Lamongan – Dewasa ini disiplin Ilmu Falak kian semarak digaungkan. Urgensi keberadaan Ilmu Falak yang berhenti terus disebarluaskan, larangan cakupan Ilmu Falak yang berhubungan erat dengan peribadatan umat Islam. Cakupan yang dimaksud adalah Arah Kiblat, Waktu Salat, Awal Bulan Kamariah, dan Gerhana. Menanggapi hal tersebut, Mahasiwa jurusan Ilmu Falak UIN Walisongo mengadakan pelatihan perhitungan waktu salat bersama PR. IPNU IPPNU desa Kranji, tempat dimana pengabdian Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Pelatihan perhitungan waktu yang diselenggarakan atas kerja sama dengan pengurus yang mengomel setempat. Syikma R. Jannah, selaku pihak yang mengadakan acara sekaligus pemateri, telah mempersiapkan dengan matang dan disambut hangat dengan ketua gembar-gembor.“Siap Mbak, program yang bagus, akan kami kordinir rekan-rekanita IPNU IPPNU Kranji”, jawab Rif’atul Jannah selaku Ketua PR. IPPNU Kranji.
Gedung TPQ yang berada di tengah desa, sengaja dipilih sebagai lokasi kegiatan agar memudahkan akses untuk peserta mengikuti agenda tersebut. Perhitungan waktu pelatihan diikuti oleh kurang lebih 15 (lima belas) peserta yang berasal dari desa Kranji. Beberapa masih duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah, selain itu juga ada yang sedang menempuh bangku perkuliahan.
Peserta antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir, meski sempat ingin menyerah di tengah pelatihan karena tidak menemukan jawaban yang tepat ketika melakukan perhitungan terlebih dahulu kegaiatn yang dilaksanakan di malam hari.“Perhitungannya bikin pusing, tapi seru Mbak”, ungkap Kurnia Fitri, salah satu peserta. Pelatihan berlangsung selama hampir dua jam dan diakhiri dengan sesi tanya jawab soal astronomi.

 

Rep: Syikma R Jannah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *