Kabupaten Semarang. Salah satu upaya untuk mengurangi efek pemanasan global dan perubahan iklim adalah dengan memperbanyak pohon melalui kegiatan tanam-menanam. Dalam rangka pelestarian dan penghijauan lingkungan di sekitar lokasi KKN, mahasiswa KKN dengan menggandeng remaja karang taruna memiliki inisiatif untuk melakukan penanaman kembali pohon di Dusun tersebut, selain penanaman pohon juga dilakukan penanaman bunga untuk mengganti bunga yang sudah mati juga di lakukan kerja bakti.

Kegiatan ini dilakukan pada hari Minggu tanggal 17 Juli yang bertempat di Dusun Deplongan, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Selain menggandeng para remaja karang taruna Dusun Deplongan, kegiatan ini juga di dukung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dengan mengajukan proposal.

Menurut Ali Mustofa selaku ketua karang taruna Dusun Deplongan “Menurut saya kegiatan tersebut manfaat bagi kebersihan, kerapian, dan penghijauan di Dusun Deplongan, terlebih juga dapat meningkatkan rasa solidaritas antar anggota karena dengan kegiatan tersebut pemuda bisa berkomunikasi secara langsung juga kerja tim.
Dengan diadakannya kegiatan ini harapan kedepannya semoga penanam ini tidak hanya di jadikan sebagai formalitas kegiatan, namun juga dapat membuat lingkungan yang terawat, bersih, dan sehat. Selain itu semoga dengan adanya kegiatan ini pemerintah setempat lebih memperhatikan kegiatan positif ini, kemudian di tindak lanjuti untuk penambahan media tanam dan bibit tanaman yang beragam”

Pelestarian dan penghijauan tanaman yang telah terlaksana ini dengan melakukan penanaman pohon nangka, alpukat, bonsai dan juga bunga pucuk merah. Harapannya dengan adanya penanaman bunga ini bisa memperindah keindahan Dusun Deplongan. Selain itu, manfaat lain yang bisa diambil yakni sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas udara.

Dengan diadakannya kegiatan ini semoga bisa semakin menyadarkan masyarakat terkhusus masyarakat Dusun Deplongan agar lebih menjaga merawat lingkungan sekitar.

-Red Imroatur Rosyidah (CSSMoRA UIN Walisongo angkatan 2019)

Share this post

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *