TASYAKURAN WISUDA

Tasyakuran wisuda merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh BPH (Badan Pengurus Harian) CSSMoRA UIN Walisongo. Acara tasyakuran wisuda berlangsung pada hari Jumat, 10 September 2021 pada pukul 19.30 WIB yang dilaksanakan secara virtual.
Acara ini diikuti oleh 14 wisudawan, 3 diantaranya merupakan anggota CSSMoRA angkatan 2016 dan 11 lainnya merupakan anggota CSSMoRA angkatan 2017. Acara ini dihadiri oleh pengelola PBSB UIN Walisongo, bpk Moh Hasan, M. Ag dan bpk Ahmad Munif, M. SI, anggota pasif CSSMoRA angkatan 2017 dan anggota aktif CSSMoRA.
Hamjan selaku ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo mengatakan “meskipun acara ini diadakan secara virtual, tapi diharapkan semuanya bisa berjalan dengan lancar dan menjadi motivasi sekaligus pengingat kepada kita semua untuk bisa segera menyelesaikan studi S1 secepat dan sebaik mungkin”.
Tasyakuran wisuda kali ini sangat membanggakan untuk para anggota CSSMoRA, pasalnya salah dua diantara wisudawan mendapat penghargaan sebagai wisudawan terbaik fakultas yang diraih oleh Kak Rohadatul ‘Aisy, S.H dan wisudawan dengan penghargaan skripsi terbaik fakultas yang diraih oleh Kak Ayu F Damayanti, S.H.
“Dengan penghargaan tersebut, diharapkan bisa memberi motivasi dan semangat tersendiri untuk anggota CSSMoRA yang lainnya. Meskipun belum bisa melaksanakan kuliah tatap muka, kalian harus tetap semangat dan jangan malas-malasan. Jangan sampai menjadikan daring sebagai alasan untuk tidak bisa memahami materi dengan baik, sebisa mungkin kalian mengikuti perkuliahan dengan maksimal dan mencari bahan-bahan lain untuk menambah wawasan”, ujar bpk Moh Hasan, M. Ag dalam sambutannya.
Para anggota sangat berantusi dalam acara tasyakuran wisuda, terlebih bagi anggota CSSMoRA 2021 yang belum bisa bertemu dengan para wisudawan dan anggota CSSMoRA lainnya. Akan tetapi dengan acara ini mereka bisa mengenal sedikit banyak anggota CSSMoRA dan para wisudawan juga bisa sedikit tau anggota baru CSSMoRA.
Meskipun berlangsung secara virtual, acara tasyakuran wisuda kali ini tetap terasa syakralnya. Moh Fadhil selaku ketua panitia mengatakan “alhamdulillah acaranya dapat berjalan dengan baik walaupun dari panitia sempat mendapatkan beberapa kendala terkait waktu pelaksanaan tapi karena kekompakan dari teman-teman panitia alhamdulillah semua bisa teratasi dengan baik. Dan tak lupa juga kami ucapkan selamat menempuh perjalanan selanjutnya buat kakak-kakak, semoga ilmunya barokah, amin ya robbal alamin”.
Acara tasyakuran wisuda selesai pada pukul 21.15 WIB dan diakhiri dengan foto bersama via Zoom Cloud Meeting.

–Redaksi Ani

Loading

PENGENALAN TOEFL (PSC#1)

Pengembangan Skill CSSMoRA yang disingkat PSC. Salah satu Program kerja Departemen Hubungan Dalam, Kegiatan ini guna untuk menambah, melatih soft skill anggota CSSMoRA UIN Walisongo dalam bahasa, desain grafis dan lain-lain. PSC#1 atau Pengembangan Skill CSSMoRA pada pertemuan pertama ini membahas mengenai pengenalan TOEFL (Test Of English as a Foreign Language), yang dilaksanakan via Google Meet pada Sabtu, 04 September 2021.

Kegiatan PSC ini seperti diskusi santai antara anggota CSSMoRA dengan pemateri, dengan harapan sebagai awal persiapan  bagi para Anggota CSSMoRA dalam melaksanakan tes TOEFL.

Tes TOEFL merupakan pra-syarat penentuan kelulusan mahasiswa UIN Walisongo, tes ini harus selesai sebelum ujian akhir bagi mahasiswa. UIN Walisongo dalam test TOEFL menggunakan paper best test, namun dalam keadaan pandemic sekarang sangat susah untuk melakukan test TOEFL dengan paper best test sehingga dialihkan melalui test online. Jenis TOEFL yang diterapkan UIN Walisongo yaitu Institutional TOEFL Test. Dimana test ini diatur oleh institusi tersebut, dan hasil serta sertifikat TOEFL hanya dapat digunakan di institusi itu sendiri.

“kegiatan ini sebagai gambaran serta bekal buat Anggota CSSMoRA, agar tidak kaget jika mengikuti test TOEFL” ungkap Inayah selaku moderator dan anggota Departemen Hubungan Dalam.

Dengan membiasakan berbicara berbahasa Inggris, kita harus melatih dan membperbanyak kosakata (vocabulary) dalam bahasa Inggris. Review  kembali kosakata tersebut agar tidak lupa dan semakin mudah digunakan. Bisa dimulai dengan kosakata keseharian. Dengan kita berada dilingkungan berbahasa Inggris secara tidak langsung kita bisa paham dan bisa berbahasa Inggris perlahan-lahan.

Tips sukses dalam tes TOEFL sebagaimana ucap Rohadatul ‘Aisy Idra selaku pemateri dalam kegiatan ini dan wistuda TERBAIK Fakultas Syariah dan Hukum pada bulan Agustus 2021.

“Meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, bisa dengan mennton film yang berbahasa Inggris dengan subtitle Inggris, belajar lewat aplikasi bahasa Inggris, mendengarkan lagu bahasa Inggris dan masih banyak lagi”.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama via Google Meet.

–Redaksi W

Loading

UPGRADING PENGURUS CSSMORA UIN WALISONGO PERIODE 2021-2022

SEMARANG-Selang beberapa minggu sesudah pelantikan pengurus CSSMoRA UIN Walisongo Periode 2021-2022 pada Sabtu 28 Agustus 2021 dilaksanakan Kegiatan  “UPGRADING PENGURUS” guna untuk membekali dan meningkatkan semangat kinerja pengurus dalam berorganisasi.

Kegiatan ini dilakukan via google meet yang dihadiri oleh pengurus CSSMoRA UIN Walisongo dan panitia, adapun pemateri dan materi yang telah disampaikan sebagai berikut:

  1. Arhamu Rijal dengan Materi Kepemimpinan dan Organisasi (CSSMoRA UIN Walisongo 2013)
  2. Muhammad Shobaruddin dengan Materi Manajemen Waktu (CSSMoRA UIN Walisongo 2011)
  3. Moh Salapuddin dengan Materi Kepenulisan (CSSMoRA UIN Walisongo 2012)
  4. Obi Robi’a Al Aslami dengan Materi Media dan Konten Kreator (CSSMoRA UIN Walisongo 2015)

 “CSSMoRA UIN Walisongo merupakan CSSMoRA yang paling produktif dalam bidang kepenulisan” ungkap Mas Salapuddin.

Dengan harapan bahwa Mahasantri PBSB UIN Walisongo Semarang dapat menjadikan motivasi untuk lebih giat dalam mengasah kemampuan dari masing-masing anggota terutama dalam bidang kepenulisan.

Kutipan motivasi dari pemateri mas Arhamu Rijal kepada pengurus

“Sesuatu itu tidak menjadi masalah jika kalian tidak memikirkan itu masalah” ungkapnya.

–Redaksi W

 

Loading

MAHASISWA KKN UIN WALISONGO ADAKAN SOSIALISASI COVID-19

Lonjakan kasus positif virus Covid-19 di Indonesia terdeteksi mengalami peningkatan setiap harinya. Dari sekian lonjakan kasus positif terdapat pula penurunan angka kesembuhan dan kematian. Kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya virus Corona ini mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah UIN Walisongo untuk memberikan edukasi dan sosialisasi tentang Covid-19.
Upaya pencegahan COVID-19 terutama dilakukan dengan menerapkan protokol Kesehatan secara disiplin termasuk 3M, yakni memakai masker dengan benar, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
“Karena saat ini kan obat belum tersedia, vaksin juga masih dalam proses uji klinis, jadi yang dapat kita tingkatkan saat ini adalah kesadaran dan disiplin masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan,” Ujar Hilma, mahasiswa KKN UIN Walisongo.
Sosialisasi COVID-19 ini dilaksanakan pada selasa, 17 November 2020. Sosialisasi tersebut ditujukan kepada guru dan siswa MDTA Assa’idiyahagar senantiasa menggunakan masker baik saat di dalam maupun diluar ruangan saat melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar.
Selain itu, mahasiswa juga turut membagikan masker dan face shield kepada guru dan siswa, serta menyediakan tempat cuci tangan beserta sabun dan handsanitizer di MDTA tersebut. Lanjutkan membaca MAHASISWA KKN UIN WALISONGO ADAKAN SOSIALISASI COVID-19

Loading

KENALKAN ILMU FALAK, MAHASISWA KKN ADAKAN PELATIHAN

Tidak dapat dipungkiri di era digital saat ini dimana mekanik dan analog elektronik telah banyak diubah menjadi teknologi digital, membantu hampir segala lini kehidupan umat manusia menjadi serba cepat, mudah dan instan, tidak terkecuali digitalisasi dalam ilmu falak.
Dengan menjamurnya smartphone dan gadget digital, ponsel sudah bisa dilengkapi dengan aplikasi waktu sholat. Jadi setiap kali waktu sholat tiba, ponsel akan berbunyi sebagai tanda bagi pemilik ponsel bahwa waktu shalat telah tiba. Termasuk juga kesukaran yang biasa saat mencoba menemukan arah kiblat kian memudar. Baik ponsel atau perangkat GPS, asal dilengkapi dengan kompas yang kompatibel untuk menemukan arah kiblat secara real-time, maka arah kiblat dapat dengan mudah ditemukan.
Akan tetapi, maraknya aplikasi digital yang berkenaan dengan waktu shalat dan arah kiblat tidak ada lentera proses pembelajaran dan pengembangan ilmu falak ini. karena sejatinya digitalisasi hanya sebagai bentuk perubahan dari perhitungan ilmu falak untuk melihat hasilnya secara cepat. Proses pengkajian harus tetap dan harus terus dilaksanakan agar keilmuan tidak hilang dan berkembang. Selain itu juga, terwujud koreksi pada aplikasi smartphone yang pada akhirnya dapat mempengaruhi tingkat akurasi hasil yang diberikan.
Sebagai upaya menjaga khazanah keilmuan dan upaya mencetak kader falak Sukabumi, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang melakukan perhitungan arah kiblat yang diadakan di Pondok Modern Assalam Putri Sukabumi pada senin, 15 November 2020.
“Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari upaya pengenalan pengetahuan ilmu falak sekaligus kaderisasi falak di daerah Sukabumi khususnya, dan daerah asal para santri umumnya,” Terang Hilma, penyelenggara kegiatan pelatihan.
Kegiatan ini diikuti oleh 21 orang santriwati Pondok Modern Assalam dengan antusiasme yang penuh. Pelatihan perhitungan dan praktik pengecekan arah kiblat menggunakan metode perhitungan roshdul kiblat harian.
“Metode roshdul kiblat harian dipilih karena ia merupakan metode yang paling sederhana, bebas biaya, namun memiliki akurasi yang tinggi dalam menentukan arah kiblat,” jelas Hilma.

 

Rep: H.

Loading

MAHASISWA ILMU FALAK KKN UIN WALISONGO ADAKAN PELATIHAN PERHITUNGAN WAKTU SALAT

Lamongan – Dewasa ini disiplin Ilmu Falak kian semarak digaungkan. Urgensi keberadaan Ilmu Falak yang berhenti terus disebarluaskan, larangan cakupan Ilmu Falak yang berhubungan erat dengan peribadatan umat Islam. Cakupan yang dimaksud adalah Arah Kiblat, Waktu Salat, Awal Bulan Kamariah, dan Gerhana. Menanggapi hal tersebut, Mahasiwa jurusan Ilmu Falak UIN Walisongo mengadakan pelatihan perhitungan waktu salat bersama PR. IPNU IPPNU desa Kranji, tempat dimana pengabdian Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Pelatihan perhitungan waktu yang diselenggarakan atas kerja sama dengan pengurus yang mengomel setempat. Syikma R. Jannah, selaku pihak yang mengadakan acara sekaligus pemateri, telah mempersiapkan dengan matang dan disambut hangat dengan ketua gembar-gembor.“Siap Mbak, program yang bagus, akan kami kordinir rekan-rekanita IPNU IPPNU Kranji”, jawab Rif’atul Jannah selaku Ketua PR. IPPNU Kranji.
Gedung TPQ yang berada di tengah desa, sengaja dipilih sebagai lokasi kegiatan agar memudahkan akses untuk peserta mengikuti agenda tersebut. Perhitungan waktu pelatihan diikuti oleh kurang lebih 15 (lima belas) peserta yang berasal dari desa Kranji. Beberapa masih duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah, selain itu juga ada yang sedang menempuh bangku perkuliahan.
Peserta antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir, meski sempat ingin menyerah di tengah pelatihan karena tidak menemukan jawaban yang tepat ketika melakukan perhitungan terlebih dahulu kegaiatn yang dilaksanakan di malam hari.“Perhitungannya bikin pusing, tapi seru Mbak”, ungkap Kurnia Fitri, salah satu peserta. Pelatihan berlangsung selama hampir dua jam dan diakhiri dengan sesi tanya jawab soal astronomi.

 

Rep: Syikma R Jannah

Loading

Jadikanlah Buku Sebagai Temanmu, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama Anak Desa Mengunjungi Perpustakaan Daerah Kab. Parigi Moutong

Parigi, 13/11/2020, mengajak kelas Anak setingkat SD-SMP mengunjungi Perpustakaan sesuatu hal yang baru, mengapa saya mengatakan hal tersebut, yang biasanya kita melihat yang sering mengunjungi Perpustakaan dari kalangan Mahasiswa atau Dosen.

Disinilah peran saya sebagai Mahasiswa mengajak mereka mengunjungi Perpustakaan, tidak hanya mengujungi, terus duduk kemudian Gadget utama dengan mengkoneksikan WIFI Perpustakaan tetapi memerintahkan para adik-adik untuk mencari buku sesuai minat baca kemudian dibaca. Jika mereka bosan, saya persilahkan mereka untuk bermain bersama.

Bukankah wahyu pertama turun di muka bumi, memerintahkan umat Islam “ IQRA ” yang artinya Bacalah, sudah semestinya dari usia dini mulai dibiasakan untuk membaca walau sehari 1 halaman.

Kegiatan ini terus saya lakukan setiap hari jum’at dan sudah terlaksana sebanyak 4 kali.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi proker tersebu,” kata Ibu Salmia, Jum’at 13/11/2020.

“Kami pihak Perpustakaan sangat senang jika ada yang ingin berkunjung + membaca Buku di Perpustakaan, setiap hari mengunjungi Perpustakaan malah lebih baik,” ujar Staf Perpustakaan.

Tetapi saya sendiri mampu melaksanakan proker ini seminggu sekali.

 

Loading

Butuh Bimbingan Saat Belajar, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Bimbel di Era Pandemi

Parigi, 16/11/2020, belajar tanpa Guru, belajar tanpa ada pembimbing, ditambah pembelajaran dilakukan secara Daring, hal-hal tersebut yang dirasakan Siswa-Siswi SD sekarang, yang mana menyusahkan, menyulitkan Siswa-Siswi SD saat mengerjakan Tugas/PR yang diberikan oleh Gurunya. Tidak semua orang tua mampu membantu anaknya mengerjakan soal-soal tugas dari Sekolah.

Melihat kasus ini, saya berinisiatif membuka Bimbingan Belajar kepada Anak setingkat SD. Setidaknya membantu mereka dalam hal mengerjakan tugas yang diberikan oleh Gurunya. Tidak sebatas itu, saya juga menjelaskan, memahamkan materi-materi yang telah diberikan oleh Guru mereka.

Kegiatan Bimbingan Belajar, bertempat Masjid Nurul Ikhwan yang berada dilokasi tempat saya tinggal, dimulai dari Pukul 08.00 pagi sampai sebelum zuhur. Dari beberapa rumah orangtua yang saya kunjungi menawarkan proker tersebut hanya 4 murid yang saya dapatkan. Walaupun hanya 4 murid yang saya ajar, saya sangat bersyukur dan senang bisa berbagi Ilmu dan tentunya meringankan orangtua  mereka dalam hal belajar secara online. Alhamdulillah kegiatan Bimbel berjalan Istiqomah, artinya berjalan terus menerus. Kegiatan Bimbel ini, dilaksanakan seminggu 4 kali pertemuan dimulai hari Senin-Kamis.

 

Rep: Tri

Loading

Tingkatkan Minat Belajar Siswa, Mahasiswi KKN UIN WS Gelar Bimbingan Belajar Gratis

Sejak menyebarnya virus corona atau yang dikenal dengan istilah covid 19, pemerintah Indonesia memberlakukan social distancing (jaga jarak). Pemberlakuan peraturan baru ini berdampak pada kegiatan belajar mengajar. Pemerintah menetapkan kebijakan belajar dari rumah (Daring) yang bertujuan untuk mencegah penularan virus ini.

Sistem belajar daring ini membuat anak-anak harus belajar dari rumah masing-masing. Peran guru di sekolah harus digantikan oleh orang tua, sehingga membuat beberapa orang tua kesulitan saat mendampingi anak belajar di rumah. Untuk membantu anak-anak saat belajar di rumah, mahasiswi KKN UIN walisongo Semarang Melda Rahmaliatul Aulia mengadakan bimbingan belajar gratis.

Kegiatan bimbingan belajar ini dilaksanakan setiap hari Selasa dan Rabu dimulai sejak tanggal 6 Oktober dan berakhir tanggal 4 November 2020. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah mahasiswi tersebut dan diikuti oleh beberapa anak TK dan SD.

“Saya mengadakan kegiatan bimbingan belajar ini, karena melihat beberapa orang tua yang sibuk bekerja kesulitan saat mendampingi anaknya saat proses belajar daring, dan saya berharap anak-anak bisa lebih bersemangat jika belajar bersama teman-temannya di satu tempat”, ujar Melda.

Sistem kegiatan ini adalah mendampingi siswa saat mengerjakan tugas dari sekolah, dan jika tidak ada tugas, maka kegiatan diisi dengan belajar bahasa inggris dan matematika.

“Terima Kasih sudah mengadakan kegiatan bimbingan belajar ini, saya merasa senang dan terbantu. Biasanya anak-anak sering menumpuk tugas yang diberikan guru, sehingga saat sudah dekat waktu pengumpulan, mereka sering mengeluh karena merasa capek mengerjakan tugas sekaligus, namun sejak diadakan kegiatan ini, tugas-tugas bisa dikerjakan secara berangsur-angsur dan tidak menumpuk di akhir, ujar bu Ana orang tua dari salah seorang siswa.”

Kegiatan yang diadakan dalam jangka waktu sebulan ini berjalan dengan lancar, dan ditutup dengan pembagian hadiah sebagai bentuk penghargaan atas semangat belajar siswa.

 

Rep: RM

Loading

Mahasiswa KKN Bekerjasama dengan Madrasah Aliyah Keagamaan Gelar Pelatihan Perhitungan Waktu Sholat

 

Lamongan – Pelatihan Perhitungan Waktu Sholat Fardu diadakan oleh Mahasiswa KKN UIN Walisongo yang bekerjasama dengan Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) Tarbiyatut Tholabah (TABAH) di gedung Madrasah ini diikuti 70 peserta dari kelas 10 sampai 12 pada Kamis (06/11).

Kegiatan yang mengarah pada perhitungan waktu sholat fardu ini membahas terkait bagaimana cara menghitung (hisab) bukan hanya pada tataran teori fiqh belaka.

Dalam pembukaan acara, ketua panitia Pelatihan Moh. Alfi Agus Salim mengatakan Beruntung sekali teman-teman yang dapat mengikuti pelatihan falak ini, karena tidak pasti ada setiap tahunnya.

“Teman-teman yang mengikuti kegiatan ini sangat beruntung karena tidak mesti dilaksanakan setiap tahun, oleh karenanya mohon diperhatikan dengan serius ketika narasumber sudah menyampaikan materi”, ucap Ketua Panitia.

Narasumber pelatihan Moh Fadllur Rohman, mengatakan bahwa urgensi mengetahui waktu sholat, utamanya sholat fardu itu berkonsekuensi pada keabsahan hukum sholat, sehingga sangat perlu dipelajari.

“Mengapa kita perlu mengetahui waktu sholat? Ya karena hal itu menjadi syarat sah sholat, tidak sah sholat itu apabila belum masuk waktunya, misalnya belum masuk waktu ashar kalian sudah melakukan sholat terlebih dahulu karena kondisi mendung awannya, padahal itu bisa dihitung waktunya”, jelas Mahasiswa Ilmu Falak tersebut.

Materi pelatihan perhitungan yang menggunakan kalkulator scientific yang terbilang hal baru bagi peserta ini tetap tidak membuat semangatnya turun. Sehingga dalam menghadapi hal tersebut narasumber terlebih dahulu menjelaskan bagaimana cara penggunaan kalkulator tersebut sebelum melangkah menghitung waktu sholat. Walaupun demikian, antusias peserta sangat tinggi dengan aktif dalam forum di tengah penyampaian materi perhitungan. (Fadlil)

Loading