Semarang-CSSMoRA UIN Walisongo mendapat kunjungan istimewa dari 10 mahasantri yang merupakan angkatan pertama CSSMoRA Universitas Wahid Hasyim Semarang (UNWAHAS) dalam rangka silaturahmi antar anggota CSS yang berlangsung di Gazebo YPMI Al-Firdaus, Ngaliyan, Semarang pada Minggu (19/09/2021).
Kedatangan mereka disambut langsung oleh ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo dan beberapa anggota aktif lainnya yang ada di Semarang sekitar pukul 13.00 WIB.
Kegiatan tersebut bersifat diskusi santai yang dibuka langsung oleh ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo Semarang, Hamjan A Ranselengo yang diawali perkenalan antar anggota CSSMoRA satu sama lain. Usai sesi perkenalan, kegiatan dilanjutkan dengan Share to Care dengan masing-masing anggota yang dibagi dalam 4 kelompok kecil sekaligus makan siang bersama.
Selaku ketua CSSMoRA UIN Walisongo, Hamjan berharap komunikasi dan silaturahmi ini terus terjaga. “Semoga dengan kunjungan ini lebih mempererat tali persaudaraan kita serta jangan lupa bahwa kita adalah keluarga besar dalam naungan CSSMoRA sehingga ketika mengalami kesulitan maka jangan sungkan untuk memberitahu kami” ungkap mahasiswa prodi Ilmu Falak UIN Walisongo tersebut.
Wahyudi, anggota CSSMoRA UNWAHAS mengungkapkan kunjungan tersebut sangat berkesan baginya. “Saya sangat merasakan kekompakan, kekeluargaan dan kebersamaan yang sangat erat dari kegiatan ini, sehingga harapan kami semoga CSSMoRA UIN Walisongo dan CSSMoRA UNWAHAS bisa terus berkolaborasi sebab kami masih baru dan butuh bimbingan dari teman-teman CSSMoRA UIN Walisongo” kata mahasiswa UNWAHAS asal Makassar.
Acara kunjungan tersebut kemudian diakhiri dengan foto bersama.
Aku siap menangis sembari menari
Menikmati sedih yang kuracik sendiri
Memainkan lakon dengan kasih
Hingga engkau abai, ini sebatas halusinasi
Tuturku mungkin dianggap limpahan birahi
Tapi nyatanya ini ucapan hati
Bisakah kita menjadi adam hawa suatu hari
Memerankan ali fatima dengan cinta suci
Ataukah sebatas rama sinta yang menjadi dongeng masa kini?
Tasyakuran wisuda merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh BPH (Badan Pengurus Harian) CSSMoRA UIN Walisongo. Acara tasyakuran wisuda berlangsung pada hari Jumat, 10 September 2021 pada pukul 19.30 WIB yang dilaksanakan secara virtual.
Acara ini diikuti oleh 14 wisudawan, 3 diantaranya merupakan anggota CSSMoRA angkatan 2016 dan 11 lainnya merupakan anggota CSSMoRA angkatan 2017. Acara ini dihadiri oleh pengelola PBSB UIN Walisongo, bpk Moh Hasan, M. Ag dan bpk Ahmad Munif, M. SI, anggota pasif CSSMoRA angkatan 2017 dan anggota aktif CSSMoRA.
Hamjan selaku ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo mengatakan “meskipun acara ini diadakan secara virtual, tapi diharapkan semuanya bisa berjalan dengan lancar dan menjadi motivasi sekaligus pengingat kepada kita semua untuk bisa segera menyelesaikan studi S1 secepat dan sebaik mungkin”.
Tasyakuran wisuda kali ini sangat membanggakan untuk para anggota CSSMoRA, pasalnya salah dua diantara wisudawan mendapat penghargaan sebagai wisudawan terbaik fakultas yang diraih oleh Kak Rohadatul ‘Aisy, S.H dan wisudawan dengan penghargaan skripsi terbaik fakultas yang diraih oleh Kak Ayu F Damayanti, S.H.
“Dengan penghargaan tersebut, diharapkan bisa memberi motivasi dan semangat tersendiri untuk anggota CSSMoRA yang lainnya. Meskipun belum bisa melaksanakan kuliah tatap muka, kalian harus tetap semangat dan jangan malas-malasan. Jangan sampai menjadikan daring sebagai alasan untuk tidak bisa memahami materi dengan baik, sebisa mungkin kalian mengikuti perkuliahan dengan maksimal dan mencari bahan-bahan lain untuk menambah wawasan”, ujar bpk Moh Hasan, M. Ag dalam sambutannya.
Para anggota sangat berantusi dalam acara tasyakuran wisuda, terlebih bagi anggota CSSMoRA 2021 yang belum bisa bertemu dengan para wisudawan dan anggota CSSMoRA lainnya. Akan tetapi dengan acara ini mereka bisa mengenal sedikit banyak anggota CSSMoRA dan para wisudawan juga bisa sedikit tau anggota baru CSSMoRA.
Meskipun berlangsung secara virtual, acara tasyakuran wisuda kali ini tetap terasa syakralnya. Moh Fadhil selaku ketua panitia mengatakan “alhamdulillah acaranya dapat berjalan dengan baik walaupun dari panitia sempat mendapatkan beberapa kendala terkait waktu pelaksanaan tapi karena kekompakan dari teman-teman panitia alhamdulillah semua bisa teratasi dengan baik. Dan tak lupa juga kami ucapkan selamat menempuh perjalanan selanjutnya buat kakak-kakak, semoga ilmunya barokah, amin ya robbal alamin”.
Acara tasyakuran wisuda selesai pada pukul 21.15 WIB dan diakhiri dengan foto bersama via Zoom Cloud Meeting.
Pengembangan Skill CSSMoRA yang disingkat PSC. Salah satu Program kerja Departemen Hubungan Dalam, Kegiatan ini guna untuk menambah, melatih soft skill anggota CSSMoRA UIN Walisongo dalam bahasa, desain grafis dan lain-lain. PSC#1 atau Pengembangan Skill CSSMoRA pada pertemuan pertama ini membahas mengenai pengenalan TOEFL (Test Of English as a Foreign Language), yang dilaksanakan via Google Meet pada Sabtu, 04 September 2021.
Kegiatan PSC ini seperti diskusi santai antara anggota CSSMoRA dengan pemateri, dengan harapan sebagai awal persiapan bagi para Anggota CSSMoRA dalam melaksanakan tes TOEFL.
Tes TOEFL merupakan pra-syarat penentuan kelulusan mahasiswa UIN Walisongo, tes ini harus selesai sebelum ujian akhir bagi mahasiswa. UIN Walisongo dalam test TOEFL menggunakan paper best test, namun dalam keadaan pandemic sekarang sangat susah untuk melakukan test TOEFL dengan paper best test sehingga dialihkan melalui test online. Jenis TOEFL yang diterapkan UIN Walisongo yaitu Institutional TOEFL Test. Dimana test ini diatur oleh institusi tersebut, dan hasil serta sertifikat TOEFL hanya dapat digunakan di institusi itu sendiri.
“kegiatan ini sebagai gambaran serta bekal buat Anggota CSSMoRA, agar tidak kaget jika mengikuti test TOEFL” ungkap Inayah selaku moderator dan anggota Departemen Hubungan Dalam.
Dengan membiasakan berbicara berbahasa Inggris, kita harus melatih dan membperbanyak kosakata (vocabulary) dalam bahasa Inggris. Review kembali kosakata tersebut agar tidak lupa dan semakin mudah digunakan. Bisa dimulai dengan kosakata keseharian. Dengan kita berada dilingkungan berbahasa Inggris secara tidak langsung kita bisa paham dan bisa berbahasa Inggris perlahan-lahan.
Tips sukses dalam tes TOEFL sebagaimana ucap Rohadatul ‘Aisy Idra selaku pemateri dalam kegiatan ini dan wistuda TERBAIK Fakultas Syariah dan Hukum pada bulan Agustus 2021.
“Meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, bisa dengan mennton film yang berbahasa Inggris dengan subtitle Inggris, belajar lewat aplikasi bahasa Inggris, mendengarkan lagu bahasa Inggris dan masih banyak lagi”.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama via Google Meet.
Sepenggal kata selalu ingin bertanya-tanya tentang persandingannya yang entah sejak kapan dipercayai manusia kepada benda dan realita tata bahasa. Bahwa sepasang bahasa asal mulanya terlanjur didatangkan dari kepala seseorang yang tak pernah dikenalnya.
Kalau saja daun-daun yang gugur itu tak pernah bernama, akankah tetap ia diingat dan digugat oleh angin dan pepohonan di hutan itu ?
Kalau saja bunga-bunga mekar itu mungkin bernama dengan berbeda dari yang dikenal warna-warni sunyi, bisakah ia dilengkapi kesederhanaan kata agar kekal indahnya ?
Bisa saja mati dan mata bagai melai yang melata mencari cara arti dan arta dengan bersebati tanpa bata ?
SEMARANG-Selang beberapa minggu sesudah pelantikan pengurus CSSMoRA UIN Walisongo Periode 2021-2022 pada Sabtu 28 Agustus 2021 dilaksanakan Kegiatan “UPGRADING PENGURUS” guna untuk membekali dan meningkatkan semangat kinerja pengurus dalam berorganisasi.
Kegiatan ini dilakukan via google meet yang dihadiri oleh pengurus CSSMoRA UIN Walisongo dan panitia, adapun pemateri dan materi yang telah disampaikan sebagai berikut:
Arhamu Rijal dengan Materi Kepemimpinan dan Organisasi (CSSMoRA UIN Walisongo 2013)
Muhammad Shobaruddin dengan Materi Manajemen Waktu (CSSMoRA UIN Walisongo 2011)
Moh Salapuddin dengan Materi Kepenulisan (CSSMoRA UIN Walisongo 2012)
Obi Robi’a Al Aslami dengan Materi Media dan Konten Kreator (CSSMoRA UIN Walisongo 2015)
“CSSMoRA UIN Walisongo merupakan CSSMoRA yang paling produktif dalam bidang kepenulisan” ungkap Mas Salapuddin.
Dengan harapan bahwa Mahasantri PBSB UIN Walisongo Semarang dapat menjadikan motivasi untuk lebih giat dalam mengasah kemampuan dari masing-masing anggota terutama dalam bidang kepenulisan.
Kutipan motivasi dari pemateri mas Arhamu Rijal kepada pengurus
“Sesuatu itu tidak menjadi masalah jika kalian tidak memikirkan itu masalah” ungkapnya.
Jauh, untuk saat ini terasa amat jauh
kau tak lagi membuatku ingin selalu dekat.
Beda, entah apa yang berubah
Entah aku yang terlalu sensitif atau kau sedang mencoba menghindar.
Aku selalu merasa ada yang lain, meski kadang aku berkata
“tidak itu hanya perasaanmu saja” dalam hati.
Kawan kau tak lagi sehangat orang yang aku kenali.
Kuharap ini tidak berlangsung lama,
Semoga kita akan tetap baik baik saja, meski tidak seperti dulu lagi
Tahun baru bagi sebagian orang khususnya di Indonesia adalah sebuah momen yang sangat istimewa baik itu tahun baru Hijriyah maupun tahun baru Masehi. Tradisi ini sudah sangat lazim dilakukan oleh masyarakat Indonesia baik masyarakat kota maupun pedesaan. Sebagian besar masyarakat Indonesia memeriahkannya dengan saling mengucapkan doa dan harapan yang baik di tahun yang akan datang, menyambut dengan pesta kembang api hingga membuat pengajian mengenal sejarah tahun baru itu. Ucapan selamatan tahun baru ini bagi kalangan masyarakat Indonesia, khususnya umat muslim akan menjadi sebuah masalah di setiap tahunnya. Dikarenakan perkara ini adalah sebuah ‘Ikhtilaf’ perebedaan pendapat para Ulama. Ada Ulama yang mengharamkan ucapan tahun baru baik itu tahun Hijriyah maupun tahun Masehi dan tidak sedikit Ulama yang membolehkannya. Diantara Ulama yang mengharamkan ucapan selamat tahun baru ini antara lain:
1. Ibnu al-Qoyim al-Jauziyah
وأما التهنئة بشاعئر الكفر المختصة به فحرام بالتفاق, مثل أن يهنئهم بأعيادهم و صومهم. فيقول: عيد مبارك عليك, او تهنأ بهذا العيد و نحوه
“Dan adapun memberi selamatan (ucapan) terhadap salah satu Syiar Non-Muslim maka hukumnya Haram. Seumpamanya memberi selamatan untuk hari raya mereka atau puasa mereka “ . Contohnya: Semoga hari rayanya berkah! Dll. Alasannya adalah:
فهذا إن سلم قائله من الكفر فهو من المحرمات , و هو بمنزلة أن تهنئه بسجوده للصليب, بل ذلك أعظم إثما عند الله و أشد مقتا من التهنئة بشرب الخمر و قتل (النفس وارتكاب الفرج الحرام و نحوه (1:. 441 أحكام أهل الذمة
“Oleh itu, Jika orang yang mengucapkannya menerima / ikut menerima / ikut bagian dari bagian dari non Muslim maka itu termasuk hal yang diharamkan. Statusnya seperti menyembah salib. Bahkan ucapan selamatan itu lebih besar dosanya dan lebih Allah murkai dari pada memberi selamatan kepada pecandu minuman dan dosa besar lainnya “. (Kitab Ahkam Ahlu adz-Dzimmah, 1: 441)
2. Al-Lajnatu ad-Daimah Arab Saudi Fatwa Nomor.20795
لا تجوز التهنئة بهذه المناسبات لأن الاحتفاء بها غير مشروع
“Tidak boleh hukumnya memberi selamatan tahun baru, karena ucapan seperti itu tidak ada Syari’atnya”. Dan Ulama-ulama lainnya seperti Syeikh Utsaimin, Syeikh Soleh Fauzan. Adapun Ulama yang membolehkannya antara lain:
Sebuah. Imam Jalaluddin as-Suyuthi Dalam kitab karangannya al-Hawi lil Fatawa Imam Jalaluddin as-Suyuti menjelaskan sebagai berikut:
أن الحافظ أبا الحسن المقدسي سئل عن التهنئة في اوائل الشهور و السنسن أهوبدعة ام لا؟ فأجاب بأن الناس لم يزالوا مختلفين في ذلك, قال: و اللذي أراه أنه مباح ليس بسنة و لا بدعة
“Bahwa al-Hafidz Abu Hasan al-Maqdisi pernah ditanyai tentang hukum ucapan“ Selamat Bulan Baru dan tahun Baru ”apakah bid’ah atau tidak? Ia menjawab, “Banyak orang berbeda mengenai hal ini. Menurut pendapat saya, Hukumnya Mubah, tidak termasuk sunnah maupun Bid’ah. ”
b. Dar al-Ifta al- Misriyah Dilansir dari laman resminya “Mengucapkan selamat Natal dan Selamat tahun baru tidak mempengaruhi akidah selama kita tidak meyakini kepercayaan mereka. Justru perbuatan tersebut merupakan perubahan toleransi dan termasuk dalam anjuran bermu’amalah antar sesama dengan akhlak yang baik dan penuh keharmonisan. Dan ulama-ulama besar lainnya seperti Syeikh Ali Jumuah, Syeikh Yusuf Qardawi, Prof. Muhammad Quraish Sihab dll.
Itulah beberapa pendapat para Ulama tentang ‘Selamatan’ baik itu awal tahun Hijriyah maupun tahun Masehi. Untuk pengamalnnya kembali ke pribadi masing-masing.
Mata yang sembab oleh air mata … Diri terhina di atas kasta Raga yang kotor akan dosa .. Sedang jiwa yang dicintai nafsu dunia belaka Sujud sungkur yang sebatas gaya Mata berzina Lisan menggila Dan hati masih saja berharap kepada hamba, Dimana Tuhan hanya simbol negara. Hai … Jiwa yang penuh tanya Kemari temani aku dalam neraka Kita berpesta pora Menari gembira Laksana surga Dalam balutan yang membara.