Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan: CSSMoRA Mengadakan Sahur On The Road bagi Pemulung dan Tunawisma

SEMARANG- Ramadhan menjadi bulan yang dinanti-nanti, dimana manusia akan berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan. Tepat 11 Ramadhan 1447 H/1 Maret 2026 CSSMoRA melaksanakan sahur on the road. Acara ini berkoolaborasi dengan beberapa organisasi juga seperti HMJ Falak, IKSI, dan Warmindo 75. Di awali dengan open donasi dibuka sejak awal bulan Ramadhan hingga 9 Ramadhan. Dan terkumpul dana sebenar 2,5 yang nantinya akan dibelanjakan untuk konsumsi sahur on the road.

Sebelum berjalannya sahur on the road, semua panitia dan anggota yang terlibat membantu persiapan konsumsi. Mulai dari mengupas, memotong bumbu-bumbu, menyiapkan kotak untuk nasi, dan survei lokasi mana saja yang nantinya akan menjadi target pembagian sahur on the road agar tidak salah sasaran.

setelah persiapan selesai, dilanjutkan dengan breafing untuk bagaimana tata cara pembagian sahur on the road saat di jalan nanti. Di pimpin oleh bapak budi selaku owner dari warmindo 75 yang memberikan pesan “pada saat dijalan jaga perilaku kita, jangan sampai mengganggu pengguna jalan yang lain, dan hati-hati saat di jalan”. Dan pembagian sahur on the road siap dilaksanakan, mulai dari pasar karang ayu menuju ke arah lawing sewu, dilanjut kearah poncol, kemudian tugu muda dan berakhir di simpang lima.

Dari 170 nasi kotak, alhamdulillah habis dan dapat disalurkan dengan baik kepada tunawisma, pemulung, dan tukang becak yang berada di jalan-jalan.

Acara dilanjut dengan sahur bersama di depan kantor gubernur jateng sambil menikmati jalan dini hari yang masih sepi dan syahdu. Sebelum berakhirya sahur on the road dilanjut dengan penyampaikan kesan dan pesan dari setiap organisasi.

Nayla selaku ketua organisasi IKSI menyampaikan “alhamdulillah acara berjalan dengan lancer dan bisa mengikuti sotr dua kali berturut-turut dan senangnya sotr kali ini banyak organisasi yang ikut sehingga lebih rame, dan seru”.

Dilanjutkan dengan pipit selaku ketua dari HMJ Ilmu Falak “sebelumnya terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mau bekerja sama dalam menyiapkan sotr ini sehingga mampu berjalan dengan baik. Terimakasih juga kepada ibu dan bapak yang mau mengawal kita selama dijalan dan membimbing kita, dan mohon maaf jika saya tidak bisa membantu dari awal hingg akhir.”

Dan yang terakhir Ais selaku ketua P3M CSSMoRA UIN Walisongo “sebelumnya terimakasih karena acara sotr pertama yang dilakukan oleh CSSMoRA ini sangat berkesan mengingat ada 3 organisasi yang ikut sehingga bisa saling mengenal dan semoga sahur yang kita bagikan bisa menjadi amal bagi kita semua.”

Dengan berakhirnya penyampaian Kesan pesan berahir pula acara sahur on the road 2026 dan ditutup dengan foto Bersama.

Loading

Dari Kompetisi hingga Talkshow: Semarak Puncak Dies Natalis ke-18 CSSMoRA UIN Walisongo Bedah Tradisi Pesantren di Era Digital

​SEMARANG – Setelah sukses menggelar rangkaian kompetisi internal maupun eksternal, Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) UIN Walisongo resmi mencapai puncak perayaan Dies Natalis ke-18 pada Rabu (25/2). Acara yang menghadirkan Gus Rifqil Muslim sebagai pembicara utama ini berlangsung khidmat di Auditorium 2, Kampus 3 UIN Walisongo Semarang.

​Mengusung tema “Narasi Santri di Era Digital: Membaca Ulang Tradisi Pesantren dalam Arus Disrupsi”, Gus Rifqil membedah tantangan santri dalam menjaga nilai luhur pesantren di tengah gempuran teknologi. Ia menekankan pentingnya menjaga hati kita tetap teduh di dunia digital yang gaduh.

​”Setiap story adalah catatan, setiap komentar adalah saksi, dan setiap unggahan akan berdiri di hadapan Allah SWT karena adanya hukum eternity (keabadian digital). Santri bukanlah generasi yang takut teknologi, bukan pula yang mendewakannya. Santri adalah generasi yang memuliakan ilmu dengan menggunakan teknologi sebagai alat kebaikan,” ujar Gus Rifqil di hadapan ratusan peserta.

​Sebelumnya, kemeriahan Dies Natalis telah diawali dengan Festival Dies Natalis CSSMoRA (FDC) pada 4–15 Desember 2025. Agenda rutin tahunan ini berhasil menyedot antusiasme 618 peserta dari seluruh penjuru Nusantara yang berkompetisi dalam empat cabang lomba: Musabaqoh Qiraatil Kutub (MQK), Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqoh Dai Muda (MDM), dan Solo Song.

​Selain skala nasional, aspek kekeluargaan juga diperkuat melalui CSS Competition bagi anggota internal pada 6–7 Desember 2025. Berbagai cabang olahraga seperti badminton, futsal, gobak sodor hingga e-sport digelar di beberapa lokasi, termasuk GOR Prima Mijen dan Pondok Pesantren YPMI Al-Firdaus.

Rangkaian panjang perayaan ini sebenarnya telah dimulai sejak Oktober 2025 melalui sayembara desain logo yang diperuntukkan bagi anggota aktif. Kompetisi identitas visual tersebut menjadi pemantik semangat sebelum berlanjut ke ajang nasional, yakni Festival Dies Natalis CSSMoRA (FDC) pada 4–15 Desember 2025.

​Ketua Panitia, Aufal Wafa, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian acara. Ia menjelaskan bahwa perpaduan lomba dan talkshow ini adalah upaya menyeimbangkan kreativitas dan pengayaan intelektual.
“Kami ingin Dies Natalis ini menjadi paket lengkap. Kompetisinya mengasah bakat, sementara talkshow bersama Gus Rifqil memberikan arah serta bekal pemikiran bagi kami sebagai santri di era disrupsi,” ungkapnya.

​Puncak acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng bersama pengelola Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) UIN Walisongo, serta penampilan syahdu Tari Turi Putih oleh anggota CSSMoRA yang memukau audiens.

Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama anggota aktif. Dengan berakhirnya perayaan ke-18 ini, CSSMoRA UIN Walisongo berharap dapat terus menjadi wadah transformatif bagi santri untuk tetap relevan dengan zaman tanpa kehilangan jati diri kepesantrenannya.

Loading

Adakan Rukyatul Hilal Mandiri, CSSMoRA UIN Walisongo Berani Tampil Berbeda

Pada hari Rabu, 18 Februari 2026, CSSMoRA UIN Walisongo Semarang telah melaksanakan kegiatan Rukyatul hilal bulan ramadhan, yaitu diskusi hangat dalam forum yang diperuntukkan bagi seluruh anggota CSSMoRA. Pelatihan ini berlangsung di Pantai Mangunharjo dan Observatorium UIN Walisongo Semarang, Pelatihan ini kemudian dimulai pada pukul 16.00 WIB hingga selesai. Kegiatan terselenggara dengan lancar dan mendapat partisipasi yang antusias dari para anggota yang hadir.

Rukyatul hilal merupakan salah satu kegiatan mengamati hilal dalam upaya menentukan awal bulan serta menambah wawasan anggota CSSMoRA, khususnya dalam masalah menentukan awal bulan hijriyah. Program ini menunjukkan komitmen Divisi P3M dalam memberikan ruang pengembangan diri bagi anggota serta menjawab kebutuhan mahasiswa terhadap wawasan anggota CSSMoRA.

Pada rukyatul hilal kali ini, CSSMoRA menghadirkan A. Munawir Baidhowi sebagai narasumber rukyatul hilal di planetarium observatorium uin walisongo dan Bapak Bastoni sebagai narasumber di pantai mangunharjo mangkang. Beliau-beliau dikenal sebagai praktisi rukyatul hilal. Dalam sesi materi, narasumber memberikan penjelasan mendalam mengenai sejarah rukyat, dasar hukum rukyat, bagaimana cara rukyat dengan benar dan apa saja hal-hal yang memengaruhi proses rukyat. Selain pemaparan materi, peserta juga diajak untuk berdiskusi langsung tentang pembahasan rukyatul hilal. Hal ini bertujuan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu untuk .

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Peserta diberi kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, serta melakukan konsultasi secara langsung dengan narasumber. Banyak peserta yang merasa terbuka dan bertambah wawasannya, karena dapat memahami apa itu rukyatul hilal.

Selain itu, rukyatul hilal  ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan relasi antar anggota CSSMoRA. Suasana diskusi yang hangat dan bersahabat membuat peserta merasa nyaman untuk belajar bersama, bertukar ide, dan saling memberikan masukan.

Loading

Aksi Peduli CSSMoRA UIN Walisongo: Berbagi Kasih Bersama Panti Asuhan dan Pesantren Yatim Tahfidhul Qur’an Al-Yasiroh

Departemen Pengembangan Pesantren dan Pengabdian Masyarakat (P3M) CSSMoRA UIN Walisongo melaksanakan Aksi Peduli di Panti Asuhan dan Pesantren Yatim Tahfidhul Qur’an Al-Yasiroh, Gunungpati, Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan ini merupakan kegiatan sosial yang betujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian dan solidaritas generasi muda terhadap masyarakat yang membutuhkan, baik dari segi finansial maupun lainnya. Pada kesempatan kali ini, 14 orang anggota CSSMoRA UIN Walisongo hadir untuk membersamai anak-anak di Panti Asuhan dan Pesantren Yatim Al-Yasiroh, serta dihadiri oleh Bapak dan Ibu pengasuh panti.

Kegiatan dibuka dengan pembacaan al-Fatihah, kemudian dilanjut dengan sambutan dari pengasuh, H. Sutrisno dan koordinator departemen P3M, Muhammad Ais Nur Rizqi. Selanjutnya acara dilanjut dengan pembacaan Yasin dan Tahlil, serta doa bersama. Kemudian ditutup dengan pemberian sembako dan makan bersama.

Anggota yang hadir duduk melingkar bersama anak-anak panti. Membagikan sekotak makanan dan segelas minuman secara bergilir, berdoa, dan dilanjut dengan menyantap makanan yang telah tersaji. Tak hanya itu, mereka juga mengobrol dengan anak-anak dan menanyakan keseharian anak-anak, baik ketika di panti maupun di sekolah.

Selanjutnya, H. Sutrisno, selaku pengasuh panti menyampaikan terimakasih serta harapannya sebelum anggota CSSMoRA UIN Walisongo pamit undur diri.

“Terimakasih kepada CSSMoRA UIN Walisongo yang telah datang ke tempat kami. Kami terima semua pemberian untuk anak-anak kami. Semoga silaturahmi ini tidak berheti disini saja, tetapi juga untuk seterusnya. Semoga CSSMoRA UIN Walisongo terus bermanfaat untuk masyarakat dan semoga diperlancar semua urusannya,” ujarnya.

“Terimakasih juga pak, telah mengizinkan dan menerima kami disini. Saya harap, sedikit dari apa yang kami berikan dapat bermanfaatuntuk anak-anak yang ada disini,” balas Ais Nur Rizqi, koordinator P3M CSSMoRA UIN Walisongo.

Dengan senyuman yang indah, anak-anak juga turut mengucapkan terimakasih.

“Anak-anak senang kalian datang kesini. Adanya kalian disini dapat memotivasi mereka untuk terus belajar dan mencari ilmu,” tambah Hj. Rofi’atun, ibu pengasuh.

Satu per satu anggota berpamitan kepada bapak dan ibu pengasuh, serta anak-anak panti.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan agar generasi muda dapat terus menebar kebermanfaatan untuk sesama dan masyarakat sekitar.

Loading

Divisi Jurnalistik CSSMoRA UIN Walisongo adakan Kunjungan ke Suara Merdeka

Pada hari Selasa, tanggal 16 Desember 2025, bertempat di Kantor Suara Merdeka Semarang, telah dilaksanakan kegiatan kunjungan oleh anggota CSSMoRA UIN Walisongo Semarang yang terdiri dari Kru Majalah Zenith serta anggota CSSMoRA lainnya. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pengembangan wawasan dan kapasitas anggota, khususnya dalam bidang jurnalistik, kepenulisan, dan pengelolaan media.

Kegiatan kunjungan diawali dengan sambutan dan penerimaan dari pihak Suara Merdeka, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai sejarah berdirinya Suara Merdeka sebagai salah satu media cetak terbesar dan berpengaruh di Jawa Tengah. Dalam pemaparan tersebut dijelaskan pula perjalanan Suara Merdeka dalam menghadapi dinamika dunia pers, mulai dari media cetak hingga adaptasi di era digital.

Selanjutnya, peserta mendapatkan penjelasan mengenai proses penerbitan berita di Suara Merdeka, mulai dari tahapan pencarian isu, peliputan di lapangan, penulisan berita, proses penyuntingan (editing), hingga berita tersebut layak untuk diterbitkan. Tidak hanya itu, peserta juga diberikan edukasi terkait teknik menulis berita yang baik dan benar, penentuan sudut pandang (angle), penyusunan lead, serta perbedaan karakter penulisan antara berita dan majalah.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung secara aktif dan interaktif. Para peserta antusias mengajukan pertanyaan seputar dunia jurnalistik, tantangan media massa saat ini, etika pemberitaan, serta tips dan strategi dalam mengembangkan media mahasiswa agar tetap relevan dan berkualitas. Pihak Suara Merdeka memberikan tanggapan dan penjelasan secara terbuka serta komunikatif, sehingga suasana diskusi berjalan hidup dan edukatif.

Secara keseluruhan, kegiatan kunjungan ini berlangsung dengan lancar dan memberikan pengalaman serta wawasan yang berharga bagi anggota CSSMoRA UIN Walisongo Semarang, khususnya Kru Majalah Zenith, dalam memahami praktik jurnalistik secara langsung di lingkungan media profesional.

 

Loading

Peduli Sesama, Departemen P3M CSSMoRA UIN Walisongo Gelar Penggalangan Dana untuk Korban Erupsi Gunung Semeru dan Bencana Banjir di Sumatera

Semarang, 30 November 2025 – Dalam rangka membantu korban erupsi gunung Semeru di Lumajang dan bencana banjir bandang yang melanda beberapa wilayah Sumatera, Departemen P3M CSSMoRA UIN Walisongo menyelenggarakan kegiatan penggalangan dana pada hari Minggu, 30 November 2025 di beberapa titik keramaian di Kota Semarang yakni sekitar bundaran Kalibanteng.

Kegiatan ini, yang selanjutnya disebut dengan ‘open donasi’ digagas sebagai bentuk nyata kepedulian kami terhadap warga terdampak yang mengalami kesulitan akibat kehilangan tempat tinggal dan bahkan terbatasnya akses terhadap kebutuhan pokok.

Sebelum aksi berlangsung, Kepala Departemen P3M, M. Ais Nur Rizqi memberikan pengarahan kepada semua relawan aksi open donasi mengenai metode dan pembagian tim untuk beberapa titik. “Dari 26 orang, akan kami bagi menjadi 4 titik. Masing masing titik tersebut yakni Jalan Siliwangi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MGR Sugiyopranoto, dan Jalan Walisongo,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ketua Umum CSSMoRA UIN Walisongo, Asyraf Zofir Wafa yang turut hadir dan membersamai aksi ini menambahkan bahwa keselamatan anggota juga tidak kalah penting mengingat jalan-jalan tersebut merupakan titik keramaian di kota Semarang. Ia menekankan untuk selalu berhati-hati saat melakukan aksi.

Aksi open donasi dimulai pada pukul 14.00 WIB, diawali dengan apel dan koordinasi di Museum Ranggawarsita di sekitaran bundaran Kalibanteng. Kemudian setiap tim bergerak menuju titik pembagian masing masing dengan membawa kotak donasi, poster peduli sesama, dan juga lembaran kode QRIS untuk memfasilitasi warga yang ingin berdonasi secara cassless atau non-tunai.

Upaya penggalangan dana yang dilakukan pada sore hari itu menghasilkan respon posituf dari warga sekitar. Banyak pengendara yang memberikan dukungan dan menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah. Hasil aksi turun ke jalan ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 5.138.900, ditambah donasi melalui QRIS sebesar Rp 834.614.

Selanjutnya, per hari Rabu, 3 Desember 2025 terdapat beberapa pemasukan tambahan dari teman-teman CSSMoRA MA (Ma’had Aly) Pati dan MAKJ (Ma’had Aly Kebon Jambu) sehingga dana total mencapai Rp 10.050.000. Dengan total akhir tersebut, aksi open donasi resmi ditutup agar dana yang terkumpul dapat segera dimanfaatkan kepada yang membutuhkan.

Seluruh dana yang terkumpul nantinya akan diserahkan kepada Yayasan Dompet Dhuafa untuk wilayah Lumajang, Duta Damai Regional Sumatera Barat, dan Gerakan Peduli Sumatera untuk wilayah Aceh dan Sumatera Utara yang saat ini berada di dekat lokasi bencana untuk memastikan bantuan diterima secara langsung oleh masyarakat terdampak. Tim penyalur tersebut akan mengonfirmasi dan memberikan laporan dokumentasi setelah bantuan disalurkan.

Dengan adanya kegiatan open donasi ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk turut membantu sesama dan memperkuat solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.

Loading

CSSMoRA LEARNING SESSION

Pada hari Sabtu, 29 November 2025, bertempat di Teater FSH UIN Walisongo Semarang, telah dilaksanakan kegiatan CSSMoRA Learning Session sebagai agenda pengenalan dan pelatihan bagi anggota CSSMoRA UIN Walisongo Semarang dalam memahami dasar-dasar pasar modal. Kegiatan ini mengusung tema “Fundamental Pasar Modal: Cara Memulai, Mengelola Risiko, dan Menghindari Kesalahan Umum.”

Acara diawali dengan dengan pembukaan, dan dalam  sambutan yang disampaikan  oleh Ketua Umum CSSMoRA UIN Walisongo Semarang, Asyraf Zofir Wafa, yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini penting agar anggota memiliki pemahaman yang tepat mengenai investasi dan pengelolaan risiko. Ia menegaskan bahwa “Di era sekarang, kita selalu berhadapan dengan inflasi. Karena itu, memahami investasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Harapannya, kegiatan ini dapat membuka wawasan teman-teman untuk lebih siap dalam mengelola keuangan dan mengambil keputusan yang cerdas di pasar modal.” Ujarnya.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan pada sesi inti yaitu penyampaian materi oleh Viola Wulan Azzahro, anggota CSSMoRA UIN Walisongo Semarang yang berprestasi dalam berbagai kompetisi di bidang pasar modal. Sebagai pembuka, Viola terlebih dahulu menyampaikan contoh nyata mengenai inflasi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kenaikan harga barang – barang, perubahan nilai tukar, hingga dampaknya terhadap daya beli masyarakat. Dari contoh tersebut, ia menekankan bahwa ketidakstabilan ekonomi menjadikan literasi investasi semakin penting bagi generasi muda.

Kemudian materi dilanjutkan dengan menjelaskan konsep dasar pasar modal, jenis-jenis instrumen investasi, serta langkah-langkah praktis untuk mulai berinvestasi secara aman. Ia juga menguraikan berbagai strategi pengelolaan risiko, seperti diversifikasi portofolio, mengenali profil risiko investor, serta pentingnya berpikir jangka panjang. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai kesalahan-kesalahan umum investor pemula seperti ikut-ikutan tren tanpa analisis, hingga keliru membaca pergerakan pasar. Penjelasan tersebut diperkaya dengan contoh studi kasus sederhana agar peserta lebih mudah memahami alur berpikir dalam pengambilan keputusan investasi.

Kegiatan diakhiri dengan penegasan kembali poin-poin penting mengenai literasi keuangan di kalangan mahasiswa dan dorongan agar anggota CSSMoRA lebih bijak serta siap dalam mengambil keputusan investasi di masa mendatang. Secara keseluruhan, acara berlangsung dengan lancar, komunikatif, dan memberikan wawasan baru yang bermanfaat bagi seluruh peserta.

Loading

Mengkritisi KUHAP terbaru yang kontroversial melalui Ngopi Edisi November 2025

Pada hari Ahad, 23 November 2025, Divisi PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia) CSSMoRA UIN Walisongo Semarang telah melaksanakan kegiatan Ngopi (Ngobrol Pintar), yaitu program diskusi hangat dalam forum yang diperuntukkan bagi seluruh anggota CSSMoRA. Pelatihan ini berlangsung di Gazebo YPMI Al-Firdaus dan dimulai pada pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan terselenggara dengan lancar dan mendapat partisipasi yang antusias dari para anggota yang hadir.

Ngopi merupakan salah satu program unggulan Divisi PSDM dalam upaya menambah wawasan dan mempertajam pemikiran kritis anggota CSSMoRA, khususnya dalam ranah hukum di dalam KUHAP.  Program ini menunjukkan komitmen Divisi PSDM dalam memberikan ruang pengembangan diri bagi anggota serta menjawab kebutuhan mahasiswa terhadap wawasan anggota CSSMoRA dan kemampuan berfikir kritis.

Pada Ngopi kali ini, Divisi PSDM menghadirkan M. Wafi Ahdillah sebagai narasumber. Beliau dikenal sebagai praktisi hukum perdata. Dalam sesi materi, narasumber memberikan penjelasan mendalam mengenai sejarah hukum, dasar-dasar hukum,bagaimana hukum itu terbentuk hingga pembahasan KUHAP terbaru. Selain pemaparan materi, peserta juga diajak untuk berdiskusi langsung tentang pasal-pasal dalam KUHAP yang kontroversial. Hal ini bertujuan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu untuk mengkritik isi KUHAP yang disahkan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Peserta diberi kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, serta melakukan konsultasi secara langsung dengan narasumber. Banyak peserta yang merasa terbuka dan bertambah wawasannya, karena dapat memahami dan mengkritisi  isi KUHAP terbaru.

Divisi PSDM sebagai penyelenggara berharap bahwa melalui Ngopi ini, kemampuan anggota dalam memahami isu-isu yang beredar dapat meningkat. Dengan adanya Ngopi , diharapkan anggota memiliki skill dasar mengkritisi apapun yang ada di negara kita.

Selain itu, pelatihan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan relasi antaranggota CSSMoRA. Suasana diskusi yang hangat dan bersahabat membuat peserta merasa nyaman untuk belajar bersama, bertukar ide, dan saling memberikan masukan.

Loading

Cetak Kader Berakhlak dan Berkompeten, CSSMoRA UIN Walisongo Sukses Gelar Kaderisasi Tingkat Perguruan Tinggi

Sebagai langkah awal dalam mempersiapkan regenerasi kepengurusan, CSSMoRA UIN Walisongo sukses menyelenggarakan Kaderisasi Tingkat Perguruan Tinggi (KTPT) 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu dan Minggu (15-16 November 2025), di Ponpes Salafy Modern Madinatul Amin Mijen.

Kaderisasi Tingkat Perguruan Tinggi (KTPT) merupakan salah satu program kerja dari Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) CSSMoRA di setiap  perguruan tinggi, yang pelaksanaannya di bawah koordinasi Departemen PSDM CSSMoRA Nasional. Kegiatan kaderisasi ini ditujukan bagi anggota CSSMoRA angkatan 2025 sebagai persiapan untuk menjalankan kepengurusan periode berikutnya. Tujuannya adalah untuk membekali anggota 2025 dengan pemahaman dasar tentang organisasi dan kepemimpinan guna menjaga keberlangsungan CSSMoRA secara berkelanjutan.

Pada pelaksanaan KTPT tahun ini, CSSMoRA UIN Walisongo turut menggandeng CSSMoRA Universitas Negeri Semarang, yang merupakan perguruan tinggi baru dalam Program PBSB. Dengan mengusung tema ‘Kader Berdaya, Berilmu, dan Berakhlak di Tengah Arus Perubahan’, kegiatan ini diikuti oleh 37 peserta dari angkatan 2025.

Rangkaian acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars CSSMoRA, sambutan-sambutan, dan doa penutup.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kaderisasi kepada anggota baik non-formal maupun formal, seperti pemberian materi yang nantinya akan diterima oleh angkatan 2025. KTPT ini juga menjadi langkah awal bagi angkatan 2025 sebelum benar-benar berproses di CSSMoRA,” ujar Indana Zulfa, Koordinator Departemen PSDM Nasional dalam sambutannya.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan acara inti berupa pemaparan materi. Materi pertama mengenai keorganisasian disampaikan oleh Unggul Suryo Adi. Beliau menyampaikan arti dari organisasi, pentingnya  berorganisasi bagi mahasiswa, serta berbagai hal terkait dengan organisasi.

“Organisasi itu menghidupkan masa kini hingga masa mendatang. Organisasi adalah tempat belajar terbaik di luar kelas, CSSMoRA adalah wadah untuk belajar,” ujar Unggul.

Materi kedua tentang kebangsaan yang disampaikan oleh Muhammad Aksa. Kemudian, acara dilanjutkan dengan materi ketiga mengenai analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats) oleh Nor Ramat Sholichin, materi kepesantrenan oleh Azmil Musthofa, materi persidangan oleh Wahyudi, dan materi terakhir adalah materi ke-CSSMoRA-an yang disampaikan oleh Muhammad Muhaimin Thohri.

Setelah seluruh materi disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi post-test pada pukul 02.15 dini hari. Dalam sesi ini, para peserta menjawab serangkaian pertanyaan yang menguji pemahaman mereka terhadap seluruh materi yang telah diberikan sebelumnya. Puncak acara dari kaderisasi ini kemudian tiba, yaitu sesi pengukuhan anggota angkatan 2025. Momen khidmat ini ditandai dengan pembacaan Catur Prasetya Santri Berprestasi, yang menjadi simbol peresmian para peserta sebagai anggota aktif CSSMoRA.

Keesokan paginya, KTPT 2025 ditutup dengan nuansa kekeluargaan yang hangat. Sesi tukar kado berlangsung dengan penuh keakraban dan dilanjutkan dengan berbagi kesan dan pesan dari perwakilan peserta, mengakhiri seluruh rangkaian acara KTPT ini dengan penuh makna.

Melalui serangkaian kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota 2025 dapat mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk berkontribusi aktif dalam mengembangkan CSSMoRA UIN Walisongo serta CSSMoRA UNNES ke depannya.

Loading

Program Kolaboratif Class of CSSMoRA (COC) antara CSSMoRA dan HMJ PMI UIN Walisongo Semarang

Pada hari Jumat, 7 November 2025, bertempat di YPMI Al-Firdaus Semarang, telah dilaksanakan kegiatan Class of CSSMoRA (COC) yang diselenggarakan oleh Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) CSSMoRA UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini merupakan agenda peningkatan kapasitas anggota sekaligus ruang pembelajaran kolektif yang diinisiasi sebagai bentuk komitmen PSDM dalam menghadirkan wadah pengembangan diri melalui pendekatan ilmu sosial dan keagamaan. Pelaksanaan program ini dilakukan secara kolaboratif dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (HMJ PMI) UIN Walisongo Semarang sebagai upaya memperkenalkan sekaligus memperluas pemahaman anggota terkait konsep, metodologi, dan dinamika pengembangan masyarakat, khususnya dalam konteks kehidupan sosial di Indonesia.

Rangkaian acara dimulai dengan pemaparan materi oleh Fadlika Tsabita Dzihni selaku pemateri dari HMJ PMI, yang menjelaskan dasar teoretis pengembangan masyarakat, ruang lingkup praktik pemberdayaan, serta pendekatan-pendekatan strategi yang relevan dalam menganalisis masalah sosial. Dalam penyampaiannya, beliau menyampaikan harapan bahwa kegiatan ini dapat menjadi pintu awal bagi anggota CSSMoRA untuk lebih peka terhadap isu-isu sosial, memahami akar masalah yang terjadi di masyarakat, dan berperan aktif dalam setiap proses penyelesaian masalah dengan sudut pandang yang lebih kritis, aplikatif, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman. Setelah sesi penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang membahas berbagai problem masyarakat Indonesia, mulai dari isu pendidikan, ekonomi, sosial budaya, hingga tantangan pembangunan komunitas. Diskusi ini diarahkan untuk melatih pola pikir analitis peserta dalam merumuskan solusi yang tepat berdasarkan pendekatan dan teori pengembangan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, interaktif, dan memberikan dampak positif bagi peserta dalam memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis terhadap fenomena sosial yang terjadi. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan anggota CSSMoRA semakin memiliki kesadaran, kemampuan, serta motivasi untuk turut serta berkontribusi dalam proses pengembangan masyarakat di lingkungan sekitarnya. Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Loading