Menakar kembali arah kiblat Musala Goeboek Pentjeng

Pada Sabtu, (08/10). Saya dan teman-teman CSSMoRA  mengadakan suatu acara di sebuah Pondok di daerah gunung pati semarang.  Disela-sela rundown acara, saya memutuskan untuk salat di mushalla pondok tersebut. Awalnya tiada masalah yang berarti. Tempatnya bersih, suci, airnya juga enak. Tapi, setelah saya cek kiblat untuk salat, ternyata musala tersebut melenceng 43 derajat dari arah kiblat.

Pas pertama kali saya lihat bangunannya, langsung terlintas di pikiran saya bahwa bangunan itu merupakan bangunan peninggalan Belanda. Dinding-dinding tebal dihiasi dengan cat putih yang sudah menguning menandakan bangunan tersebut telah berdiri kokoh sejak lama. Ejaan jadul juga terpampang di atas pintu masuk bertuliskan “Goeboek Pentjeng”. Hal ini menambah alasan saya untuk semakin yakin bahwa bangunan itu telah ada sejak zaman Belanda.

Saat menelusuri komplek pondok tersebut, saya menemukan beberapa hal menarik. Seperti benda-benda unik, ukiran-ukiran kaligrafi kuno dan lain sebagainya. Suasana yang temaram membuat saya berspekulasi lagi bahwa pondok tersebut merupakan pondok Tarikat (Sufi).

Sebagaimana pondok Sufi, pastinya memiliki musala sebagai tempat menyepi. Musala tersebut terletak di sebelah kiri halaman kediaman pengasuh. Tempatnya tak begitu besar, mungkin hanya muat 15 sampe 20 saja. Tetapi saat memasukinya, hawa ketenangan khas-khas sufi begitu terasa.

Awalnya nyaman saja berada di musala. Tapi hal itu seketika berubah ketika saya mengeluarkan aplikasi kompas kiblat dari HP. Saya begitu kaget ketika arah kiblat yang dituju oleh kompas saya melenceng ke kanan. Awalnya saya tidak percaya karena melencengnya begitu jauh. Tapi setelah saya mengecek ulang sembari memincingkan mata, ternyata hal tersebut benar.

Arah kiblat semarang jika kita ukur secara umum, itu mengarah kepada Azimuth 294 derajat UTSB. Sedangkan kompas saya menunjukkan musala menghadap kiblatnya sebesar 251 derajat. Maknanya, kiblat dari musala tersebut melenceng sebanyak 43 derajat. Caranya adalah dengan 294 dikurangi 251 =43. Mengukur kiblat dengan kompas memang terkadang meleset. Akan tetapi kemelencengan piranti konpas paling hanya setitar 1 sampai 2 derajat saja.

Dalam menghadap kiblat kebanyakan Ulama memperbolehkan menghadap Jihhatul kakbah (arah Kakbah) atau lebih mudahnya maksimal kemelencengan 45 derajat. Dalam kita Bughyah al-Mustarsyidin disebutkan:

مَحَلُّ اْلإِكْتِفَاءِ بِالْجِهَّةِ عَلَى الْقَوْلِ بِهِ عِنْدَ عَدَمِ الْعِلْمِ بِأَدِلَّةِ الْعَيْنِ إِذِ الْقَادِرُ عَلَى الْعَيْنِ إِنْ فُرِضَ حُصُوْلُهُ بِاْلإِجْتِهَادِ لاَ يُجْزِيْهِ اسْتِقْبَالُ الْجِهَّةِ قَطْعًا وَمَا حَمَلَ الْقَائِلِيْنَ بِالْجِهَّةِ ذَلِكَ إِلاَّ كَوْنُهُمْ رَأَوْا أَنَّ اسْتِقْبَالَ الْعَيْنِ بِاْلإِجْتِهَادِ مُتَعَذِّرٌ.

“Cukup menghadap arah (Ka’bah ke barat saja, misalnya) adalah saat tidak mengetahui tanda-tanda keberadaan bentuk fisik Ka’bah (a’inul Ka’bah). Orang yang mampu mengetahui Ka’bah bila diandaikan bisa dihasilkan dengan berijtihad, maka ia tidak cukup menghadap arah saja secara pasti (tanpa khilafiyah). Tidak ada yang mendorong ulama yang membolehkan menghadap ke arah Ka’bah melainkan mereka memandang bahwa menghadap Ka’bah dengan berijtihad itu sulit dilakukan.(Abdurrahman Ba’alawi, Bughyah al-Mustarsyidin [Mesir: Musthafa al-Halabi, 1371 H/1952 M)], h. 39-40)

Tetapi dalam konteks sekarang, mencari posisi kiblat sangat mudah dilakukan. Bertebaran aplikasi kompas kiblat di berbagai perangkat. Sehingga hampir tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak tahu arah kiblat. Yang menjadi pertanyaan kemudian adalah, apakah menghadap Jihhatul Kakbah pada masa sekarang masih berlaku seperti yang tertera di kitab tersebut? Lalu bagaimana sikap kita bila mengetahui kenyataan kemelencengan tersebut?

Daviq Nuruzzuhal (CSSMoRA UIN Walisongo 2022)

Loading

Upgrading Pengurus

Dalam Rangka meningkatkan semangat berorganisasi dan mengoptimalkan kinerja pengurus, CSSMoRA UIN Walisongo Semarang mengadakan kegiatan Upgrading Pengurus yang dilaksanakan pada Sabtu, 23 September 2023 di BLK YPMI Al Firdaus.
Kegiatan Upgrading Pengurus ini diikuti oleh 29 peserta, 23 orang dari pengurus angkatan 2021/2022 dan 6 orang dari perwakilan angkatan 2023.
Upgrading Pengurus periode 2023/2024 ini mengangkat tema “Upgrade Hati Upgrade Diri Bersama CSSMoRA Kita Mengabdi” Dalam kegiatan tersebut, para peserta dibekali tiga materi. Materi pertama tentang Kepemimpinan dan Keorganisasian yang disampaikan oleh M. Irkham Maulana, S.H alumni PBSB angkatan 2016 dan melanjutkan S2 di UIN Walisongo jalur PBSB. Materi yang disampaikan membahas tentang fungsi kepemimpinan dan keorganisasian serta peran penting dari seorang pemimpin. Materi kedua yang disampaikan oleh Syikma Riyadlil Jannah, S.H yang juga alumni PBSB angkatan 2016 dan melanjutkan S2 di UIN Walisongo jalur PBSB. Materi yang disampaikan membahas tentang Administrasi Keorganisasian yang membahas seputar kesekretariatan seperti jenis-jenis surat, pedoman penulisan surat dan Juknis Penulisan Surat. Materi terakhir tentang Time Management yang disampaikan oleh Fahmi Misbahudin, S.H penerima PBSB S2 tahun 2023 di UIN Walisongo. Materi yang disampaikan tentang pentingnya mengatur waktu, tentang bagaimana kita membagi antara prioritas serta kewajiban sebagai santri , mahasiswa dan organisator. Pada akhir penyampaiannya beliau mengatakan “Orang yang tidak berdzikir dan tidak berfikir itu berarti dia mati tanpa Tuhan”.
“Ketika kita lembek kepada diri kita maka dunia akan keras, sebaliknya ketika kita keras kepada diri kita maka dunia akan lembek”.
Teknis penyampaian setiap dari materi selama 45 menit kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab selama 15 menit.

Loading

Tentukan Masa Depan, CSSMoRA UIN Walisongo Gelar Musyawarah Kerja Tahunan

cssmorawalisongo.org – Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs UIN Walisongo (CSSMoRA UINWS) gelar musyawarah kerja tahunan periode 2023-2024 pada Ahad, (03/09). Acara tersebut digelar guna membahas rancangan program kerja masing-masing divisi selama setahun ke depan. Tak hanya itu, anggota baru CSSMoRA juga dilibatkan sebagai petugas acara pada Musyawarah kerja tahun ini.

Acara dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta mars CSSMoRA  dan sambutan-sambutan. Kemudian dilanjut dengan sidang pleno, sidang komisi dan sidang paripurna.

Total yang mengajukan rancangan program kerja pada periode kali ini berjumlah lima divisi. yaitu badan pengurus harian (BPH), pengembangan sumber daya manusia (PSDM), pemberdayaan pesantren dan pengabdian masyarakat (P3M), pengembangan sumber daya ekonomi (PSDE) dan komunikasi dan informasi (KOMINFO). Pada muyawarah kerja kali ini, divisi PSDE diadakan kembali setelah sebelumnya ditiadakan.

Menurut Wahyu, ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo, hal ini dilakukan bertujuan sebab pada tahun ini jumlah sumberdaya manusianya mencukupi sehingga periode ini kembali diadakan setelah tahun kemarin dilebur ke divisi lain.

“PSDE ini dulunya ada, tapi tahun kemarin dilebur pada divisi P3M sehingga pada tahun ini karena kuota kita mencukupi jadi kita adakan lagi,” ujarnya.

Tak hanya itu, beberapa proker baru juga diusung pada Musyawarah kerja periode ini, seperti Astrohiking, CSSMoRA Design Club (CDC), Study Club, dan Mora Jurnalism. Setiap program memiliki tujuan masing-masing.

Salah satunya, menurut lampiran program kerja divisi PSDM, Tujuan dari pengadaan Study Club adalah menjadikan anggota CSSMoRA lebih mendalami materi dalam jurusannya masing-masing.

Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh Azzam, koordinator CSSMoRA UIN Walisongo. Ia mengatakan, study club ia fokuskan agar anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo supaya lebih mendalami jurusan mereka.

“tujuan study club initinya supaya para anggota CSSMoRA bisa mendalami prodi mereka sehingga bisa mendominasi di perkuliahan,” Terangnya.

Loading

PELANTIKAN PENGURUS BARU CSSMORA UIN WALISONGO PERIODE 2023-2024

CSSMoRA UIN Walisongo Semarang kembali mengadakan pelantikan pengurus baru pada Sabtu, (19/08). Pada acara tersebut secara resmi telah dilantik 26 pengurus baru periode 2023-2024 yang terdiri dari angkatan Najma dan El-Fathi.

Acara tersebut dihadiri dari pihak alumni, angkatan CSSMoRA 2023, Wakil ketua I CSSMoRA Nasional serta pengelola PBSB UIN Walisongo Semarang. Prosesi pelantikan dipimpin oleh Faisal Sangaji, Wakil ketua I CSSMoRA Nasional. Prosesi dilaksanakan secara hybrid, sebab pengelola PBSB UIN Walisongo dan petugas yang melantik terhalang untuk hadir secara offline.

Acara dimulai dengan pembukaan yang terdiri dari beberapa rangkaian kemudian diteruskan dengan pelantikan sebagai Inti acara. Lalu dilanjutkan dengan sambutan-sambutan serta doa sebagai penutup acara.

berikut nama-nama pengurus secara resmi telah dilantik:

BADAN PENGURUS HARIAN

Ketua            : Muhammad Wahyudi Arafah

Sekertaris I   : Julia Natasya

Sekertaris II  : Lu’lu’il Mahbubah

Bendahara I  : Siti Qurrotul A’yuni

Bendahara II : Sherly Nurmala

 

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

Kordinator : M. Abdul Azzam

Sekertaris  : Fathiyah Zahrah Arifin

Bendahara : Zakiatul ‘Ulya Kamal

Anggota    : Muhammad Daviq Nuruzzuhal

Anggota    : Muhammad Muhaimin Thohri

Anggota    : Aldian Chindra Aji

 

PEMBERDAYAAN PESANTREN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (P3M)

Kordinator : M. Zaki Al-Aziz

Sekertaris  :Shofi Putri Lathifah

Bendahara :Siska Anggita

Anggota     :M. Ilham Awaludin

Anggota     :Ahmad Munawir Baidhowi

 

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA EKONOMI

Kordinator : Muhammad Husain As Sajjad

Sekertaris  : Ezlyn Ziyadatur Rohmah

Bendahara : Umi Kalzum

Anggota     : Farijil Humam

Anggota     : lutfi najib

 

KOMUNIKASI DAN INFORMASI

Kordinator : Ahmad Farhan Makmur

Sekertaris  : Silvi Nurmaulia

Bendahara : Mohammad Harits A.M

Anggota     : Varas Awla Zakan Tajalla

Anggota     : Danial Alexa Syauqy

 

 

Loading

Kebahagiaan Wisuda dan Inspirasi Motivasi dari Alumni CSSMoRA UIN Walisongo: Mencari Ilmu dan Mengatur Waktu dengan Bijak

Kamis, 18 Mei 2023 semua anggota CSSMoRA UIN Walisongo ikut berbahagia atas akan di wisudanya kakak-kakak yang berhasil menyelesaikan tugas akhir. Kebahagiaan tersebut mereka tuangkan dengan mengadakan acara Tasyakuran Wisuda yang diwadahi oleh CSSMoRa UIN Walisongo, yang mana program Tasyakuran Wisuda tersebut menjadi program kerja dari Badan Pengurus Harian (BPH) . Acara tasyakuran wisuda (taswis) kali ini berbeda dengan acara taswis sebelumnya, pasalnya taswis kali ini bersamaan dengan acara sarasehan bareng alumni sehingga sebagian besar alumni termasuk ketua alumni CSSMoRA UIN Walisongo turut hadir dalam acara ini.

Kali ini, ada lima anggota CSSMoRa UIN Walisongo yang akan diwisuda pada tanggal 23 Mei 2023. Berikut nama-nama wisudawan dan wisudawati:
1. Hamjan A Rensalengo, SH
2. Muh. Fadhil, SH
3. Isma Masripah, SH
4. Inayah, SH
5. Afifah Mulya Alamsyah, SH

Dalam sambutannya, bapak Ihtirozun Ni’am selaku dosen ilmu falak di UIN Walisongo sekaligus alumni anggota CSSMoRA UIN Walisongo memberikan motivasi kepada para wisudawan dan wisudawati untuk tidak takut apabila setelah diwisuda ini mereka belum tau mau jadi apa, yang terpenting adalah jangan berhenti untuk belajar dan mencari ilmu. Beliau mengatakan
“Boleh kita berhenti sekolah, tapi jangan sampai kita berhenti belajar dan mencari ilmu”

Setelah rangkaian acara tasyakuran wisuda selesai dilanjutkan dengan acara sarasehan yang dimoderatori oleh salah satu alumni. Pembahasan sarasehan tersebut lebih tertuju pada upaya untuk menghidupkan majalah zenith yang dahulu sudah diperjuangkan oleh para alumni hingga menjadi majalah yang dikenal sampai ke pimpinan kemenag.

Dalam sambutannya, bapak Nur Hidayatullah selaku ketua alumni memberikan motivasi kepada seluruh anggota CSSMoRA
“Kalau orang barat punya time is money, maka klo islam الوقت اثمن من ذهب ”
Begitu pula bapak Mawahib sebagai salah satu pelopor dari majalah zenith, dalam sambutannya juga memberi motivasi
“Semakin sibuk kita dengan berbagai aktivitas semakin pintar Kita mengatur waktu dengan baik dan tidak terbuang sia-sia. “

Loading

Jalin Silaturahmi, UKM Kordais Dan CSSMora UIN Walisongo Gelar Bakti Sosial

Semarang, CSSMoRA – Bertempat di dusun Kalikidang, kecamatan Boja (Sabtu, 8/4/2023). CSSMoRA UIN Walisongo bersama dengan UKM Kordais menyelenggarakan acara bakti sosial dan santunan anak yatim. Acara tersebut mengusung tema “berbagi keberkahan di bulan suci Ramadan. ” Dengan harapan acara ini akan dapat memberi manfaat khusunya pada anak yatim.

Kepala Dusun Kalikidang, Sulistianto dalam sambutannya mengucapkan Terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang menyelenggarakan bakti sosial, ia juga berharap agar acara seperti ini sering dilakukan karena meringankan dan membantu mereka yang membutuhkan.

“Terima kasih untuk adek-adek mahasiswa yang mau menyelenggarakan acara ini, semoga acara seperti ini tidak akan berhenti disini saja. Karena membantu itu tidak harus kaya, tapi adalah soal kemauan, ” Ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Haikal salah seorang penerima santunan. Ia mengaku senang dengan acara ini karena bisa bermain dan bertemu kakak-kakak mahasiswa.

” Senang bisa ketemu kakak-kakak dan banyak orang, ” Ujarnya.

Tidak hanya itu, Ia juga senang atas hadiah yang diberikan oleh pihak mahasiswa, Sehingga Ia mengikuti acara tersebut dengan antusias dan khidmat.

” seneng mas, soalnya dapet hadiah, jadi pas acara aku ga bosen, ” Imbuhya.

Loading

Tasyakuran Wisuda CSSMoRA UIN Walisongo 11 Februari 2023

Wisuda adalah kegiatan upacara sebagai tanda kelulusan mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan studinya di suatu universitas. Momen tersebut adalah momen yang sangat berharga dan sangat di nanti-nantikan.

Pada tanggal 11 Februari 2023 CSSMoRA UIN Walisogo mengadakan tasyakuran wisuda sebagai bentuk rasa syukur karena telah selesai menempuh pendidikan sarjana .

Adapun rangkaian acaranya sebagai berikut:
Pembukaan, Lantunan Ayat suci Al-Quran, Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars CSSMoRA, sambutan-sambutan, share to care, potong tumpeng, penyerahan kenang-kenangan untuk wisudawan, dan yang terakhir adalah mauidhoh hasanah sekaligus Doa sebagai penutup.
Dalam acara tasyakuran wisuda kali ini ada 6 wisudawan, mereka terdiri dari 3 orang wisudawan yang lulus pada bulan November 2022, yaitu Zulfian Wanandi S.H, Hidayatullah S.H, dan M. Alfan Ali Musthafa S.H dan 3 wisudawan lulus pada bulan Februari 2023 , yaitu Sani Muhammad Asnawi S.H, Faried Muhammad Hidayat S.H, dan Siti Arina Yusuf.

Dalam acara tersebut, KH Ali Munir sebagai pengasuh Pondok Pesantren YPMI Al Firdaus memberikan pesan, nasihat, serta wejangan untuk para hadirin, khususnya untuk wisudawan “sesungguhnya kepuasan yang kita miliki adalah kebodohan yang tidak terukur”
Dengan diadakannya Tasyakuran Wisuda ini semoga menjadi semangat baru dan memotivasi bagi anggota aktif CSSMoRA serta mewujudkan rasa syukur dan memempererat hubungan antar anggota CSSMoRA.
“Loyalitas Tanpa Batas”

Loading

Penutupan Dies Natalis Ke-15 CSSMoRA UIN Walisongo, Family Gathering and Outbound

Rangkaian Dies Natalis Ke-15 CSSMoRA UIN Walisongo ditutup dengan acara Rihlah bersama keluarga CSSMoRA UINWS dan Outbound yang dilaksanakan pada hari Senin, 19 Desember 2022 di Bantul, Yogyakarta. Selain dalam rangka memeriahkan harlah CSSMoRA dan have fun, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar anggota CSSMoRA UINWS. Rihlah tahun ini diikuti dari tiga angkatan yaitu angkatan 2019 (Segefati), angkatan 2021 (Najma) dan angkatan 2022 yang terdiri dari S1 (El-Fati Generation) dan S2 (Crescent).

Destinasi yang dituju dalam Kegiatan Rihlah dan Outbound ini antara lain Wisata Hutan Pinus Mangunan, Pantai Pelangi Bantul dan Malioboro. Dalam kegiatan ini dipandu oleh Biro Perjalanan Wisata PT. S.K.R Tour & Travel. Dalam perjalanan dari Semarang menuju Bantul , di Bus diadakan lomba karaoke agar perjalanan tidak monoton dan lebih seru. Wisata Hutan Pinus Mangunan menjadi tujuan pertama untuk have fun bersama. Di bawah rindangnya pohon pinus dan udara yang sejuk dan teduh sehingga tidak terasa hari sudah siang. Dilanjutkan dengan makan siang bersama. Kemudian melanjutkan ke tujuan yang kedua di Pantai Pelangi yang membutuhkan waktu tempuh dari mangunan sekitar satu jam. Setelah sampai di Pantai Pelangi, kita melaksanakan Salat jamak taqdim terlebih dahulu baru kemudian melaksanakan Outbound.

Dalam rangka menciptakan keakraban dan kebersamaan anatar anggota CSSMoRA UINWS, panitia Dies Natalis mengadakan Outbound atau dalam CSSMoRA UINWS disebut CSS Competition yang dilaksanakan di Pantai Pelangi Bantul, Yogyakarta. Beberapa permainan menarik dilaksanakan untuk menciptakan kebersamaan dan kekompakan masing-masing kelompok. Sebelumnya anggota CSSMoRA yang berjumlah 50 anggota dibagi menjadi 6 kelompok, setiap kelompok mempunyai nama kelompok dan membuat yel-yel. Diakhir acara dibagikan bingkisan hadiah menarik bagi pemenang lomba. Kegiatan rihlah dan CSS Competition ini berlangsung sukses dan lancar.

Menuju destinasi terakhir yaitu Malioboro. Disana kita menuju ke pusat oleh-oleh yang ada di Malioboro dan berjalan-jalan santai menikmati indahnya malioboro dimalam hari. Dititik 0 Km Yogyakarta kita disambut oleh Ketua Umum Nasional CSSMoRA saudara Nusul Akbar. Setelah hari mulai larut kita melanjutkan perjalanan pulang menuju Semarang.

Ketua Panitia Dies Natalis Ke-15 menyampaikan Pesan dalam penutupan rangkain acara Dies Natalis “Semoga selalu dan bertambah solid loyal antar panitia penyelenggara serta ditingkatkan kembali  koordinasi maupun meminta saran dengan anggota aktif,pasif maupun alumni CSSMoRA”. Salam Loyalitas tanpa Batas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Panitia Acara Dies Natalis Ke-15.

Loading

Puncak Acara Dies Natalis Ke-15 CSSMoRA UIN Walisongo Semarang

Bertepatan pada hari Senin, 12 Desember 2022, CSSMoRA UIN Walisongo melaksanakan Puncak Acara Dies Natalis Ke-15 dengan mengadakan Seminar Astrophotography yang bertemakan ” One Picture A Million Knowledge “. Kegiatan Seminar ini diadakan secara Offline dan Online. Secara Offline kegiatan ini diadakan di Ruang Teater Planetarium Universitas Islam Negri Walisongo Semarang. Peserta Seminar yang hadir secara Offline hanya terbatas mengingat karena kapasitas ruang Teater di planetarium hanya untuk 100 peserta. Peserta yang tidak mendapat kursi bisa mengikuti secara daring melalui Zoom Cloud meeting yang dihadiri dari beberapa universitas dan ada juga dari kalangan guru falak dari kudus. Acara Seminar Astrophotography ini dibuka langsung oleh Dr. H. Moh. Arja Imroni, M. Ag. Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo, namun beliau berhalangan hadir dan digantikan oleh Dr. KH. Ahmad Izzuddin, M. Ag. Ketua Asosiasi Dosen Falak Indonesia Sekaligus menjadi keynote Speaker dalam acara tersebut.

Pembukaan acara Seminar ditutup dengan Pemotongan Tumpeng sebagai simbolis Hari Lahir CSSMoRA UIN Walisongo ke-15. Sesuai tema yang diangkat yaitu membahas tentang hasil Astrofotografi yang dilihat dari dua segi , yaitu segi artistik dan segi sains dari ahsil Astrofotografi.

Dengan pemateri- pemateri yang ahli dalam bidang Falak dan Astrofotografi, Bpk Ihtirozun Ni’am, M. H  Dosen Ilmu Falak UIN Walisongo sebagai pemateri pertama. Sebelumnya beliau adalah penerima Program Beasiswa PBSB  di UIN Walisongo pada tahun 2011. Materi yang diangkat dalam seminar tersebut yaitu mengungkap nilai artistik yang ada dalam suatu gambar hasil astrofotografi dari aspek sains. Pemateri kedua, Bpk. Nur Sidqon, S. H. Beliau juga penerima Program Beasiswa PBSB UIN Walisongo pada tahun 2012, beliau adalah Founder Mobile Astrophotography, Kepala Observatorium Yanbu’ul Qur’an Kudus dan Muhadir Falak Ma’had Aly TBS Kudus. Pemateri kedua ini membahas tentang elemen-elemen astrofotografi, teknik pengambilan dan pengolahan data, dan Image Processing dalam Astrofotografi. Acara tersebut dimoderatori oleh Syikma Riyadlil Jannah, penerima beasiswa S2 PBSB Kemenag RI 2022 di UIN Walisongo.

Ketua Umum CSSMoRA UIN Walisongo Ahmad Farhan Makmur dalam pidato sambutan Ketua Umum menyampaikan “Pada Seminar Astrophotography ini, kami menghadirkan dua pemateri yang memang ahli pada bidangnya dan merupakan alumni CSSMoRA, ada Bapak Ihtirozun Ni’am, beliau CSSMoRA angkatan 2011, ada juga Bapak Sidqon alumni CSSMoRA angkatan 2012, kami dari panitia sengaja memohon kesediaan beliau spesial di acara ini rangkaian diesnatalis, bukan berarti kami tidak mau mengambil narasumber atau pemateri dari luar, melainkan karena acara ini  merupakan agenda rutinan dan spesial di CSSMoRA maka dari itu kami ingin narasumber yang mengisi dari alumni CSSMoRA sekaligus untuk memperkenalkan bahwa kamipun punya alumni yang telah berhasil”. Ketua Umum CSSMoRA UIN Walisongo memberikan alasan mendatangkan pemateri dari Alumni CSSMoRA.

Setelah pemaparan dari kedua pemateri tersebut, dibukalah sesi tanya jawab oleh moderator baik bagi peserta offline maupun online. Para peserta cukup antusias dalam sesi ini. Bagi peserta offline yang aktif dalam sesi tanya jawab mendapatkan doorprize yang telah disediakan oleh panitia. Selain itu, untuk memeriahkan akun sosmed Instagram cssmorauinws, disediakan juga hadiah bagi peserta yang melakukan review materi  yang disajikan dalam bentuk unggahan semenarik mungkin dengan menandai akun IG cssmorauinws dan mentagar dies natalis ke-15 beserta jargon kebanggaan CSSMoRA “ Loyalitas Tanpa Batas”.

Selain Seminar Astrophotography, acara puncak Dies Natalis juga dimeriahkan dengan Pameran Buku karya Alumni CSSMoRA UIN Walisongo dan Buku- buku Best seller dari Gramedia Semarang antara lain Buku tentang Astronomi, Teknologi Informasi, Novel, dan Buku tentang Self Reminder. Terlaksananya acara puncak Dies Natalis tahun ini tidak hanya hasil kerja keras dari panitia saja melainkan juga support dari sponsor ship  Burjo Rizki dan Gramedia Semarang.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-15 UINWS yaitu Saudara M. Zaki Al-Aziz sebagai anggota CSSMoRA UIN WS angkatan 2021 menyampaikan “Persembahan pemateri dalam menyampaikan materi sangat menarik, kita dibawa untuk mengetahui banyak hal yang berhubungan dengan dunia foto bidang astro dibawakan dengan enjoy serta bermanfaat dalam menambah aksara khazanah astronomi Falak dan fun karena melihat hasil foto yang sangat unik. Semoga acara yang berkaitan dengan dunia astronomi tetap Istiqomah dilestarikan”.  Kesan dan pesan  Ketua Panitia atas terselengaranya  Seminar Astrophotography. “ Saya sangat mengapresiasi dan bangga dengan seluruh partisipan, panitia maupun pihak gramed yg kooperatif dan sangat support, overall semuanya terlihat simbiosis mutualisme” Tambahan Apresiasi dari Ketua Panitia Dies Natalis.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ucapan selamat secara daring untuk Dies Natalis CSSMoRA UIN Walisongo oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pesantren Kemenag RI, Dr. Waryono Abdul Ghofur, M.Ag., beliau memberikan pesan agar CSSMoRA terus tumbuh dan istiqomah dalam menjalankan program-program  yang positif serta sebagai pionir dalam mengamalkan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil alamin. Ucapan selamat lainnya untuk Dies Natalis ke-15 UINWS datang dari Kasubdit Pendidikan Pesantren Kemenag RI Dr. Basnang Said, S. Ag., M. Ag., Pengelola PBSB UIN Walisongo Bpk. Ahmad Munif, M. Si., Rektor UIN Walisongo Prof. Dr. Imam Taufiq, M. Ag., Pengasuh YPMI Al-Firdaus Dr. KH. Ali Munir, M. Si., Ketua CSSMoRA Nasional saudara Nusul Akbar dan Ketua PT CSSMoRA sebagai bentuk kesolidan antar PT CSSMoRA.

Loading

Rangkaian Acara Dies Natalis Ke-15 CSSMoRA UIN Walisongo Semarang

Menyambut Dies Natalis Ke-15, CSSMoRA UIN Walisongo Semarang mengangkat tema “Satukan Tekad, Wujudkan Mimpi Bersama CSSMoRA Bersinergi”, Tema ini diangkat sesuai dengan mars CSSMoRA yang selalu dinyanyikan ” genggam tangan satukan tekad”, diharapkan dengan adanya CSSMoRA sebagai wadah untuk mewujudkan mimpi melalui tekad dan keyakinan yang kuat. CSSMoRA di UIN Walisongo sendiri telah ada  sejak tahun 2007 sampai saat ini, tentunya setiap tahun dilaksanakan agenda Dies Natalis seperti ini tepat ditanggal 12 Desember, pada agenda tersebut diadakan berbagai macam rangkaian rangkaian acara untuk menyambut hari kelahiran CSSMoRA UIN Walisongo Semarang. Adapun rangkaian acara dalam rangka menyambut Dies Natalis tahun ini antara lain Sayembara Logo, Lomba Video Puisi Nasional,  Seminar Astrophotography dan Pameran, serta Kegiatan have fun bersama dengan mengadakan Rihlah dan CSS Competition.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Menuju acara sekaligus memasuki rangkaian acara Dies Natalis yang pertama, yaitu Sayembara logo Dies Natalis yang dibuka pada tanggal 11-17 November 2022. Sayembara ini diperuntukkan bagi anggota CSSMoRA UIN Walisongo baik yang aktif maupun pasif sehingga diharapkan para anggota CSSMoRA dapat menuangkan ide-ide, kreativitas dan inovatifnya. Desain logo yang paling bagus dan sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan, itulah pemenangnya dan dipakai sebagai logo Dies Natalis ke-15. Sayembara Logo tahun ini dimenangkan oleh Saudara Wahyudi dari anggota CSSMoRA UIN Walisongo angkatan 2018.

Selain itu, ada juga lomba Video Puisi Nasional. Setelah pengumuman pemenang sayembara logo, sekaligus dari panitia Dies Natalis membuka pendaftaran dan pengumpulan karya Lomba Video Puisi Nasional.  Berbeda dengan lomba puisi pada umumnya, lomba  puisi kali ini tidak hanya penyampaian puisinya yang dinilai melainkan sesuai dengan  trend sekarang baik dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa yang gemar membuat konten video di medsos. Sehingga teknis lomba ini peserta mengunggah video dirinya membawakan puisi dengan sekreatif mungkin. Antusias pesertanya pun lumayan banyak mulai dari kalangan SMP, SMA/Madrasah Aliyah hingga Perguruan Tinggi.

Karena tingkat Nasional, panitia acara juga membuka akses bagi semua Perguruan Tinggi maupun Ma’had Aly yang telah bergabung dengan PBSB Kemenag untuk mengirimkan satu delegasi dari masing-masing PT tersebut dengan harapan untuk menjalin hubungan dan sinergitas antar CSSMoRA PT. Benefit yang didapatkan pada Lomba Video Puisi ini, antara lain E- Sertifikat bagi seluruh peserta lomba dan bagi yang beruntung juara satu sampai dengan tiga memperoleh uang pembinaan dan E-Sertifikat.

Loading