CSSMoRA UIN Walisongo Gelar Rukyatul Hilal di Pantai Kartini Jepara: Hilal Tak Tampak, Diputuskan Istikmal

jepara1
jepara2
jepara3
jepara4
previous arrow
next arrow

Pada ahad, (11/03/2024). CSSMoRA UIN Walisongo mengadakan kegiatan rukyatul hilal di Pantai Kartini Jepara. Berdasarkan pengamatan anggota CSSMoRA dan beberapa pelaksana rukyat tidak mengidentifikasi keterlihatan hilal dikarenakan cuaca mendung. Hal tersebut juga didukung oleh data hisab dari tim hisab CSSMoRA yang mengatakan bahwa tinggi hilal masih di bawah standar kriteria visibilitas hilal MABIMS, oleh karena itu tidak terjadi adanya isbat hilal terlihat.

Melaksanakan rukyatul hilal haruslah ditempat-tempat yang strategis agar lebih mudah dalam melihatnya, Salah satu titik pelaksananya adalah di Pantai Kartini Jepara. Bukan hanya itu, dalam kegiatan tersebut, CSSMoRA mengirim beberapa anggotanya untuk ikut mengamati rukyatul hilal di beberapa titik rukyah, seperti di Planetarium UIN Walisongo, Pelabuhan Kendal, Pantai Mangunharjo Mangkang dan Pantai Kartini Jepara.

Pengamatan hilal di Pantai Kartini Jepara masih tergolong sepi (peminatnya), hal ini dapat dilihat dari banyaknya pengamat yang hadir. Meskipun begitu kegiatan ini juga dihadiri oleh LFNU (Lembaga falakiyah Nahdlatul Ulama) Jepara dan UNISNU (Universitas Islam Nahdlatul Ulama) Jepara yang juga ikut meramaikan pengamatan di Pantai Kartini.

Tujuan utama diadakannya acara ini adalah untuk melaksanakan hisab rukyah bulan Ramadhan yang telah dicantumkan dalam proker tahunan CSSMoRA UIN Walisongo dan sekaligus mengajak anggota CSSMoRA untuk turun langsung kelapangan melaksanakan rukyatul hilal, hal tersebut disampaikan oleh Wahyudi Arafah sebagai ketua pelaksana kegiatan rukyah di Pantai Kartini Jepara.

“adanya kegiatan ini selain melaksanakan proker pengurus, kami membuat beberapa kelompok tim rukyah yang disebarkan ke lapangan untuk melaksanakan rukyat dan mengajak anggota untuk turun langsung melaksanakan rukyatul hilal”

ujarnya.

Tak hanya itu ia juga berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberi pengalaman serta wawasan yang lebih luas, sehingga bisa menjadi ajang belajar langsung dilapangan, mengamati dan meneliti hilal oleh anggota CSSMoRA UIN Walisongo.

“Semoga dengan kegiatan ini memberi pengalaman dan wawasan baru kepada kita semua”

imbuhnya dalam wawancara ditempat setelah pelaksanaan rukyat.

Oleh : Heim Muhammad

Loading

Penyelenggaraan Pengamatan Rukyatul Hilal di Pantai Mangunharjo: Tantangan Cuaca dan Penguatan Kriteria Visibilitas Hilal MABIMS

kawakib 2
kawakib 4
kawakib1
kawakib3
PlayPause
previous arrow
next arrow

CSSMoRA UIN Walisongo – Pada Ahad, 11 Maret 2024, CSSMoRA UIN Walisongo melakukan pengamatan rukyatul hilal di Pantai Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Hasil pengamatan yang dilakukan oleh anggota CSSMoRA dan beberapa pelaksana rukyat menunjukkan bahwa tidak terlihatnya hilal disebabkan oleh cuaca yang mendung. Data hisab dari Tim Hisab CSSMoRA juga memperkuat kesimpulan ini dengan menunjukkan bahwa tinggi hilal masih berada di bawah standar kriteria visibilitas hilal MABIMS. Oleh karena itu, tidak ada penetapan isbat hilal yang terlihat berdasarkan pengamatan tersebut.

Melakukan observasi rukyatul hilal dilakukan di lokasi-lokasi strategis agar memudahkan pengamatannya. Salah satu lokasi untuk melakukan observasi adalah Pantai Mangunharjo mangkang. Namun, tidak hanya itu, dalam kegiatan tersebut, CSSMoRA mengirim beberapa anggotanya untuk turut serta dalam pengamatan rukyatul hilal di beberapa titik observasi lainnya, seperti di Planetarium UIN Walisongo, Pelabuhan Kendal, Pantai Mangunharjo Mangkang, dan Pantai Kartini Jepara.

Tujuan utama diadakannya acara ini adalah untuk menjalankan hisab rukyah bulan Ramadhan, yang telah dimasukkan ke dalam program kerja tahunan CSSMoRA UIN Walisongo. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk mengajak anggota CSSMoRA turun langsung ke lapangan dalam melaksanakan rukyatul hilal.

Wahyudi Arafah, sebagai ketua pelaksana kegiatan rukyah CSSMORA, menyampaikan bahwa

“kegiatan ini tidak hanya melaksanakan program kerja pengurus, tetapi juga melibatkan pembentukan beberapa kelompok tim rukyah yang tersebar di lapangan untuk melakukan rukyat dan mengajak anggota untuk terlibat langsung dalam pelaksanaan rukyatul hilal.”

Selain itu, Wahyudi Arafah juga berharap bahwa melalui kegiatan ini, anggota CSSMoRA UIN Walisongo dapat memperoleh pengalaman dan wawasan yang lebih mendalam. Hal ini diharapkan dapat menjadi kesempatan belajar langsung di lapangan, di mana anggota dapat mengamati dan meneliti hilal secara langsung.

Oleh : Muhamad Mahmud Sidik

Loading

Penentuan Awal Bulan Ramadan 1445 H di Planetarium UIN Walisongo

planet1
planet2
planet3
PlayPause
previous arrow
next arrow

CSSMoRA UIN Walisongo – Minggu (10/03/2024) Planetarium UIN Walisongo Semarang, melaksanakan kegiatan Rukyatul Hilal dalam rangka penentuan awal bulan Ramadan 1445 Hijriah. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak yang terkait, seperti Kemenag Jateng, MUI Jateng, Pengadilan Agama, ormas dan para perukyat termasuk CSSMoRA UIN Walisongo.

Acara dibuka dengan simulasi Rukyatul Hilal di Ruang Show Planetarium. Ahmad Syifaul Anam, selaku kepala Planetarium UIN Walisongo menyampaikan pentingnya kegiatan Rukyatul Hilal dalam menentukan awal bulan Ramadan bagi umat Islam. Di Ruang Show tersebut disajikan fenomena matahari tenggelam dan simulasi pengamatan hilal dalam penentuan awal bulan Ramadhan.

“Penentuan awal Ramadhan tahun ini berpotensi kembali berbeda, menurut data astronomis kemungkinan posisi hilal terlihat sangat kecil, bahkan memungkinkan gagal terlihat atau sama sekali tak terlihat. Faktor perubahan fase ini dipengaruhi oleh hubungan rotasi matahari dengan bumi juga keadaan cuaca”

Jelas Ahmad Syifaul Anam.

Setelah proses simulasi Rukyatul Hilal selesai, para peserta diarahkan ke tempat pengamatan hilal. Sebelum melakukan pengamatan Bapak Ihtirozun Ni’am memeberikan arahan mengenai pengamatan hilal. Pada pengamatan kali ini kemungkinan hilal tidak terlihat, dikarenakan cuaca mendung, setidaknya dapat kita pertimbangkan dua hal yang pertama, kondisi fisik hilalnya. Kedua kondisi latar belakangnya. Pertama dari kondisi fisik hilalnya, hilal sore hari ini ketinggiannya cukup rendah kurang dari 1 derajat, yaitu di kisaran setengah derajat artinya posisinya sangat rendah sudah dekat dengan ufuk tidak sampai 4 menit sudah terbenam hilalnya.

Dengan kondisi ketinggian seperti itu kemudian jarak dari matahari elongasinya kisaran 2 derajat tidak sampai 6,4 derajat, artinya jika kita lihat formulasi kriteria Imkan Nur rukyat Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) dengan elongasi minimum 6,4 derajat, tinggi minimum 3 derajat, ini masih sangat jauh di bawahnya. Kedua dari latar belakang kondisi langitnya kebetulan sekarang sangat mendung.

“Menurut aspek fisik hilalnya kemudian aspek mendung yang ada di langit mengakibatkan kemungkinan teramati hilal itu sangat susah”

Jelas Ihtirozun Ni’am.

Berdasarkan data yang terkumpul, hilal pada Minggu, 10 Maret 2024 tidak terlihat sehingga bulan Sya’ban di istikmalkan menjadi 30 hari. Begitupun dengan Kementrian Agama RI tetapkan 1 Ramadan 1445 H jatuh pada hari Selasa, 12 maret 2024.

Antusiasme para peserta rukyat membuat situasi di tempat pengamatan terlihat ramai.

“Menurut saya pengamatan hilal di Planetarium UIN Walisongo sangat berkesan karena dipandu oleh Pakar Falak yang berpengalaman dibidangnya dan yang bikin beda itu ada show simulasinya dan juga diliput stasiun TV Nasional yang mana jadi kebanggaan begi yang mengikuti acaranya”

Ujar Zaki selaku peserta Rukyatul Hilal.

Acara ditutup dengan do’a bersama dan harapan agar bulan Ramadan yang akan datang menjadi bulan yang penuh berkah bagi umat Islam. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi umat dan ilmu pengetahuan.

Oleh : Wika Winanta

Loading

Kegiatan Pengamatan Rukyatul Hilal 1 Ramadhan 2024: Kolaborasi CSSMoRA UIN Walisongo Semarang dan Kemenag Kabupaten Kendal dalam Penentuan Awal Puasa

kendal2
kendal1
kendal3
kendal4
kendal5
previous arrow
next arrow


Pada hari Ahad, tanggal 10 Maret 2024 CSSMoRA UIN Walisongo Semarang dan Kemenag Kabupaten Kendal mengadakan kegiatan pengamatan Rukyatul Hilal untuk penentuan 1 Ramadhan (awal puasa ) yang berada di pelabuhan Kendal, Berdasarkan pengamatan anggota rukyah CSSMoRA UIN Walisongo Semarang dan beberapa pelaksana rukyat hilal tidak mengidentifikasi keterlihatan hilal, dikarenakan cuaca sangat mendung. Hal tersebut juga didukung oleh data hisab dari tim hisab CSSMoRA yang mengatakan bahwa tinggi hilal masih di bawah standar kriteria visibilitas hilal MABIMS, yang mana hilal masih berada di ketinggian 1 derajat serta lamanya hilal diatas ufuk hanya berkisar 3 menit 22 detik, kemungkinan juga hilal sangat susah dilihat oleh pengamat.

CSSMoRA UIN Walisongo Semarang mendelegasikan anggotanya ke beberapa titik rukyah. Salah satunya berlokasi di Kendal yang berjumlah 22 mahasiswa dari Prodi Ilmu Falak, Prodi Teknologi Informasi. HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) prodi Ilmu Falak juga turut hadir dalam kegiatan ini. Perlu di ketahui bahwasanya seluruh anggota CSSMoRA UIN Walisongo telah dibagi dan di sebarkan untuk melaksanakan rukyatul hilal di berbagai daerah jawa tengah yang telah ditetapkan menjadi objek titik pelaksanaan Rukyatul hilal penentuan 1 Ramadhan 2024 diantaranya yaitu Pantai Kartini Jepara , Observatorium UIN Walisongo Semarang, Pantai Mangunharjo Mangkang dan Pelabuhan Kendal.

Pengamatan hilal di Pelabuhan Kendal sangat ramai pengunjungnya (peminatnya), hal ini dapat dilihat dari banyaknya pengamat yang hadir. kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Ir Sugiono, M.T., Kepala Kantor Kendal, Dr. Mahrus, Pengurus MUI Kendal, Ketua PCNU Kendal, Dr. h.Mukh. Mustakim, S.Ag., M.S.I., Ketua LDII Kabupaten Kendal HM Santoso Abdul Manan, S.E, dan Para pemimpin organisasi keagamaan lainnya, tim LFNU ( Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama’), Tim Badan Rukyah Kabupaten Kendal, Ulil Abshor, S.H.,Sy., M.h., Dosen UIN Walisongo Semarang , dan para pemimpin pondok pesantren Kendal .

Esensi dari kegiatan ini selain untuk melaksanakan hisab rukyah bulan Ramadhan sesuai dengan rencana kerja tahunan CSSMoRA UIN Walisongo, juga mengajak anggota CSSMoRA untuk aktif terlibat dalam melaksanakan rukyatul hilal di lapangan. Muhaimin Thohri, sebagai ketua pelaksana kegiatan rukyah di Pelabuhan Kendal, mengungkapkan bahwa

“kegiatan ini bukan hanya bagian dari agenda pengurus, tetapi juga melibatkan pembentukan beberapa tim rukyah yang akan bergerak ke lapangan untuk melakukan rukyat dan mengajak anggota untuk berpartisipasi langsung.”

Selain itu, ia berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan pemahaman yang lebih mendalam kepada para peserta, sebagai kesempatan untuk belajar, mengamati, dan melakukan penelitian tentang hilal bersama CSSMoRA UIN Walisongo. Dalam wawancara setelah pelaksanaan rukyat, Muhaimin Thohri menambahkan bahwa harapannya adalah agar kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi semua peserta.

Oleh: Muhammad Ais Nur Rizqi

Loading

PERAN GENERASI MUDA DALAM PEMILU 2024

PERAN GENERASI MUDA DALAM PEMILU 2024

Pemilihan Umum (Pemilu) bukan hanya sekedar proses demokratis saja untuk menentukan seorang pemimpin, akan tetapi pemilu adalah sebuah momentum krusial yang menunjukkan betapa vitalnya peran generasi muda dalam menentukan arah masa depan suatu bangsa dan negara dimasa yang akan datang.Seiring dengan perkembangan zaman yang ada, pada bulan Juni 2023 lalu, August Mellaz, salah satu anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), beliau menyoroti potensi besar generasi milenial dan generasi Z. Yang mana jumlah generasi milenial dan generasi Z mencapai 116 juta pemilih atau 60% dari total pemilih nantinya, hal ini mencerminkan harapan akan kontribusi aktif generasi muda dalam mengukir sebuah sejarah dan membentuk peta politik ke depannya.

Yang menjadi tantangan utamanya sekarang adalah bagaimana mendorong generasi muda untuk turut andil dan menggunakan hak suaranya dalam pemilu nantinya. Keberhasilan demokrasi suatu negara tidak terlepas dari keterlibatan dan pemahaman politik yang baik dari seluruh elemen masyarakat yang ada, khususnya dari generasi muda. Edukasi politik menjadi fondasi utama dan yang paling penting yang perlu mendapat perhatian utama dan harus diperkuat guna mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi Pemilu 2024.

Aars dan Christesen dalam sebuah penelitiannya, “Education and Political Participation: The Impact of Educational Environments,” mereka berdua menegaskan bahwasanya pendidikan formal memiliki peran yang sangat krusial dalam menentukan tingkat partisipasi politik. Disamping Aars dan Christesen, Rico dan Jennings dalam studinya, “The Formation of Left-Right Identification: Pathways and Correlates of Parental Influence,” mereka berdua menyoroti peran orang tua sebagai penentu utama dalam membentuk identifikasi politik anak.

Selain dari pendidikan formal dan keluarga, juga terdapat pengaruh dari faktor luar seperti lingkungan sosial, dan juga eksposur terhadap informasi dari media massa dan internet yang juga turut membentuk pandangan politik generasi muda.Melalui partisipasi aktif dalam Pemilu, generasi muda tidak hanya memberikan hak suara mereka untuk memilih seorang pemimpin yang nantinya akan mewakili nilai-nilai mereka, tetapi disamping itu juga dapat menjadi agen pengubah dalam pembuatan suatu kebijakan, mempengaruhi agenda politik, dan nantinya akan memperjuangkan isu-isu yang dianggap penting bagi mereka dan juga masyarakat. Oleh karena itu mari bergandeng tangan bersama-sama untuk membangun bangsa yang demokratis dan juga berkeadilan melalui pengetahuan dan partisipasi aktif generasi muda.
Muhammad Muhaimin Thohri

Loading

MEMBANGUN JARINGAN DAN MENIGKATKAN KINERJA ORGANISASI MELALUI STUDI BANDING KOLABORATIF

MEMBANGUN JARINGAN DAN MENIGKATKAN KINERJA ORGANISASI MELALUI STUDI BANDING KOLABORATIF

WhatsApp Image 2024-01-19 at 23.27.59_34a8107e
WhatsApp Image 2024-01-19 at 20.19.26_7a29e23e
WhatsApp Image 2024-01-19 at 20.06.00_c2f69194
WhatsApp Image 2024-01-19 at 19.54.34_61dedae5
PlayPause
previous arrow
next arrow

Cssmorauinws – Pada hari Jumat, tanggal 19 Januari 2024, CSSMoRA UIN Walisongo Semarang telah melaksanakan suatu program kerja yang diinisiasi oleh Departemen BPH (Badan Pengurus Harian) berupa kegiatan studi banding. Tujuan utama dari studi banding ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada anggota CSSMoRA UIN Walisongo untuk bertukar pikiran dan belajar dari pengalaman, program kerja, dan kegiatan yang telah berhasil dilaksanakan oleh perguruan tinggi CSSMoRA lain.

Pada kesempatan ini, CSSMoRA UIN Walisongo berkolaborasi dengan dua perguruan tinggi, yaitu CSSMoRA Universitas Pendidikan Indonesia Bandung (UPI) dan CSSMoRA Universitas Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Kegiatan studi banding ini dihadiri oleh pengurus dari ketiga perguruan tinggi secara online melalui Zoom , kegiatan ini mengutamakan sharing pengalaman program kerja antara pengurus yang menjabat dalam periode tersebut.

Tema dari kegiatan studi banding ini adalah “Bertukar wawasan, berbagi pengalaman, dan menjalin silaturahmi melalui studi banding kolaboratif”. Acara dimulai dengan pembukaan, disertai sambutan dari ketua CSSMoRA ketiga perguruan tinggi. Pemaparan program kerja masing-masing perguruan tinggi menjadi fokus utama, dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab mengenai program kerja tersebut.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama. Menariknya, studi banding tahun ini direncanakan akan dilaksanakan dua kali dalam satu periode, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja organisasi CSSMoRA UIN Walisongo.

Dalam waktu yang dekat, CSSMoRA UIN Walisongo berencana mengajak program beasiswa dari UIN Walisongo Semarang untuk turut serta dalam studi banding, dengan tujuan memperkuat relasi, meningkatkan komunikasi, dan mendapatkan wawasan dari organisasi beasiswa lain. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menemukan inspirasi dan mengembangkan wawasan, tetapi yang paling penting adalah membangun jaringan melalui kolaborasi studi banding.

Secara keseluruhan, acara studi banding ini dianggap sebagai momen yang sangat berharga untuk berbagi wawasan dan pengalaman mengenai program kerja. Antusiasme yang luar biasa dari pengurus kedua perguruan tinggi yang dikunjungi, bersama dengan hasil diskusi yang memberikan pengetahuan mendalam tentang program kerja yang menarik, membuat kegiatan ini memberikan dampak positif yang dirasakan oleh semua pihak yang terlibat. Alhamdulillah, keberhasilan acara ini menjadi pencapaian yang membanggakan bagi CSSMoRA UIN Walisongo Semarang.

 

Red Muhammad Wahyudi Arafah

Loading

Jalin Silaturahmi, UKM Kordais Dan CSSMora UIN Walisongo Gelar Bakti Sosial

Semarang, CSSMoRA – Bertempat di dusun Kalikidang, kecamatan Boja (Sabtu, 8/4/2023). CSSMoRA UIN Walisongo bersama dengan UKM Kordais menyelenggarakan acara bakti sosial dan santunan anak yatim. Acara tersebut mengusung tema “berbagi keberkahan di bulan suci Ramadan. ” Dengan harapan acara ini akan dapat memberi manfaat khusunya pada anak yatim.

Kepala Dusun Kalikidang, Sulistianto dalam sambutannya mengucapkan Terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang menyelenggarakan bakti sosial, ia juga berharap agar acara seperti ini sering dilakukan karena meringankan dan membantu mereka yang membutuhkan.

“Terima kasih untuk adek-adek mahasiswa yang mau menyelenggarakan acara ini, semoga acara seperti ini tidak akan berhenti disini saja. Karena membantu itu tidak harus kaya, tapi adalah soal kemauan, ” Ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Haikal salah seorang penerima santunan. Ia mengaku senang dengan acara ini karena bisa bermain dan bertemu kakak-kakak mahasiswa.

” Senang bisa ketemu kakak-kakak dan banyak orang, ” Ujarnya.

Tidak hanya itu, Ia juga senang atas hadiah yang diberikan oleh pihak mahasiswa, Sehingga Ia mengikuti acara tersebut dengan antusias dan khidmat.

” seneng mas, soalnya dapet hadiah, jadi pas acara aku ga bosen, ” Imbuhya.

Loading

Tasyakuran Wisuda CSSMoRA UIN Walisongo 11 Februari 2023

Wisuda adalah kegiatan upacara sebagai tanda kelulusan mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan studinya di suatu universitas. Momen tersebut adalah momen yang sangat berharga dan sangat di nanti-nantikan.

Pada tanggal 11 Februari 2023 CSSMoRA UIN Walisogo mengadakan tasyakuran wisuda sebagai bentuk rasa syukur karena telah selesai menempuh pendidikan sarjana .

Adapun rangkaian acaranya sebagai berikut:
Pembukaan, Lantunan Ayat suci Al-Quran, Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars CSSMoRA, sambutan-sambutan, share to care, potong tumpeng, penyerahan kenang-kenangan untuk wisudawan, dan yang terakhir adalah mauidhoh hasanah sekaligus Doa sebagai penutup.
Dalam acara tasyakuran wisuda kali ini ada 6 wisudawan, mereka terdiri dari 3 orang wisudawan yang lulus pada bulan November 2022, yaitu Zulfian Wanandi S.H, Hidayatullah S.H, dan M. Alfan Ali Musthafa S.H dan 3 wisudawan lulus pada bulan Februari 2023 , yaitu Sani Muhammad Asnawi S.H, Faried Muhammad Hidayat S.H, dan Siti Arina Yusuf.

Dalam acara tersebut, KH Ali Munir sebagai pengasuh Pondok Pesantren YPMI Al Firdaus memberikan pesan, nasihat, serta wejangan untuk para hadirin, khususnya untuk wisudawan “sesungguhnya kepuasan yang kita miliki adalah kebodohan yang tidak terukur”
Dengan diadakannya Tasyakuran Wisuda ini semoga menjadi semangat baru dan memotivasi bagi anggota aktif CSSMoRA serta mewujudkan rasa syukur dan memempererat hubungan antar anggota CSSMoRA.
“Loyalitas Tanpa Batas”

Loading

Penutupan Dies Natalis Ke-15 CSSMoRA UIN Walisongo, Family Gathering and Outbound

Rangkaian Dies Natalis Ke-15 CSSMoRA UIN Walisongo ditutup dengan acara Rihlah bersama keluarga CSSMoRA UINWS dan Outbound yang dilaksanakan pada hari Senin, 19 Desember 2022 di Bantul, Yogyakarta. Selain dalam rangka memeriahkan harlah CSSMoRA dan have fun, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar anggota CSSMoRA UINWS. Rihlah tahun ini diikuti dari tiga angkatan yaitu angkatan 2019 (Segefati), angkatan 2021 (Najma) dan angkatan 2022 yang terdiri dari S1 (El-Fati Generation) dan S2 (Crescent).

Destinasi yang dituju dalam Kegiatan Rihlah dan Outbound ini antara lain Wisata Hutan Pinus Mangunan, Pantai Pelangi Bantul dan Malioboro. Dalam kegiatan ini dipandu oleh Biro Perjalanan Wisata PT. S.K.R Tour & Travel. Dalam perjalanan dari Semarang menuju Bantul , di Bus diadakan lomba karaoke agar perjalanan tidak monoton dan lebih seru. Wisata Hutan Pinus Mangunan menjadi tujuan pertama untuk have fun bersama. Di bawah rindangnya pohon pinus dan udara yang sejuk dan teduh sehingga tidak terasa hari sudah siang. Dilanjutkan dengan makan siang bersama. Kemudian melanjutkan ke tujuan yang kedua di Pantai Pelangi yang membutuhkan waktu tempuh dari mangunan sekitar satu jam. Setelah sampai di Pantai Pelangi, kita melaksanakan Salat jamak taqdim terlebih dahulu baru kemudian melaksanakan Outbound.

Dalam rangka menciptakan keakraban dan kebersamaan anatar anggota CSSMoRA UINWS, panitia Dies Natalis mengadakan Outbound atau dalam CSSMoRA UINWS disebut CSS Competition yang dilaksanakan di Pantai Pelangi Bantul, Yogyakarta. Beberapa permainan menarik dilaksanakan untuk menciptakan kebersamaan dan kekompakan masing-masing kelompok. Sebelumnya anggota CSSMoRA yang berjumlah 50 anggota dibagi menjadi 6 kelompok, setiap kelompok mempunyai nama kelompok dan membuat yel-yel. Diakhir acara dibagikan bingkisan hadiah menarik bagi pemenang lomba. Kegiatan rihlah dan CSS Competition ini berlangsung sukses dan lancar.

Menuju destinasi terakhir yaitu Malioboro. Disana kita menuju ke pusat oleh-oleh yang ada di Malioboro dan berjalan-jalan santai menikmati indahnya malioboro dimalam hari. Dititik 0 Km Yogyakarta kita disambut oleh Ketua Umum Nasional CSSMoRA saudara Nusul Akbar. Setelah hari mulai larut kita melanjutkan perjalanan pulang menuju Semarang.

Ketua Panitia Dies Natalis Ke-15 menyampaikan Pesan dalam penutupan rangkain acara Dies Natalis “Semoga selalu dan bertambah solid loyal antar panitia penyelenggara serta ditingkatkan kembali  koordinasi maupun meminta saran dengan anggota aktif,pasif maupun alumni CSSMoRA”. Salam Loyalitas tanpa Batas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Panitia Acara Dies Natalis Ke-15.

Loading

Meet and Greet with Member CSSMoRA UIN Walisongo

Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) UIN Walisongo Semarang telah sukses menggelar Meet and Greet yang pertama kali periode 2022-2023 pada Sabtu (05/11/2022) di Kampus 3 UIN Walisongo tempatnya di sebelah gedung General Library & ICT Center.

Meet and greet ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang sengaja dikonsep secara santai dan menarik dengan tujuan untuk saling mengenal dan mengakrabkan hubungan antar angkatan CSSMoRA UIN Walisongo. Adapun kegiatan ini diikuti oleh anggota aktif yang terdiri dari S1 dan S2 Ilmu falak dan S1 Teknologi Informasi, masing-masing dari angkatan juga memiliki nama angkatannya sendiri-sendiri yaitu Segefati (S1 Ilmu Falak 2019) yang berjumlah 10 orang, Najma ( S1 Ilmu Falak 2021) 10 orang, El-Fati Generation (S1 Ilmu Falak dan Teknologi Informasi 2022) 20 orang dan Crescent ( S2 Ilmu falak 2022) 10 orang.

Rangkain acara yang menarik pada meet and greet tahun ini memberi kesan yang mendalam terutama bagi angkatan 2022 yang masih bisa dibilang baru. Dengan adanya S2 yang sebagian besarnya alumni S1 penerima PBSB juga, maka diadakan share to care dan berbagi pengalaman baik dalam lingkup CSSMoRA maupun perkuliahan. Sehingga dengan adanya share to care tersebut kita bisa mendapatkan pengalaman dan wawasan yang luar biasa melalui penyampaian dari kakak-kakak S2 dan tanya jawab antar angkatan.

Diakhir acara ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo memberikan apresiasi kepada semua angakatan yang telah bersedia hadir dan mensukseskan acara tersebut. Acara meet and greet ditutup dengan sesi foto bersama dan jargon terbaik CSSMoRA “Loyalitas tanpa batas” yang dipimpin oleh ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo.

Red Badan Pengurus Harian

Selasa, 08 November 2022.

Loading