Selasa, 26 Juli 2022. Dalam ikut menyemarakkan moderasi beragama yang dipelopori oleh Kementerian Agama RI, KKN UIN Walisongo Semarang yang diselenggarakan pada tahun ini mengambil tema besar tentang moderasi beragama. Dengan demikian, KKN MMK Kelompok 22 berinisiatif untuk ikut mendobrak dan menyemarakkan moderasi beragama dengan mengadakan webinar moderasi beragama.

Adapun tema yang diambil pada webinar tersebut yaitu “Moderasi Zaman dalam Keberagaman Perkukuh Kebhinekaan” dengan subtema “Sejarah dan Perkembangan Moderasi Beragama di Indonesia (kajian dalam agama Islam dan agama Buddha)”, yang diselenggarakan dengan berkolaborasi bersama Sekolah Tinggi Agama Buddha Syailendra.

Webinar tersebut mengundang pembicara dari dua pihak dengan latar belakang yang berbeda, yaitu Bpk M Makmun Dosen Ilmu Al-Qu’an dan Tafsir UIN Walisongo dan Bpk Suranto Dosen Sekolah Tinggi Agama Buddha Syailendra. Dengan mengundang pembicara yang berlatar belakang berbeda, menjadikan webinar tersebut cukup menarik perhatian peserta.

Sulton Hidayat, selaku Kordes KKN MMK Kelompok 22 mengatakan “webinar ini dilatarbelakangi dengan adanya inisiatif dari teman-teman KKN yang selain ikut menyemarakkan moderasi beragama juga adanya pemeluk agama yang berbeda dalam lingkungan tempat KKN MMK Kelompok 22 yang didominasi oleh warga non muslim. Untuk itu, diharapkan dengan webinar ini bisa memberikan wawasan juga kesadaran kepada kita semua akan pentingnya moderasi dan toleransi yang harus dijunjung tinggi”.

Ucapan terimakasih juga diucapkan oleh Ketua BEM STAB Syilendra, saudari Amba Pali yang sangat senang dan sangat berterimakasih karena sudah melibatkan para mahasiswa STAB Syailendra dalam webinar tersebut. Sehingga terjalin komunikasi yang baik dan menambah keakraban juga saling menghormati antar sesama.

Ibu Shokikatul Mawaddah selaku DPL KKN MMK Kelompok 22 juga sangat mengapresiasi dengan diselenggarakannya acara webinar moderasi beragama. Karena di lingkungan tempat KKN memang sangatlah terbentuk dengan baik bagaimana toleransi antar umat beda agama dan moderasi yang secara tidak langsung terbentuk didalamnya. Oleh karena itu dengan adanya webinar tersebut sudah seharusnya kita yang sudah tau dan sadar haruslah memberikan contoh dengan sikap yang bijaksana dan saling bertoleran tanpa membedakan dari sudut apapun itu.

Pematerian dan diskusi berlangsung kurang lebih selama 2 jam, dengan penyampaian materi pertama dari Bpk Suranto dan dilanjutkan Bpk Makmun dengan pemaparan yang sangat luar biasa. Antusias dan keaktifan para peserta juga cukup luar biasa dengan adanya beberapa peserta yang bertanya dan mereview materi yang sudah dipaparkan oleh pemateri.

Acara tersebut diakhiri dengan foto bersama dan pengumuman pemenang doorprize.

-Red Ani Uswatun (CSSMoRA UIN Walisongo angkatan 2019)

Share this post

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *