CSSMoRA UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan Safari KKN sebagai upaya menjalin hubungan emosional dan komunikasi langsung dengan anggota yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di berbagai lokasi. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap pada 10, 11, dan 15 Agustus 2024 oleh tim pengurus CSSMoRA.
Safari KKN menjadi ruang silaturahmi antara pengurus dan anggota di lapangan, sekaligus bentuk dukungan moril terhadap anggota yang sedang menjalankan program pengabdian masyarakat. Dalam kunjungan ini, tim safari berdialog langsung dengan para peserta KKN, menanyakan perkembangan kegiatan mereka, serta memberi semangat agar tetap membawa nilai-nilai CSSMoRA dalam aktivitas sosial kemasyarakatan.
Kegiatan berjalan dengan lancar, namun tidak lepas dari kendala. Lokasi KKN yang tersebar cukup jauh menyulitkan mobilitas tim, terutama karena keterbatasan kendaraan dan koordinasi waktu yang cukup rumit. Beberapa agenda harus disesuaikan mendadak akibat perbedaan jadwal antaranggota.
Meskipun begitu, Safari KKN tetap memberikan kesan positif baik bagi tim pengurus maupun anggota yang dikunjungi. Di masa mendatang, kegiatan ini dapat lebih optimal apabila seluruh pihak menunjukkan komitmen dalam perencanaan waktu serta memaksimalkan pemanfaatan logistik dan sumber daya yang tersedia.
Sebagai bentuk penghormatan dan penguatan komunikasi kelembagaan, CSSMoRA UIN Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan Sowan Pengelola PBSB yang berlangsung selama bulan April dan Mei 2025. Kegiatan ini menyasar para pengelola dan tokoh-tokoh penting dalam pembinaan mahasiswa PBSB.
Kunjungan dilakukan ke sejumlah kediaman pengelola, antara lain rumah Bapak Munif, Bapak Adib, Bapak Alfian, Bapak Maksun, Prof. Izzuddin, Bapak Eman, dan Bapak Hasan. Kegiatan ini diikuti oleh anggota aktif CSSMoRA angkatan 2021 hingga 2024 dan dilaksanakan secara bergiliran oleh kelompok-kelompok kecil yang telah dibentuk sebelumnya.
Sowan ini bertujuan untuk menjaga silaturahmi antara CSSMoRA dengan para pengelola PBSB, sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas bimbingan dan dukungan yang selama ini diberikan. Setiap kunjungan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan disambut baik oleh pihak yang dikunjungi.
Namun demikian, pelaksanaan kegiatan masih menemui hambatan terutama dalam hal kejelasan keikutsertaan dari anggota yang telah dijadwalkan. Beberapa kelompok tidak aktif memberikan konfirmasi sehingga koordinasi teknis menjadi kurang maksimal dan menyulitkan pelaksanaan.
Kegiatan serupa di masa mendatang diharapkan dapat disertai dengan kedisiplinan konfirmasi dan komitmen dari setiap anggota yang terlibat agar proses sowan dapat berlangsung lebih efisien dan tepat waktu.
Demikian berita acara ini dibuat sebagai dokumentasi resmi kegiatan Sowan Pengelola PBSB oleh CSSMoRA UIN Walisongo Semarang periode 2024–2025.
CSSMoRA UIN Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan Buka Bersama Ramadhan pada Sabtu, 8 Maret 2025, bertempat di Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Semarang. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota aktif CSSMoRA angkatan 2021 hingga 2024.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara sesama anggota CSSMoRA serta membangun semangat kebersamaan di bulan suci Ramadhan. Rangkaian acara dimulai dari pembukaan, kultum singkat, buka puasa bersama, hingga salat magrib berjamaah.
Kegiatan berjalan lancar, namun terdapat kendala pada partisipasi. Beberapa anggota yang telah dibagi dalam kelompok tidak menunjukkan kejelasan kehadiran sehingga panitia perlu mencari pengganti secara mendadak. Koordinasi kehadiran masih menjadi catatan yang perlu dibenahi pada pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang.
Konfirmasi kehadiran yang lebih disiplin serta pembagian tanggung jawab yang jelas sejak awal diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kegiatan serupa di tahun berikutnya.
Demikian berita acara ini dibuat sebagai dokumentasi resmi kegiatan Buka Bersama CSSMoRA UIN Walisongo Semarang periode 2024–2025
Belajar Langsung Teknik Wawancara
CSSMoRA UIN Walisongo Gelar Workshop Jurnalistik Perdana
Dalam rangka memberikan pembekalan jurnalistik kepada anggotanya, Departemen Journalistik CSSMoRA UIN Walisongo menyelenggarakan Workshop Journalism perdana. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, (16/11/2024) bertempat di Pendopo Pondok Pesantren Madinatul Amin, Mijen, Kota Semarang.
Workshop ini merupakan tindak lanjut dari program kerja bertajuk Mora Journalism, yang bertujuan membekali anggota CSSMoRA UIN Walisongo khususnya yang tergabung dalam LPM Zenith dengan pengetahuan dan keterampilan dasar jurnalistik dan kepenulisan.
Materi pertama yang diangkat dalam kegiatan ini adalah teknik wawancara. Bertindak sebagai pemateri yaitu Zainul Fitroh, editor jurnal dari LPM Justisia Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo. Dalam pemaparannya, Zainul menekankan bahwa wawancara bukan sekadar mencari informasi, namun juga sebagai sarana menguatkan asumsi dalam tulisan.
“Wawancara itu bukan hanya sekadar mencari informasi, tetapi juga untuk mendukung asumsi-asumsi yang ada di tulisan kita,” jelasnya.
Adapun beberapa poin penting yang dijelaskan dalam sesi ini mencakup tahapan-tahapan persiapan sebelum melakukan wawancara, seperti mencari latar belakang narasumber, membuat outline, menyusun daftar pertanyaan sesuai unsur 5W+1H, dan mempelajari kosakata terkait topik. Saat wawancara berlangsung, pewarta juga diimbau untuk memperkenalkan diri, menjaga etika dalam berbicara, serta tidak memaksa narasumber.
“Jangan pernah memaksa narasumber untuk mengingat sesuatu ketika ia benar-benar lupa,” tegas Zainul.
Ketika ditanya mengenai teknik khusus agar wawancara berjalan lancar, ia menjawab lugas bahwa kuncinya terletak pada latihan dan belajar secara konsisten. “Sebenarnya tidak ada teknik khusus dalam wawancara. Sering-sering latihan dan belajar itu sudah cukup supaya wawancaramu berjalan baik.”
Antusiasme peserta dalam sesi ini membuat suasana workshop semakin hidup. Di penghujung acara, Zainul menyampaikan rasa syukurnya bisa berbagi ilmu dengan para peserta. Ia berharap bekal wawancara yang telah disampaikan bisa menjadi fondasi kuat dalam praktik jurnalistik anggota CSSMoRA ke depannya.
CSSMoRA UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan Tasyakuran Wisuda pada Jumat, 23 Mei 2025, bertempat di Gazebo YPMI Al-Firdaus. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian akademik anggota CSSMoRA yang telah menyelesaikan studi di UIN Walisongo.
Acara dimulai pukul 13.30 WIB dan dihadiri oleh wisudawan, anggota aktif CSSMoRA, serta KH. Ali Munir sebagai tamu undangan. Rangkaian kegiatan meliputi sambutan, doa bersama, pemotongan tumpeng, dan ramah tamah antaranggota.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan berjalan lancar namun masih terdapat beberapa catatan. Koordinasi dengan kakak tingkat kurang maksimal sehingga terjadi miskomunikasi terkait pengadaan sertifikat. Beberapa alumni yang diundang tidak hadir, dan sertifikat dari sekretariat nasional tidak sempat dimintakan. Selain itu, pihak pengelola PBSB tidak dapat menghadiri kegiatan ini.
Untuk itu, pada kegiatan berikutnya, koordinasi dengan alumni dan pengelola perlu diperkuat serta permohonan sertifikat sebaiknya diajukan lebih awal kepada sekretariat nasional agar kegiatan serupa dapat berlangsung lebih optimal.
Demikian berita acara ini dibuat sebagai dokumentasi resmi kegiatan Tasyakuran Wisuda CSSMoRA UIN Walisongo Semarang periode 2024–2025.
Semarang — Menyadari pentingnya literasi ekonomi digital di era yang serba online, Divisi Pengembangan Sumber Daya Ekonomi (PSDE) CSSMoRA UIN Walisongo menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Affiliate TikTok dan Trik Marketing Produk Digital” pada Kamis, 1 Mei 2025, bertempat di YPMI Al-Firdaus. Acara ini dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga selesai.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan praktis kepada mahasiswa dalam menggali potensi penghasilan melalui dunia digital, khususnya dengan memanfaatkan platform media sosial seperti TikTok. Fokus utama pelatihan ini adalah strategi menjadi afiliator serta kiat menciptakan dan memasarkan produk digital yang relevan dan bernilai.
Hadir sebagai pemateri, Fairjil Humam, seorang praktisi muda yang telah berkiprah dalam dunia digital marketing dan afiliasi membawakan materi dengan gaya interaktif dan komunikatif. Dalam sesi tersebut, Fairjil membahas tiga poin penting, yaitu:
Teknik dasar menjadi afiliator pemula, termasuk pemahaman alur kerja afiliasi dan platform yang bisa dimanfaatkan.
Tips menyusun ide dan membuat produk digital yang memiliki nilai jual serta berkelanjutan.
Trik memasarkan produk digital secara efektif di media sosial, dengan menitikberatkan pada potensi TikTok sebagai platform viral dan berdaya jangkau tinggi.
Peserta yang hadir merupakan mahasiswa dari berbagai jurusan dan latar belakang, namun semuanya memiliki ketertarikan yang sama terhadap dunia wirausaha digital. Antusiasme peserta terasa dalam sesi tanya jawab yang berlangsung hidup, dengan berbagai pertanyaan seputar praktik afiliasi, pengalaman pribadi, hingga kendala lapangan.
Selain menjadi ajang belajar, kegiatan ini juga menjadi ruang inspiratif yang mendorong semangat kewirausahaan mahasiswa. Harapannya, para peserta dapat mulai memanfaatkan aktivitas media sosial tidak sekadar untuk hiburan, melainkan sebagai sarana produktif yang mampu mendatangkan penghasilan nyata.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata PSDE CSSMoRA dalam mencetak generasi muda yang melek teknologi, adaptif terhadap perubahan, dan mandiri secara ekonomi.
Semarang — Departemen Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) CSSMoRA UIN Walisongo kembali menunjukkan komitmennya dalam menebar kebaikan melalui kegiatan bertajuk Aksi Peduli Sesama yang dilaksanakan pada Minggu, 9 Maret 2025, di Panti Asuhan Al-Hikmah, Bringin, Ngaliyan. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 20 anak binaan panti sebagai penerima manfaat.
Acara dimulai pada sore hari dengan rangkaian kegiatan yang dirancang penuh makna dan kehangatan. Setelah pembukaan secara resmi, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum CSSMoRA UIN Walisongo, Koordinator Departemen P3M, serta perwakilan pengelola Panti Asuhan Al-Hikmah. Dalam sambutannya, mereka menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta harapan agar tali silaturahmi dapat terus terjalin.
Doa pun dipanjatkan bersama, memohon keberkahan atas acara yang digelar dan kebahagiaan bagi seluruh peserta. Suasana kemudian menjadi lebih meriah ketika para anggota Departemen P3M mengajak anak-anak bermain bersama sembari menunggu waktu berbuka. Dipandu oleh Dina dan Nuna, permainan yang menitikberatkan pada kekompakan dan fokus ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh anak-anak. Tawa ceria pun mengisi halaman panti, menciptakan momen kebersamaan yang hangat dan penuh keceriaan.
Begitu bedug Maghrib terdengar, seluruh peserta bersama-sama menyantap hidangan berbuka yang telah disiapkan. Suasana penuh kekeluargaan terasa begitu kental dalam momen ini. Sebagai penutup, dilakukan penyerahan bingkisan secara simbolis kepada anak-anak panti, sebagai bentuk kepedulian dan cinta kasih dari keluarga besar CSSMoRA UIN Walisongo.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh keakraban. Lebih dari sekadar acara seremonial, aksi ini menjadi wujud nyata dari semangat solidaritas sosial yang dijunjung tinggi oleh CSSMoRA. Harapannya, kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa empati, memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, serta mengajarkan arti syukur kepada seluruh pihak yang terlibat.
Dengan semangat Berbagi dan Menginspirasi, CSSMoRA UIN Walisongo berkomitmen untuk terus menebar manfaat dan menjadi bagian dari perubahan sosial yang lebih baik.
Sebagai bentuk rasa syukur atas usia ke tujuh belas, Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) UIN Walisongo sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Dies Natalis dengan tema “Meniti Jalan Pengabdian, Meraih Keberkahan Bersama CSSMoRA Meraih Masa Depan.” Kegiatan ini memiliki beberapa rangkaian kegiatan yang terlaksana, diantaranya:
1. Sayembara logo harlah ke tujuh belas yang diikuti oleh seluruh anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo.
2. Festival Dies Natalis CSSMoRA (FDC), kegiatan ini diselenggarakan untuk umum dengan ketentuan peserta maksimal berusia 25 tahun. FDC memiliki tida cabang lomba, yakni Musabaqah Qiro’atul Kutub (MQK), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan Musabaqah Da’i Muda (MDM) yang semua dilakukan secara online. Kegiatan FDC ini berhasil menembus tiga ratus lebih peserta dari seluruh Indonesia.
3. CSSMoRA Bersholawat menjadi puncak acara pada perayaan tersebut. Gus Apang (Ashfal Maulana), Abah Budi Harjono, dan tim hadroh JQH UIN Walisongo menjadi bintang tamu yang menyita perhatian khalayak umum. Terbukti dari peserta malam itu bukan hanya dari kalangan mahasiswa, namun juga warga sekitar kampus UIN Walisongo turut hadir meramaikan malam puncak yang diadakan di auditorium II UIN Walisongo.
Sebagai penutup, seluruh anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo mempererat ikatan kebersamaan melalui kegiatan rihlah. Saloka Theme Park merupakan destinasi pilihan seluruh anggota.
Pada Sabtu–Minggu, 24–25 Mei 2025, telah diselenggarakan kegiatan Astrocamp bertajuk “Tafakur Alam di Pelukan Malam” di kawasan Kebun Teh Medini, Kendal, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara CSSMoRA UIN Walisongo Semarang, Kawakib Institute, dan Lembaga Falakiyah PWNU Jawa Tengah, dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang yang berasal dari mahasiswa, masyarakat umum, serta perwakilan dari Lembaga Falakiyah PWNU NTB.
Acara dibuka pada Sabtu malam pukul 19.30 WIB. Dalam sambutannya, Dr. H. M. Basthoni, M.H. menekankan pentingnya tafakur atas ciptaan Tuhan melalui langit malam serta menghargai perjuangan para ilmuwan falak terdahulu. Sementara itu, Ilham Awaludin dari CSSMoRA menyampaikan harapannya agar sinergi antar lembaga ini terus terjalin untuk menyebarluaskan ilmu falak ke berbagai kalangan.
Sesi materi dimulai dengan pengenalan teleskop Seestar oleh Moh Mailan Nahdhoh, S.H. Teleskop ini memadukan sistem manual dan teknologi AI, sehingga gambar langit dapat langsung diolah dalam perangkat. Peserta pun langsung mencoba mengoperasikan teleskop ini.
Selanjutnya, M. Nur Iskandar Fajri, M.H. memberikan pelatihan astrofotografi dan light painting dengan smartphone, sambil menjelaskan pengaturan penting seperti ISO dan shutter speed agar hasil foto langit tampak maksimal.
Malam hari menjadi puncak antusiasme peserta. Langit cerah menghadirkan pemandangan Milky Way yang menakjubkan, disertai kegiatan bakar-bakar santai. Salah satu peserta, Danial Alexa, mengungkapkan “Saya sangat senang, karena ini kali pertama saya melakukan astrofotografi dan mendapatkan hasil yang sangat bagus.”
Kegiatan ditutup dengan pengamatan fajar menjelang subuh, mengajak peserta merenung dalam suasana yang hening dan penuh makna.Astrocamp ini bukan hanya sarana belajar dan observasi langit, tetapi juga media tafakur, kebersamaan, dan refleksi spiritual dalam keindahan alam malam yang tenang.
Cssmorawalisongo.org – Ahmad Agil Tsabata resmi dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Program Studi Ilmu Falak S1 pada Wisuda Tahun 2025. Mahasiswa kelahiran Jember, 29 Desember 2003 ini berhasil menyelesaikan studinya tepat waktu dengan hasil yang membanggakan, menunjukkan dedikasi tinggi terhadap akademik, organisasi, dan pengabdian.
Wawancara dilakukan secara daring melalui WhatsApp (24 /05/2025), mengingat kesibukan dan jarak yang tidak memungkinkan untuk bertemu langsung. Dalam perbincangan hangat tersebut, Agil mengungkapkan bahwa capaian ini adalah buah dari perjuangan panjang dan penuh tanggung jawab.
“Ini adalah sebuah kehormatan sekaligus pengingat bahwa gelar ‘terbaik’ bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Agil.
Ia menjelaskan bahwa selama kuliah, ia memegang teguh prinsip kedisiplinan, konsistensi dalam belajar, serta manajemen waktu yang seimbang antara kuliah, organisasi, pekerjaan, dan kehidupan pribadi. Bagi Agil, konsistensi kecil justru lebih berdampak besar dibandingkan usaha yang besar tapi sesaat.
Salah satu tantangan terbesar selama masa kuliah justru datang dari dalam diri sendiri.
“Yang paling berat itu berdamai dengan diri sendiri. Kadang kita ragu, lelah, merasa tidak mampu, bahkan sempat merasa salah jurusan seperti saya di awal-awal. Tapi dari situ saya belajar, jangan jadikan itu beban. Ambil jeda, renungi, lalu bangkit lagi. Kesulitan itu pintu menuju versi diri yang lebih kuat,” jelasnya.
Agil menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada kedua orang tua, para dosen, teman-teman seperjuangan, khususnya teman sekamar di pondok YPMI Al-Firdaus, serta para alumni Nurul Jadid di Semarang yang banyak berdiskusi dengannya selama proses penyusunan skripsi.
Setelah wisuda, Agil berencana kembali ke kampung halamannya di Jember untuk melaksanakan tanggung jawab pengabdian. Ke depan, ia juga berencana melanjutkan studi S2 di UIN Kiai Haji Ahmad Siddiq Jember, mengambil bidang yang lebih spesifik di Hukum Keluarga Islam.
Kepada mahasiswa lainnya, Agil menitipkan pesan penuh semangat,
“Jangan menyerah pada kegagalan, karena di dalam setiap proses pasti ada pembelajaran. Cari mentor, dan pandai-pandailah bergaul dengan orang-orang positif. Jaga keseimbangan antara akademik, kehidupan pribadi, dan organisasi. Jangan tumbang karena hal apa pun.”
Kisah perjuangan Ahmad Agil Tsabata membuktikan bahwa ketekunan, ketulusan, dan keberanian untuk terus melangkah mampu menghantarkan seseorang mencapai puncak prestasi. Namun baginya, puncak ini hanyalah titik awal dari tanggung jawab yang lebih besar kepada masyarakat dan ilmu pengetahuan.