Cssmora UIN Walisongo pada hari sabtu , 21 Mei 2022 pukul 15.00 WIB mengadakan sebuah acara PSC (pengembangan skill cssmora) yang bertujuan untuk meningkatkan skill dan dan bakat minat anggota Cssmora. Acara kali ini bertempat di YPMI Alfirdaus dan di moderatori oleh saudari Nadra Maharotul Fuadah selaku anggota CSSmora angkatan 2021, dengan Narasumber yang luar biasa dan sangat kompeten dalam bidang desain yaitu saudara Wahyudi yang merupakan anggota cssmora angkatan 2018, PSC kali ini mengambil tema Desain Logo
Pada kesempatan tersebut, Narasumber memberikan dan memaparkan materi demi materi tentang desain logo, dimulai dengan apa itu logo, jenis, bagaimana cara membuat logo, dan seterusnya.
Narasumber menjelaskan bahwa logo merupakan sebuah gambar atau sketsa yg memiliki makna tertentu dan biasa digunakan untuk mewakili suatu entitas seperti komunitas, organisasi dan lain lain l, dan logo juga memiliki jenis jenis nya tersendiri, seperti lattermark ,wordmark, pictorial name, abstract, pictorial mark, mascots logo, combination logo, emblem logo, geometrick wordmark
Penyaji juga menyampaikan bahwa jika skill atau keahlian dalam desain terus diasah dan diperbaiki maka hal tersebut dapat menjadi sebuah keahlian yang dapat menghasilkan penghasilan tambahan.
Di akhir acara Narasumber berpesan bahwa “janganlah kita menjadi kanibal dalam artian menjiplak atau mengambil hasil karya orang lain”
Semarang, CSSMoRA – Organisasi Penerima Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) atau lebih dikenal dengan CSSMoRA mengadakan acara NGOPI Ke-20 (Ngobrol Pintar) tentang hal hal yang berkaitan dengan dunia astronomi dan falak pada hari Minggu, 01 Mei 2022.
Pada kesempatan kali ini NGOPI ke 20 yang diadakan oleh organisasi CSSMoRA UIN Walisongo mengusung tema Falak Nusantara Edisi Sulawesi dan dilakukan secara Online melalui via Google meet dengan menyajikan Narasumber yang kapasitas dan kredibilitasnya tidak diragukan lagi dalam hal Ilmu Hai’ah atau ilmu Falak, beliau adalah Muhammad Syarief Hidayatullah, S.H.I, M.HI (Alumni CSSMoRa UIN Walisongo Semarang 2010, Aktif di Lajnah Falakiyah Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo serta merupakan Sekprodi di Pascasarjana (S2) HKI UIN Datokarama Palu).
Dalam pembahasan materi, Narasumber membahas dan menerangkan historiografi falak di tanah Sulawesi terutama Astrologi yang berbalut kearifan lokal budaya masyarakat Sulawesi terutama bugis, beliau mengatakan bahwa masyarakat Sulawesi lebih familiar dengan penanggalan sistem Qamariyah, salah satu kearifan local Masyarakat Sulawesi yakni mereka mempunyai cara tersendiri dalam menentukan awal bulan yakni diantaranya menggunakan cara Mapalau Weso, Mapap Baja, dan acuan kilat/gerimis pada tanggal 29.
Pada acara ini para peserta juga sangat antusias. Hal ini terbukti adanya diskusi menarik dan saling tukar pertanyaan dan pendapat antara peserta dan penyaji. Dengan adanya diskusi falak atau acara NGOPI ini besar harapan semoga Khazanah Islam khususnya Falak di Nusantara tetap eksis, berkembang dan terus bisa menyesuaikan dengan adat masyarakat serta zaman.
Marhaban ya Ramadhan. Ditengah bulan suci ramadhan tahun ini, mahasiswa CSSMoRA UIN Walisongo Semarang mengisi kegiatan ramadhan dengan berbagai aktifitas kebaikan diantaranya adalah berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti asuhan Sapuan Yaminah. Kegiatan ini berupa penyaluran infaq dan shodaqoh seperti uang tunai, pakaian, buku, dan berbagai barang bermanfaat lainnya. Infaq dan shodaqoh yang diberikan tidak hanya dari anggota CSSMoRA UIN Walisongo, tetapi terbuka juga untuk setiap masyarakat yang ingin berbagi di bulan Ramadhan ini.
Pengumpulan donasi di mulai dari tanggal 15 april s/d 25 april 2022. Setiap orang yang ingin mendonasikan barang bisa menghubungi contact person yang ada, untuk kemudian menyepakati pengiriman barang tersebut. Dan untuk donasi berupa uang bisa secara langsung di berikan kepada
panitia atau bisa juga melalui transfer bank yang disediakan panitia, seperti BRI, BNI, BSI, shopeepay ataupun DANA.
Ucapan terima kasih diucapkan segenap panitia dan keluarga besar CSSMoRA UIN Walisongo atas partisipasi donatur yang telah ikut berbagi untuk panti asuhan Sapuan Yaminah. Total donasi yang berhasil dikumpulkan oleh CSSMoRA UIN Walisongo Semarang uang tunai sebesar Rp 1.200.000-, 1 buah al-Qur’an, 1 buah poster bacaan harian, 1 buah buku bacaan, 4 buah majalah, 3 buah tas, dan 7 kardus pakaian. Donasi tersebut telah kami salurkan kepada panti asuhan Sapuan Yaminah.
semoga kebaikan bapak/Ibu dan teman-teman semua di bulan ramadhan ini mendapat keberkahan yang berlipat ganda dan balasan kebaikan pula dari Allah SWT.
Semarang, CSSMoRA Organisasi Penerima Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) atau lebih dikenal dengan CSSmoRa mengadakan acara NGOPI Ke-19 (Ngobrol Pintar) tentang hal hal yang berkaitan dengan dunia astronomi dan falak pada hari Minggu, 24, April ,2022.
Pada kesempatan kali ini NGOPI ke 19 yang diadakan oleh organisasi CSSMoRa mengusung tema Falak Nusantara Edisi Jawa dan dilakukan secara Online melalui via Google meet dengan menyajikan Narasumber yang kapasitas dan kredibiitasnya tidak diragukan lagi dalam hal Ilmu Hai’ah atau ilmu Falak, beliau adalah Alfan Maghfuri, M.HI (Alumni CSSMoRa UIN Walisongo Semarang 2014 serta Sekertaris Lembaga Falakiyah PCNU Bojonegoro masa khidmat 2019-2024).
Dalam pembahasan materi, Narasumber membahas dan menerangkan historiografi falak di tanah Jawa dengan membagi beberapa tahap, yakni : tahap sebelum era hakiki, tahap haqiqi taqribi, tahap era haqiqi taqribi, tahap era kontemporer. “jadi ada beberapa hal yang harus kita tekankan dalam falak di tanah Jawa yakni Tahap tahap historiografi falak itu sendiri dengan melihat tokoh tokoh falak pada zamanya atau turots turots yang dikarang oleh beliau-belliau” Ujarnya
Pada acara ini para peserta juga sangat antusias. Hal ini terbukti adanya diskusi menarik dan saling tukar pertanyaan dan pendapat antara peserta dan penyaji. Dengan adanya diskusi falak atau acara NGOPI ini besar harapan semoga Khazanah Islam khususnya Falak di Nusantara tetap eksis dan tidak terlupakan.
Kajian Falak CSSMoRA telah terlaksana secara online via g meet, kegiatan ini dimulai pada tanggal 26 September 2021 dan diakhiri pada tanggal 23 April 2022. Kajian Falak CSSMoRA (KFC) merupakan pengembangan skill yang ditujukan kepada umum dengan materi-materi yang sangat menyenangkan, yang bisa membuat otak dan kepala berfikir lebih cepat dan lebih semangat. kegiatan ini diisi oleh pemateri-pemateri yang kece dari anggota CSSMoRA aktif 2017 dan 2018. Pada materi-materi yang di diskusikan di bagi menjadi beberapa pertemuan agar mempermudah mengolah informasi berat kepada system kerja otak manusia.
Kajian Falak CSSMoRA (KFC) dilaksanakan sebanyak 7 kali pertemuan dengan 3 materi yaitu : pengenalan ilmu falak, menghitung awal waktu sholat dan perhitungan awal bulan qomariyah. Saat melaksanakan KFC ini, para partisipan sangat antusias karena dimulai saat masih pandemic, jadi sangat membantu dalam pengenalan falak bagi mahasiswa yang belum mendalam mengetahui falak atau mengulang materi yang lalu.
Meteri pertama disebut KFC#1 yang terlaksana pada tanggal 26 September 2021. Di materi pengenalan ilmu falak diisi oleh pemateri dari CSSMoRA UIN WS angkatan 2018, yaitu kk Nuril Fathoni Hamas,yang di moderator oleh Muh. Fadhil anggota CSSMoRA UIN WS angakatan 2019. pada materi ini peserta diberi pengertian mengenai ruang lingkup falak dan sejarahnya serta apa saja yang dibahas dalam ilmu ini. Materi pertama di habiskan dalam sekali pertemuan, karena masih berupa abstrak dari apa yang akan dijelaskan pada materi selanjutnya.
Pada materi kedua yang disebut KFC#2 yang terlaksana pada tanggal 09 Oktober 2021 dengan pembahasan perhitungan awal waktu sholat, materi ini diisi oleh pemateri dari CSSMoRA UIN WS angkatan 2017, kk Nur Imani Surur. Pada materi ini, dibagi menjadi 2 kali pertemuan, pertemuan pertama di moderator oleh Firginita Wirna Mokoginta anggota CSSMoRA UIN WS angakatan 2019, membahas mengenai bagaimana cara mencari awal waktu sholat subuh, zuhur dan ashar. Kemudian, pada pertemuan kedua di moderator oleh Afifah Mulya Alamsyah anggota CSSMoRA UIN WS angakatan 2019, pada tanggal 17 Oktober 2021 melanjutkan mencari awal waktu sholat maghrib, isya, dhuha dan Tanya jawab mengenai perhitunganya. Di materi kedua ini juga peserta di minta untuk menyiapkan alat perhitungan seperti kalkulator scintefic.
Pada materi ketiga yang disebut KFC#3 yang terlaksana pada tanggal 09 April 2022 dengan membahas perhitungan awal bulan qomariyah, materi ini diisi oleh CSSMoRA UIN WS angkatan 2017, kk Muammar Khamdani. Pada materi ini, dibagi menjadi 4 pertemuan. Dimana pertemuan pertama yang di moderator oleh Afifah Mulya Alamsyah anggota CSSMoRA UIN WS angkatan 2019, membahas mengenai perkenalan hisab awal bulan qomariyah dan menghitung perkiraan akhir bulan Romadhan yang pada kesempatan tersebut, kita sedang dalam bulan itu. Kemudian pada pertemuan kedua, yang di moderator oleh Ahmad Farhan Makmur anggota CSSMoRA UIN WS angakatan 2021, yang dilaksanakan tanggal 16 April 2022 melanjutkan materi pertama,pada pertemuan ini, membahas ijtima’ akhir romadhan hingga posisi dan keadaan hilal. Kemudian, pada pertemuan ketiga, yang dimoderator oleh Julia Natasya anggota CSSMoRA UIN WS angakatan 2021 yang dilaksanakan tanggal 23 April 2022 yang melanjutkan materi kedua, posisi dan keadaan hilal hingga selesai.
Semarang, CSSMoRa- Organisasi Penerima Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) atau lebih dikenal dengan CSSmoRa mengadakan serangkaian acara di bulan Ramadhan ini. Dan salah satu acara yang diadakan adalah buka bersama dengan pengelola PBSB UIN Walisongo Semarang pada hari Senin, 18, April ,2022.
Acara bukber kali ini bertempat di gedung IsDB Fakultas Syariah dan Hukum dan mengusung tema Menyambung tali silaturahmi dengan refleksi CSSmoRa. Acara bukber kali ini juga dihadiri oleh bapak pengelola pengelola PBSB UIN Walisongo Semarang yaitu Bapak Ahmad Munif M,Si. Dalam sabutannya beliau berpesan dan memberikan segilintir nasehat dan semangat motivasi kepada anggota atau mahasantri PBSB UIN Walisongo Semarang.”Sebagai mahasiswa yang telah diberikan fasilitas lebih dan bahkan dibiayai penuh oleh kemenag seharusnya amanah yang telah diberikan ini dimaksimal dan diemban dengan penuh semangat oleh kalian. Bagimana caranya.? Salah satunya adalah lulus dengan waktu yang telah ditentukan” ujarnya.
Bukber kali ini dimulai sejak 16.30 WIB dengan serangkaian acara berupa : Pembukaan, Sambutan, Doa Khotmil Quran bersama, dan Dialog interaktif dengan pengelola PBSB UIN Walisongo Semarang. Para anggota CSSmoRa pun sangat antusias dalam dialog interaktif tersebut. Hal ini terbukti dengan adanya beberapa pertanyaan yang dilontarkan anggota kepada bpihak pengelola yang salah satunya adalah pertanyaan dari saudara hamjan ranselengo yang bertanya tentang kepengelolaan PBSB kedepannya dengan pertimbangan adanya prodi baru PBSB. Pertanyaan ini kemudian ditanggapi secara jelas oleh pengelola PBSB bapak Amad Munif M,Si. “untuk masalah pengelolaan PBSB kedepannya akan disiapkan dan segera didiskusikan oleh bapak dekan”. Ujarnya .
Dengan adanya dialog interaktif yang dibungkus dengan buka bersama ini, besar harapan dapat lebih mempererat silaturahim antara pengelola dan anggota CSSmoRa serta dapat menjadi wadah aspirasi atau kritik antara pengelola dan angoota demi terciptanya sebuah reflaksi dan muhasabah yang dapat mengantarkan PBSB UIN Walisongo menjadi lebih baik.
Cssmora UIN Walisongo pada hari Minggu, 17 April 2022 pukul 08.30 WIB mengadakan acara PSC (pengembangan skill cssmora) yang bertempat di depan kampus 3 UIN Walisongo dan di moderatori oleh saudari Siti Qurrotul A’yuni selaku anggota CSSmora angkatan 2021, dengan Narasumber yang luar biasa dan sangat kompeten yaitu saudari Karina Aulia Purwanti yang merupakan anggota cssmora angkatan 2018, PSC kali ini mengambil tema Karya Tulis Ilmiah
Pada kesempatan tersebut, Narasumber memberikan separtah dua patah kata tentang apa itu karya tulis ilmiah, beliau menjelaskan bahwa karya tulis ilmiah itu merupakan suatu tulisan yang memuat kajian dengan menggunakan kaidah keilmuannya atau metode penulisan. KTI itu bisa berupa makalah, paper,artikel, skripsi dan yang lainnya, bisa diambil contoh misalkan makalah. Dimana seyogyanya makalah yang baik itu harus terdiri dari latar belakang, pendahuluan, pembahasan, kesimpulan, serta daftar pustaka. Narasumber juga mewanti wanti agar kita sebagai mahasiswa menjauhi semua hal yang berbau plagiarisme karena hakikat daripada mahasiswa adalah menulis dan berkarya tanpa adanya plagiarisme. Dalam karya tulis ilmiah metode yang seharusnya dijadikan patokan adalah logic dan emphiris.
Di akhir acara Narasumber berpesan bahwa “menulis adalah sebuah kebiasaan bukan sebuah bakat, sehingga jika kalian ingin bisa dan mahir menulis maka perbanyak lah menulis. Namun menulis tanpa membaca adalah sebuah hal yang nihil. Oleh karenanya, sembari menulis usahakan dibarengi dengam membaca”
CSSMoRA UIN Walisongo Semarang mengadakan rutinan Ngopi (Ngobrol pintar) ke 18, acara tersebut merupakan program kerja dari DHD (Departemen Hubungan Dalam). Adapun tema pada Ngopi kali ini, kami mengangkat tema “Falak Nusantara Edisi Sumatera”. Tema tersebut diambil mengingat betapa pentingnya mempelajari Ilmu Falak Nusantara terutama di daerah khusus Sumatera. Sehingga kita bisa mendapatkan wawasan tentang Falak Nusantara.
Pemateri kali ini merupakan alumni CSSMoRA angkatan 2013, yang berasal dari Sumatera (Jambi) yaitu kak Unggu Suryo Ardi yang tentunya sangat paham dalam ilmu Falak terutama Falak Nusantara di Sumatera, karena beliau juga mengambil jurusan ilmu Falak di Universitas UIN Walisongo.
Kak Unggul juga memberikan closing statement nya yang berupa motivasi-motivasi kepada adek-adeknya supaya tetap semangat dan juga meningkatkan semangat membaca terutama mencari literasi-literasi dalam membaca, karena wawasan itu sangat penting bagi kita semua yang akan menjadi bekal untuk kedepannya. Dan kak Unggul juga memberikan semangat dalam menghadapi setiap masalah. Ketika nanti akan mendapatkan jenjang di semester akhir. Dan mendorong mahasiswa yang terus semangat dalam dunia pendidikan.
Beliau menyampaikan materi Falak Nusantara kepada peserta Ngopi terutama Falak Nusantara di Sumatera mulai dari tokoh-tokoh Falak yang mengembangkan Falak di Sumatera dan teori pengetahuan tentang wawasan Falak tentunya. Hal tersebut juga memberikan banyak pengetahuan kepada peserta dan menambahkan lebih dalam tentang Falak tersebut, dan memberikan wadah supaya bisa terus semangat dalam belajar.
Peserta merasa senang bisa berdiskusi langsung kepada kak Unggul. Karena telah memberikan begitu banyak motivasi tentang membaca belajar dan tidak hanya itu, dalam Ngopi tersebut peserta juga mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan wawasan tentang Falak Nusantara, Terutama Falak Nusantara di Sumatera.
Jepara 1/4/22, Telah berdiri alat-alat untuk memantau gerak matahari yang telah menghadap barat untuk melaksankan rukyatul hilal, beberapa teleskopdan teodolit sudah memenuhi tempat pengamatan, yang diikuti oeleh banyak sekali organ masyrakat seperti pelajar, mahasiswa, dan juga lembaga-lembaga falak itu sendiri.
Dalam pemantaun sendiri pantai Kartini diselimuti oleh mendung yang menjadi faktor gagalnya melihat hilal dihari tersebut, dan kemenag jepara menetapkan bahwa sanya hilal tidak terlihat dikarenakan tertutupi oleh awan dan hasil lanjutnya akan ditetapkan disidang isbat.
Ditahun ini terdapat perbedaan yang sangat besar ketika melaksanakan rukyatul hilal yaitu kriteria Neo MABIMS (Mentri Agama Brune Darusslam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang berubah dari tinggi hilal yang awalnya 2˚ menjadi 3˚, elongasi 3˚ atau umur bulan mininal 8 jam menjadi 6˚.
“Kriteria Neo MABIMS ini sudah didiskusikan panjanng sejak tahun 2017 yang melalui uji coba dan tahun ini bau diterapkan, dan perubahan ini terjadi karena dikriteria sebelumnya sangat susah dilihatnya hilal, meskipun ada beberapa laporan yang telah melihat hilal”, ujar Ahmad Munif selaku Kepala Jurusan Ilmu Falak Uin Walisongo semrang, dan harpan beliau kepada mahasiswa atau pun pelajar ilmu Falak sekiranya memperdalam dan selalu dikaji, agar ilmu falak semakin berkembang dan tidak hilang termakan oleh zaman.
Guna memperingati masuknya bulan ramadhan mahasiswa PBSB UIN Walisongo mengadakan rukyatul hilal.
Rukyatul hilal merupakan usaha melihat atau mengamati hilal di tempat terbuka dengan mata telanjang atau dengan peralatan pada sesaat terbenamnya matahari menjelang bulan baru dalam system penanggalan kamariah. Apabila hilal atau bulan terlihat ketika observasi dilakukan maka pada saat itu sudah masuk pada tanggal 1 bulan baru, sedangkan apabila hilal tidak terlihat maka bulan tersebut digenapkan menjadi 30 hari. Pengamatan ini biasanya dilaksanakan pada tanggal 29 setiap akhir bulan kamariyah.
Rukyatul hilal yang dilaksanakan oleh mahasiswa PBSB UIN Walisongo dilaksanakan 5 titik yaitu:
1. Observatorium UIN Walisongo
2. Masjid Agung Jawa Tengah
3. Pelabuhan Kendal
4. Pantai Kartini
5. Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
Kegiatan sangat didukung oleh pengelola PBSB UIN Walisongo Bpk. Muhammad Munif M.Si. menurut beliau kegiatan ini sangat baik dilaksanakan oleh anggota PBSB UIN Walisongo untuk mengasah skill serta menambah pengalaman praktik dilapangan.
Kegiatan rukyatul hilal ini dilakukan oleh seluruh anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo mulai dari angkatan 2018, 2019, dan angkatan terbaru 2021.
Kegiatan rukyatul hilal yang dilaksanakan oleh mahasiswa PBSB UIN Walisongo yang bekerjasama dengan pihak Fakultas dan beberapa pihak lainnya ini dihadiri oleh banyak pihak. Mulai dari hakim Pengadilan Agama, Hakim Pengadilan Tinggi Agama, Muhamadiyah, Nahdhatul Ulama, BMKG, LP2M, serta berbagai media cetak dan elektronik serta radio seperti kompas, Metro tv, RRI, Suara Merdeka, dan masih banyak lagi.
Dari kelima lokasi yang dijadikan titik pengamatan oleh mahasiswa PBSB UIN Walisongo sangat disayangkan semuanya tidak dapat melihat hilal dikarenakan kondisi cuaca yang tidak mendukung baik dikarenakan oleh mendung, maupun awan tebal yang menyelimuti ufuk bagian barat dekan dengan lokasi terbenamnya matahari dan munculnya hilal.
Diharapkan melalui kegiatan rukyatul hilal ini diharapkan seluruh anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo dapat memperoleh manfaat dan wawasan yang luas.