UPGRADING PENGURUS CSSMORA UIN WALISONGO PERIODE 2021-2022

SEMARANG-Selang beberapa minggu sesudah pelantikan pengurus CSSMoRA UIN Walisongo Periode 2021-2022 pada Sabtu 28 Agustus 2021 dilaksanakan Kegiatan  “UPGRADING PENGURUS” guna untuk membekali dan meningkatkan semangat kinerja pengurus dalam berorganisasi.

Kegiatan ini dilakukan via google meet yang dihadiri oleh pengurus CSSMoRA UIN Walisongo dan panitia, adapun pemateri dan materi yang telah disampaikan sebagai berikut:

  1. Arhamu Rijal dengan Materi Kepemimpinan dan Organisasi (CSSMoRA UIN Walisongo 2013)
  2. Muhammad Shobaruddin dengan Materi Manajemen Waktu (CSSMoRA UIN Walisongo 2011)
  3. Moh Salapuddin dengan Materi Kepenulisan (CSSMoRA UIN Walisongo 2012)
  4. Obi Robi’a Al Aslami dengan Materi Media dan Konten Kreator (CSSMoRA UIN Walisongo 2015)

 “CSSMoRA UIN Walisongo merupakan CSSMoRA yang paling produktif dalam bidang kepenulisan” ungkap Mas Salapuddin.

Dengan harapan bahwa Mahasantri PBSB UIN Walisongo Semarang dapat menjadikan motivasi untuk lebih giat dalam mengasah kemampuan dari masing-masing anggota terutama dalam bidang kepenulisan.

Kutipan motivasi dari pemateri mas Arhamu Rijal kepada pengurus

“Sesuatu itu tidak menjadi masalah jika kalian tidak memikirkan itu masalah” ungkapnya.

Redaksi W

 

Loading

Penghujung Tahun Yang Berbeda

Jauh, untuk saat ini terasa amat jauh
kau tak lagi membuatku ingin selalu dekat.
Beda, entah apa yang berubah
Entah aku yang terlalu sensitif atau kau sedang mencoba menghindar.
Aku selalu merasa ada yang lain, meski kadang aku berkata
“tidak itu hanya perasaanmu saja” dalam hati.
Kawan kau tak lagi sehangat orang yang aku kenali.
Kuharap ini tidak berlangsung lama,
Semoga kita akan tetap baik baik saja, meski tidak seperti dulu lagi

Loading

Apa Hukum Mengucapkan Selamat Tahun Baru???

Tahun baru bagi sebagian orang khususnya di Indonesia adalah sebuah momen yang sangat istimewa baik itu tahun baru Hijriyah maupun tahun baru Masehi. Tradisi ini sudah sangat lazim dilakukan oleh masyarakat Indonesia baik masyarakat kota maupun pedesaan. Sebagian besar masyarakat Indonesia memeriahkannya dengan saling mengucapkan doa dan harapan yang baik di tahun yang akan datang, menyambut dengan pesta kembang api hingga membuat pengajian mengenal sejarah tahun baru itu.
Ucapan selamatan tahun baru ini bagi kalangan masyarakat Indonesia, khususnya umat muslim akan menjadi sebuah masalah di setiap tahunnya. Dikarenakan perkara ini adalah sebuah ‘Ikhtilaf’ perebedaan pendapat para Ulama. Ada Ulama yang mengharamkan ucapan tahun baru baik itu tahun Hijriyah maupun tahun Masehi dan tidak sedikit Ulama yang membolehkannya.
Diantara Ulama yang mengharamkan ucapan selamat tahun baru ini antara lain:

1. Ibnu al-Qoyim al-Jauziyah

وأما التهنئة بشاعئر الكفر المختصة به فحرام بالتفاق, مثل أن يهنئهم بأعيادهم و صومهم. فيقول: عيد مبارك عليك, او تهنأ بهذا العيد و نحوه

“Dan adapun memberi selamatan (ucapan) terhadap salah satu Syiar Non-Muslim maka hukumnya Haram. Seumpamanya memberi selamatan untuk hari raya mereka atau puasa mereka “ . Contohnya: Semoga hari rayanya berkah! Dll.
Alasannya adalah:

فهذا إن سلم قائله من الكفر فهو من المحرمات , و هو بمنزلة أن تهنئه بسجوده للصليب, بل ذلك أعظم إثما عند الله و أشد مقتا من التهنئة بشرب الخمر و قتل
(النفس وارتكاب الفرج الحرام و نحوه (1:. 441 أحكام أهل الذمة

“Oleh itu, Jika orang yang mengucapkannya menerima / ikut menerima / ikut bagian dari bagian dari non Muslim maka itu termasuk hal yang diharamkan. Statusnya seperti menyembah salib. Bahkan ucapan selamatan itu lebih besar dosanya dan lebih Allah murkai dari pada memberi selamatan kepada pecandu minuman dan dosa besar lainnya “. (Kitab Ahkam Ahlu adz-Dzimmah, 1: 441)

2. Al-Lajnatu ad-Daimah Arab Saudi
Fatwa Nomor.20795

لا تجوز التهنئة بهذه المناسبات لأن الاحتفاء بها غير مشروع

“Tidak boleh hukumnya memberi selamatan tahun baru, karena ucapan seperti itu tidak ada Syari’atnya”.
Dan Ulama-ulama lainnya seperti Syeikh Utsaimin, Syeikh Soleh Fauzan.
Adapun Ulama yang membolehkannya antara lain:

Sebuah. Imam Jalaluddin as-Suyuthi
Dalam kitab karangannya al-Hawi lil Fatawa Imam Jalaluddin as-Suyuti menjelaskan sebagai berikut:

أن الحافظ أبا الحسن المقدسي سئل عن التهنئة في اوائل الشهور و السنسن أهوبدعة ام لا؟ فأجاب بأن الناس لم يزالوا مختلفين في ذلك, قال: و اللذي أراه أنه مباح ليس بسنة و لا بدعة

“Bahwa al-Hafidz Abu Hasan al-Maqdisi pernah ditanyai tentang hukum ucapan“ Selamat Bulan Baru dan tahun Baru ”apakah bid’ah atau tidak? Ia menjawab, “Banyak orang berbeda mengenai hal ini. Menurut pendapat saya, Hukumnya Mubah, tidak termasuk sunnah maupun Bid’ah. ”

b. Dar al-Ifta al- Misriyah
Dilansir dari laman resminya “Mengucapkan selamat Natal dan Selamat tahun baru tidak mempengaruhi akidah selama kita tidak meyakini kepercayaan mereka. Justru perbuatan tersebut merupakan perubahan toleransi dan termasuk dalam anjuran bermu’amalah antar sesama dengan akhlak yang baik dan penuh keharmonisan.
Dan ulama-ulama besar lainnya seperti Syeikh Ali Jumuah, Syeikh Yusuf Qardawi, Prof. Muhammad Quraish Sihab dll.

Itulah beberapa pendapat para Ulama tentang ‘Selamatan’ baik itu awal tahun Hijriyah maupun tahun Masehi. Untuk pengamalnnya kembali ke pribadi masing-masing.

Loading

Raga Yang Lupa

Ashari

Mata yang sembab oleh air mata …
Diri terhina di atas kasta
Raga yang kotor akan dosa ..
Sedang jiwa yang dicintai nafsu dunia belaka
Sujud sungkur yang sebatas gaya
Mata berzina
Lisan menggila
Dan hati masih saja berharap kepada hamba,
Dimana Tuhan hanya simbol negara.
Hai … Jiwa yang penuh tanya
Kemari temani aku dalam neraka
Kita berpesta pora
Menari gembira
Laksana surga
Dalam balutan yang membara.

 

Atambua, 21 Desember 2020

Loading

MAHASISWA KKN UIN WALISONGO ADAKAN SOSIALISASI COVID-19

Lonjakan kasus positif virus Covid-19 di Indonesia terdeteksi mengalami peningkatan setiap harinya. Dari sekian lonjakan kasus positif terdapat pula penurunan angka kesembuhan dan kematian. Kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya virus Corona ini mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah UIN Walisongo untuk memberikan edukasi dan sosialisasi tentang Covid-19.
Upaya pencegahan COVID-19 terutama dilakukan dengan menerapkan protokol Kesehatan secara disiplin termasuk 3M, yakni memakai masker dengan benar, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
“Karena saat ini kan obat belum tersedia, vaksin juga masih dalam proses uji klinis, jadi yang dapat kita tingkatkan saat ini adalah kesadaran dan disiplin masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan,” Ujar Hilma, mahasiswa KKN UIN Walisongo.
Sosialisasi COVID-19 ini dilaksanakan pada selasa, 17 November 2020. Sosialisasi tersebut ditujukan kepada guru dan siswa MDTA Assa’idiyahagar senantiasa menggunakan masker baik saat di dalam maupun diluar ruangan saat melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar.
Selain itu, mahasiswa juga turut membagikan masker dan face shield kepada guru dan siswa, serta menyediakan tempat cuci tangan beserta sabun dan handsanitizer di MDTA tersebut. Lanjutkan membaca MAHASISWA KKN UIN WALISONGO ADAKAN SOSIALISASI COVID-19

Loading

KENALKAN ILMU FALAK, MAHASISWA KKN ADAKAN PELATIHAN

Tidak dapat dipungkiri di era digital saat ini dimana mekanik dan analog elektronik telah banyak diubah menjadi teknologi digital, membantu hampir segala lini kehidupan umat manusia menjadi serba cepat, mudah dan instan, tidak terkecuali digitalisasi dalam ilmu falak.
Dengan menjamurnya smartphone dan gadget digital, ponsel sudah bisa dilengkapi dengan aplikasi waktu sholat. Jadi setiap kali waktu sholat tiba, ponsel akan berbunyi sebagai tanda bagi pemilik ponsel bahwa waktu shalat telah tiba. Termasuk juga kesukaran yang biasa saat mencoba menemukan arah kiblat kian memudar. Baik ponsel atau perangkat GPS, asal dilengkapi dengan kompas yang kompatibel untuk menemukan arah kiblat secara real-time, maka arah kiblat dapat dengan mudah ditemukan.
Akan tetapi, maraknya aplikasi digital yang berkenaan dengan waktu shalat dan arah kiblat tidak ada lentera proses pembelajaran dan pengembangan ilmu falak ini. karena sejatinya digitalisasi hanya sebagai bentuk perubahan dari perhitungan ilmu falak untuk melihat hasilnya secara cepat. Proses pengkajian harus tetap dan harus terus dilaksanakan agar keilmuan tidak hilang dan berkembang. Selain itu juga, terwujud koreksi pada aplikasi smartphone yang pada akhirnya dapat mempengaruhi tingkat akurasi hasil yang diberikan.
Sebagai upaya menjaga khazanah keilmuan dan upaya mencetak kader falak Sukabumi, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang melakukan perhitungan arah kiblat yang diadakan di Pondok Modern Assalam Putri Sukabumi pada senin, 15 November 2020.
“Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari upaya pengenalan pengetahuan ilmu falak sekaligus kaderisasi falak di daerah Sukabumi khususnya, dan daerah asal para santri umumnya,” Terang Hilma, penyelenggara kegiatan pelatihan.
Kegiatan ini diikuti oleh 21 orang santriwati Pondok Modern Assalam dengan antusiasme yang penuh. Pelatihan perhitungan dan praktik pengecekan arah kiblat menggunakan metode perhitungan roshdul kiblat harian.
“Metode roshdul kiblat harian dipilih karena ia merupakan metode yang paling sederhana, bebas biaya, namun memiliki akurasi yang tinggi dalam menentukan arah kiblat,” jelas Hilma.

 

Rep: H.

Loading

MAHASISWA ILMU FALAK KKN UIN WALISONGO ADAKAN PELATIHAN PERHITUNGAN WAKTU SALAT

Lamongan – Dewasa ini disiplin Ilmu Falak kian semarak digaungkan. Urgensi keberadaan Ilmu Falak yang berhenti terus disebarluaskan, larangan cakupan Ilmu Falak yang berhubungan erat dengan peribadatan umat Islam. Cakupan yang dimaksud adalah Arah Kiblat, Waktu Salat, Awal Bulan Kamariah, dan Gerhana. Menanggapi hal tersebut, Mahasiwa jurusan Ilmu Falak UIN Walisongo mengadakan pelatihan perhitungan waktu salat bersama PR. IPNU IPPNU desa Kranji, tempat dimana pengabdian Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Pelatihan perhitungan waktu yang diselenggarakan atas kerja sama dengan pengurus yang mengomel setempat. Syikma R. Jannah, selaku pihak yang mengadakan acara sekaligus pemateri, telah mempersiapkan dengan matang dan disambut hangat dengan ketua gembar-gembor.“Siap Mbak, program yang bagus, akan kami kordinir rekan-rekanita IPNU IPPNU Kranji”, jawab Rif’atul Jannah selaku Ketua PR. IPPNU Kranji.
Gedung TPQ yang berada di tengah desa, sengaja dipilih sebagai lokasi kegiatan agar memudahkan akses untuk peserta mengikuti agenda tersebut. Perhitungan waktu pelatihan diikuti oleh kurang lebih 15 (lima belas) peserta yang berasal dari desa Kranji. Beberapa masih duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah, selain itu juga ada yang sedang menempuh bangku perkuliahan.
Peserta antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir, meski sempat ingin menyerah di tengah pelatihan karena tidak menemukan jawaban yang tepat ketika melakukan perhitungan terlebih dahulu kegaiatn yang dilaksanakan di malam hari.“Perhitungannya bikin pusing, tapi seru Mbak”, ungkap Kurnia Fitri, salah satu peserta. Pelatihan berlangsung selama hampir dua jam dan diakhiri dengan sesi tanya jawab soal astronomi.

 

Rep: Syikma R Jannah

Loading

Jadikanlah Buku Sebagai Temanmu, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama Anak Desa Mengunjungi Perpustakaan Daerah Kab. Parigi Moutong

Parigi, 13/11/2020, mengajak kelas Anak setingkat SD-SMP mengunjungi Perpustakaan sesuatu hal yang baru, mengapa saya mengatakan hal tersebut, yang biasanya kita melihat yang sering mengunjungi Perpustakaan dari kalangan Mahasiswa atau Dosen.

Disinilah peran saya sebagai Mahasiswa mengajak mereka mengunjungi Perpustakaan, tidak hanya mengujungi, terus duduk kemudian Gadget utama dengan mengkoneksikan WIFI Perpustakaan tetapi memerintahkan para adik-adik untuk mencari buku sesuai minat baca kemudian dibaca. Jika mereka bosan, saya persilahkan mereka untuk bermain bersama.

Bukankah wahyu pertama turun di muka bumi, memerintahkan umat Islam “ IQRA ” yang artinya Bacalah, sudah semestinya dari usia dini mulai dibiasakan untuk membaca walau sehari 1 halaman.

Kegiatan ini terus saya lakukan setiap hari jum’at dan sudah terlaksana sebanyak 4 kali.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi proker tersebu,” kata Ibu Salmia, Jum’at 13/11/2020.

“Kami pihak Perpustakaan sangat senang jika ada yang ingin berkunjung + membaca Buku di Perpustakaan, setiap hari mengunjungi Perpustakaan malah lebih baik,” ujar Staf Perpustakaan.

Tetapi saya sendiri mampu melaksanakan proker ini seminggu sekali.

 

Loading

Butuh Bimbingan Saat Belajar, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Bimbel di Era Pandemi

Parigi, 16/11/2020, belajar tanpa Guru, belajar tanpa ada pembimbing, ditambah pembelajaran dilakukan secara Daring, hal-hal tersebut yang dirasakan Siswa-Siswi SD sekarang, yang mana menyusahkan, menyulitkan Siswa-Siswi SD saat mengerjakan Tugas/PR yang diberikan oleh Gurunya. Tidak semua orang tua mampu membantu anaknya mengerjakan soal-soal tugas dari Sekolah.

Melihat kasus ini, saya berinisiatif membuka Bimbingan Belajar kepada Anak setingkat SD. Setidaknya membantu mereka dalam hal mengerjakan tugas yang diberikan oleh Gurunya. Tidak sebatas itu, saya juga menjelaskan, memahamkan materi-materi yang telah diberikan oleh Guru mereka.

Kegiatan Bimbingan Belajar, bertempat Masjid Nurul Ikhwan yang berada dilokasi tempat saya tinggal, dimulai dari Pukul 08.00 pagi sampai sebelum zuhur. Dari beberapa rumah orangtua yang saya kunjungi menawarkan proker tersebut hanya 4 murid yang saya dapatkan. Walaupun hanya 4 murid yang saya ajar, saya sangat bersyukur dan senang bisa berbagi Ilmu dan tentunya meringankan orangtua  mereka dalam hal belajar secara online. Alhamdulillah kegiatan Bimbel berjalan Istiqomah, artinya berjalan terus menerus. Kegiatan Bimbel ini, dilaksanakan seminggu 4 kali pertemuan dimulai hari Senin-Kamis.

 

Rep: Tri

Loading