Bersama AMURT dan Dompet Duafa, CSSMoRA UIN Walisongo gelar PFA (Psychological First Aid) bagi anak-anak Korban Banjir

fsa4
fsa1
fsa2
fsa3
fsa5
fsa7
PlayPause
previous arrow
next arrow

CSSMoRA UIN Walisongo Semarang mengadakan kegiatan PFA (Psychological First Aid) kepada anak-anak korban banjir di Demak, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di posko pengungsian SD Undaan Kidul 1 pada Senin, (12/02/2024)

PFA (Psychological First Aid) merupakan salah satu wujud kolaborasi antara komunitas CSSMoRA UIN Walisongo Semarang, AMURT dan Dompet Duafa. PFA bertujuan sebagai langkah pertolongan pertama terhadap anak-anak korban banjir, sehingga tidak lagi mengalami trauma pasca bencana. PFA terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan seperti berkumpul bersama di lapangan, pembentukan kelompok, membaca buku bergambar, benyanyi bersama-sama dan bermain. Kemudian, di setiap kelompok terdapat satu PJ untuk menemani anak-anak bermain.

Ayubi, salah satu anak korban banjir mengaku begitu senang sebab ia bisa bermain dengan banyak relawan serta dapat memainkan berbagai macam mainan.

“Seneng sih kak, soalnya kakak-kakaknya banyak dari macam-macam tempat jadi bisa melakukan banyak permainan,” ujarnya.

Di sisi lain, Indra, ketua komunitas Dompet Duafa Jateng mengungkapkan bahwa seharusnya dalam melakukan kegiatan kemanusiaan kita harus melakukan kolaborasi. Hal ini bertujuan supaya cakupan bantuan dan kegiatan yang akan dilakukan dapat mencakup masyarakat lebih banyak. “Memang seharusnya dalam melakukan aksi kemanusiaan kita melakukan kolaborasi. Karena dengan kolaborasi kita lebih bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas,” terangnya saat memberikan closing statement.

Menanggapi hal tersebut, Zaki, Ketua Panitia bakti sosial CSSMoRA UIN Walisongo mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasamanya dalam memeriahkan kegiatan PFA.

“Dari kami mengucapkan banyak terima kasih atas sambutannya dan kerjasamanya dalam kolaborasi kali ini,” pungkasnya.

Loading

Wujud Peduli Banjir, CSSMoRA UIN Walisongo Gelar Aksi Galang Dana Bagi Warga Terdampak

galang7
galang4
galang3
galang1
galang2
galang5
galang6
previous arrow
next arrow

CSSMoRA UIN Walisongo menggelar aksi galang dana di perempatan Kalibanteng, Semarang Barat pada Ahad, (11/02/2024). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka program bakti sosial CSSMoRA terhadap warga terdampak banjir di Demak. Kegiatan berlangsung mulai dari pukul 15.00 WIB dan berakhir pukul 17.30 WIB. Pada saat aksi galang dana, kelompok dibagi menjadi beberapa tim untuk menempati titik lampu merah yang berbeda. Hal ini bertujuan supaya dapat menjangkau lebih banyak pengendara yang berhenti di lampu merah.

Nominal pemberian dari pengendara bervariasi jumlahnya, mulai dari pecahan ribuan hingga puluhan ribu. Mengenai alokasi dana akan diberikan secara langsung kepada warga terdampak di kecamatan karanganyar kabupaten Demak. Ketua panitia, M. Zaki Al- Aziz memaparkan bahwa uang tersebut nantinya akan dialokasikan untuk membeli sejumlah keperluan khususnya bagi anak-anak terdampak yang sedang mengalami trauma pasca banjir.

 

“Hasil dari kegiatan ini akan kami alokasikan kepada korban banjir khususnya anak-anak yang mengalami trauma, juga bekerjasama dengan komunitas terkait untuk menyelenggarakan PFA,”

ujarnya.

PFA (Psychological First Aid) merupakan salah satu wujud kolaborasi antara komunitas CSSMoRA UIN Walisongo Semarang, AMURT dan Dompet Duafa. PFA bertujuan sebagai langkah pertolongan pertama terhadap anak-anak korban banjir, sehingga tidak lagi mengalami trauma pasca bencana. PFA terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan seperti berkumpul bersama di lapangan, pembentukan kelompok, membaca buku bergambar, benyanyi bersama-sama dan bermain. Kemudian, di setiap kelompok terdapat satu PJ untuk menemani anak-anak bermain.

Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para terdampak khususnya anak-anak korban banjir.

“Harapannya, kegiatan ini akan membantu meringankan beban korban terdampak khususnya anak-anak,” pungkasnya mengakhiri berita.

 

Loading

MEMBANGUN JARINGAN DAN MENIGKATKAN KINERJA ORGANISASI MELALUI STUDI BANDING KOLABORATIF

MEMBANGUN JARINGAN DAN MENIGKATKAN KINERJA ORGANISASI MELALUI STUDI BANDING KOLABORATIF

WhatsApp Image 2024-01-19 at 23.27.59_34a8107e
WhatsApp Image 2024-01-19 at 20.19.26_7a29e23e
WhatsApp Image 2024-01-19 at 20.06.00_c2f69194
WhatsApp Image 2024-01-19 at 19.54.34_61dedae5
PlayPause
previous arrow
next arrow

Cssmorauinws – Pada hari Jumat, tanggal 19 Januari 2024, CSSMoRA UIN Walisongo Semarang telah melaksanakan suatu program kerja yang diinisiasi oleh Departemen BPH (Badan Pengurus Harian) berupa kegiatan studi banding. Tujuan utama dari studi banding ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada anggota CSSMoRA UIN Walisongo untuk bertukar pikiran dan belajar dari pengalaman, program kerja, dan kegiatan yang telah berhasil dilaksanakan oleh perguruan tinggi CSSMoRA lain.

Pada kesempatan ini, CSSMoRA UIN Walisongo berkolaborasi dengan dua perguruan tinggi, yaitu CSSMoRA Universitas Pendidikan Indonesia Bandung (UPI) dan CSSMoRA Universitas Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Kegiatan studi banding ini dihadiri oleh pengurus dari ketiga perguruan tinggi secara online melalui Zoom , kegiatan ini mengutamakan sharing pengalaman program kerja antara pengurus yang menjabat dalam periode tersebut.

Tema dari kegiatan studi banding ini adalah “Bertukar wawasan, berbagi pengalaman, dan menjalin silaturahmi melalui studi banding kolaboratif”. Acara dimulai dengan pembukaan, disertai sambutan dari ketua CSSMoRA ketiga perguruan tinggi. Pemaparan program kerja masing-masing perguruan tinggi menjadi fokus utama, dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab mengenai program kerja tersebut.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama. Menariknya, studi banding tahun ini direncanakan akan dilaksanakan dua kali dalam satu periode, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja organisasi CSSMoRA UIN Walisongo.

Dalam waktu yang dekat, CSSMoRA UIN Walisongo berencana mengajak program beasiswa dari UIN Walisongo Semarang untuk turut serta dalam studi banding, dengan tujuan memperkuat relasi, meningkatkan komunikasi, dan mendapatkan wawasan dari organisasi beasiswa lain. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menemukan inspirasi dan mengembangkan wawasan, tetapi yang paling penting adalah membangun jaringan melalui kolaborasi studi banding.

Secara keseluruhan, acara studi banding ini dianggap sebagai momen yang sangat berharga untuk berbagi wawasan dan pengalaman mengenai program kerja. Antusiasme yang luar biasa dari pengurus kedua perguruan tinggi yang dikunjungi, bersama dengan hasil diskusi yang memberikan pengetahuan mendalam tentang program kerja yang menarik, membuat kegiatan ini memberikan dampak positif yang dirasakan oleh semua pihak yang terlibat. Alhamdulillah, keberhasilan acara ini menjadi pencapaian yang membanggakan bagi CSSMoRA UIN Walisongo Semarang.

 

Red Muhammad Wahyudi Arafah

Loading

PUNCAK EVENT DIES NATALIS, CSSMORA GELAR SARASEHAN ANGGOTA DAN ALUMNI

sarasehan1
sarasehan2
sarasehan3
sarasehan4
sarasehan5
sarasehan6
previous arrow
next arrow

 

Dalam rangka puncak event dies natalis ke-16, CSSMoRA UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan acara sarasehan anggota dan alumni. Acara tersebut mengusung tema “Restorasi Visi, Galakkan Misi Menuju CSSMoRA Berprestasi.” Tak hanya itu, puncak dies natalis tersebut juga bertempat di masjid Kampus 2 UIN Walisongo Semarang pada Sabtu, (16/12/2023).
Acara puncak yang diselenggarakan dihadiri oleh anggota CSSMoRA, alumni, moragister dan pengelola PBSB. Sebelum acara dimulai, terlebih dahulu diadakan khataman serta pembacaan doa oleh Ketua CSSMoRA Wahyudi Arafah. Kemudian memasuki acara terdapat pembukaan oleh MC, Pembacaan ayat-ayat Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars CSSMoRA, sambutan-sambutan, pemotongan tumpeng dan doa. Baru kemudian sarasehan serta penutup.
Tamu undangan yang hadir dari alumni terdapat ketua alumni Nur Hidayatullah, S.HI., M.H beserta empat lainnya dan dari pengelola terdapat wakil dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Dr. Moh Khasan, M.Ag. Tujuan utama diselenggarakannya acara ini sebagai accara puncak adalah untuk membahas bersama bagaimana CSSMoRA kedepannya nanti.
Hal tersebut disampaikan Ketua CSSMoRA UIN Walisongo, Wahyudi Arafah dalam sambutannya. “diadakannya sarasehan ini bermaksud untuk kita diskusi bersama membahas tentang bagaimana CSSMoRA nanti kedepannya,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga berharap bahwa dengan terselenggaranya acara ini, CSSMoRA akan menjadi lebih baik lagi kedepannya. “ya semoga dengan kita adakan sarasehan ini CSSMoRA akan menjadi lebih baik lagi kedepannya,” imbuhnya dalam sesi sambutan-sambutan saat pembukaan acara.
-Red Muhammad Daviq Nuruzzuhal

Loading

KEBERSAMAAN DAN SEMANGAT JUANG DALAM CSSMORA COMPETITION: MERIAHNYA DIES NATALIS KE-16 CSSMORA UIN WALISONGO

CSScomp2
csscomp3
csscomp4
csscomp1
PlayPause
previous arrow
next arrow

Pada Rabu, 13 Desember 2023 dalam rangka memperingati Dies Natalis Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) yang ke 16 tahun. CSSMoRA UIN Walisongo mengadakan CSSMoRA COMPETITION sebagai salah satu dari rangkaian acara Dies Natalisnya, yang mana sebelumnya juga telah diadakan perlombaan MTQ dan MQK. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota CSSMoRA UIN Walisongo baik itu dari prodi Ilmu Falak maupun Teknologi Informasi dan diadakan di Trisobo Park, kec. Boja, kabupaten Kendal.
Selain menjadi salah satu rangkaian acara Dies Natalis, kegiatan ini juga bertujuan untuk kembali menguatkan rasa solidaritas antar sesama anggota CSSMoRA yang memiliki jargon “Loyalitas Tanpa Batas”. Dan menjadi acara pelepas penat dan juga stres setelah UAS di bangku perkuliahan.
Keberangkatan menuju lokasi acara dibagi menjadi dua, pertama pukul 08.00 mahasiswa prodi Ilmu Falak 23 berangkat menuju lokasi difasilitasi dengan dua unit angkot dan diikuti oleh para panitia dengan menggunakan sepeda motor. Tampak antusias dan semangat dari wajah teman-teman Ilmu Falak angkatan 23. Selanjutnya disusul oleh mahasiswa prodi Teknologi Informasi 23, sedikit terlambat dikarenakan harus mengikuti UAS terlebih dahulu pada hari itu. Meskipun sedikit terlambat mereka juga tampak bersemangat mengikuti acara.
Perlombaan ini dibagi menjadi tiga kategori, perlombaan rangking satu, futsal, dan voli air. Acara dibuka oleh panitia salah satunya Asraf dengan penuh semangat dan tampak para peserta ikut bersemangat juga serta dilanjutkan dengan perlombaan rangking satu yang dimenangkan oleh Siska dari kelompok Fascho, dan setelah itu para peserta dipersilahkan untuk beristirahat sejenak, mereka mengisi istirahat di antaranya dengan membeli jajanan, bermain voli, serta bermain bola kucing-kucingan.
Lalu acara berlanjut dengan perlombaan futsal yang diadakan di Gor Imam Bonjol dalam kawasan Trisobo Park tersebut yang diwakili 5 orang tiap kelompoknya. Setiap kelompok berusaha mengeluarkan skill futsal yang dimiliki demi meraih kemenangan. Dan anggota yang lainnya menyemangati temannya yang bertanding, hingga juara pertama diraih oleh tim Fascho, juara dua dari tim Cemungut Ea, dan juara tiganya diperoleh tim Salep 88. Perlombaan terus berlanjut dengan lomba voli air di kolam renang yang dimenangi kelompok Kukuluyuk. Dalam acara CSSMoRA COMPETITION ini juga turut hadir Kakak-kakak dari MoRAGISTER yang ikut memeriahkan acara ini.
Setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai, dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi para peraih juara tiap kategori lomba, lalu setelahnya peserta berkemas dan juga balik ke pondoknya baik yang di YPMI Al-Firdaus maupun di Madinatul Amin.
Tentunya Kompetisi ini bukan tentang meraih juara lagi tetapi tentang loyalitas yang sedang para anggota CSSMoRA jalani.
-Red Muhammad Irfan

Loading

ANTUSIASNYA SELURUH PESERTA NASIONAL BERPARTISIPASI DALAM RANGKA DIES NATALIS CSSMoRA UIN WALISONGO YANG KE-16

Setelah terlaksananya Lomba Sayembara Logo yang merupakan lomba internal pada tanggal 3 November 2023 lalu, kini lanjut dengan acara FESTIVAL DIESNATALIS CSSMoRA (FDC) yang merupakan lomba tingkat nasional. Festival ini terdiri dari dua cabang lomba, yaitu MQK dan MTQ yang diikuti oleh seluruh warga indonesia dengan memenuhi beberapa syarat tertentu. Kedua cabang lomba tersebut memang sengaja dipilih untuk melestarikan budaya baca kitab di Indonesia dan seni tilawah yang lebih memberikan kriteria seorang santri. Yang mana, pihak penyelenggara merupakan mahasiswa penerima beasiswa PBSB (penerimaan beasiswa santri berprestasi) dan dinaungi oleh Organisasi bernama CSSMoRA (Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs).

Festival ini dilaksanakan denga tiga tahapan, yaitu pertama pendaftaran dan pengumpulan karya pada tanggal 10-30 November 2023, lalu sesi penjurian pada tanggal 1-7 Desember 2023, dan yang terakhir pengumuman pemenang pada tanggal 12 Desember 2023. Disini pemenang mendapatkan uang pembinaan dan sertifikat. Peserta Festival memiliki latar belakang domisili yang bermacam – macam dari seluruh Indonesia yang terdirii dari 65 cabang MQK dan 16 cabang MTQ. Padahal dari pihak panitia hanya menduga 25 persennya, namun keantusiasan ini melampui hingga berkali lipat, ucap syukur kami semua para panitia pada hari itu.

Bukan hanya atas dasar CSSMoRA yang berlatar belakang santri, namun juga membawa nama baik kampus UIN WALISONGO dengan bukti aktif nya para mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan, antusiasnya para panitia dan peserta nasional. Karakter seperti inilah yang tidak boleh hilang dalam diri kita dalam upaya melestarikan budaya santri pada generasi masa kini.

Banyak harapan kami pada acara Festival ini dan khususnya untuk CSSMoRA kedepannya, semoga menjadi organisasi yang lebih banyak memberikan nama kepada UIN WALISONGO SEMARANG, PT teraktif di ganca nasional, dan para pengurus ataupun anggota CSSMoRA UIN WALISONGO yang lebih semangat, produktif, dan berkeluarga.
-Red Saylul Hidayah Salsabiyla

Loading

Dihadiri Banyak Allumni, CSSMoRA UIN Walisongo Adakan Momen Keakraban (Mokrab)

Sebagai bentuk follow up dari program kerja divisi pengembangan sumber daya manusia (PSDM) kepengurusan periode 2023-2024. CSSMoRA UIN Walisongo Semarang adakan kembali kegiatan momen keakraban (mokrab) di taman wisata Lembah Nirwana pada, Sabtu-Ahad (18-19/11/2023). Tak hanya itu, Acara ini diramaikan oleh beberapa alumni yang turut serta hadir dalam acara.

Acara dibuka dengan beberapa prosesi pembukaan yaitu, menyanyikan lagi Indonesia raya serta mars CSSMoRA, sambutan dari ketua panitia dan ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo. Kemudian dilanjut dengan pemutaran video umum CSSMoRA dan doa lalu penutup. Setelah prosesi pembukaan berjalan lancar dilanjut adanya Share to care antar peserta dan pembagian kelompok untuk perlombaan dan games pada Ahad pagi.

Acara ini diikuti oleh segenap anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo, Moragister dan Allumni. Diantara beberapa Allumni yang hadir dalam mokrab kali ini adalah Nursodik M.H. Fajrullah M.H. Hariyono S.H dan masih banyak lagi. Lebih daripada itu, pada mokrab kali ini juga diadakan pembacaan Wird al-Lathif atas instruksi oleh Dr. KH. Ahmad Izzuddin pengasuh ponpes Lifeskill Darunnajah.

Inti dari acara ini adalah sebagai momen untuk mengakrabkan diri antar anggota CSSMoRA UIN Walisongo Semarang supaya dalam menjalankan program kerja CSSMoRA tetap solid dan loyal. Acara ini terhitung sukses sebab 80 persen peserta telah hadir sesuai dengan target keberhasilan

Loading

HASIL PENILAIAN SAYEMBARA LOGO TINGKAT INTERNAL DALAM RANGKA MEMPERINGATI DIES NATALIS KE-16 CSSMORA UIN WALISONGO SEMARANG

Dalam rangka memperingati Dies Natalis Ke-16, CSSMoRA UIN Walisongo menggelar lomba Sayembara Logo tingkat internal bagi anggotanya. Tujuan dari kegiatan ini adalah menciptakan identitas yang khas dan unik sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis ke-16 ini. Tepat pada hari Jumat, tanggal 3 November 2023 di Kota Semarang, acara penilaian Sayembara Logo tingkat internal dilaksanakan. Penilaian ini dilakukan oleh Fajrullah, M.H., seorang juri yang berkompeten dalam bidangnya, dan juga merupakan alumni CSSMoRA UIN Walisongo Angk 2016.
Setelah melalui proses penilaian dari setiap logo yang ada, berikut adalah hasil yang telah ditetapkan oleh juri:

1. Alfin Khomsah Sabilal Hayat angkatan 2023, meraih total nilai sebesar 25,5
2. Muhammad Ais Nur Rizqi angkatan 2023 meraih total nilai sebesar 23,9
3. Zidni Ilmatun Nafi’ah angkatan 2023 meraih total nilai sebesar 21,5

Berdasarkan hasil penilaian tersebut, pemenang dari Sayembara Logo secara resmi diberikan kepada Alfin Khomsah Sabilal Hayat, mahasiswa angkatan 2023, yang meraih total nilai sebesar 25,5. Keputusan juri tentunya bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Acara Sayembara Logo ini juga telah mencerminkan prestasi dan kualitas karya yang dihasilkan oleh para peserta. Semua peserta telah menunjukkan dedikasi dan kreativitas yang luar biasa dalam menyumbangkan ide-ide dalam rangka memeriahkan Dies Natalis Ke-16 CSSMoRA UIN Walisongo.Harapannya acara ini dapat menjadi motivasi bagi semua anggota untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam peringatan Dies Natalis Ke-16 CSSMoRA UIN Walisongo.
-Red Masnunah Nurul Faizah

Loading

CSSMoRA UIN Walisongo Kembali Menyelanggarakan Acara Kaderisasi Bersama dengan CSSMoRA Universitas Sains dan Al Qur’an

Kaderisasi Tingkat Perguruan Tinggi (KTPT) kembali di gelar oleh CSSMoRA UIN Walisongo (CSSMoRA UINWS) pada tanggal 7 – 8 Oktober 2023. KTPT sendiri merupakan kegiatan kaderisasi yang wajib diikuti oleh semua anggota baru, hal tersebut bertujuan untuk menunjukkan bahwa mereka benar-benar resmi menjadi anggota CSSMoRA UINWS. Sesuatu yang spesial pada tahun ini adalah lagi-lagi KTPT CSSMoRA UINWS mendapatkan amanah untuk menggabungkan acara kaderisasinya dengan CSSMoRA Universitas Sains dan Al-qur’an (UNSIQ).

Faizal Amin, ketua umum CSSMoRA Nasional, dalam sambutannya mengungkapkan trimakasih kepada CSSMoRA UINWS karena telah bersedia dalam membantu nasional untuk melaksanakan kaderisasi terhadap Perguruan tinggi baru. Sebagaimana yang kita tahu bahwa UNSIQ sendiri menjadi Perguruan tinggi Mitra baru, sehingga CSSMoRA UNSIQ pada tahun ini menjadi angkatan pertama dan belum memiliki kakak tingkat.

Kegiatan KTPT dilaksanakan selama dua hari, di Gedung Gubuk Penceng, Gunung Pati, Semarang. Acara dimulai dengan rangkaian pembukaan, seperti pembacaan ayat suci Al-qur’an, menyanyikan lagu Indonesia raya dan mars CSSMoRA, sambutan-sambutan, do’a, dan penutup.

Setelah rangkaian pembukaan belangsung, dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan langsung oleh beberapa alumni CSSMoRA UINWS dan pengurus CSSMoRA Nasional.

Jumlah materi yang disampaikan pada kegiatan KTPT  ada lima, yaitu materi keorganisasian, ke-CSSMoRA-an, kebangsaan, kepesantrenan, dan yang terakhir adalah materi persidangan. Namun, dalam materi kebangsaan pemateri bukan dari alumni CSSMoRA UINWS, melainkan dari ketua umum CSSMoRA nasional, Faizal Amin. Sedangkan, dalam materi persidangan juga disampaikan langsung oleh ketua Departemen PSDM nasional, Ahdat Alwi, sebagai pemilik hajat dalam berlangsungnya KTPT UINWS X UNSIQ.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga tampak antusias. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya peserta yang selalu melontarkan pertanyaan pada setiap materi yang disampaikan.

Karena banyaknya materi yang disampaikan kepada peserta, panitia berinisiatif membuat ice breaking agar otak mereka kembali fresh ketika menerima materi-materi yang akan disampaikan, sehingga kegiatan tersebut tidak terkesan membosankan. Selain itu, dalam kegiatan KTPT tersebut juga ada pentas seni yang diadakan pada malam harinya, senam sehat dan outbound pada pagi harinya.

Setelah semua materi disampaikan, kegiatan selanjutnya yang harus dilakukan oleh semua peserta KTPT adalah post test dan pengukuhan peserta KTPT menjadi anggota baru CSSMoRA UINWS dan UNSIQ secara resmi. Pengukuhan peserta yang sakral tersebut juga secara langsung dikukuhkan oleh Ketua Departemen PSDM Nasional, Ahdat Alwi.

Setelah semua rangkaian acara tersebut terlaksana, kemudian acara ditutup dengan sayonara, tukar kado, dan penyampai pesan kesan. Peserta sangat senang dan bahagia karena beberapa dari mereka ada juga yang mendapatkan surat manis dari kado yang mereka dapat.

Banyak dari peserta yang memberikan kesan bahagia atas terselenggaranya acara KTPT tersebut, salah satu peserta, Furqon mengatakan “Trimakasih banyak kakak-kakak panitia, meskipun kami belum bayar kas, tapi sudah bisa merasakan acara yang sangat berkesan ini dan sudah dapat konsumsi yang enak.”

Salah satu panitia, Farhan Makmur, juga mengungkapkan bahwa “rasa lelah letih yang kami rasakan itu pasti ada, namun rasa itu hilang seketika karena melihat kalian bisa bahagia dan terhibur atas terselenggaranya acara KTPT ini.”

Loading

Upgrading Pengurus

Dalam Rangka meningkatkan semangat berorganisasi dan mengoptimalkan kinerja pengurus, CSSMoRA UIN Walisongo Semarang mengadakan kegiatan Upgrading Pengurus yang dilaksanakan pada Sabtu, 23 September 2023 di BLK YPMI Al Firdaus.
Kegiatan Upgrading Pengurus ini diikuti oleh 29 peserta, 23 orang dari pengurus angkatan 2021/2022 dan 6 orang dari perwakilan angkatan 2023.
Upgrading Pengurus periode 2023/2024 ini mengangkat tema “Upgrade Hati Upgrade Diri Bersama CSSMoRA Kita Mengabdi” Dalam kegiatan tersebut, para peserta dibekali tiga materi. Materi pertama tentang Kepemimpinan dan Keorganisasian yang disampaikan oleh M. Irkham Maulana, S.H alumni PBSB angkatan 2016 dan melanjutkan S2 di UIN Walisongo jalur PBSB. Materi yang disampaikan membahas tentang fungsi kepemimpinan dan keorganisasian serta peran penting dari seorang pemimpin. Materi kedua yang disampaikan oleh Syikma Riyadlil Jannah, S.H yang juga alumni PBSB angkatan 2016 dan melanjutkan S2 di UIN Walisongo jalur PBSB. Materi yang disampaikan membahas tentang Administrasi Keorganisasian yang membahas seputar kesekretariatan seperti jenis-jenis surat, pedoman penulisan surat dan Juknis Penulisan Surat. Materi terakhir tentang Time Management yang disampaikan oleh Fahmi Misbahudin, S.H penerima PBSB S2 tahun 2023 di UIN Walisongo. Materi yang disampaikan tentang pentingnya mengatur waktu, tentang bagaimana kita membagi antara prioritas serta kewajiban sebagai santri , mahasiswa dan organisator. Pada akhir penyampaiannya beliau mengatakan “Orang yang tidak berdzikir dan tidak berfikir itu berarti dia mati tanpa Tuhan”.
“Ketika kita lembek kepada diri kita maka dunia akan keras, sebaliknya ketika kita keras kepada diri kita maka dunia akan lembek”.
Teknis penyampaian setiap dari materi selama 45 menit kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab selama 15 menit.

Loading