PENGENALAN INSTRUMEN FALAK (GPS) PSC#9

PENGENALAN INSTRUMEN FALAK (GPS) PSC#9

engembangan Skill CSSMoRA (PSC) ke-9 merupakan agenda penutup dari rangkaian PSC pengurus periode 2021-2022.

Pada kesempatan kali ini, PSC 9 mengangkat tema “Pengenalan Instrumen Falak (GPS) dimana GPS yang dipakai adalah tipe 60.

PSC 9 dilakukan di belakang Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo guna mencari tempat yang lapang dan tidak terhalang dari bangunan agar GPS mudah mendapatkan sinyal satelit.

Kak Fadly Rahmadi, S.H angkatan 2018 sebagai pemateri menjelaskan dari pengertian, komponen, fungsi cara kerja, cara pakai, sampai kegunaan dari GPS 60.

Selama jalannya acara, diskusi juga berjalan lancar dan meriah, hal ini bisa dilihat dari para anggota yang banyak menyampaikan pertanyaan. Contohnya kak Inayah salah satu anggota yang menanyakan “perbedaan GPS yang ada di Android dan GPS 60 itu apa?” dan langsung dijawab kak Fadli “Dari sisi akurasi, lebih akurat GPS 60, karena GPS 60 ini menggunakan satelit untuk mendapatkan lokasi, sedangkan GPS yang ada di Android harus memiliki sinyal yang stabil, makanya banyak membuat kesalahan, seperti memberikan arahan yang salah atau sampai ke jalan buntu, itu karena sinyal yang tidak stabil”

Selain itu kak Fadli juga menjelaskan kekurangan dari GPS 60 ini, adalah harus ditempat yang lapang, karena dalam penggunaan GPS 60, harus menangkap minimal 3 satelit untuk batas minim keakuratan GPS 60, selain itu GPS 60 juga harganya relatif lebih mahal (sekitar 2juta), hal ini jika kita bandingkan dengan aplikasi GPS yang gratis di android sangat jauh perbedaan harganya.

Setelah selesai tanya jawab dan tanggapan, para anggota yang hadir dipersilakan untuk mencoba satu persatu agar semua tau dan bisa mengoperasikan GPS 60 ini.

Melalui PSC kali ini, diharapkan para anggota aktif CSSMoRA UIN Walisongo dapat mengoperasikan instrumen falak dengan baik dan benar karena hal tersebut berkaitan dengan prodi yang diambil para anggota, serta bisa saling berbagi informasi dan mempererat tali silaturahmi.

Red Departemen Hubungan Dalam

Share this post

Tinggalkan Balasan