadang, ia lahir dari nada-nada yang kita nyanyikan bersama di bawah rintik hujan.

Loading

Kegiatan Edukasi Desain Canva dalam Roadshow TI CSSMoRA di MA Al Asror Gunungpati

P3M CSSMoRA UIN Walisongo kembali melaksanakan program kerja berupa roadshow yang terbagi menjadi dua kegiatan, yaitu Roadshow Falak dan Roadshow Teknologi Informasi (TI). Roadshow Falak sebelumnya telah diselenggarakan pada 1 November 2025 di MA Nurussalam Ngaliyan dengan tema “Eksplorasi Ilmu Falak Astronomi untuk Kebutuhan Ibadah”. Selanjutnya, Roadshow kedua, yaitu Roadshow TI, dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026, di MA Al Asror Gunungpati. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa agar mengenal dan memahami dasar penggunaan Canva. Dalam pelaksanaannya, P3M membuka open recruitment internal bagi anggota CSSMoRA UIN Walisongo agar dapat merasakan pengalaman pengabdian masyarakat melalui kegiatan berbagi ilmu. Peserta kegiatan ini adalah siswa dan siswi kelas XI MA Al Asror Gunungpati.

Kegiatan dibuka pada pukul 09.30 WIB oleh Zahra Fathinah selaku MC, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Salwa Inas Roidah, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars CSSMoRA yang dipandu oleh Faidlul Kamaliah. Sambutan kemudian disampaikan oleh Ketua P3M, M. Ais Nur Rizqi, yang memberikan motivasi kepada siswa untuk terus semangat belajar keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan sosial, salah satunya kemampuan editing. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala MA Al Asror Gunungpati, Bapak M. Busrol Karim, S.Pd.I., S.Kom., M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran CSSMoRA sebagai wadah berbagi ilmu, pengalaman, dan diskusi bersama siswa, serta berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat di masa depan.

Kegiatan inti berupa penyampaian materi dibagi menjadi dua sesi, yaitu materi teori Canva yang disampaikan oleh Zalwa Zalirah Ghazali dan materi praktik desain menggunakan Canva oleh Zahwa Kamila. Setelah sesi materi, siswa mengikuti praktik langsung agar lebih mudah memahami materi yang telah diberikan. Selama praktik, siswa terlihat antusias menuangkan imajinasi mereka dalam membuat desain, sementara tim CSSMoRA turut mendampingi ketika peserta mengalami kesulitan. Pemateri kemudian memberikan tantangan desain selama kurang lebih 20 menit, yang dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dalam beberapa kategori, yaitu desain yang sesuai dengan materi, penempatan elemen terbaik, desain terbaik, serta siswa yang mampu menjawab pertanyaan dari pemateri.

Secara keseluruhan, kegiatan Roadshow TI berjalan dengan lancar, tertib, dan mendapat antusiasme dari para peserta. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kemampuan dasar desain siswa sehingga bisa menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat di masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi ilmu bagi teman-teman CSSMoRA. Semoga ke depannya P3M dapat terus mengajak lebih banyak anggota CSSMoRA untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat berikutnya.

Loading

KEGIATAN COOKIES (CSSMoRA Open Opportunities for Knowledge in Editing Skills)

Pada hari Sabtu, 18 April 2026, bertempat di YPMI Al-Firdaus, Semarang, telah dilaksanakan kegiatan COOKIES (CSSMoRA Open Opportunities for Knowledge in Editing Skills) yang diselenggarakan oleh Divisi Kominfo CSSMoRA UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dasar dalam bidang editing, khususnya bagi anggota CSSMoRA.

Acara dibuka oleh Ketua Divisi Kominfo, Kms. Abizar Al Ghifari. Dalam pembukaannya, ia menyampaikan bahwa COOKIES menjadi ruang belajar bersama agar anggota bisa mengembangkan kemampuan editing yang dibutuhkan dalam kegiatan organisasi maupun pengembangan diri.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Varas Aula Zakan Tazalla, anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo Semarang angkatan 2022 yang memiliki keahlian di bidang editing video dan desain grafis. Pada sesi ini, pemateri membahas penggunaan aplikasi CapCut, mulai dari pengenalan fitur, cara mengedit video, hingga teknik dasar yang bisa langsung diterapkan oleh peserta.

Penyampaian materi berlangsung dengan alur yang jelas dan mudah diikuti. Peserta juga diajak untuk memahami fungsi dari setiap fitur yang ada, sehingga tidak hanya mengetahui cara pakai, tetapi juga memahami kegunaannya dalam proses editing.

Di akhir kegiatan, sesi dilanjutkan dengan tanya jawab. Peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait kendala saat editing maupun penggunaan fitur tertentu di CapCut. Diskusi berjalan dua arah dan membantu peserta memahami materi dengan lebih baik. Kegiatan COOKIES berjalan lancar dan memberikan pengalaman baru bagi anggota CSSMoRA, khususnya dalam meningkatkan keterampilan editing.

Loading