KTPT 2024: Menanam Visi dan Misi, Membangun Solidaritas, Menuju Prestasi

Semarang, 9-10 November 2024 – Kaderisasi Tingkat Perguruan Tinggi (KTPT) 2024 yang diadakan oleh CSSMoRA UIN Walisongo dan CSSMoRA Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) sukses diselenggarakan di Yayasan Hidayatul Mubtadi-ien, Semarang. Acara ini merupakan tahap kaderisasi formal yang bertujuan untuk memperkenalkan CSSMoRA kepada mahasantri baru serta membentuk karakter kuat dalam menjalani perkuliahan dan tugas organisasi di kampus masing-masing.

KTPT tahun ini mengusung tema “Menanam Visi Misi, Membangun Solidarity, untuk Mencapai Sebuah Prestasi.” Melalui tema ini, kegiatan KTPT menitikberatkan pada pentingnya intelektualitas, karakter, dan integritas sebagai pondasi bagi para kader. Peserta diberikan berbagai pembekalan untuk memahami visi dan misi organisasi serta memperkuat solidaritas antaranggota, dengan harapan dapat membangun calon pemimpin masa depan yang berkualitas.

Dalam KTPT 2024, peserta dari UIN Walisongo dan UNSIQ mengikuti berbagai sesi materi wajib, seperti Keorganisasian, Ke-CSSMoRA-an, Kepesantrenan, Kebangsaan, dan Persidangan. Materi-materi ini disusun secara terencana untuk memperkaya pemahaman para peserta terkait peran mereka di dalam organisasi, serta membekali mereka dengan keterampilan yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.

Marwan Aldi Pratama, anggota Divisi Jurnalistik CSSMoRA UIN Walisongo, yang juga menjadi panitia acara, mengungkapkan kesannya, “Acara ini sangat meriah dan penuh manfaat. Selain memperluas jaringan, kami bisa bertemu dengan teman-teman dari perguruan tinggi lain, seperti UNSIQ. Melalui KTPT, kami belajar tentang keorganisasian dan kepemimpinan, sekaligus diarahkan menjadi pribadi yang tangguh dan berintegritas, tanpa melupakan nilai-nilai spiritual yang telah ditanamkan di pesantren.”

Marwan juga menyoroti bahwa KTPT menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antar anggota CSSMoRA dari berbagai kampus. “Saya berharap acara ini memberikan kesan positif bagi peserta. Semoga mereka bisa menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari dan berkomitmen mengembangkan CSSMoRA ke depannya,” ujarnya.

Perwakilan dari UNSIQ juga menyampaikan rasa bangganya bisa bergabung dalam KTPT 2024. “Saya merasa menemukan kekeluargaan dan kebersamaan di CSSMoRA. Walaupun berasal dari kampus berbeda, di sini kami merasa seperti keluarga besar. Semoga KTPT berikutnya lebih berkesan dan silaturahmi tetap terjaga,” ujar salah satu peserta dari UNSIQ.

Dengan berakhirnya KTPT 2024, seluruh peserta resmi menjadi bagian dari CSSMoRA dan siap berkontribusi aktif dalam organisasi. Mereka berkomitmen mengemban nilai-nilai loyalitas tanpa batas, menjunjung integritas, dan terus berusaha menjadi kader berprestasi demi kemajuan CSSMoRA dan masyarakat luas.

 

 

Loading

SULAP MANIK-MANIK JADI PELUANG BISNIS, DEPARTEMEN PSDE ADAKAN PELATIHAN KETERAMPILAN TANGAN DENGAN SENTUHAN KREATIVITAS

Semarang, cssmorawalisongo.org – Mengubah butiran manik-manik menjadi gelang, cincin, atau gantungan ponsel yang tren, bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga peluang bisnis. Itulah yang dilakukan Departemen Pengembangan Sumber Daya Ekonomi (PSDE) CSSMoRA UIN Walisongo Semarang melalui pelatihan “Membuat Kerajinan untuk Bisnis” di Gazebo YPMI Al-Firdaus (05/11). Pelatihan ini membimbing peserta dari dasar hingga menghasilkan karya yang unik dan bernilai jual, lengkap dengan teknik merangkai yang membutuhkan ketelitian ekstra.

Kegiatan ini berlangsung dengan suasana yang penuh semangat dan kreativitas. Para peserta dibagi ke dalam kelompok kecil yang terdiri dari dua orang, masing-masing diberikan bahan berupa manik-manik dan tali untuk dirangkai. Mereka dipandu langkah demi langkah mulai dari mengikat tali hingga merangkai manik-manik menjadi produk siap pakai yang dapat menghiasi tangan mereka.

Beberapa bahan yang digunakan dalam pembuatan kerajinan ini antara lain manik-manik, tali senar atau benang, gunting, dan gas korek untuk merekatkan ujung tali setelah dipotong. Proses pembuatan kerajinan ini tidak hanya mengasah keterampilan, tetapi juga melatih kesabaran dan ketelatenan peserta.

Di akhir sesi, panitia menyampaikan pesan penting: “Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta bisa mengasah keterampilan kerajinan tangan mereka dan memanfaatkannya sebagai peluang usaha. Kreativitas dan ketelatenan adalah kunci sukses untuk menghasilkan produk yang bernilai dan diminati pasar.”

 

Loading

Hidupkan Kembali Tradisi Astronomi, Class of CSSMoRA UIN Walisongo Gelar Pelatihan Rubuk Mujayyab

Semarang, cssmorawalisongo.org. – Menjelajah ilmu astronomi dengan alat tradisional, Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) CSSMoRA UIN Walisongo menggelar Class of CSSMoRA (COC) yang membahas rubuk mujayyab, alat perhitungan klasik yang dahulu digunakan ulama dalam menentukan waktu shalat dan arah kiblat. Bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) YPMI Al-Firdaus (27/10), acara ini menghadirkan Muhammad Mahfudz Ustukhry sebagai pemateri, yang menyampaikan materi dengan cara yang menarik hingga membuat peserta antusias mendalami cara-cara tradisional yang kini mulai jarang dikenal.

Rubuk mujayyab adalah alat astronomi tradisional yang berfungsi dalam penentuan waktu shalat dan arah kiblat. Alat ini terdiri dari beberapa bagian utama: busur derajat yang berfungsi untuk mengukur sudut, alidade sebagai pengarah atau penunjuk yang bisa digerakkan pada busur, skala sinus untuk mempercepat perhitungan sudut, lubang pandang sebagai tempat mengamati objek, dan tali gantung atau plumb line untuk menjaga akurasi pengukuran.

Dalam sesi tersebut, Mahfudz menjelaskan setiap bagian dari rubuk mujayyab dengan bahasa yang sederhana, membuat peserta lebih mudah memahami cara penggunaannya. Dengan pembawaan yang santai dan interaktif, Mahfudz berhasil membuat materi yang terbilang kompleks menjadi menarik. Meski demikian, waktu yang terbatas membuat beberapa peserta berharap akan adanya pelatihan tambahan agar pemahaman mereka terhadap alat ini lebih mendalam.

Mahfudz, yang memperoleh pengetahuan ini dari pondok pesantren melalui kitab gurunya, menyatakan antusiasmenya untuk berbagi lebih lanjut tentang metode-metode perhitungan tradisional yang kini mulai jarang dikenal masyarakat modern. Ia berharap generasi muda dapat menjaga dan melestarikan ilmu klasik ini sebagai bagian dari kekayaan tradisi keilmuan Islam.

 

Loading

Perkenalkan Ilmu Falak di Madrasah, CSSMoRA UIN Walisongo Sukses Gelar Roadshow Falak

Dalam rangka memperkenalkan ilmu falak kepada santri-santri madrasah, CSSMoRA UIN Walisongo mengadakan program roadshow falak. Kegiatan tersebut bertempat di MA Qosim AL-Hadi, Mijen, Semarang pada Sabtu, (19/10/2024).

Program roadshow falak merupakan sebuah program dari divisi P3M yang bertujuan untuk mengenalkan ilmu falak kepada santri pondok pesantren maupun siswa madrasah. Output dari program ini diharapkan dapat mengedukasi siswa terkait bidang ilmu falak sehingga peminat semakin banyak.

Roadshow falak kali ini diikuti oleh 26 siswa madrasah Qosim Al-Hadi yang berfokus pada praktek dan pengenalan materi pengantar ilmu falak, arah kiblat dan waktu salat. Alat yang digunakan dalam praktek kali ini terdiri dari 3 macam; Teodolit, Mizwala dan Istiwaaini. Ketiganya merupakan alat untuk mengukur arah kiblat berbasis sinar matahari.

Koordinator departemen P3M, Ahmad Munawir, memaparkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan ilmu falak di madrasah dan pesantren.

“Tujuan roadshow pada pada kali ini untuk mengenalkan ilmu falak pada siswa-siswa sehingga ilmu falak bisa berkembang luas di madrasah, pesantren dan masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga berharap agar kegiatan seperti ini bisa diterima oleh civitas madrasah dan pondok pesantren sehingga bisa saling mendukung.

“Harapannya kegitanan ini bisa diterima dengan baik sehingga kita bisa saling mendukung,” imbuhnya.

Menyambut hal tersebut, Perwakilan dari MA Qosim Al-Hadi, Abdullah Nafi’ Berharap bahwa kegiatan semacam ini jangan hanya sekali, ia meminta kepada tim roadshow falak CSSMoRA untuk jangan kapok untuk datang kembali.

“sebelumnya dulu sudah pernah ada yang datang untuk sosialisasi ilmu falak dari CSSMoRA disini, dan kami sangat terbuka. Kami berharap agar kegiatan oleh tim CSSMoRA tidak kapok untuk datang Kembali,” ucapnya saat mengisi sambutan. Acara ditutup dengan pembagian hadiah kepada peserta roadshow yang paling aktif sekaligus mengakhiri kegiatan roadshow di MA Qosim Al-Hadi.

 

 

 

 

 

Loading

Upgrading Pengurus CSSMoRA UIN Walisongo 2024-2025: Meningkatkan Solidaritas Demi Organisasi yang Berkualitas

Semarang, cssmorawalisongo.org – Upgrading Pengurus CSSMoRA UIN Walisongo Periode 2024-2025 dilaksanakan di Ruang Teater Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Walisongo, (27/09). Acara tersebut mengusung tema “Meningkatkan Solidaritas Demi Terciptanya CSSMoRA yang Berkualitas”, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus baru dalam menjalankan roda organisasi dengan lebih baik lagi.

Acara tersebut dimulai pada pukul 08.30 WIB-selesai, dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars CSSMoRA, Sambutan ketua panitia, sambutan Ketua Umum CSSMoRA UIN Walisongo, sambutan Pengelola PBSB, do’a dan terakhir penutup.

Setelah beberapa rangkaian acara selesai, kemudian dilanjut dengan sesi diskusi oleh beberapa narasumber, materi pertama yaitu mengenai keorganisasian yang disampaikan oleh Nuril Fathoni Hamas, S.H.

“Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama dalam struktur dan koordinasi tertentu dalam mencapai serangkaian tujuan tertentu. CSSMoRA sebagai organisasi yang mewadahi santri penerima beasiswa santri berprestasi (PBSB) Kemenag RI di seluruh Indonesia. CSSMoRA bergerak dalam bidang sosial kepesantrenan dan memegang teguh pancasila. Organisasi berfungsi sebagai sarana pengembangan kepribadian. sarana mencapai tujuan dengan cara bekerjasama. sarana mengakomodasi berbagai potensi., dan sarana pendidikan kemasyarakatan,” ucap Nuril.

Materi ke dua membahas terkait Time Management yang disampaikan oleh Wali Cosara, M.H. “Manajemen waktu yang efektif sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan mencapai keseimbangan antara organisasi dan kehidupan pribadi. Dengan mengidentifikasi prioritas, merencanakan dengan baik, dan mengelola gangguan anda dapat mencapai tujuan anda dengan lebih efisien,” ucap Wali.

Setelah narasumber ke dua selesai menyampaikan materi, acara selanjutnya ialah istirahat dan salat jum’at bersama bagi yang menunaikan. Acara dilanjut dengan pembahasan materi ke tiga yaitu mengenai “Administrasi dan Kesekretariatan”, yang disampaikan oleh Syikma R. Jannah, S.H.

“Administrasi keorganisasian merupakan kegiatan penyusunan dan pencatatan data serta informasi secara sistematis dalam suatu organisasi. Berfungsi sebagai penyedia keterangan agar mempermudah untuk mendapatkan informasi agenda sebelumnya, dokumentasi (history) kegiatan, dan lain-lain. Lebih lengkap ketentuan dan contoh, ada di PPN yang telah dibagikan. Pun juga dipersilakan bertanya lebih lanjut melalui kontak (085749926002) atau lewat media sosial saya,” ucap Syikma.

Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore tersebut diakhiri dengan do’a bersama dan sesi foto seluruh pengurus. Diharapkan, hasil dari upgrading ini mampu memperkuat kerja sama antaranggota dan menghasilkan program kerja yang lebih berkualitas dalam masa kepengurusan periode 2024-2025.

 

Loading

Level Up! Upgrading Pengurus CSSMoRA ( Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs) UIN Walisongo 2024-2025: Solidaritas Kuat, Organisasi Hebat

Upgrading Pengurus CSSMoRA ( Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs) UIN Walisongo Periode 2024-202

Semarang, 27 September 2024 – CSSMoRA UIN Walisongo mengadakan dua kegiatan penting, yakni Upgrading Pengurus CSSMoRA periode 2024-2025 dan pengarahan dari pengelola Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), Bapak Ustadz Ahmad Munif, M.S.I. Acara ini bertujuan untuk memperkuat organisasi, meningkatkan manajemen diri, dan mengembangkan potensi mahasiswa.

Kegiatan Upgrading Pengurus CSSMoRA mengusung tema “Meningkatkan Solidaritas Demi Terciptanya CSSMoRA yang Berkualitas”, sebagai langkah awal mempersiapkan pengurus baru untuk lebih siap menjalankan tugas organisasi dan membangun solidaritas yang kuat. Ketua Umum CSSMoRA UIN Walisongo, Ilham Awaludin, menekankan pentingnya proses ini sebagai momentum untuk meningkatkan kemampuan diri. “Upgrading ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan diri. Jangan sampai setelah acara ini kita malah mengalami downgrade, karena itu tentu tidak sejalan dengan tujuan kita,” ungkapnya.

Sambutan dan Pengarahan Pengelola PBSB

Ustadz Ahmad Munif, M.S.I., selaku pengelola Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) UIN Walisongo, memberikan motivasi kepada mahasiswa penerima beasiswa agar memanfaatkan masa perkuliahan dengan maksimal, baik dalam aspek akademik, organisasi, maupun pengembangan diri. “Masa perkuliahan adalah waktu yang berharga untuk belajar dan berkembang. Dengan memanfaatkan waktu dengan baik, kalian bisa mencapai kesuksesan dalam studi dan mempersiapkan diri untuk masa depan yang gemilang,” ujarnya.

Beliau juga memberikan beberapa tips penting yang dapat diimplementasikan oleh para mahasiswa, di antaranya:

1. Manajemen Waktu yang Efektif – Membuat jadwal harian, memanfaatkan aplikasi pengingat, menghindari multitasking, dan memprioritaskan tugas.

2. Meningkatkan Produktivitas Belajar – Mengikuti perkuliahan secara aktif, membentuk kelompok belajar, dan memanfaatkan waktu luang untuk memperdalam pemahaman materi.

3. Menjaga Keseimbangan dan Kesehatan – Menjaga pola tidur, mengonsumsi makanan sehat, berolahraga secara teratur, dan meluangkan waktu untuk beristirahat.

4. Memanfaatkan Peluang yang Tersedia – Mengikuti organisasi kemahasiswaan, seminar, serta mencari pengalaman magang.

5. Membuat Rencana Masa Depan – Menetapkan tujuan karier yang SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).

Ustadz Ahmad Munif menekankan bahwa disiplin diri dan komitmen adalah kunci utama dalam menjalani masa perkuliahan. Mahasiswa harus mampu mengatur waktu dan prioritas agar dapat mencapai keberhasilan dalam studi dan mempersiapkan diri untuk dunia kerja.

Acara ini diadakan di Gedung Prof. Dr. Ahmad Qodri Abdillah Azizy, MA, PhD, Fakultas Syari’ah dan Hukum, Ruang Teater IsDB (Islamic Development Bank). Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber ahli di bidangnya:

1. Nuril Fathoni Hamas, S.H – Awardee PBSB

yang menyampaikan materi tentang Keorganisasian, memberikan wawasan mendalam tentang cara menjalankan organisasi secara efektif, membangun tim yang solid, dan mencapai tujuan bersama.

2. Wali Cosara, M.H – Awardee PBSB yang membawakan materi tentang Time Management, menekankan pentingnya manajemen waktu yang baik untuk menjaga keseimbangan antara tanggung jawab akademik, organisasi, dan kehidupan pribadi.

3. Syikma R. Jannah, S.H – Awardee PBSB yang menjelaskan pentingnya tata kelola administrasi yang rapi dan terstruktur dalam organisasi, karena hal ini akan mempengaruhi kelancaran operasional dan akuntabilitas pengurus.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan pengurus CSSMoRA UIN Walisongo periode 2024-2025 sekaligus mahasiswa penerima Beasiswa Santri Berprestasi dapat lebih siap menghadapi tantangan akademik, organisasi, dan kehidupan sehari-hari. Solidaritas yang kuat, manajemen waktu yang baik, serta pemanfaatan peluang yang tersedia menjadi modal penting bagi mereka untuk mencapai kesuksesan.

Acara ini diakhiri dengan ajakan kepada peserta untuk lebih aktif dalam mengambil peran dan tanggung jawab, serta mempraktikkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

 

Salam loyalitas tanpa batas!

#cssmoranasional

#cssmorauinws

#loyalitastanpabatas

#upgradingpengurus2024

 

 

Loading

Rukyatul Hilal di POB Sukabumi: Kendala Cuaca dan Pemadaman Listrik Tak Menghalangi Pengamatan Awal Bulan Rabiul Awal 1446 H

WhatsApp Image 2024-09-06 at 02.24.40
WhatsApp Image 2024-09-06 at 02.24.39
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow

CSSMoRA UIN Walisongo, Sukabumi – Rukyatul hilal yang dilakukan pada tanggal 4 September 2024, bertepatan dengan 30 Safar 1446 H, menjadi salah satu momentum penting dalam proses penentuan awal bulan Rabiul Awal 1446 H. Kementerian Agama (Kemenag) memilih Pos Observasi Bulan (POB) Sukabumi, Jawa Barat, sebagai salah satu lokasi utama untuk melakukan pengamatan hilal. Namun, proses ini tidak berjalan mulus karena beberapa kendala yang dihadapi tim di lapangan.

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah kondisi cuaca yang kurang mendukung. Langit di atas Sukabumi tertutup awan tebal, sehingga hilal tidak dapat terlihat secara langsung. Kendala cuaca seperti ini sering kali menjadi tantangan dalam kegiatan rukyatul hilal, terutama karena pengamatan hilal dengan mata telanjang memerlukan langit yang cerah. Meskipun demikian, tim Kemenag tetap menjalankan tugasnya dengan teliti, memanfaatkan teknologi yang ada dan terus berupaya mengatasi kendala yang muncul.

Selain itu, gangguan teknis juga muncul di POB Bintang akibat pemadaman listrik. Pemadaman ini terjadi karena tiang listrik di area tersebut roboh diterpa angin kencang, mengakibatkan stasiun observasi tidak dapat beroperasi dengan normal. Tanpa aliran listrik, penggunaan alat-alat optik dan elektronik yang diperlukan untuk mengamati hilal menjadi tidak mungkin.

Menghadapi situasi tersebut, Kemenag memutuskan untuk menggunakan mobil Triton yang telah dirancang khusus untuk kegiatan rukyatul hilal. Kendaraan ini dilengkapi dengan berbagai peralatan modern, termasuk

teleskop portabel dan perangkat pendukung lainnya, yang memungkinkan pengamatan hilal tetap dapat dilakukan meskipun fasilitas utama di POB terganggu. Mobil Triton ini dirancang untuk dapat dioperasikan secara mandiri tanpa memerlukan sumber daya eksternal seperti listrik dari POB, sehingga sangat berguna dalam situasi darurat.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bapak Ismail Fahmi, S.Ag., Kepala Subdirektorat Hisab Rukyat dan Syariah Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama. Dalam keterangannya, beliau menyampaikan,

“Walaupun POB mengalami pemadaman listrik, tim tetap bisa melaksanakan rukyatul hilal dengan baik berkat penggunaan mobil Triton yang dirancang khusus untuk keperluan ini. Sangat jarang mobil ini digunakan kecuali dalam keaadaan darurat, dan terbukti sangat membantu dalam situasi seperti ini.”

Keputusan untuk memanfaatkan mobil Triton dalam kondisi darurat ini menunjukkan kesiapan Kemenag dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan. Kendaraan ini tidak hanya memberikan solusi praktis ketika infrastruktur terganggu, tetapi juga memungkinkan tim pengamat tetap dapat melaksanakan tugasnya tanpa kendala besar. Penggunaan teknologi ini memperkuat komitmen Kemenag untuk memastikan proses penentuan awal bulan Hijriah berjalan sesuai dengan kaidah ilmiah, meskipun terdapat tantangan alam dan teknis.

Selain didampingi oleh para ahli dan tim hisab rukyat Kemenag, kegiatan rukyatul hilal ini juga dibersamai oleh dua mahasiswa magang dari UIN Walisongo, jurusan Ilmu Falak. Kehadiran mahasiswa ini menjadi bagian dari upaya pendidikan dan pelatihan generasi muda dalam bidang ilmu falak. Mereka membantu dalam beberapa aspek teknis pengamatan dan pencatatan data di lapangan, serta memperoleh pengalaman langsung dalam proses rukyatul hilal.

Meskipun cuaca di Sukabumi tidak ideal, tim tetap berupaya maksimal dengan memanfaatkan segala sumber daya yang ada. Mereka juga terus memantau hasil dari berbagai lokasi observasi lain di Indonesia yang mungkin memiliki kondisi cuaca lebih baik. Kombinasi antara penggunaan teknologi, keahlian ilmiah, serta kesiapan tim di lapangan memastikan bahwa penentuan awal bulan Hijriah tetap berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip keilmuan yang ketat.

Lanjutkan membaca Rukyatul Hilal di POB Sukabumi: Kendala Cuaca dan Pemadaman Listrik Tak Menghalangi Pengamatan Awal Bulan Rabiul Awal 1446 H

Loading

Bentuk Departemen Jurnalistik, CSSMoRA UIN Walisongo Adakan Musyawarah Kerja Tahunan

WhatsApp Image 2024-09-02 at 06.39.57
WhatsApp Image 2024-09-02 at 06.39.58
WhatsApp Image 2024-09-02 at 06.23.19
previous arrow
next arrow

CSSMoRA UINWS, Semarang – Sebagai bentuk follow up dari pelantikan kepengurusan baru, CSSMoRA UIN Walisongo menggelar musyawarah kerja pada Ahad, 1/9/2024. Salah satu hasil dari musyawarah kerja ini adalah terbentuknya sebuah departemen baru yaitu jurnalistik.

Ketua Umum CSSMoRA UIN Walisongo, Muhammad Ilham Awaludin, memaparkan bahwa alasan terbentuknya departemen ini adalah untuk mencetak majalah Zenith, sebagai bentuk eksekusi program unggulan dari kepemimpinannya.

“Tujuan dari dibentuknya divisi jurnalistik adalah untuk fokus mengerjakan program unggulan yaitu mencetak majalah Zenith. Karena jika tidak dibuat departemen sendiri, proses pengerjaan akan kurang fokus dan terkendala,” paparnya dengan mantab.

Senada dengan pernyataan tersebut, Kepala departemen jurnalistik, Harits Abdul Madjid merasa dengan dibentuknya jurnalistik menjadi departemen sendiri merupakan hal yang tepat, sebab ia akan bisa fokus mengerjakan program tanpa tanggungan program lain.

“Dengan dibuatnya jurnalistik menjadi departemen tersendiri saya kira ini menjadi keputusan yang tepat. Karena kita bisa fokus untuk mengerjakan program tanpa terbebani dengan program kerja lain, ” jelasnya.

Kegiatan tersebut bertempat di musala pondok pesantren YPMI Al-Firdaus. Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, lalu dilanjut oleh pembacaan ayat Al-Quran, penyanyian lagu Indonesia Raya serta mars CSSMoRA, sambutan-sambutan kemudian diakhiri dengan pemaparan program kerja untuk setiap divisi.

Urutan departemen yang menyampaikan program kerja meliputi: BPH, PSDM, P3M, PSDE, KOMINFO dan jurnalistik. Setelah penyampaian program kerja tiap departemen acara kemudian ditutup lalu diakhiri dengan foto bersama.

Loading

Pemilihan Ketua Umum CSSMoRA UIN Walisongo Periode 2024-2025 Sukses: Muhammad Ilham Awaludin Terpilih Sebagai Ketua Baru

IMG_7225-min
IMG_7104-min
IMG_7100-min
IMG_7113-min
IMG_7237-min
previous arrow
next arrow

Pemilihan ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo periode 2024-2025 sukses dilaksanakan pada hari Ahad tanggal 26 Mei 2024 lalu. Pesta demokrasi ini merupakan sarana penyaluran suara anggota CSSMoRA untuk dapat memilih ketua umum yang baru. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan CSSMoRA UIN Walisongo mendapatkan kader kader baru yang membawa dobrakan perubahan lebih baik lagi.

Kegiatan pemilu diawali dengan adanya pendaftaran calon kandidat ketua pada tanggal 15 sampai 17 Mei 2024 kemudian dilanjutkan dengan verifikasi data pencalon pada tanggal 18 sampai 19 Mei 2024. Dari hasil tersebut, ada dua kandidat calon ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo yang lolos seleksi. Yaitu atas nama Farijil Humam sebagai kandidat nomor urut 01 dan Muhammad Ilham Awwaludin dengan nomor urut 02.

Rangkaian pemilu kemudian dilanjutkan kampanye yang dilaksakan pada tanggal 21 sampai tanggal 24 Mei 2024. Disela kampanye meriah dari setiap kandidat ketua umum, dilaksanakan pula debat kandidat pada tanggal 23 Mei 2024 di Gazebo YPMI Al Firdaus. Pada debat ini, turut diundang panelis panelis berpengalaman yakni alumni CSSMoRA UIN Walisongo. Kehadiran para panelis memberikan kontribusi besar saat debat. Anggota cssmora lebih mengerti dan mempunyai gambaran tentang visi misi calon ketua yang akan mereka pilih berdasarkan berbagai pertanyaan dari panelis.

Menjelang acara puncak, yakni sehari sebelumnya adalah hari tenang. Dimana para kandidat ketua umum CSSMoRA yang mencalonkan diri tidak diperkenankan untuk melakukan berbagai bentuk kampanye. Kemudian tepat tanggal 26 Mei 2024 acara pemilihan umum ketua cssmora terlaksana. Semua anggota CSSMoRA UIN Walisongo berhak dan berkewajiban menggunakan hak suaranya untuk memilih antara kedua kandidat calon ketua umum yang baru.

Pemilu periode ini dilaksanakan di depan kantor fakultas syariah dan hukum mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB. Setelah itu langsung dilakukan perhitungan suara oleh panitia KPU CSSMoRA UIN Walisongo disertai pengawasan bawaslu. Dari 82 anggota CSSMoRA UIN Walisongo ada 16 suara yang diketahui golput atau tidak memilih dan 4 suara tidak sah. Hasil akhir perhitungan suara mengeluarkan nomor urut 02 atas nama Muhammad Ilham Awaludin menjadi pemenang pemilu dengan total 49 suara. Dan kandidat nomor urut 01 atas nama Farijil Humam dengan 13 suara.

Setelah perhitungan suara, Ilham Awaludin dinyatakan sebagai ketua terpilih dan dipersilahkan memberikan sepatah dua patah kata atas kemenangannya. Kegiatan pemilu ini diakhiri dengan sambutan ketua kpu dan foto bersama anggota CSSMoRA UIN Walisongo atas suksesnya kegiatan pemilu periode ini.

Loading

Webinar Nasional CSSMoRA UIN Walisongo: Menggapai Mimpi, Menerobos Batas Dunia dalam Menuntut Ilmu di Luar Negeri

IMG-20240526-WA0028
IMG-20240526-WA0027
IMG-20240526-WA0029
IMG-20240526-WA0032
IMG-20240526-WA0030
IMG-20240523-WA0044
previous arrow
next arrow

Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap manusia, semakin jauh perjalanan kita menuntut ilmu maka semakin banyak kita mendapatkan pengetahuan-pengetahuan yang luas. Salah satunya bisa belajar di Luar Negeri adalah sebuah kesempatan yang sangat diinginkan oleh banyak orang. Kini, Departemen P3M atau Departemen Pemberdayaan Pesantren dan Pengabdian Masyarakat CSSMoRA UIN Walisongo kembali menghadirkan Webinar Nasional bertajuk tema “Menggapai Mimpi, Menerobos Batas Dunia; Memahami Tantangan dan Peluang Studi di Luar Negeri”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Mei 2024 pada pukul 17.45 sampai selesai dan dilaksanakan melalui via zoom meeting.

Rangkaian acara pembukaan kegiatan dipandu oleh Kms. Abizar Al-Ghifari sebagai MC. Dilanjut menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars CSSMoRA oleh seluruh peserta yang hadir. Kemudian dilanjut berbagai susunan acara seperti sambutan ketua panita oleh Ahmad Munawir Baidlowi, sambutan ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo yakni Muhammad Wahyudi Arafah, Sambutan Ketua Umum Nasional CSSMoRA oleh Faizal Amin, dan sambutan pengelola PBSB UIN Walisongo Bapak Ahmad Munif, M.Si sekaligus membuka acara webinar ini.

Dalam sambutannya, Bapak Ahmad Munif menyampaikan bahwa

“Di agama islam kita diwajibkan untuk menuntut ilmu sepanjang hidup kita, dimulai dari kita dilahirkan sampai meninggal dunia, yang mana terdapat di dalam hadist أُطْلُبِ الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى اللَّحْدِ. Jadi, jika ada seseorang yang tidak mau belajar semasa hidupnya maka dia sudah melanggar perintah agama. Selain kita bisa mendapatkan ilmu pada saat dikelas dan melalui buku-buku, kita juga bisa mendapatkan ilmu dari lingkungan sekitar. Mengenai kuliah diluar negeri diharapkan bisa mendapatkan pelajaran-pelajaran yang lebih bijak sehingga menjadikan seseorang itu menjadi lebih baik dan bisa memahami orang lain”.

Webinar Nasional CSSMoRA dimoderatori oleh Varas Awla Zakan Tajalla dan menghadirkan narasumber luar biasa Muhammad Arinal Haq yang saat ini sedang menempuh jenjang S2 di Manchester, Inggris sekaligus mendapatkan beasiswa LPDP Luar Negeri. Beliau merupakan presiden NAYS Indonesia dan seorang penulis buku yang berjudul Pada Sebuah Jalan Panjang Bernama Pulang.

Arinal Haq berbagi pengalamannya dalam webinar ini dengan ringan dan santai. Ia menyampaikan bahwa alasan kuliah di Luar Negeri bukan karena pendidikan di Indonesia kurang memadai, akan tetapi perlunya diri kita untuk mengembangkan potensi diri serta memperluas relasi dan karir. Banyak akses dan fasilitas pendidikan di Luar Negeri yang memadai, sehingga bisa menjadi sarana untuk menunjang dan mendukung pembelajaran yang sedang kita tempuh. Tak hanya itu, kita bisa mendapatkan berbagai award dengan mengekspor budaya Indonesia ke Luar Negeri. Pada saat ini, Peluang untuk bisa kuliah di Luar Negeri sangatlah besar, mulai dari beasiswa, Exchange, Magang Internasional dan lain sebagainya. Akan tetapi, tantangan yang harus dilalui juga sangatlah besar, perbedaan waktu salat, penyesuaian dengan sistem dan metode pengajaran, perbedaan bahasa dan adat kebiasaan, dan lain-lain. Jangan jadikan tantangan sebagai hal yang menakutkan, jadikanlah tantangan sebagai pacuan dalam berusaha. Ingat, tak ada pelangi yang akan menyapa, tanpa deras hujan sebelumnya. Mulai persiapkan semua itu dari sekarang karena tanpa aksi nyata, mimpi-mimpi hanya akan jadi angan belaka. Bangun dan wujudkan impian yang kamu punya.

Setelah penyampaian materi usai, sesi diskusi dibuka dengan dipandu oleh moderator. Para peserta terlihat antusias dan penuh semangat memberikan pertanyaan kepada narasumber. Panitia telah menyiapkan doorprize yang menarik bagi penanya terbaik, Arinal Haq juga memberikan bukunya kepada salah satu pemenang. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama.

Loading