Kegiatan Pengamatan Rukyatul Hilal 1 Ramadhan 2024: Kolaborasi CSSMoRA UIN Walisongo Semarang dan Kemenag Kabupaten Kendal dalam Penentuan Awal Puasa

kendal2
kendal1
kendal3
kendal4
kendal5
previous arrow
next arrow


Pada hari Ahad, tanggal 10 Maret 2024 CSSMoRA UIN Walisongo Semarang dan Kemenag Kabupaten Kendal mengadakan kegiatan pengamatan Rukyatul Hilal untuk penentuan 1 Ramadhan (awal puasa ) yang berada di pelabuhan Kendal, Berdasarkan pengamatan anggota rukyah CSSMoRA UIN Walisongo Semarang dan beberapa pelaksana rukyat hilal tidak mengidentifikasi keterlihatan hilal, dikarenakan cuaca sangat mendung. Hal tersebut juga didukung oleh data hisab dari tim hisab CSSMoRA yang mengatakan bahwa tinggi hilal masih di bawah standar kriteria visibilitas hilal MABIMS, yang mana hilal masih berada di ketinggian 1 derajat serta lamanya hilal diatas ufuk hanya berkisar 3 menit 22 detik, kemungkinan juga hilal sangat susah dilihat oleh pengamat.

CSSMoRA UIN Walisongo Semarang mendelegasikan anggotanya ke beberapa titik rukyah. Salah satunya berlokasi di Kendal yang berjumlah 22 mahasiswa dari Prodi Ilmu Falak, Prodi Teknologi Informasi. HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) prodi Ilmu Falak juga turut hadir dalam kegiatan ini. Perlu di ketahui bahwasanya seluruh anggota CSSMoRA UIN Walisongo telah dibagi dan di sebarkan untuk melaksanakan rukyatul hilal di berbagai daerah jawa tengah yang telah ditetapkan menjadi objek titik pelaksanaan Rukyatul hilal penentuan 1 Ramadhan 2024 diantaranya yaitu Pantai Kartini Jepara , Observatorium UIN Walisongo Semarang, Pantai Mangunharjo Mangkang dan Pelabuhan Kendal.

Pengamatan hilal di Pelabuhan Kendal sangat ramai pengunjungnya (peminatnya), hal ini dapat dilihat dari banyaknya pengamat yang hadir. kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Ir Sugiono, M.T., Kepala Kantor Kendal, Dr. Mahrus, Pengurus MUI Kendal, Ketua PCNU Kendal, Dr. h.Mukh. Mustakim, S.Ag., M.S.I., Ketua LDII Kabupaten Kendal HM Santoso Abdul Manan, S.E, dan Para pemimpin organisasi keagamaan lainnya, tim LFNU ( Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama’), Tim Badan Rukyah Kabupaten Kendal, Ulil Abshor, S.H.,Sy., M.h., Dosen UIN Walisongo Semarang , dan para pemimpin pondok pesantren Kendal .

Esensi dari kegiatan ini selain untuk melaksanakan hisab rukyah bulan Ramadhan sesuai dengan rencana kerja tahunan CSSMoRA UIN Walisongo, juga mengajak anggota CSSMoRA untuk aktif terlibat dalam melaksanakan rukyatul hilal di lapangan. Muhaimin Thohri, sebagai ketua pelaksana kegiatan rukyah di Pelabuhan Kendal, mengungkapkan bahwa

“kegiatan ini bukan hanya bagian dari agenda pengurus, tetapi juga melibatkan pembentukan beberapa tim rukyah yang akan bergerak ke lapangan untuk melakukan rukyat dan mengajak anggota untuk berpartisipasi langsung.”

Selain itu, ia berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan pemahaman yang lebih mendalam kepada para peserta, sebagai kesempatan untuk belajar, mengamati, dan melakukan penelitian tentang hilal bersama CSSMoRA UIN Walisongo. Dalam wawancara setelah pelaksanaan rukyat, Muhaimin Thohri menambahkan bahwa harapannya adalah agar kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi semua peserta.

Oleh: Muhammad Ais Nur Rizqi

Loading

MEMBANGUN JARINGAN DAN MENIGKATKAN KINERJA ORGANISASI MELALUI STUDI BANDING KOLABORATIF

MEMBANGUN JARINGAN DAN MENIGKATKAN KINERJA ORGANISASI MELALUI STUDI BANDING KOLABORATIF

WhatsApp Image 2024-01-19 at 23.27.59_34a8107e
WhatsApp Image 2024-01-19 at 20.19.26_7a29e23e
WhatsApp Image 2024-01-19 at 20.06.00_c2f69194
WhatsApp Image 2024-01-19 at 19.54.34_61dedae5
PlayPause
previous arrow
next arrow

Cssmorauinws – Pada hari Jumat, tanggal 19 Januari 2024, CSSMoRA UIN Walisongo Semarang telah melaksanakan suatu program kerja yang diinisiasi oleh Departemen BPH (Badan Pengurus Harian) berupa kegiatan studi banding. Tujuan utama dari studi banding ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada anggota CSSMoRA UIN Walisongo untuk bertukar pikiran dan belajar dari pengalaman, program kerja, dan kegiatan yang telah berhasil dilaksanakan oleh perguruan tinggi CSSMoRA lain.

Pada kesempatan ini, CSSMoRA UIN Walisongo berkolaborasi dengan dua perguruan tinggi, yaitu CSSMoRA Universitas Pendidikan Indonesia Bandung (UPI) dan CSSMoRA Universitas Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Kegiatan studi banding ini dihadiri oleh pengurus dari ketiga perguruan tinggi secara online melalui Zoom , kegiatan ini mengutamakan sharing pengalaman program kerja antara pengurus yang menjabat dalam periode tersebut.

Tema dari kegiatan studi banding ini adalah “Bertukar wawasan, berbagi pengalaman, dan menjalin silaturahmi melalui studi banding kolaboratif”. Acara dimulai dengan pembukaan, disertai sambutan dari ketua CSSMoRA ketiga perguruan tinggi. Pemaparan program kerja masing-masing perguruan tinggi menjadi fokus utama, dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab mengenai program kerja tersebut.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama. Menariknya, studi banding tahun ini direncanakan akan dilaksanakan dua kali dalam satu periode, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja organisasi CSSMoRA UIN Walisongo.

Dalam waktu yang dekat, CSSMoRA UIN Walisongo berencana mengajak program beasiswa dari UIN Walisongo Semarang untuk turut serta dalam studi banding, dengan tujuan memperkuat relasi, meningkatkan komunikasi, dan mendapatkan wawasan dari organisasi beasiswa lain. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menemukan inspirasi dan mengembangkan wawasan, tetapi yang paling penting adalah membangun jaringan melalui kolaborasi studi banding.

Secara keseluruhan, acara studi banding ini dianggap sebagai momen yang sangat berharga untuk berbagi wawasan dan pengalaman mengenai program kerja. Antusiasme yang luar biasa dari pengurus kedua perguruan tinggi yang dikunjungi, bersama dengan hasil diskusi yang memberikan pengetahuan mendalam tentang program kerja yang menarik, membuat kegiatan ini memberikan dampak positif yang dirasakan oleh semua pihak yang terlibat. Alhamdulillah, keberhasilan acara ini menjadi pencapaian yang membanggakan bagi CSSMoRA UIN Walisongo Semarang.

 

Red Muhammad Wahyudi Arafah

Loading

PUNCAK EVENT DIES NATALIS, CSSMORA GELAR SARASEHAN ANGGOTA DAN ALUMNI

sarasehan1
sarasehan2
sarasehan3
sarasehan4
sarasehan5
sarasehan6
previous arrow
next arrow

 

Dalam rangka puncak event dies natalis ke-16, CSSMoRA UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan acara sarasehan anggota dan alumni. Acara tersebut mengusung tema “Restorasi Visi, Galakkan Misi Menuju CSSMoRA Berprestasi.” Tak hanya itu, puncak dies natalis tersebut juga bertempat di masjid Kampus 2 UIN Walisongo Semarang pada Sabtu, (16/12/2023).
Acara puncak yang diselenggarakan dihadiri oleh anggota CSSMoRA, alumni, moragister dan pengelola PBSB. Sebelum acara dimulai, terlebih dahulu diadakan khataman serta pembacaan doa oleh Ketua CSSMoRA Wahyudi Arafah. Kemudian memasuki acara terdapat pembukaan oleh MC, Pembacaan ayat-ayat Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars CSSMoRA, sambutan-sambutan, pemotongan tumpeng dan doa. Baru kemudian sarasehan serta penutup.
Tamu undangan yang hadir dari alumni terdapat ketua alumni Nur Hidayatullah, S.HI., M.H beserta empat lainnya dan dari pengelola terdapat wakil dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Dr. Moh Khasan, M.Ag. Tujuan utama diselenggarakannya acara ini sebagai accara puncak adalah untuk membahas bersama bagaimana CSSMoRA kedepannya nanti.
Hal tersebut disampaikan Ketua CSSMoRA UIN Walisongo, Wahyudi Arafah dalam sambutannya. “diadakannya sarasehan ini bermaksud untuk kita diskusi bersama membahas tentang bagaimana CSSMoRA nanti kedepannya,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga berharap bahwa dengan terselenggaranya acara ini, CSSMoRA akan menjadi lebih baik lagi kedepannya. “ya semoga dengan kita adakan sarasehan ini CSSMoRA akan menjadi lebih baik lagi kedepannya,” imbuhnya dalam sesi sambutan-sambutan saat pembukaan acara.
-Red Muhammad Daviq Nuruzzuhal

Loading

ANTUSIASNYA SELURUH PESERTA NASIONAL BERPARTISIPASI DALAM RANGKA DIES NATALIS CSSMoRA UIN WALISONGO YANG KE-16

Setelah terlaksananya Lomba Sayembara Logo yang merupakan lomba internal pada tanggal 3 November 2023 lalu, kini lanjut dengan acara FESTIVAL DIESNATALIS CSSMoRA (FDC) yang merupakan lomba tingkat nasional. Festival ini terdiri dari dua cabang lomba, yaitu MQK dan MTQ yang diikuti oleh seluruh warga indonesia dengan memenuhi beberapa syarat tertentu. Kedua cabang lomba tersebut memang sengaja dipilih untuk melestarikan budaya baca kitab di Indonesia dan seni tilawah yang lebih memberikan kriteria seorang santri. Yang mana, pihak penyelenggara merupakan mahasiswa penerima beasiswa PBSB (penerimaan beasiswa santri berprestasi) dan dinaungi oleh Organisasi bernama CSSMoRA (Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs).

Festival ini dilaksanakan denga tiga tahapan, yaitu pertama pendaftaran dan pengumpulan karya pada tanggal 10-30 November 2023, lalu sesi penjurian pada tanggal 1-7 Desember 2023, dan yang terakhir pengumuman pemenang pada tanggal 12 Desember 2023. Disini pemenang mendapatkan uang pembinaan dan sertifikat. Peserta Festival memiliki latar belakang domisili yang bermacam – macam dari seluruh Indonesia yang terdirii dari 65 cabang MQK dan 16 cabang MTQ. Padahal dari pihak panitia hanya menduga 25 persennya, namun keantusiasan ini melampui hingga berkali lipat, ucap syukur kami semua para panitia pada hari itu.

Bukan hanya atas dasar CSSMoRA yang berlatar belakang santri, namun juga membawa nama baik kampus UIN WALISONGO dengan bukti aktif nya para mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan, antusiasnya para panitia dan peserta nasional. Karakter seperti inilah yang tidak boleh hilang dalam diri kita dalam upaya melestarikan budaya santri pada generasi masa kini.

Banyak harapan kami pada acara Festival ini dan khususnya untuk CSSMoRA kedepannya, semoga menjadi organisasi yang lebih banyak memberikan nama kepada UIN WALISONGO SEMARANG, PT teraktif di ganca nasional, dan para pengurus ataupun anggota CSSMoRA UIN WALISONGO yang lebih semangat, produktif, dan berkeluarga.
-Red Saylul Hidayah Salsabiyla

Loading

BENTUK PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, CSSMoRA UIN WALISONGO ADAKAN FALAK ROADSHOW

Roadshow falak
roadshowfalak2
Roadshowfalak3
previous arrow
next arrow

Cssmorawalisongo – Departemen Pemberdayaan Pesantren dan Pengabdian Masyarakat (P3M) CSSMoRA UIN Walisongo periode 2023-2024, melaksanakan Falak Roadshow di Pondok Pesantren Assalam Kudus pada Sabtu (11/11/2023). Acara tersebut bertemakan “Langitkan Ilmu, Wujudkan Karya, Menuju Generasi Emas Indonesia” bertujuan untuk mengenalkan keilmuan Falak kepada masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari santriwan dan santriwati kelas XII Pondok Pesantren Assalam, dengan tujuan pembekalan dan pemantapan perihal keilmuan Falak sebelum mereka lulus. Acara tersebut dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars CSSMoRA dan sambutan-sambutan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh beberapa narasumber.
Materi pertama membahas mengenai pengenalan Ilmu Falak berkenaan dengan pengertian falak dan astronomi, agar peserta dapat memahami dasar-dasar Ilmu Falak. yang dismpaikan langsung oleh koordinator P3M, yaitu Zaki Al-aziz.
Materi kedua disampaikan oleh Ilham Awaludin, anggota CSSMoRA UIN Walisongo, dengan pembahasan perhitungan waktu salat. Menurutnya, perhitungan waktu salat sangat penting untuk diketahui, karena hal tersebut berkaitan langsung dengan ibadah.
Selanjutnya, pada materi ketiga membahas praktek pengukuran arah kiblat yang dijelaskan oleh Daviq Nuruzzuhal, anggota CSSMoRA UIN Walisongo. Pada praktek tersebut, dijelaskan tata cara mengukur kiblat dengan empat alat, yaitu Teodolit, Istiwaa’in, Mizwala dan kiblat Tracker.
Acara tersebut diakhiri dengan kegiatan pengamatan benda langit sekaligus pemasangan teropong yang disampaikan oleh Munawir, anggota CSSMoRA UIN Walisongo. Namun, dikarenakan kondisi cuaca yang kurang mendukung membuat pengamatan langit menjadi kurang kondusif.
“Sangat disayangkan, pada malam ini cuacanya tidak begitu mendukung, sehingga kita kurang maksimal saat mengamati benda-benda langit” ujar Munawir.
Namun, kondisi tersebut tidak menurunkan semangat mereka untuk tetap melaksanakan pengamatan langit. “Tujuan inti Falak Roadshow yaitu agar Ilmu Falak lebih dikenal oleh khalayak umum, mengingat banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang Ilmu Falak, apapun kondisinya kita harus tetap semangat” ujar Wahyudi Arafah, ketua umum CSSMoRA UIN Walisongo.
Di setiap kesempatan, tentunya ada kebaikan. Teman-teman UIN Walisongo berharap semoga dengan adanya Falak Roadshow ini dapat meningkatkan pengetahuan mengenai Ilmu Falak tidak hanya dikalangan pelajar, tetapi juga masyarakat luas. Dengan demikian, terbentuklah kesadaran bahwa pentingnya pemahaman tentang Ilmu Falak dan pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari.

Loading

HASIL PENILAIAN SAYEMBARA LOGO TINGKAT INTERNAL DALAM RANGKA MEMPERINGATI DIES NATALIS KE-16 CSSMORA UIN WALISONGO SEMARANG

Dalam rangka memperingati Dies Natalis Ke-16, CSSMoRA UIN Walisongo menggelar lomba Sayembara Logo tingkat internal bagi anggotanya. Tujuan dari kegiatan ini adalah menciptakan identitas yang khas dan unik sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis ke-16 ini. Tepat pada hari Jumat, tanggal 3 November 2023 di Kota Semarang, acara penilaian Sayembara Logo tingkat internal dilaksanakan. Penilaian ini dilakukan oleh Fajrullah, M.H., seorang juri yang berkompeten dalam bidangnya, dan juga merupakan alumni CSSMoRA UIN Walisongo Angk 2016.
Setelah melalui proses penilaian dari setiap logo yang ada, berikut adalah hasil yang telah ditetapkan oleh juri:

1. Alfin Khomsah Sabilal Hayat angkatan 2023, meraih total nilai sebesar 25,5
2. Muhammad Ais Nur Rizqi angkatan 2023 meraih total nilai sebesar 23,9
3. Zidni Ilmatun Nafi’ah angkatan 2023 meraih total nilai sebesar 21,5

Berdasarkan hasil penilaian tersebut, pemenang dari Sayembara Logo secara resmi diberikan kepada Alfin Khomsah Sabilal Hayat, mahasiswa angkatan 2023, yang meraih total nilai sebesar 25,5. Keputusan juri tentunya bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Acara Sayembara Logo ini juga telah mencerminkan prestasi dan kualitas karya yang dihasilkan oleh para peserta. Semua peserta telah menunjukkan dedikasi dan kreativitas yang luar biasa dalam menyumbangkan ide-ide dalam rangka memeriahkan Dies Natalis Ke-16 CSSMoRA UIN Walisongo.Harapannya acara ini dapat menjadi motivasi bagi semua anggota untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam peringatan Dies Natalis Ke-16 CSSMoRA UIN Walisongo.
-Red Masnunah Nurul Faizah

Loading

PENGUKURAN ARAH KIBLAT GEDUNG LABORATORIUM UIN WALISONGO BERSAMA TIM CSSMORA

CSSMoRA (Community Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs) UIN Walisongo Bersama Prodi Jurusan Ilmu Falak UIN Walisongo menggelar adanya kegiatan Pengukuran Arah Kiblat Lab Terpadu Gedung Baru IsDB Kampus 3 UIN Walisongo yang dilaksanakan pada Kamis (09/12/2021) pukul 09.00 WIB.
Tim CSSMoRA mengadakan pengukuran arah kiblat bersama diberbagai titik yaitu di gedung baru UIN Walisongo, pengukuran dilakukan oleh kaprodi ilmu falak yang bekerjasama dengan anggota PBSB (Penerima beasiswa santri berprestasi) dari mulai angkatan 2018 sampai 2021, semua ikut berpastisipasi sekaligus belajar langsung dan mengaplikasikan teori yang telah didapat dibangku kuliah.
Dian Ika Ariyani, M. T., Selaku dosen pembimbing lapangan kegiatan ini menjelaskan “Pengukuran arah kiblat ini merupakan salah satu penerapan teori di lapangan dan ini sangat penting bagi anak-anak falak. Karena jarang sekali kegiatan praktek seperti ini”.
Salah satunya di gedung laboratorium terpadu UIN Walisongo, dengan anggota tim 3 orang. dengan menggunakan alat Mizwala salah satu instrument falak untuk pengukuran arah kiblat.
Dengan data lokasi :

lintang tempat 6ᴼ59’28”LS d

bujur tempat 110ᴼ20’45”BT

didapati bahwa:

Arah kiblat 65° 28′ 51” (UB)

Azimuth kiblat 294° 31′ 09”

Maka data ini yang lagsung di peraktekan dilapangan. Meskipun terdapat kendala dalam proses pengukuran dilapangan, namun hal ini tidak sama sekali mengurangi antusiasme peserta. Karina Aulia Purwanti, salah satu peserta berkomentar “Karena kurangnya alat pembantu yang dapat dimanfaatkan dalam proses pengukuran kemudian menyebabkan terkendala nya proses pengukuran arah kiblat di lapangan ini“.

 

-Red Karina Aulia Purwanti

Loading

PENGUKURAN ARAH KIBLAT DI GEDUNG ICT LIBRARY BARU KAMPUS 3 UIN WALISONGO

Kamis, 09 Desember 2021, Prodi Ilmu Falak bersama anggota aktif CSSMoRA mengadakan pengukuran di beberapa gedung baru di UIN Walisongo Semarang yang langsung didampingi oleh dosen Ilmu Falak. Acara tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian mahasiswa falak dilingkungan sekitarnya.

Pengukuran dilaksanakan mulai jam 09.00 WIB – selesai. Pengukuran diikuti oleh 43 anggota CSSMoRA aktif dengan jumlah 8 gedung. Untuk mempermudah pengukuran, dibagi menjadi 8 kelompok sesuai dengan jumlah gedung yang akan diukur.

Pengukuran di gedung Gedung ICT Library dilakukan oleh kelompok 6 yang terdiri dari Riki, Sofi, Leli, Ani, Kholis dan Nadra dengan dosen pendampingnya bpk Muhammad Nurkhanif, M.S.I.

Alat yang digunakan di kelompok 6 yaitu istiwa’aini. Dengan menggunakan bayangan matahari dalam pengukuran arah kiblatnya. Adapun datanya sebagai berikut:

Lintang Tempat sebesar 6° 59′ 29″ LS ,

Bujur Tempat 110° 21′ 00″ BT ,

Lintang Kakbah 21° 25′ 21,17″,

Bujur Kakbah 39° 49′ 34,56″,

dan Waktu Bidik pukul 09.43 WIB.

Dari data-data tersebut, maka diperoleh hasil sebagai berikut :
Arah Kiblat = 65° 28′ 54″ Utara Barat
Azimuth Kiblat = 294° 31′ 6″
Azimuth Matahari = 124° 18′ 6″

Pengukuran pertama dilakukan diluar gedung, untuk mendapatkan bayangan matahari. Setelah dua kali pengukuran dan hasilnya sama, maka dilanjut dengan mengukur ke dalam gedung dengan hasil yang sudah ada. Mushola pertama yang diukur kiblatnya adalah mushola PTIPD lantai 1, kemudian dilanjut ke mushola Perpustakaan lantai 3.

Dari hasil pengukuruan kiblat tersebut, didapatkan hasil bahwa arah kiblat gedung ICT Library menghadap ke barat dengan miring ke arah selatan sebanyak 15 derajat.

Zaenal, salah satu staf TU di perpustakaan UIN Walisongo berterimakasih kepada tim yang sudah membantu untuk mengukur arah kiblat dengan akurat. “Saya sangat berterimakasih dan antusias dengan pengukuran arah kiblat ini, karena lebih mantab dalam beribadah, karena kita dalam salat menghadap kiblat dan harus semaksimal mungkin benar-benar mengdahapkan wajah kita ke kiblat“, ujarnya. “Staf-staf disini masih mantab dengan arah kiblat yang diukur sebelumnya, karena berpedoman bahwa kiblat itu menghadap ke barat dan menyerong ke utara sedikit, tapi dengan adanya pengukuran ulang ini semoga teman-teman staf yang kain bisa lebih mantab lagi dalam salatnya“, tambahnya saat diwawancarai.

 

-Red Ani Uswatun

Loading

PENGUKURAN ARAH KIBLAT KAMPUS UIN WALISONGO

Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Ilmu Falak UIN Walisongo  menggelar pengukuran arah kiblat di beberapa gedung Kampus Hijau UIN Walisongo Semarang pada hari Kamis, (9/12/2021).

Seluruh anggota aktif PBSB Ilmu Falak mengikuti kegiatan dengan dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai jumlah gedung yang akan diukur arah kiblatnya. Kelompok kami terdiri dari 3 orang dan bertugas mengukur arah kiblat di Mushola Gedung Planetarium.

Kami terlebih dahulu briefing bersama Pengelola PBSB UIN Walisongo, lalu dibagi kelompok dan menempatkan diri dengan masing-masing Dosen Pendamping. Kemudian kami ditugaskan membawa alat perhitungan arah kiblat di Lab Falak Fakultas Syariah dan hukum, kemudian kami berangkat per kelompok dan menuju gedung yang akan dihitung.

Kami menghitung arah kiblat dimulai pada pukul 10.40 WIB dengan menggunakan alat Mizwala, Istiwa Ain, dan Theodolite. Dalam mengukur arah kiblat, kami dibimbing oleh Dosen Pendamping yaitu Bapak Ahmad Fuad Al-Sahari, S.Hi. M.Si. Hasil perhitungan dari ketiga alat tersebut sama, hanya berbeda hasil di menitnya saja. Setelah arah kiblatnya dapat, kami menandai arah kiblat dengan stiker arah untuk memudahkan orang-orang dalam menentukan arah kiblat shalatnya.

Pengelola PBSB sangat antusias dengan kegiatan pengukuran arah kiblat ini, beliau mengikuti acara dari awal sampai akhir. Kemudian anggota baru PBSB  yaitu angkatan tahun 2021 mereka sangat senang mengikuti kegiatan ini karena menambah wawasan dan pengalaman mereka dalam mengukur arah kiblat dan tentunya sebagai pengenalan awal bagi mahasiswa PBSB baru dalam Praktikum Ilmu Falak.

 

-Red Isma Masripah

Loading

BERSAMA PRODI ILMU FALAK FSH, CSSMORA UIN WALISONGO ADAKAN PENGUKURAN ARAH KIBLAT

Community of Santri Scholars of Ministry of  Religious Affairs (CSSMoRA) UIN Walisongo menggelar adanya kegiatan Pengukuran Arah Kiblat Gedung Baru IsDB bersama Prodi Ilmu Falak Fakultas Syariah & Hukum di seluruh Musala Gedung Rektorat Kampus 3 UIN Walisongo Semarang yang meliputi Mushala Mini Lantai 1, Mushala Utama Lantai 2 dan Mushala Mini Lantai 3 pada hari Kamis (09/12/2021) Pukul 09.00 WIB.

Dalam pemberian pengarahan dari Pengelola PBSB (Proram Beasiswa Santri Berprestasi) sekaligus Ketua Jurusan Prodi Ilmu Falak Fakultas Syariah & Hukum UIN Walisongo, Dr. Moh. Hasan, M.Ag menyampaikan harapan besarnya atas nilai kemaslahatan yang akan tercapai atas terselenggarakannya kegiatan ini.

Ahmad Syifa’ul Anam, M,S.I selaku dosen pendamping lapangan saat proses pengukuran berlangsung turut memberikan komentar atas terselenggaranya kegiatan ini, “Saya sangat sepakat dan senang teman-teman bisa melakukan kegiatan ini untuk membantu teman-teman lain yang melakukan ibadah dengan lebih yakin dan lebih menentramkan karena sudah diukur oleh ahlinya. Semoga ini bisa menjadi pengalaman yang bagus untuk teman-teman bahwa pengukuran kiblat juga memiliki tantangan tersendiri dari faktor lapangan,perhitungan, konsep termasuk berbagai rintangan dan halangan. Maka saya ucapkan terima kasih dan sayasangat  mengapresiasi teman-teman falak, silahkan dikembangkan.”

Seluruh peserta pengukuran arah kiblat ini sangat bersemangat dan merasa antusias selama kegiatan berlangsung. Menurut Siti Arina Yusuf, salah satu peserta kegiatan ini mengaku sangat senang karena banyaknya pengetahuan baru yang ia peroleh. “Mudah-mudahan kegiatan seperti ini selanjutnya bisa terselenggara lagi agar kita semua dapat belajar bersama dalam praktik pengukuran arah kiblat di lapangan.”

-Red Maulida Inayah

Loading