PENGENALAN WARNA DAN FONT DALAM DESAIN GRAFIS (PSC #5)

Pengembangan Skill CSSMoRA (PSC) sudah terlaksana sampai saat ini sebanyak 5 kali. Pada kesempatan kali ini PSC 5 membahas kembali terkait desain namun dengan tema yang berbeda dari sebelumnya. Pada kesempatan kalo ini tema yang dibahas yaitu mengenai “Permainan Warna dan Pemilihan Font dalam Desain”.

PSC 5 kali ini dilakukan secara offline dan bertempat di Gazebo YPMI Al Firdaus pada Sabtu, 26 Maret 2022 pukul 13.00 WIB dan berakhir pada pukul 16.00 WIB dengan pemateri yaitu kak Andi Evan Nisastra (Anggota CSSMoRA angkatan 2018).

Selama diskusi berjalan para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan karena tema pembahasan kali ini sangat menarik.
Menurut kak evan (pemateri PSC 5), untuk membuat desain yang baik harus memperhatikan penggunaan dan kolaborasi warna serta pemilihan font tulisan yang benar supaya desain yang kita buat akan enak dipandang dan memiliki nilai estetika yang tinggi.

Berbeda dengan PSC yang membahas tentang desain sebelumnya, pada kesempatan kali ini pemateri meminta kepada seluruh peserta yang hadir untuk membuat desain flayer PSC 5. Para peserta PSC 5 terdiri dari angkatan 2018, 2019, dan 2021. Semua peserta yang hadir setelah membuat desain flayer PSC 5 oleh pemateri diminta untuk mempresentasikan hasil desainnya kepada teman-teman yang lainnya.

Melalui PSC kali ini diharapkan para anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo dapat membuat desain kegiatan serta bisa saling berbagi informasi dan saling belajar. Dengan semakin banyaknya para ahli desain yang dimiliki oleh CSSMoRA diharapkan media sosial CSSMoRA akan semakin aktif lagi.

 

-Red Departemen Hubungan Dalam

Loading

PENGENALAN DESAIN PADA PSC 5

Pengembangan Skill CSSMoRA (PSC) sudah terlaksana sampai saat ini sebanyak 5 kali. Pada kesempatan kali ini PSC 5 membahas kembali terkait desain namun dengan tema yang berbeda dari sebelumnya. Pada kesempatan kalo ini tema yang dibahas yaitu mengenai “Permainan Warna dan Pemilihan Font dalam Desain”.

PSC 5 kali ini dilakukan secara offline dan bertempat di Gazebo YPMI Al Firdaus pada Sabtu, 26 Maret 2022 pukul 13.00 WIB dan berakhir pada pukul 16.00 WIB dengan pemateri yaitu kak Andi Evan Nisastra (Anggota CSSMoRA angkatan 2018).

Selama diskusi berjalan para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan karena tema pembahasan kali ini sangat menarik.
Menurut kak evan (pemateri PSC 5), untuk membuat desain yang baik harus memperhatikan penggunaan dan kolaborasi warna serta pemilihan font tulisan yang benar supaya desain yang kita buat akan enak dipandang dan memiliki nilai estetika yang tinggi.

Berbeda dengan PSC yang membahas tentang desain sebelumnya, pada kesempatan kali ini pemateri meminta kepada seluruh peserta yang hadir untuk membuat desain flayer PSC 5. Para peserta PSC 5 terdiri dari angkatan 2018, 2019, dan 2021. Semua peserta yang hadir setelah membuat desain flayer PSC 5 oleh pemateri diminta untuk mempresentasikan hasil desainnya kepada teman-teman yang lainnya.

Melalui PSC kali ini diharapkan para anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo dapat membuat desain kegiatan serta bisa saling berbagi informasi dan saling belajar. Dengan semakin banyaknya para ahli desain yang dimiliki oleh CSSMoRA diharapkan media sosial CSSMoRA akan semakin aktif lagi.

Salah satu karya anggota CSSMoRA UIN Walisongo
Salah satu karya anggota CSSMoRA UIN Walisongo

 

 

-Red Departemen Hubungan Dalam

Loading

MEMPERKUAT PERSAUDARAAN MELALUI ROMANTISME CSSMORA

Semarang, telah terlaksana moment keakraban (mokrab) pada tanggal 12 Maret 2022 di gedung PPP Mangkang. Yang mana acara ini merupakan program kerja dari Departemen Hubungan Dalam guna untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota CSSMoRA.
Mokrab ini merupakan agenda tahunan, yang mana pada tahun lalu acara ini dilakukan secara daring, dan Alhamdulillah tahun ini bisa dilaksanakan secara offline.
Acara ini dibuka oleh bapak Dr. Moh. Khasan M.ag selaku pengelola PBSB, dan pada kesempatan kali ini selain memberikan sambutan beliau juga berpamitan, karena akan mengemban amanah baru selaku Wakil Dekan III di fakultas FISIP UIN Walisongo. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada CSSMoRA karena telah membersamai beliau selama beberapa tahun terakhir.
Pada kesempatan kali ini, Ani Uswatun selaku ketua panitia mengatakan “Alhamdulillah, acara Mokrab tahun ini sangat luar biasa. Ditengah2 keterbatasan SDM, tp tmn2 tetap sangat berantusias dan sangat2 semangat sekali dalam mengikuti acara mokrab. Harapannya semoga dengan adanya acara mokrab bisa lebih mendekatkan dan melekatkan loyalitas serta solidaritas teman-teman CSSMoRA UIN Walisongo”.
Hamjan A Ranselengo selaku ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo juga menanggapi bahwa “Acara mokrab kemarin sungguh terlaksana dengan meriah dan dikuti dengan penuh antusias oleh seluruh anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo sehingga patut untuk di aprisiasi, tidak hanya itu acara mokrab ini juga bisa di bilang merupakan moment untuk merekatkan dan mengeratkan tali persaudaraan antar sesama anggota CSSMoRA UIN Walisongo. Banyak sekali hal menarik yang bisa di dapat dari acara mokrab tersebut seperti games yang difokuskan untuk melatih kekompakan dan kebersamaan anggota css, lomba” yang berguna untuk mengeluarkan ide ide kreatif semua anggota. tidak hanya kedekatan antar sesama anggota saja tetapi bersama pengelola dan alumni juga bisa harmonis. Harapannya semoga budaya dan tradisi mokrab ini bisa di pertahankan kedepannya mengingat banyak sekali yang kita dapatkan dari acara ini”
Dari panitia juga sangat berharap, dengan adanya acara mokrab dapat saling mempererat tali kekeluargaan CSSMoRA UIN Walisongo Semarang.

 

Loading

SYUKURAN WISUDA PERIODE FEBRUARI

Semarang, 23 Februari 2022. Alhamdulillah telah terlaksana tasyakuran wisuda CSSMoRA UIN Walisongo Semarang yang kedua dalam periode kepengurusan kali ini  via Google Meet, yang mana tasyakuran kali ini digabung dengan wisuda yang sebelumnya dengan. Yang mana pada tasyakuran kali ini ada 15 wisudawan wisudawati yang terdiri dari 4 wisudawan periode sebelumnya dan di perolehnya wisudawan terbaik oleh Nada Dhiya Ulhaq S.H (CSSMoRA angkatan 2017), dan pada periode kali ini ada 11 wisudawan dengan Wali Cosara,S.H (CSSMoRA angkatan 2018)  sebagai lulusan 7 semester pada tahun 2021.

Pak Moh Khasan,M.Ag  selaku pengelola PBSB UIN Walisongo Semarang berharap agar kedepannya para wisudawan dapat mengamalkan ilmunya dengan baik,  yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya ataupun kembali untuk melaksanakan pengabdian.
Hamjan A Ranselengo selaku ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo juga berharap meskipun telah selesai pendidikan nya tidak akan pernah lupa pada CSSMoRA dan teman teman lainnya
Harapannya semoga ilmu yang di dapatkan barokah manfaat bagi semua orang.

 

-Red Badan Pengurus Harian

Loading

MAHASISWA KKN UIN WALISONGO SEMARANG AJARKAN ANAK TPQ MEMBACA KITAB ALA PESANTREN

Mahasiswa KKN MITDR (Mandiri Inisiatif Terprogram Dari Rumah)  ke-13 kelompok 28 di kelurahan Wonolopo kecamatan Mijen Kota Semarang telah mempersiapkan berbagai program kegiatan selama 45 hari kedepan. Salah satunya adalah pendampingan belajar TPQ di dusun Krajan Kidul RT 03 RW 06 Kelurahan Wonolopo.

Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) merupakan salah satu upaya dalam membekali ilmu-ilmu agama pada anak-anak yang mekanisme pembelajarannya dengan pengenalan dan penanaman dasar agama sebagai upaya membangun jiwa yang insani.

Kegiatan mengajar yang dilakukan oleh kelompok 28 KKN MITDR ini di roling dengan tujuan semua anggota kelompok dapat kebagian andil dalam pengajaran. Jadwal ngaji di TPQ Al-Hidayah ini pada hari Senin sampai Jum’at setiap ba’da sholat maghrib dengan jumlah 15 anak dengan 2 pengajar.

Selama 45 hari kedepan peran guru dalam kegiatan belajar mengajar di TPQ ini diwakilkan pada kelompok KKN 28 di dusun Krajan Kidul. Berbagai materi yang diajarkan diantaranya baca tulis Al-Qur’an, baca tulis kitab, bahasa Arab, do’a-do’a, dan akhlaq.

Pada setaip hari Rabu yang mana jadwal ngaji nya adalah ngaji kitab, kitab yang dikaji adalah kitab fiqih Safinah an-Najah. Metode pembelajarannya dimulai dengan menulis setiap fashal (bab) kemudian dibaca bersama-sama, di terangkan lalu tanya jawab.

Antusias anak-anak TPQ perlu diacungi jempol sebab terlihat dari respon mereka dalam belajar yang sangat semangat dalam setiap pembahasan. Terlebih setelah mengetahui sedikit apa itu mubtada’, dan khabar mereka mencoba-coba sebuah kalimat sehingga terjadi semacam permainan untuk memberi pertanyaan pada sebuah kalimat seperti mana yang dinamakan mubtada’ dan mana yang khobar, dan setelah beberapa pancingan akan pertanyaan mereka sediki-sedikit sudah mulai faham sehingga memudhkan dalam membaca dan menulis makna gandul atau pegon.

Pada pembahasan bab tanda-tanda baligh kemarin, pertanyaan yang mereka ajukan sangat asyik dan menggelitik setelah disinggung mengenai mimpi basah. Memang terdengar sedikit saru, namun dalam pembelajaran setidaknya sebuah istilah yang kurang jelas sebaiknya di gamblangkan supaya para murid dapat memahami materi sepenuhnya dan memahaminya hingga akhirnya pada saat masanya nanti mereka tidak bingung dalam menghadapi fase peralihan dari anak-anak menuju tahap usia remaja, dan juga nantinya pada mereka sudah menjadi orang tua dapat memberikan pengarahan dan pengetahuan mengenai baligh

 

Tujuan pembelajaran ini adalah memberikan sebuah ilmu yang kami dapat selama di pesantren dan pada kesempatan ini kami berkesempatan untuk berbagi, ini merupakan sebuah zakatnya ilmu yaitu dengan berbagi atau mengajarkannya. Mengingat sangat penting memahami isi kitab lebih-lebih Al-Qur’an tidak langsung secara leterleg, dalam memahami sebuah kalimat kita harus tahu susunan kalimat tesebut. Harapan kami semoga para murid TPQ Al-Hidayah dapat mengamalkan apa yang telah didapat selama menimba ilmu agama di TPQ hingga akhirnya jiwa mereka terbentengi dengan nilai-nilai agama dan semoga mereka tidak sampai terpengaruh hal-hal yang jauh dari agama.

 

-Red Faried Muhammad Hidayat (CSSMoRA UIN Walisonogo 2018)

Loading

MENGUKUR ARAH KIBLAT, APA BISA MENJADI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT?

Mesjid Nurul Wardani, sebuah tempat ibadah umat muslim yang berlokasikan di desa Wonolopo kecamatan Mijen, tempat ibadah yang di jadikan tempat Diskusi Falak oleh Mahasiswa KKN MIT DR 13 kelompok 28, pada tanggal 11/02/22. Diskusi yang berlangsung membahas apa itu ilmu Falak, sejarahnya, dan objek-objek kajian ilmu Falak (arah kiblat, awal waktu sholat, awal bulan qomariyah, dan Gerhana).

Diskusi kali ini lebih fokus mengkaji tentang arah kiblat, pentingnya arah kiblat, dan kenapa harus menghadap kakbah sebagai kiblat?. Seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwasanya ketika beribada khususnya sholat juga diperintah menghadap kiblat dimana itu kekhusyuaan dalam dan membantu seseorang hamba dekat dengan tuhannya karena telah menaati perintahnya, walau hanya sebatas menghadap kiblat (ka’bah).

Dalam diskusi tersebut disampaikan bahwasanya “menurut beberapa ulama jika kita berada di Masjidil Haram maka kira diwajibkan menghadap ke Ka’bahnya langsung, dan  jika berada jauh dari Mekkah maka kita diharuskan menghadap kearah Makkah, dan kemelencengan yang di tolelir oleh sebagian ulama ialah 2-3 derajat, melebihi itu maka diusakan diluruskan”. Cakap Dimas (anggota CSSMoRA angkatan 2018) selaku Pemateri Diskusi Falak yang telah terlaksanaka.

Dalam prakteknya kemarin beberapa masjid di Desa Wonolopo memiliki kemelencengan 8-12 derajat dari arah kiblat, dan disini tim KKN MIT DR ke 13 kelompok 28 melakukan cek akurasi kepada masjid-mesjid sekitar setelah diskusi dilaksanakan, agar sholat yang dilakssanakan dimesjid bisa sesuai dengan anjuran agama.

Hingga akhirnya diskusi berjalan dengan lancar dan diikuti oleh kelompok 28, warga, dan salah satu pengurus masjid yang sekalian menjadi saksi pengukuran arah kiblat, dimana beliau juga dosen di salah satu fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang.

-Red Wahyudi (CSSMoRA UIN Walisongo 2018)

Loading

PENGEMBANGAN SKILL CSSMORA KE 4 DENGAN MATERI GRAMMAR

Pengembangan Skill CSSMoRA (PSC#4) kali ini memasuki pertemuan ke 4 dengan tema yang diangkat “Grammar” dimana seperti kegiatan sebelumnya, kegiatan diselenggarakan secara online melalui google meet, 05/02/2022

Dalam diskusi kali ini, dipimpin oleh kak Ayu Fitri Damayanti yang merupakan alumni CSSMoRA UIN Walisongo angkatan 2017, dimana beliau ketika wisuda S1 di UIN Walisongo mendapatkan predikat skripsi terbaik dan menggunakan bahasa Inggris. Kak Ayu mengawali diskusi nya dengan pengenalan grammar dimulai dari definisi grammar, dasar tata bahasa (etimologi, sintaks, orthographi), komponen grammar (noun, sentence, be, adjective, verb, pronoun, determiner, preposition, adverb).

Ketika diskusi berlangsung, para peserta sangat antusias karena materi grammar ini merupakan hal yang akan diujikan, salah satunya pada tes TOEFL di UIN Walisongo.

Menurut kak Ayu Fitri, untuk bisa grammar, kita harus mengetahui dasar-dasar dari grammar itu sendiri, kemudian bisa dibiasakan dengan menonton film barat tanpa subtitle, hafalan baik v1, v2, maupun v3 dan pembiasaan, karena kita bisa karena terbiasa.

Melalui PSC kali ini diharapkan para anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo bisa saling sharing ilmu dan saling belajar, terutama yang berkaitan dengan bahasa Inggris dimana bahasa Inggris merupakan bahasa internasional.

-Red Departemen Hubungan Dalam

Loading

PENGETAHUAN KEPENULISAN DALAM KEGIATAN NGOBROL PINTAR #17

Semarang, Jumat 30 Januari 2022. CSSMoRA UIN Walisongo Semarang mengadakan rutinan Ngopi (Ngobrol Pintar) ke 17, acara tersebut merupakan salah satu proker dari DHD (Departemen Hubungan Dalam) yang mana pada Ngopi kali ini mengambil tema “Secangkir Wawasan dengan Pengetahuan Kepenulisan”. Tema tersebut diambil, mengingat pentingnya kita sebagai mahasiswa mengetahui teknik-teknik dalam kepenulisan, baik dalam kepenulisan makalah, jurnal, ataupun skripsi dan tesis.

Pemateri kali ini merupakan alumni CSSMoRA angkatan 2012 yaitu Kak Salapudin yang tentunya juga aktif dalam dunia kepenulisan. Saat menyampaikan materi dan pengalamannya, Kak Salaf juga memberikan motivasi kepada adek-adeknya supaya tidak bermalas-malasan dalam hal menulis. Karena banyak sekali presentase manusia di Indonesia terutama, yang tidak suka dengan menulis dan membaca. Oleh karena itu, dalam penyampaian materi dan diskusinya Kak Salapudin sangat-sangat mendorong supaya menjadi mahasiswa yang aktif dalam hal apapun terutama dalam dunia literasi.

Menulis itu bukan hal yang susah, bukan hal yang berat juga, apapun yang ada dipikiran kita bisa kita tulis. Entah curahan hati, pengetahuan, dsb. Semuanya ditulis. Menulis tidak harus yang diterbitkan lalu menjadi buku yang dikenal banyak orang, tidak harus seperti itu. Pertama, menulislah untuk diri kita sendiri, semakin kamu merasa kurang dengan tulisan itu, menulislah untuk orang lain supaya memberikan manfat lewat hasil tulisan kita” ujar Kak Salapudin dalam penyampaian materinya.

Para peserta juga banyak yang merasa tertarik dan merasa senang bisa berdiskusi langsung dengan kak Salapudin. Sehingga para peserta juga merasa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang luar biasa, terutama dalam penulisan makalah yang sering kali digunakan setiap kuliah.

-Red Departemen Hubungan Dalam

Loading

MENCETAK PENERUS CSSMoRA DI MASA AKAN DATANG DALAM KTPT CSSMORA UINWS, UNWAHAS DAN MA PATI

Kaderisasi Tingkat Perguruan Tinggi disingkat KTPT adalah kaderisasi wajib tingkat pertama yang dilaksanakan secara formal, sistematis, dan terencana pada tingkat Perguruan Tinggi. KTPT dilaksanakan untuk mengenalkan CSSMoRA dan membentuk karakter yang baik bagi mahasantri baru dalam perkuliahan dan menjalankan tugas dalam CSSMoRA di Perguruan Tinggi. Sehubungan dengan hal tersebut, CSSMoRA UIN Walisongo menyelenggarakan kegiatan KTPT pada hari Sabtu-Minggu tanggal 18-19 Desember 2021 yang bertempat di gedung PKB Mangkang. KTPT kali ini mengangkat tema “Cerdas Berintelektual, Berkarakter dan Berintegritas ”.

Pada tahun ini, KTPT dilaksanakan sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan, dalam pelaksanaannya mencakup tiga Perguruan Tinggi, yaitu UIN Walisongo, Universitas Wahid Hasyim dan Ma’had Aly Maslakhul Huda Pati. Adapun jumlah dari masing-masing Perguruan Tinggi, UIN Walisongo dengan jumlah peserta 10 orang, UNWAHAS 10 orang dan MA Pati 15 orang dengan 11 orang melaksanakan secara offline dan 4 orang lainnya secara virtual.

Dalam sambutan dan sekaligus membuka acara KTPT, Bpk Moh Khasan, M.Ag sebagai pengelola PBSB UIN Walisongo menyampaikan pesan dan harapannya “mahasiswa PBSB harus prestasi akademik maupun non akademik. Dengan adanya kegiatan KTPT ini semoga menjadi kegiatan yang bisa menginspirasi semua anggota CSSMoRA“.

Mahasiswa PBSB berbeda dengan mahasiswa yang lain. Dengan fasilitas-fasilitas yang didapatkan tentunya harus membawakan hasil yang bagus. Kaderisasi ini berjenjang, bukan hanya sampai disini saja, masih ada kaderisasi lanjutan juga. Jadi teman-teman semua harus tetap semangat dan buktikan dengan prestasi-prestasi kalian“, ujar Bpk Ubbadul Adzkiya, S.EI.,MA selaku pengelola PBSB UNWAHAS.

Dalam pembahasan materinya, KTPT tersebut mencakup 5 materi wajib, yaitu Keorganisasian, Ke CSSMoRA-an, Kepesantrenan, Kebangsaan dan Materi Persidangan. Melalui materi-materi tersebut, diharapkan para peserta KTPT bisa benar-benar menyerap ilmu dan menerapkannya dikehidupan sehari-hari, terlebih juga untuk CSSMoRA sebagai organisasi dengan jargonnya loyalitas tanpa batas.

Pada Penutupan Kegiatan para peserta KTPT UIN Walisongo dikukuhkan oleh Hamjan A Ranselengo (Ketua CSSMoRA UIN Walisongo), Universitas Wahid Hasyim dikukuhkan oleh Firginita Wirna (Anggota PSDM Nasional), dan MA Maslakul Huda Pati dikukuhkan oleh Wahyudi (Kadep Kominfo Nasional). dengan pengukuhan ini bahwa para peserta resmi menjadi kader CSSMoRA kedepannya.

Zaki Al-Aziz, sebagai salah satu peserta KTPT dari UIN Walisongo mengatakan “Sangat meriah dan menarik, di pertemukan sama teman-teman yang berasal dari PT lain dan berdasarkan berdasarkan dengan pembelajaran yang berbeda-beda, ada yang kampus formal seperti UIN, ada yang kampus kepesantrenan berbentuk Ma’had Aly, kami juga bertemu sama teman yang berbeda PT tapi berdasarkan asal yang sama. Di situ juga kami di didik untuk menjadi pribadi yang tangguh tegas serta tanpa melupakan spiritual pesantrennya”.

Ada senang dan sedihnya, karena saya merasa betul-betul kekeluargaannya, kekompakannya dan kebersamaannya ada di CSSMoRA. Kami dari rumah yang berbeda dan disini kami disatukan jadi seperti rumah ke dua kami. Semoga KTPT selanjutnya lebih berkesan lagi dan bisa kolaborasi lagi dan juga silaturahminya semoga selalu terjaga dan kompak” celetuk Wahyudi, sebagai salah satu peserta dari CSSMoRA UNWAHAS.

Saya mewakili dari teman-teman CSSMoRA Ma’had Aly Pesantren Maslakhul Huda Pati, mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada pengurus CSSMoRA UIN Walisongo, yang telah memperkenankan kami untuk ikut serta dalam Acara Kaderisasi tingkat perguruan tinggi ( KTPT ), pesan dari kami semoga dengan adanya event ini bisa mempererat komunikasi kita kedepannya, terutama dalam bidang keorganisasian, dan kesannya kami bisa ber-isitifadah banyak dengan pemateri tentang ke-CSSMoRAan, dan dapat bertemu dengan teman-teman CSSMoRA CSSMoRA UIN Walisongo dan UNWAHAS“, imbuh Ahdad Alwi salah satu peserta dari CSSMoRA Ma’had Aly Maslakhul Huda Pati.

-Red Ani Uswatun

Loading

PERMANTAP INTERNAL SEKALIGUS MENJALIN HUBUNGAN ANTAR 3 CSSMoRA PT DALAM STUDY BANDING

Yogyakarta, 20 Desember 2021 CSSMoRA UIN Walisongo mengadakan acara study banding dengan CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga dan Universitas Gajah Mada tepatnya di Pondok pesantren LSQ Ar-Rahma Yogyakarta

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Departemen Hubungan Luar CSSMoRA UIN Walisongo dan diikut sertakan dalam agenda Dies natalis ke-14 CSSMoRA UIN Walisongo dan menjadi agenda penutup.

Kegiatan ini diharapkan bisa memperkuat keorganisasian dan tak lupa juga sebagai media yang mempertemukan ketiga CSSMoRa itu dengan tujuan agar hubungan mereka tetap terjalin dengan erat, serta rihlah/refreshing untuk anggota altif CSSMoRA UIN Walisongo.

Kegiatan itu diawali dengan pembukaan oleh MC, Ani Uswatun Hasanah (CSS UIN WS 2019). Dan diikuti beberapa sambutan dari ketua umum CSSMoRA UIN WS dan UIN SUKA, Hamjan A Ranselengo dan Hamada Hafidzu. Kemudian terakhir ditutup dengan sambutan pengelola PBSB UIN WS, yang diwakili oleh sekretaris jurusan Ilmu Falak, Bapak Ahmad Munif, M, Si

“Saya mendapat banyak referensi proker buat kedepannya dari acara ini sekaligus menambah relasi, menurut saya acara seperti sangat penting diadakan dan harapannya semoga bisa terulang tiap tahun agar anggotanya tetap solid,” Ungkap Miftahul Kirom CSS UGM 2021.

Dalam sambutannya, ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo, Hamjan A Ranselengo mengatakan

“Study banding ini sangat penting karena kita bisa menyambung silaturahmi untuk memper erat kekeluargaan antar CSSMoRA salain itu kita bisa berbagi ide dan pengalaman dengan pt lain terkait kecssmoraan dan sebagai bahan evaluasi bagi kita depannya dalam menjalankan roda kepengurusan CSSMoRA UIN Walisongo,” Kata pria 20 tahun tersebut.

Setelah pemaparan program kerja dengan tiga perguruan tinggi, perjalanan selanjutnya menuju pantai Goa Cemara.

Pantai Goa Cemara – disini panitia study banding melaksanakan lomba-lomba sebagai hiburan guna mempererat persaudaraan antar angkatan yang dibagi dalam beberapa kelompok. perlombaan ini terbagi menjadi dua lomba, pertama lomba voli air dan kedua estafet air. sebelum memasuki perlombaan diwajibkan untuk setiap kelompok menyiapkan jargon/yel-yel kelompok.

Kegiatan ini kemudian diakhiri dengan sesi foto dan makan bersama.

-Red Departemen Hubungan Luar

Loading